alexa-tracking

Karyawan PT DI Capai 16.000, Sekarang Tinggal 4.000,

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5110f1a28327cfd066000006/karyawan-pt-di-capai-16000-sekarang-tinggal-4000
Karyawan PT DI Capai 16.000, Sekarang Tinggal 4.000,
Karyawan PT DI Capai 16.000, Sekarang Tinggal 4.000,

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang sebelumnya bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pernah mengalami masa keemasan di tahun 1996 hingga 1998. Sebelum berhenti beroperasi karena tak mendapat suntikan modal oleh Presiden Soeharto tahun 1998, di bawah komando BJ Habibie karyawan Dirgantara Indonesia kala itu mencapai 16.000 karyawan dengan level pendidikan tingkat rendah hingga profesional.

Dirut Dirgantara Indonesia, Budi Santoso menjelaskan, akibat penghentian suntikan dana tersebut kemudian berdampak terhadap pemberhentian ribuan orang karyawan hingga akhirnya tersisa 4.000 karyawan.

"Sekarang pegawai tetap 2.000, nggak sampai 3.000. Tapi pegawai tetap banyak yang mau pensiun. Medekati pesiun, saya kontrak anak-anak muda. Kontrak hampir 1.000 ini, kita lihat kemampuan kalau bagus kita angkat menggantikan yang pensiun," tutur Budi kepada detikFinance, Selasa (5/1/2013).

Bahkan, sekitar 200 tenaga ahli pesawat Dirgantara Indonesia terpaksa harus hengkang dari tanah air kemudian memilih bekerja di beberapa perusahaan terbang luar negeri seperti Boeing, Airbus dan Embraer pasca 1998.

"200 orang yang benar-benar engineer tersebar pas krisis N-250 berhenti, mereka kan gak ada kerjaan, mereka akhirnya dapet tawaran yang menarik," tambahnya.

Budi menjelaskan, pasca krisis hingga saat ini, Dirgantara Indonesia tidak memiliki produk baru yang bisa ditawarkan kepada konsumen.

Dirgantara Indonesia hanya mengandalkan desain pesawat lama seperti N-219. Menurutnya, keterbatasan pengembangan pesawat baru ini, dipicu mahalnya investasi untuk merancang dan mengembangkan prototipe model pesawat. Setidaknya untuk merancang pesawat setara N-250, Dirgantara Indonesia harus merogoh kocek minimal US$ 2 miliar.

"PT DI sekarang tidak punya produk di market komersial, kita kosentrasi di govermance internasional. Seperti pesawat untuk coast guard, terus pemerintahan. Seperti Pemerintah Thailand, Kementerian Pertanian di sana pesan 1 sampai 2 pesawat N-219 setiap tahun seperti untuk bikin hujan. Atau pemesanan untuk pesawat surveillance dan penerbangan perintis," cetusnya [URL="http://finance.detik..com/read/2013/02/05/174527/2161939/1036/zaman-bj-habibie-karyawan-pt-di-capai-16000-sekarang-tinggal-4000?f9911023"]sumber [/URL]


sungguh di sayangkan jika PT DI dulu.menjadi andalan dalam pengembangan pesaawat dan produk asli indonesia,di kerjakan oleh putra-putri terbaik bangsa ini sekarang sangat mengenaskan,apa yg salah dengan semua ini....emoticon-Mewek
emoticon-Mewekemoticon-Mewek....
dulu katanya mau dibikin pabrik panci
yg salah jelas pemerintah...klo masalah IPTEK kurang bgt bantuannya...beda sama masalah moneter dan perbankan...bank century aja mw kolaps langsung disuntik Rp. 6,7 T... klo gk salah beberapa tahun lalu Pak Habibie minta bantuan Presiden SBY untuk membantu PT DI dgn suntikan modal Rp 5,1 T dgn jaminan krg lebih 10 tahun bisa balik modal...tapi gak diperhatiin ma SBY...

Ya jadi jelas, siapa yg gak dukung siapa...perusahaan berteknologi maju kebanggaan bangsa malah kalah dapet perhatian dibanding Bank Century yg gak jelas...
KASKUS Ads
image-url-apps
PT DI. Hancur karena krisis ekonomi 98..
Plus persyartan IMF tuk memberikan pinjaman salah satunya memberhentikan proyek N250
karena sudah keluar dana riset N250. jd prcuma kan karena tdk jd diproduksi.
Sekarang cuma bisa produksi kapal2 generasi lama. Riset pesawat sudah tdk bisa karena pemerintah masih meng anak tirikan PT Di karena dianggap minim prestasi.
Quote:


ada apa dengan IMF ya gan?
apa alasannya persyaratan pinjaman harus menghentikan proyek n250?
tanya kenapa?
emoticon-Bingung
Quote:


sungguh ironis,karena kita butuh teknologi yg tinggi untuk bisa bersaing dengan tetangga sebelah....hanya mengelus dada
miris jg gan... kyk ahli atom kita, tapi ngga ada lapangan pekerjaannya d negara kita... kalau sudah nonton film ainun habibie, ternyata yg bobrok mental pengusaha yg tidak mau lewat jalur legal... seharusnya PT DI berkembang dan menjadi urat nadi pemasukkan negara... masa kalah sama china...
Quote:


ya itulah buah simalakama yg ditawarkan IMF gan...IMF gak mau lahh bangsa kita maju n jadi produsen produk berteknologi tinggi...menurut IMF, bangsa kita itu harusnya jadi bangsa konsumen yg gila belanja dan utang...
image-url-apps
Quote:

Kek ga tau aj. Negara kapitalis mana seneng negara kita lepas ketrgantungan dari produk dia. Coba bayangkan jika N250 sukses menjadi pesawat nasional. Penerbangan jarak pendek terpenuhi. Jika sukses bakal mendukung inovasi lainnya. Itu yg sangat tidak diinginkan. Sekarang karyawan PT DI yg mengurus N250 sudah byk ditarik ke perbagai industri pesawat negara lain asing, kek boeing gitu.


Quote:


biar Indonesia g punya pesawat Produk sndri.,.
tp ttep pnya Utang sama IMF,
balikin nya pake apa..?
SDA.
dah biasa,,,
Quote:


betul yang namanya IMF, bank dunia & WTO selalu mendengungkan globalisassi dan pasar bebas, kenyataannya cuma membuat negri kita jadi surganya bahan mineral murah & tenaga kerja murah yg sangat menguntungkan bagi kepentingan korporasi2 global..
Quote:


nahh itu dia gan tujuannya kapitalis2 asing yg gembar gembor globalisasi...tujuannya ya biar mereka makin leluasa aja dalam menjalankan kegiatan kapitalismenya...
jadi inget jaman kejayaan PT DI/IPTN dulu, karyawannya memang banyak banget...emoticon-Big Grin
soalnya sekolah ane dekat banget ama kantornya...emoticon-Embarrassment
Quote:


Anjrit, pasti pancinya canggih banget tuh emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Jaman bokap ane di PT DI. Banyak ditraning keluar negeri bahkan penelitian untuk inovasi. Sekarang hasil traning 2 luar negeri ditarik pabrik pesawat negara lain. Yg biayain indonesia bwt Traning. Kenapa pegawai hasil traning ditarik negara lain miris.
Mungkin alasan para pegawai masuk akal. Karena hasil traning mereka tidak trpakai diindonesia karena krisis dan sikap manjemen PT DI pasca ditgl habbie

wah gila bener 12000 orang kehilangan pekerjaan

apes bener nih


dulu alo ga salah PT DI perna produksi panci ya

gile bener dari pesawat terbang malah jadi panci

semoga bisa bangkit lagi

PT DI seharusnya sekarang sudah bisa mendunia tapi apa daya pemerintah lebih senang produk impor emoticon-Najis (S)

bener gan, budek ane waktu keluar dari IPTN, pindah kerja ke jerman sama turki..
penguasa ke giles IMF ....PT DI korbanin...
Quote:


ni komen benar2 bikin ane ngakak..panci?? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
×