alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50fe9e0d7c12430c1a000007/coba-baca-ini-dan-mungkin-anda-akan-menemukan-sesuatu-pada-diri-anda
Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda
Quote:Original Posted By jumber21
Budayakan Baca Dulu Baru Komeng


Ane sebenarnya dulu benci banget gan ama yang namanya polisi lalu lintas [red:POLANTAS],, tapi setelah ane renungkan beberapa saat, dan bertanya pada diri ane apa yang salah dari mereka dan apakah sikap benci ane ama polantas adalah tindakan yang benar??

TERNYATA ANE SALAH BESAR

mengapa ???

karena mereka menangkap kita justru adalah karena kesalahan kita,betul bukan??

dan masalah uang damai, ane rasa malah itu lebih baik daripada harus di tilang...

kenapa ??


yaa bisa di katakan, kalo kita agak pinter2 ngomong dan merayu si polisi paling banyak kita mengeluarkan uang Rp.50.000 sebagai uang damai, itu kan lebih kecil dari pada jika kita di tilang [sekitar Rp.250.000] karena kita harus mengikuti persidangan dan belum lagi berapa banyak waktu kita tersisa untuk menhadapai persidangan tersebut, di tambah para calo yang bertebaran di tempat sidang...

ya bisa di katakan cuma itu jalan mereka mendapat uang sampingan, di bandingkan dengan korps-korps lain, seperti buser, reserse, dll, uang sampingan mereka juga sangat jauh lebih kecil...

Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda

kemudian jika kita sering mengololok - olok mereka akibat sering memakan duit damai yang kita anggap "haram", coba kita berkaca pada diri kita sendiri,apakah kita ini suci, apakah kita ini tidak pernah melakukan dosa sama sekali ?..saya sangat yakin semua di antara kita di hiasi dengan dosa..


Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda


coba anda liat trit ini http://www.kaskus.co.id/thread/50cbf...pan-polantas/1 dia adalah seorang kaskuser yang ibunya adalah polwan, di trit itu dia menceritakan betapa kesepiannya ia ketika ibunya bekerja mengatur lalu lintas dari shubuh hingga larut malam, hari-harinya di lewati tanpa kehadiran seorang ibu, tapi di sisi lain masyarakat mengejek profesi ibunya...


Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda


come on gan,,,kita ini manusia,makhluk tuhan yang paling sempurna, tapi mengapa kita harus membenci sesuatu tanpa punya alasan...


dan perlu di ingatkan saya ini bukan dari keluarga polisi, saya tekankan lagi,,,satu orang pun gak ada keluarga saya yang merupakan anggota polisi..

jadi perlu di ingat, saya membuat thread ini karena trit http://www.kaskus.co.id/thread/50cbf...pan-polantas/1 sangat menyentuh nurani saya..

astgfrulah, berusha brfkr dwasa + positf gan it kunci utamanya emoticon-2 Jempol
pertamax ngga ya?
Quote:Original Posted By h0p
astgfrulah, berusha brfkr dwasa + positf gan it kunci utamanya emoticon-2 Jempol


iya gan... ngemeng-ngemeng ente PERTAMAXXX nih emoticon-Selamat
Quote:Original Posted By h0p
astgfrulah, berusha brfkr dwasa + positf gan it kunci utamanya emoticon-2 Jempol


cepet banget. emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By jennal
pertamax ngga ya?


sory gan ... KEDUAXXX juga nikmat emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
iye juga sih gan
blum tentu juga kalo kita sidang uangnya masuk kantong negara
ngomong2 soal uang damai, kalaupun itu dimakan oleh oknum polisi dan pastinya itu ilegal plus dosa dan dari instansi tersebut mengetahuinya kenapa masih ada pembiaran? toh itu juga ngga baik buat kesehatan kita, kehidupan kita, dan bahkan buat anak2 kita yang makan uang haram tersebut. selain itu buat pertanggujwaban kepada diatas juga. apa ngga ada cara lain???
Quote:Original Posted By jennal
ngomong2 soal uang damai, kalaupun itu dimakan oleh oknum polisi dan pastinya itu ilegal plus dosa dan dari instansi tersebut mengetahuinya kenapa masih ada pembiaran? toh itu juga ngga baik buat kesehatan kita, kehidupan kita, dan bahkan buat anak2 kita yang makan uang haram tersebut. selain itu buat pertanggujwaban kepada diatas juga. apa ngga ada cara lain???


sebenarnya udah ada bentuk larangan-larangan gitu gan, tapi hanya sebatas lisan dan semboyan-semboyan doank, ..coba seandainya ente adalah seorang kepala polisi dgn gaji yang gede trus fee dari orang2 kaya, kemudian ente tahu kalo seorang anak buah ente nerima duit damai secara ilegal sebesar Rp.50.000,apakah ente mau mecat dia, secara ente berlimang harta dan berkedudukan tinggi...

masalah dosa itu kembali kepada oknum yang minta duit damai dan tuhannya aja...

yang jelas yang ngasih duit damai dan yang di kasih sama2 nanggung dosa gitu...

thanks atas pertanyaan yang berkualitas dari agan emoticon-Blue Guy Cendol (L)
miris gan lihat pic bu polwan makan nasi kotak..... gag ada bedanya sama kita. emoticon-Matabelo
gw paham sama maksud trit TS, tp kalo soal suap di pinggir jalan n membenarkan sikap seperti itu dg dalih yg TS pampang diatas jelas ane gk setuju. udah gtu make dibanding2kan dg korps lain segala, jelas ini malah memperburuk kualitas trit n cara pikir TS.
Mungkin ada benarnya pribahasa karena setitik nila hancur susu sebelanga gan, karena ulah segelintir oknum maka rusak citra polantas dimata publik, Kalau mau polantas itu baik di mata publik maka mereka harus berani membenahi institusi mereka sendiri kan..
Tergantung dari pribadi polantasnya gan
Ada kok beberapa polantas yg cari kesempatan gitu
Kaya misalnya sengaja cari kesalahan orang lain
Ane punya pengalaman waktu di U-turn daerah Palmerah, tiap hari ane nyetir jemput nyokap lewat situ dan polantasnya itu-itu juga
Pas lampu merah ane dibolehin putar arah di U-turn itu pas kebesokannya ane melakuakan hal yg sama krn kmaren dibolehin, eh gataunya dia malah ngeberhentiin ane dan cari kesalahan ane biar ane ksh uang damai, ane gamau dan tetep ngotot ga salah gan tapi krn nyokap ane males lama-lama disitu akhirnya nyokap ane bilang damai aja sambil kasih uang 20rebu gan emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By seribu.malam
gw paham sama maksud trit TS, tp kalo soal suap di pinggir jalan n membenarkan sikap seperti itu dg dalih yg TS pampang diatas jelas ane gk setuju. udah gtu make dibanding2kan dg korps lain segala, jelas ini malah memperburuk kualitas trit n cara pikir TS.


kalo menurut ane sih, masalah "uang damai" gbsa salah di 1 pihak aja (penerima uang damai)

tapi pemberi uang damai pun gbsa dibenarkan jg perbuatanya.

intinya sih, kalo melanggar aturan mau gamau harus nanggung konsekwensi.

mari sama2 taat peraturan berlalu lintas

note: ane sipil, bkn dr instansi manapun
harus nya uang damai dari kita masuk kas negara donk bukan ke perut mereka itu sama aja haram gan dosa gan dosa gaji mereka lebih dari cukup emang aja dasar mereka serakah maruk ato apalah ga bisa diem liat duit ijo mulu,hukum aja masih semrawut
Quote:Original Posted By jumber21


Ane sebenarnya dulu benci banget gan ama yang namanya polisi lalu lintas [red:POLANTAS],, tapi setelah ane renungkan beberapa saat, dan bertanya pada diri ane apa yang salah dari mereka dan apakah sikap benci ane ama polantas adalah tindakan yang benar??

TERNYATA ANE SALAH BESAR

mengapa ???

karena mereka menangkap kita justru adalah karena kesalahan kita,betul bukan??

dan masalah uang damai, ane rasa malah itu lebih baik daripada harus di tilang...

kenapa ??


yaa bisa di katakan, kalo kita agak pinter2 ngomong dan merayu si polisi paling banyak kita mengeluarkan uang Rp.50.000 sebagai uang damai, itu kan lebih kecil dari pada jika kita di tilang [sekitar Rp.250.000] karena kita harus mengikuti persidangan dan belum lagi berapa banyak waktu kita tersisa untuk menhadapai persidangan tersebut, di tambah para calo yang bertebaran di tempat sidang...

ya bisa di katakan cuma itu jalan mereka mendapat uang sampingan, di bandingkan dengan korps-korps lain, seperti buser, reserse, dll, uang sampingan mereka juga sangat jauh lebih kecil...

Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda

kemudian jika kita sering mengololok - olok mereka akibat sering memakan duit damai yang kita anggap "haram", coba kita berkaca pada diri kita sendiri,apakah kita ini suci, apakah kita ini tidak pernah melakukan dosa sama sekali ?..saya sangat yakin semua di antara kita di hiasi dengan dosa..


Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda


coba anda liat trit ini http://www.kaskus.co.id/thread/50cbf...pan-polantas/1 dia adalah seorang kaskuser yang ibunya adalah polwan, di trit itu dia menceritakan betapa kesepiannya ia ketika ibunya bekerja mengatur lalu lintas dari shubuh hingga larut malam, hari-harinya di lewati tanpa kehadiran seorang ibu, tapi di sisi lain masyarakat mengejek profesi ibunya...


Coba baca ini dan mungkin anda akan menemukan sesuatu pada diri anda


come on gan,,,kita ini manusia,makhluk tuhan yang paling sempurna, tapi mengapa kita harus membenci sesuatu tanpa punya alasan...


dan perlu di ingatkan saya ini bukan dari keluarga polisi, saya tekankan lagi,,,satu orang pun gak ada keluarga saya yang merupakan anggota polisi..

jadi perlu di ingat, saya membuat thread ini karena trit http://www.kaskus.co.id/thread/50cbf...pan-polantas/1 sangat menyentuh nurani saya..



Elu salah kalo menghalalkan sesuatu yang haram. Salah lu:

1. Memperbolehkan kita menyogok polisi. Kecil atau besar memberi uang untuk memperlancar urusan kita thdp yang berwajib adalah tindak pidana korupsi. Ini makin lama akan terus membesar dan lama2 menjadi budaya. Di Indonesia ini udah terjadi sampe2 kita harus bikin komisi tersendiri, itu awalnya dari situ, ngebolehin yg ga boleh. Jadi suatu saat ente yang disogok ente akan menerima dengan senang hati, toh udah lumrah kan?

Justru dengan memberikan uang elu udah menghina si polisi itu. Dia lu paksa secara halus untuk mengkhianati sumpah polisinya. Dua-duanya dosa. Biarkan dia menunaikan kewajibannya. Kemudian lagi krn sogok-menyogok sudah menjadi rahasia umum orang akan menyepelekan hal itu "ah bodo amat gue jalan pake motor ga punya SIM, bayar aja gocap beres." Lalu ada orang yang menyepelekan bikin SIM karena dia bisa bayar padahal dia seharusnya tidak boleh bawa kendaraan, terus nabrak orang itu artinya merugikan semua pihak kan? Membawa kendaraan itu perlu pengetahuan teori, ngerti? Belum lagi lu menjatuhkan citra polisi itu sendiri!

2. Ketauan lu belum pernah mengikuti sidang tilang. Tilang tidak mesti 250 ribu. Pada saat polisi menilang elu dia akan menjelaskan kesalahan lu. Bantahan2 yang elu berikan akan percuma, jadi terima saja untuk mempersingkat waktu. Pilihannya dua: apakah lu mau bayar ke bank atau ikut sidang. Lu minta bayar ke bank berarti lu mengakui kesalahan ditempat, sesuai pasal (misalnya 250 ribu tadi) uang akan aman masuk ke kas negara, selamat elu jadi warga negara yang baik. Kalo sidang (biasanya dua minggu setelah tilang tp mungkin lu bisa minta lebih lama kalo bentrok dng jadwal lu sendiri. tp ga bisa lebih cepet krn sudah ada antrian sebelumnya) itu artinya lu ga menerima tuduhan si polisi dan akan ditentukan di meja persidangan apakah lu bersalah atau tidak.

Proses persidangan tidak seseram yg mungkin banyak orang kira. Tentu banyak calo tp adalah orang bodoh kalo bayar calo padahal ikut sidang biayanya lebih murah. Di hadapan hakim lu akan ditanya kesalahan lu dan apakah menerima apa tidak. Kalo lu menerima biasanya hakim akan memberi denda tilang 50 rb + 500 perak untuk biaya perkara + 500 perak untuk kejaksaan. Total biaya 51 ribu (masuk kas negara, selamat sekali lagi lu udah berpartisipasi membangun negeri carut-marut ini) total waktu paling dari jam 8 s/d 11 itu juga duduk ga dijemur kaya napi.

Kalau lu merasa keberatan dng denda tilang 50 rb bilang sama hakim kenapa merasa berat, dia akan mengurangi tp lu jangan bohong, dosa dan hukuman berbohong di meja sidang bisa dipenjara. Kalau tidak menerima juga tuntutan yang diberikan kepada lu hakim akan menawarkan reka perkara, polisi yang menilang, saksi-saksi, dan elu akan kembali ke TKP. Silahkan perkirakan biayanya.

Gue sih ga benci sama polisi secara umum tp emang kadang ada aja oknumnya. Hadapi dengan biasa aje. Nah elu dari bacaan ini mudah-mudahan menemukan sesuatu pada diri lu.
kalau ane mending ikut sidang gan uangnya lari ke kas negara. kalau uang damai cuma bikin enak oknum g bertanggung jawab.

ngasih uang damai itu sama aja bikin negara ini makin mundur.
kalau g mau kena tilang makanya jadi pengguna jalan yang baik.

maju tidaknya suatu negara terlihat dari ketertiban warganya dalam berlalu lintas. bener g gan? emoticon-Cool
ga semuanya polisi kaya gitu ko gan (suka nilang2in dan minta uang damai), papa ane polisi, kaka juga polisi, keluarga ane banyak juga yg jadi polisi tapi setau ane ga ada satupun yg kaya gitu

gara2 sebagian polisi yg kaya gitu, semuanya jadi kena imbasnya jadi ke cap jelek, bahan umpatan, bahan olokan dll (kalo mau ngumpat juga ya tertuju buat polisi yg di benci aja lah jangan pake kata2 seperti : "semua polisi tuh blablabla.." atau "polisi tuh emang kaya gitu blablabla")

jujur ya ane suka sedih aja orang2 suka mandang rendah ke polisi emoticon-Frown , malahan nih temen2 ane kadang2 ngumpat2 polisi gt di depan ane, ga semua polisi kaya gitu ko, masih banyak polisi jujur diluar sana emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By seribu.malam
gw paham sama maksud trit TS, tp kalo soal suap di pinggir jalan n membenarkan sikap seperti itu dg dalih yg TS pampang diatas jelas ane gk setuju. udah gtu make dibanding2kan dg korps lain segala, jelas ini malah memperburuk kualitas trit n cara pikir TS.



ane gak membenarkan gan,.,ane memaklumi dan ane membandingkan bukan hanya dengan korps lain tapi juga pekerjaan lain, yang terkadang kita emank secara sengaja atau gak sengaja menerima uang yang gak halal...
Quote:Original Posted By shreek21
Mungkin ada benarnya pribahasa karena setitik nila hancur susu sebelanga gan, karena ulah segelintir oknum maka rusak citra polantas dimata publik, Kalau mau polantas itu baik di mata publik maka mereka harus berani membenahi institusi mereka sendiri kan..


ya betul gan...dan itu juga gak terjadi di kalangan polantas aja tapi juga yang lainnya,,,misalnya tanggapan masyarakat yang menganggap mahasiswa itu taunya demo aja, tapi di balik itu sebagian dari mereka belajar dengan serius, terkadang kerja paruh waktu untuk bisa hidup dan meneruskan kuliah..