alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50fe3afa7e1243e54100000a/lagi-tvoon-berulah--kelar-shooting-jokowi-damprat-tvone
[lagi] TVOON berulah : Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne
Moga gak repost

[lagi] TVOON berulah : Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne

Program khusus 100 Hari Jokowi-Ahok yang ditayangkan tvOne semalam (Senin, 21/01/13) pkl 19:30 wib, bikin Jokowi sewot. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta yang baru ini merasa dijebak oleh tvOne. Setidaknya ini dikatakan oleh Ajudan Jokowi, Anggit.


“Semalam Bapak marah banget. Tumben-tumbenan marah sama wartawan kayak gitu,” ujar Anggit pada saya pagi ini via HP.


Awalnya, tvOne ingin melakukan wawancara Jokowi perihal banjir dan tanggul di jalan Latuharhary yang ambruk. Saat itu, Jokowi sudah wanti-wanti tidak berkenan ditanya mengenai hal lain di luar masalah banjir. Selain itu, ia juga sudah berpesan untuk tidak menyertakan narasumber lain dalam interviewnya. Semua pesan tersebut disanggupi oleh pihak tvOne.


Namun, tvOne rupanya memanfaatkan momentum interview-nya dalam rangka “100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ahok”. Apalagi, tvOne sudah mengendus, bahwa Metro TV akan memproduksi program sejenis dengan mengundang Jokowi. Sebelumnya, Metro TV sudah dua kali menayangkan program khusus Gebrakan Jokowi, yang secara eksklusif menginterview Jokowi di lokasi bersama masyarakat. Agar tidak kalah 3-0 dari Metro TV, tvOne terpaksa membohongi Jokowi. Pesan-pesan Jokowi pun diabaikan.


“Staff di Balaikota merasa miss, karena interview yang dilakukan tvOne cuma persoalan banjir, eh ternyata malah menanyakan persoalan-persoalan lain. Wajah Bapak pun berubah begitu ada narasumber lain dalam interview itu,” ujar Anggit.

Tak heran, begitu kelar shooting, Jokowi langsung marah besar pada tvOne. Perstiwa Jokowi marah-marah pada wartawan sebetulnya sangat langka. Maklumlah, ia sangat dekat dengan semua wartawan. Namun, kejadian semalam merupakan puncak kekesalan Gubernur DKI Jakarta ini. Di tengah musibah, tvOne tega menghianati janjinya pada Jokowi.

Ternyata bukan cuma Jokowi yang kesal. Dalam sebuah milis yang saya ikuti, beberapa anggota mengumpatkan kekesalannya. Henry Pasarian, misalnya. Interview yang dilakukan Muhammad Rizki dianggap sangat dangkal.


“Lebih banyak sok tahunya, ketimbang riset dahulu. Masak tetap ngotot bertanya, ‘Jadi kapan Jakarta bebas banjir?’. Lha wong sejak jaman Belanda Batavia sudah banjir kok,” ujar Henry kesal.


Lanjut Henry, ketika Jokowi mengakui tidak sempat mengecek soal tanggul-tanggul yang ada di Jakarta, Rizki malah bertanya, “Kenapa tidak mengecek, Pak?”. Seharusnya, kata Henry, bertanya seputar bagaimana pemeliharaan tanggul-tanggul itu dan siapa yang bertanggung jawab.


“Benar-benar miskin riset.”


Di milis ini, Reporter tvOne juga dikritik oleh Armin Bell dari Ruteng Flores. Lewat tulisan berjudul tvOne dan Reporter Antipati yang diposting pada Sabtu, 19 January 2013 pukul 14:00 WIB, ia menilai Reporter tvOne begitu sok tahu. Ini terlihat saat seorang Reporter perempuan dengan bersemangat melaporkan situasi di sebuah tenda pengungsian di Jati Asih.


Reporter memulainya dari pertanyaan tentang pola distribusi bantuan yang dijawab oleh si relawan dengan mengatakan, “Kami melakukan distribusi langsung kepada para pengungsi di tenda-tenda.”. Belum selesai berbicara, Reporter langsung bertanya dengan tendensius: “Lho kenapa tidak melalui RT? Kan lebih bagus kalau melalui RT?”


Dalam pertanyaan sok tahu berikutnya, Reporter menanyakan tentang bahan-bahan yang didistribusikan. Relawan pun menjawab, “Macam-macam mbak, ada pakaian, selimut, mie instan dan kebutuhan-kebutuhan lain.”. Namun, Reporter perempuan tvOne ini kembali bertanya sekaligus memberikan kesimpulan.


“Saya pikir yang sangat mereka butuhkan adalah air bersih. Kenapa tidak disiapkan air bersih?” tanya Reporter itu.


Terakhir Armin juga mencatat kesoktahuan Reporter ini, ketika menanyakan tentang mie instan, dimana menurut Reporter ini salah. “Mas, koq distribusi makanannya mie instan? Kan susah itu diolah oleh para pengungsi. Mengapa tidak menyiapkan nasi bungkus?”


Oleh karena sudah hilang kesabaran, Relawan yang diinterview pun Nampak marah. Wajahnya sangat jelas menunjukkan kemarahan. Namun ia tetap menjawab dengan sedikit ketus, “Selama ini tidak masalah koq mbak. Semua baik-baik saja. Mereka bisa mengolahnya dengan baik!”


Menurut Armin Bell, Reporter Nampak sekali sangat tendensius, menuduh apa yang dilakukan Relawan semuanya salah, mulai dari pola pendistribusian bahan-bahan, air bersih, sampai mie instan. Padahal. Seharusnya Reporter tidak menuduh sesuatu yang belum tentu benar di depan kamera televise, yang pada saat itu disiarkan secara langsung.


“Bagi saya, reporter tadi tidak menunjukkan sikap empati yang harusnya dimiliki oleh setiap wartawan, tetapi dia sedang antipati pada para relawan. Heran!” ujarArmin kesal.


sumber : http://metro.kompasiana.com/2013/01/...ne-526853.html
kemaren nonton, tapi gak sampe habis sih.. emoticon-Ngakak

baru tau sifat asli jokowi kaya gitu

menurut ane pertanyaan wartawan itu bagus,sebagai pemimpin harusnya bisa menjawab hal itu,walaupun jawabannya diplomatis.makanya jangan pencitraan mulu,,,,,emoticon-Ngakak
ane lihat tu acara gan.. tu pembawa acara kampret bgt pertanyaan2 nya.. emoticon-Hammer2
parah emang TV one, emoticon-Nohopenohopeemoticon-Nohopenohopeemoticon-Nohopenohope
Jujur ane lebih demen era Lativi,apalagi acara yg jam 10 keatas mantap pisan
Ngejar setoran kali om ts..
Biar bisa ngimbangin rival nya
TERDEPAN MENGABURKAN...
uda REPSOL GAN..

kalah cepet ma trit yg ne

http://www.kaskus.co.id/thread/50fe2...damprat-tvone/
itu wartawan emang sengaja mencari kesalahan.coba suruh dia sendiri aja kerja.orang yg sok tau itu cm bisa NGOMONG DOANKemoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By choang18
menurut ane pertanyaan wartawan itu bagus,sebagai pemimpin harusnya bisa menjawab hal itu,walaupun jawabannya diplomatis.makanya jangan pencitraan mulu,,,,,emoticon-Ngakak


pencitraan tu kayak ARB,,mbahe TV oon
Yang jelas Jokowi bukan dari Golkar, dan yg punya tuh TV kan yg punya beringin, pernah liat gak mereka beritakan soal lumpur lapindo? Yg ada lumpur sidoarjo, tanya kenapa?emoticon-Malu (S)
wartawan juga harus punya etika donx, jangan asal begitu emoticon-Mad (S)
tolong kah kpd smua wartawan, beretika lah dalam bekerja, ane tau wartawan hrus kjar berita. tp kalo sumber nya sudah bersedia d gali info nya dg batas batas tertentu ya hargai itu. mana etika mu hai wartawan ?
emoticon-Najis stasiun televisi kita
ayo bersatu bantu para korban jangan berantem
mereka pikir 100 hari kerja bisa bikin perubahan besar,
semuanya butuh proses #support pemimpin jangan nge'jugde seolah semuanya salah
ane kmrn nntn tw gan smp abis...
emang gan, Pak Jokowi emosi berat, tp masih d tahan...
yg keliatan bersi tegang pas Pak Jokowi d tanya berani ngusir org2 dr bangunan yg seharusnya gk berdiri d situ apa gk, lbh k apartmen dkk, krn tmpt kumuh kan mau d pindahin jg, knp yg apartmen jg gk d pindahin...
d tambah lg pas nanya MRT sama TOL, untung Pak Jokowi sabar, jd ketawa-ketiwi ajh beliau...
yg menurut ane salah mah, kl ngasi pertanyaannya kyk lg nanyain maling, belum beres ditanya lg, berulang2...
gk usah gitu, waktu kasus model yg nabrak jg, org masih stress, d tanya nya malah yg kyk nuduh...
nie TV emang sdh ngaco... emoticon-Cape d... (S)
ya klo pinter bukan tv oon gan emoticon-Hammer2
Bertanya tapi memojokan ,
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



-----------------------------------------
emoticon-Rate 5 Star sudah ane lempar emoticon-Angkat Beer

Quote:Original Posted By : Arvianeutron emoticon-Paw
KASKUS-The Largest Indonesian Community

mneurut ane....reporter tv one tuh gak punya etika

suka motong pembicaraan yg blm selesai

trus juga agak bloon....keliatan kurang cerdas ketika bertanyaemoticon-Cape d... (S)