alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50fa83495a2acf3d51000002/angota-polres-magelang-bunuh-diri
angota polres magelang bunuh diri
Quote:

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang anggota Dalmas Polres Magelang Kota, Aiptu Joko Subandi (48), Kamis (17/1/2013) ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Jurip RT 02/RW 02 Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Joko diduga bunuh diri.Informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, di rumah ibu Marto Prayitno, Dusun Jurip RT 02/RW 02 Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.Dari keterangan seorang saksi, Hari Ageng (22), saat itu dirinya sedang menonton televisi, tiba-tiba korban mendatanginya sambil berkata "mah lihat".Kemudian, Ageng langsung berjabat tangan dengan korban. Setelah itu, Ageng membuatkan minuman untuk korban, namun tiba-tiba terdengar letusan senjata api sebanyak dua kali.Ageng yang mendengar letusan itu langsung mendatangi lokasi dan ternyata korban sudah terkapar.Wakil Kepala Polres Magelang Kota, Kompol Budiharto mengatakan, polisi masih mendalami kasus ini.Namun, yang berwenang adalah petugas Polres Kabupaten Magelang mengingat tempat kejadian perkara masuk wilayah kabupaten."Kami tetap membantu untuk menindaklanjuti kasus ini. Sebab korban juga merupakan anggota kami," tegasnya.Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya."Kita masih melakukan penyelidikan terkait motifnya," ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Joko




penyidikan
Quote:
Metrotvnews.com, Magelang: Polres Magelang, Jawa Tengah masih menyelidiki kasus bunuh diri Aiptu Joko Subandi, seorang anggota Dalmas Polres Magelang Kota, Kamis (17/1).  Kepala Polres Magelang Ajun Komisaris Besar Guritno Wibowo di Magelang, Jumat (18/1), menyatakan pihaknya belum dapat memastikan motif dan penyebab korban nekat bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. "Kami masih mendalami kasus ini. Apakah ada masalah berat yang mengakibatkan depresi atau ada masalah lain sehingga yang bersangkutan nekat bunuh diri," kata Guritno.Pihaknya berencana akan memeriksa saksi kejadian bila kondisi telah normal. Untuk itu ia menunggu waktu yang tepat dengan alasan menghormati keluarga yang masih berduka dan mempertimbangkan kondisi psikis saksi. "Kami masih dalam proses. Sehingga dugaan-dugaan masih belum dipastikan," katanya.Joko mengakhiri hidupnya di rumah isteri sirinya Estri Nuryaningsih, 26, di Dusun Jurip, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Sejauh ini, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pistol revolver seri ACD8351 inventaris Polri dan satu buah telepon seluler.Jenazah korban juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Tim forensik. Dari hasil pemeriksaan, korban tewas akibat peluru senjata api mengenai rahang kanan hingga menembus kepala bagian belakang. "Satu kali tembakan, tapi dari rahang menembus kepala bagian belakang," katanya. Guritno juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Polres Magelang Kota terkait penggunaan senjata api inventaris Polri yang digunakan Aiptu Joko mengingat aturan senjata harus dikembalikan setelah bertugas untuk dilakukan pengecekan. "Soal itu nanti kami akan koordinasi dengan Polresta," katanya.Kapolres Magelang Kota AKB Joko Pitoyo mengatakan, sebelum meninggal korban bertugas mengamankan pertokoan emas di Jalan Pemuda. "Saat menjalankan tugas, ia memang dibekali senjata api sesuai dengan peruntukannya,"kata Joko Pitoyo.Ia menambahkan, setiap petugas yang dilengkapi dengan senjata api sebelumnya sudah melalui prosedur yang berlaku. Di antaranya mengikuti tes psikologi dan pemeriksaan senjata api secara rutin. (TS/OL-04)
bunuh diri gak mengenal profesi