alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50fa11271ed7198e36000005/kisah-pawang-hujan-lempar-kolor-hujan-molor
Kisah Pawang Hujan; Lempar Kolor, Hujan Molor
Kisah Pawang Hujan; Lempar Kolor, Hujan Molor

TEMPO.CO, Bangkalan--
Penampilannya jauh dari elegan. Celana pendek sedengkul dan baju koko agak kusam seolah pakaian favoritnya. Tak seorang pun bakal mengira, Mat Tilyas, 60 tahun, punya kemampuan yang tak biasa: pawang hujan.

Rabu 16 Januari 2013 sore, di rumahnya yang sederhana dan asri, di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, bapak dua anak ini sedang mengobati anak kecil yang terus nangis meronta-ronta karena sakit gigi. "Ngobatin sakit gigi juga, pijat juga," katanya kepada tempo.co menjelaskan dua keahlian lain selain pawang hujan.

Setelah sang pasien pulang, Tilyas pergi sejenak, sejurus kemudian datang membawa sebuah sapu lidi. "Ini bisa jadi "alat" pengalih hujan," tuturnya sambil tersenyum. Memang kurang bisa diterima akal sehat, tapi itulah misteri keyakinan seorang pawang hujan. Selain sapu lidi, Tilyas menajurkan sarang semut pohon hingga celana kolor wanita bisa dijadikan alat pengalih hujan. "Benda apa pun bisa jadi "alat".

Bagaimana sapu lidi bisa menunda hujan? Menurut Tilyas, sapu lidi tentu tidak bisa menunda hujan. Yang diperlukan seorang pawang adalah ritual yaitu memperbanyak zikir dan berdoa kepala tuhan yang maha esa. Tapi, doa dan dzikir ini tidak bertuah, jika sang pemohon tidak yakin kepada pawangnya. "Kalau pemohon tidak yakin, tidak akan berhasil, harus yakin, itu kuncinya," katanya lagi.

Ilmu pawang hujan Tilyas didapat dengan belajar. Mulanya berawal dari kegiatannya di teater desa. Tilyas belajar ilmu gendam khusus menarik banyak penonton datang menonton pertunjukannya. Dari ilmu gendam inilah, berkembang ke pawang hujan, memijat pakai tenaga dalam hingga mengobati sakit gigi pakai air putih. Agar ilmunya ampuh, seorang pawang harus melatih kebatinan dengan beribadah. "Walau baca surat fatihah, tapai kalau hati bersih, pasti jadi mantra yang ampuh," jelasnya.

Di musim hujan seperti saat ini. Jasa Mat Tilyas memang sangat dibutuhkan terutama untuk acara selamatan yang mengundang banyak orang. Jika sedang menangani pasien hujan, mat Tilyas tidak keluar rumah hingga acara di rumah pasiennya selesai. Dia akan terus memanjatkan doa kepada yang maha kuasa. Dia juga akan meminta sang pemohon tidak mandi seharian penuh serta menyalakan dupa. Dupa tidak boleh mati hingga hajatannya selesai. "Hati pawang itu harus bersih, tidak boleh sombong apalagi takabur," katanya.

Soal tarif pawang, tidak ada patokan. Tapi tilyas selalu membiasakan diri menerima bayaran di belakang setelah hajatan sukses. Upah yang diterimanya bervariasi antara Rp 50 hingga 100 perorang. "Kalau sukses saya terima dibayar, kalau gagal tidak perlu bayar," ungkapnya.

Meski begitu, Tilyas tidak mau menjadikan keahliannya ini sebagai sumber mata pencaharian utama. Sebab itu dia juga menjadi tukang pijat, mengobati sakit gigi, bertani hingga menjadi kuli. "Kalau ngandalkan upah pawang, tidak cukup, hanya sampingan saja," katanya.

Menurut Tilyas, semua orang bisa menjadi pawang hujan. Hal ini sejalan dengan yang dialami Halimatus, 25 tahun. Warga Desa Jekan, Kecamatan Socah. Dalam dunia pawang, anak pertama dipercaya punya kemampuan otomatis menjadi pawang. Halimatus sudah membuktikannya.

Ketika menikah pada 2006 silam, bertepatan dengan musim hujan. Agar tamu undangan tetap datang, ibunya memintanya melempar celana dalamnya ke atap rumah dan ajaib mendung mendadak sirna, hujan baru turun setelah acar selesai. "Saya tidak boleh mandi seharian, saya juga berdoa dalam hati setiap saat," katanya kepada Tempo.

Keberhasilan menunda hujan pertama kalinya itu, membuat halimahtus banyak tetamu. Namun dia menolak. "Saya hanya mau gunakan keahlian ini untuk hajatan keluarga sendiri," ucap wanita dua anak ini. Simak berita unik lainnya.

MUSTHOFA BISRI

sumber : Quote: http://id.berita.yahoo.com/kisah-paw...235830659.html
amankan PERTAMAX emoticon-Ngakak
nice... inpoh gan

Mau Tau Soal KENTUT??
mampir ke trit ane y



Wah ente dokter ya... sampe analisa kentut... btw mantep gan... komplit banget emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Quote:Original Posted By honeybeelover
nice... inpoh gan

Mau Tau Soal KENTUT??
mampir ke trit ane y





ijin nyimak gan
ada ada aja nih pawang ujan emoticon-Ngakak
emang beneran bisa nolak rejeki gitu yak emoticon-Matabelo
kan kalo kekeringan katanya musibah emoticon-Malu
Mantaf gan enak tuh kalo kita punya teman pawang hujan
mungkin selama ini kita banyak liat pawang ujan yang katanya bisa menunda ujan, tapi ane lom pernah liat pawang ujang yang bisa mendatangkan ujan saat kemarau
macem2 aja dunia ini
emoticon-Ngakak
bisa di coba nih pada saat musim ujan gini emoticon-Ngakak
gmana ya penjelasan ilmiahnya dari kegiatan pawang hujan gini? emoticon-Bingung (S)
Ane penasaran di negara luar yang juga punya musim hujan ada juga gak ya pawang kayak di mari emoticon-Bingung
Jadi gak pake kolor dong dilempar-lempar emoticon-Matabelo
Bner juga ya gan... tapi kalo diteliti kata pawang lebih condong tujuannya untuk menglihkan/menjaga... contohnya pawang harimau, pawang ular, pawang gajah kan tujuannya untuk menjaga/mengalihkan....

Mungkin yang mendatangkan hujan lebih cocok dipanggil pawang panas/kemarau.... emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By robotijomania
mungkin selama ini kita banyak liat pawang ujan yang katanya bisa menunda ujan, tapi ane lom pernah liat pawang ujang yang bisa mendatangkan ujan saat kemarau


kayaknya yang sperti gini cuma ada di negara2 Asia, kalo yang baat kurang sakti ilmunya gan...

Quote:Original Posted By crockoaches
Ane penasaran di negara luar yang juga punya musim hujan ada juga gak ya pawang kayak di mari emoticon-Bingung


namanya manusia
dikasih ujan minta panas
dikasih panas minta ujan
emoticon-Cape d... (S)
Percaya ato tidak emang di desa2 di Jawa masi percaya ginian gan.... emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By Tee
Jadi gak pake kolor dong dilempar-lempar emoticon-Matabelo


bikin trit yang rapi gan, puyeng bacanya
aduh gan banyak banget tulisannya jadi puyeng banget wkwkwk emoticon-Ngakak
Mantaf gan enak tuh kalo kita punya teman pawang hujan emoticon-Big Grin
×