alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50fe2e645b2acfcb33000008/cuplikan-wawancara-capres-rhoma-irama-di-mata-najwa-kocak-gan
Cuplikan Wawancara Capres Rhoma Irama di Mata Najwa (Kocak Gan...)
Yang pasti saya tidak bermaksud menghina.. Sara atau memojokkan seseorang... Cuma mau share aja ya gan... emoticon-Request

Berikut ini adalah Cuplikan Wawancara Rhoma Irama Di Mata Najwa :
Quote:
Tentang Subsidi BBM: Apakah anda setuju soal subsidi BBM, atau sebaiknya dikurangi secara bertahap?
Rhoma: “Secara spesifik saya bukan ahli di bidang minyak …”
Najwa: “Saya tidak bertanya secara spesifik, tetapi lebih pada apakah mendukungpolicy seperti itu? Dengan konsekuensi semakin memberatkan anggaran. Yang umum-umum saja, jawabnya.”
Rhoma: “Juga, saya tidak dalam kapasitas untuk menjawab hal itu. Saya bukan ahli perminyakan. Bahwa seorang presiden bukan harus menjadi Superman untuk mengerti segala hal.”
Najwa: “Maka itu, saya tidak meminta anda menjelaskan dengan angka-angka. Yang umum saja, yang global saja.”
Rhoma pun menjawabnya soal orientasi kepada kemakmuran rakyat, segala hal bisa dilakukan.
Tentang APBN: Sebagai seorang presiden anda harus mampu mengelola keuangan negara secara sehat. Menurut anda, bagaimana itu mengelola APBN secara sehat?
Rhoma menjawabnya dengan menyebutkan Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 sebagai sumber pemikirannya, untuk diimplementasi selanjutnya dengan cara yang berbeda untuk setiap hal.
Najwa: “Dalam konteks APBN, mengelola keuangan, apakah dalam porsi sekarang, 80 persen lebih banyak digunakan untuk belanja rutin: subsidi, gaji pegawai, biaya operasional. Sedangkan biaya modal hanya 10 persen Apakah itu ideal?”
Dengan gugup Rhoma berkata, “Eee…ee… Saya belum bicara soal itu, ya …”
Najwa: “Anda tidak melihat bahwa hal-hal ini penting diketahui, apabila kita benar-benar berniat membenahi negeri ini?”
Rhoma “Begini, begini, kita ‘kan baru dalam tahapan wacana capres. Belum sampai ke capres. Ada tahapan-tahapannya. Nanti pada tahapan itu baru kami mendalaminya secara detail dari pada persoalan-persoalan bangsa ini.”
Najwa mengejarnya, “Tapi, tadi, bukan detail, dong, pertanyaan saya. Itu masih sesuatu yang sangat umum.”
Rhoma kembali bicara soal UUD 1945. Semua itu berpatokan pada UUD 1945, katanya.
Najwa : Tentang Keputusan MK yang membubarkan BP Migas: Apakah itu keputusan yang tepat?Rhoma: “Mmmmm … saya belum bisa menilai itu secara kongkrit. Karena saya belum mendalami itu secara serius ….”

Hati-hati bicara dengan Najwa Shihab, Karena setiap perkataan yang keluar dari mulutmu bisa dijadikan bumerang untuk “ menghantam” balik anda!


Quote:
Najwa: “Tetapi, memang anda akui bahwa anda belum detail dan masuk ke hal-hal yang umum seperti tadi, ya? … Dan merasa tidak penting untuk diketahui? (oleh karena itu belum mendalaminya secara serius)”
Rhoma: “Maka itu, tadi saya katakan bahwa ini masih wacana … Masih wacana …”
Najwa: “Masih wacana, tetapi anda mengatakan sudah siap untuk digadang-gadang. Berarti anda yakin akan bisa (menjadi presiden)?”
Rhoma: “Saya rasa presiden itu punya think tank, punya kabinet, punya brain trust. Untuk bisa memecahkan berbagai masalah.”
Najwa: “Tapi, harus dipastikan juga bahwa presiden tidak dikelabui anak buahnya.”
Rhoma: “Yes, tentu saja. Yang penting presiden itu punya misi, visi dan konsep yang jelas untuk mengelola negara ini dari berbagai aspek.


Quote:
Selesai “menguji” pengetahuan umum Rhoma Irama, Najwa beralih ke soal konsekuensi seseorang menjadi presiden. Antara lain siap “dikuliti”, siap “ditelanjangi”, siap dibicarakan soal-soal pribadinya, bagaimana track record-nya diukur, dan sebagainya.


Quote:
Apakah anda siap untuk itu?” Tanya Najwa.
“Siap,” jawab Rhoma, “Itu hal yang biasa. Hukum alam …”
Najwa: “Jadi, tidak apa-apa juga, kalau misalnya, saya bertanya hal-hal yang bersifat pribadi dari Abang, sekarang?”
“Silakan!”
Najwa “Abang berpoligami?”
Airmuka Rhoma sejenak berubah, terdiam sesaat, kemudian dengan tersenyum sinis, dia menjawab, “Mmmm… Saya rasa ini bukan untuk konsumsi publik, dan anda mengerti itu.”
Najwa: “Tadi, kan konteksnya sudah siap dikuliti hal-hal yang memang kaitannya kalau menjadi pejabat publik. Anda keberatan menjawab itu?”
“Nggak juga, sih. Tapi publik kan tahu siapa saya?”
“Berarti anda memang berpoligami …”
“Kalau anda menanyakan itu, berarti anda nggak mengerti tentang saya!” Seru Rhoma sambil menunjuk-nunjuk Najwa.
“Oke, sikap anda kemudian sudah bisa dipahami.”


Quote:
Mungkin karena merasakan hampir semua perntanyaannya dijawab oleh Rhoma Irama seperti jawaban murid SMP, atau bahkan SD, Najwa pun menanyakan, skill apa yang dimiliki oleh Rhoma Irama selain musik dan berkhotbah.

Dibandingkan dengan pertanyaan tentang poligami, yang membuatnya tersinggung itu, seharusnya pertanyaan ini lebih patut membuat Rhoma tersinggung. Tetapi, ternyata tidak. Dengan mantap Rhoma menjawab bahwa dia ini sebetulnya dulu pernah kuliah di (Fakultas) Sosial Politik, — entah di perguruan tinggi mana, tidak disebutkan. Tetapi, dengan terus terang, dia bilang, “Saya dulu itu mahasiswa drop out.”

Namun demikian, kata Rhoma, ketertarikannya dengan dunia politik itu sangat kuat. Terbukti dari kiprahnya di dunia ini mulai di tahun 1977 sampai dengan 1997. Sampai masuk Senayan (maksudnya ketika menjadi anggota DPR dari Golkar).

Lepas dari semua dialog antara Najwa dengan Rhoma itu, ada satu hal yang sebenarnya menjadi pertanyaan di dalam hati saya, kenapa kok kali ini Rhoma Irama tampil dengan berkacamata hitam? Kenapa di sepanjang acara Mata Najwa itu Rhoma Irama terus berkaca mata hitam? Apakah dia sedang sakit mata? Rasanya, kurang sopan kalau orang tampil di momen seperti ini, tampil di depan umum, disiarkan televisi, berbicara dengan orang, tidak melepaskan kacamata hitamnya.


Ini Videonya gan...
youtube-thumbnail


youtube-thumbnail


sumber : http://www.indonesiamedia.com/2012/1...a-najwa-video/


Kalo berkenan boleh donk emoticon-Blue Guy Cendol (L)
ok ane buffer dulu gan

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

bang haji bang haji
sungguh sangat terlalu
Quote:Original Posted By brokenvampire
ok ane buffer dulu gan


Dibaca aja gan... Lucu koq...
emoticon-Ngakak
yah ane lgi on lewat hape jadi nggak bisa keputar videonya emoticon-Sorry
Ane bisa buffer, tapi gk punya speaker... emoticon-Sorry
KOSONG banget buset deh..
dia pakai kacamata item trs soalnya lg sakit mata, gan. pasca operasi penyumbatan kelenjar air mata
Quote:Original Posted By cloudiclouds
KOSONG banget buset deh..


Ya... Namanya juga ulama gan...
emoticon-Malu emoticon-Malu
Si bang ahaji roma mmg gokil
Ga ad duanya
Duet sm abbasex cocok tuhh
haha kayanya bang haji bikin blunder nih masuk ke acara ini emoticon-Ngakak

paling kocak tuh yang pas ditanya poligami emoticon-Ngakak
ane gak setuju klo dia jadi capres emoticon-Ngakak
klo sekedar nyapres ane dukung gan
tapi ane gak rela klo dia jadi presiden emoticon-Hammer2
bang hAJI emoticon-Big Grin
dah deh jadi artis aja emoticon-Big Grin
nice infoh gan..
Keep ngaskus emoticon-I Love Kaskus
emoticon-Ngakak ane gan ''terlalu''
Viva rhoceng gan
gan tritnya berasa repost dah kayaknya,
btw ane udah liat videonya di youtube, emang keliatan kalo bang roma itu kurang berkompeten
emang doyan becanda ini bang OMA, we jaman lo tukang ngamen Paman gw yg suka nganter naek mobil kakek gw, nah jaman paman gw susah, g ada lu nengok nengokinya, lo jadi presiden? gw yang pimpin kudetanya choy, be ready

APA YANG KURANG DI DKI??

Spoiler for Be Ready For...:
Kirain pinter si bang haji.. emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By bangkevic
haha kayanya bang haji bikin blunder nih masuk ke acara ini emoticon-Ngakak

paling kocak tuh yang pas ditanya poligami emoticon-Ngakak


bener gan, jawabannya jadi bumerang berikutnya emoticon-Hammer2