alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d60c958227cf2834000055/suatu-petang-di-lembah-bekaa-renungan
Suatu Petang di Lembah Bekaa [Renungan]
Quote: Oleh: Trias kuncahyono

Dari jendela kaca sebuah restoran di Chtaura, Lembah Bekaa, Lebanon, gedung gereja itu bisa kami lihat. Gedung bercat putih itu terbuka pintunya. Ada papan nama warna putih bertuliskan nama gereja berdiri di samping kanan pintu gerbang: Notre Dame de l’Annonciation. Terlihat seorang laki-laki ditemani anak perempuan mengecat pagar taman di depan gereja.

Di halaman depan gereja berderet lima-enam pohon cemara. Pagar halaman gereja sudah diberi hiasan natal, berbentuk bintang yang dilengkapi lampu. Pohon cemara itu juga dipasangi lampu warna-warni.

Di sebelah kanan gereja, terpaut satu bangunan yang digunakan untuk bank, ada stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Di depan SPBU itu didirikan pohon natal setinggi kira-kira 5 meter. Di seberang gereja, terpisah jalan yang menuju ke Suriah, berdiri pula pohon natal setinggi kira-kira 5 meter.

Pohon-pohon itu memberikan tanda bahwa hari Natal segera tiba. Natal juga akan tiba di Chtaura, kota kecil sekitar 44 kilometer sebelah timur Beirut, yang dilintasi jalan raya Damaskus-Beirut. Hari Natal juga akan tiba di kota lain di Lembah Bekaa, seperti Zahle yang penduduknya mayoritas Kristen dengan berbagai denominasi—mayoritas Katolik, lainnya Maronits, Ortodoks Yunani, dan ada juga kaum Syiah—Baalbek yang penduduknya Muslim Syiah, dan Hermel yang penduduknya juga Syiah.

Natal juga akan tiba di seluruh Lebanon. Hiasan natal dalam berbagai rupa, seperti pohon natal dan rumah-rumahan serta patung-patung natal, sudah dipajang di Bandara Internasional Hariri, Beirut.

Toko-toko di kawasan bisnis Beirut, seperti Beirut Shouk, Solidere di kawasan downtown, pusat perdagangan, dan sepanjang Jalan Hamra yang dikenal sebagai kawasan Beirut Lama, dipercantik dengan hiasan natal. ”Kawasan ini penduduknya kaum Sunni, tetapi mereka tetap pasang pohon natal di mana-mana. Dan, lihat itu, hiasan lampu yang dipasang melintang di atas jalan juga menggambarkan natal,” kata Munawir, anggota staf Bagian Politik Kedutaan Besar RI di Beirut, ketika kami melintasi Jalan Hamra, awal pekan ini.

Jalur hijau yang jadi pemisah di antara dua jalur jalan di tengah kota Beirut pun dipasangi pohon natal berderet-deret. Bahkan, di depan Masjid Muhammad al-Amin di Lapangan Syuhada, di tengah kota Beirut, berdiri pohon natal setinggi lebih dari 10 meter.

”Penduduk Beirut mayoritas Muslim Sunni, Mas. Tetapi, di sini tak jadi masalah. Hubungan antarpemeluk agama yang berbeda-beda sangat baik dan harmonis,” lanjut Munawir.

Hal yang sama dikemukakan Ade, anggota staf Bagian Humas KBRI, saat di Chtaura. ”Orang di sini tak pernah mempersoalkan perayaan hari Natal. Itu tadi bisa lihat di Chtaura atau sepanjang jalan dari Beirut sampai Masnaa (kota di perbatasan Lebanon dan Suriah) ini, banyak pohon natal, kan,” katanya.

”Bagi umat Kristen Lebanon, hari Natal adalah sebuah kesempatan untuk memperbarui persahabatan dan hari Natal sering kali juga dirayakan oleh keluarga-keluarga Muslim. Keluarga-keluarga Muslim di Lebanon mengungkapkan penghormatan pada hari Natal, dengan menghiasi rumah mereka dengan pohon natal dan semua jalan besar dan kecil pun dihiasi dengan pohon-pohon natal atau semacam goa-goa natal,” ujar Munawir.

Sebuah risalah

Munawir menambahkan, bukan hanya di Beirut hubungan antarpemeluk agama dan sekte tidak menjadi masalah, melainkan juga di seluruh Lebanon. Ada semangat saling menghormati.

Itulah sebabnya, Paus Yohanes Paulus II pernah mengatakan, Lebanon bukan sekadar negara, ia adalah sebuah risalah, sebuah dokumen tentang hubungan antarumat manusia yang saling menghormati.

”Lebanon bukan sekadar sebuah negara. Lebanon adalah sebuah pesan kebebasan dan sebuah contoh pluralisme bagi Timur dan Barat,” kata Paus Yohanes Paulus II tahun 1980-an.

Kata-kata Paus itu terus hidup dan diingat rakyat Lebanon. Apa yang dikatakan Paus itu dipegang oleh para pemimpin politik dan agama, baik Kristen maupun Muslim, di Lebanon. Mereka mengatakan, Lebanon harus seperti itu, menjadi ”sebuah pesan perdamaian, menjadi contoh bagi pluralisme, bagi Timur dan Barat”, tulis Fady Noun di AsiaNews.

Sejumlah sejarawan mengatakan, Lebanon, yang didirikan tahun 1943 didasarkan pada pakta nasional yang disepakati oleh komunitas Kristen dan Muslim, dapat dengan mudah hilang dari peta dunia di bawah tekanan eksternal. Lebanon juga bisa terpecah belah karena faktor-faktor internal dan masyarakatnya yang heterogen. Banyak faktor bisa menjelaskan mengapa ledakan dan perpecahan itu tidak terjadi.

Antaragama

Selama ini, memang hubungan antarumat beragama di Lebanon tidak menjadi masalah sejauh tidak masuk ke ranah politik; politik yang pada dasarnya adalah panggung untuk memperebutkan kekuasaan sehingga dalam banyak hal menghalalkan segala cara. Orang yang sama agamanya pun bisa saling menabrak, saling memotong, saling menjatuhkan, dan berusaha saling mengalahkan, apalagi kalau berbeda agama. Perang saudara di Lebanon (1975-1990) menjadi salah satu contoh.

Sejarah mencatat, tidak jarang kehadiran agama menimbulkan kekerasan yang terungkap dalam sikap doktriner, otoriter, eksklusif, dan kekerasan fisik. Hal itu terjadi lantaran ada perbedaan antara pemahaman dan penghayatan.

Hannah Arendt, filsuf politik, mengingatkan, ”Kita tergoda untuk mengubah dan menyalahgunakan agama menjadi ideologi dan menodai usaha yang telah kita perjuangan melawan totalitarianisme dengan suatu fanatisme. Padahal, fanatisme adalah musuh besar kebebasan.” Fanatisme selalu menimbulkan masalah: konflik dan kekerasan.

Akan tetapi, lihatlah di Chtaura di Lembah Bekaa, yang meski menjelang masuk ke kota kecil itu berdiri baliho besar dengan gambar wajah tokoh Hezbollah, Natal juga dirayakan.

Lagu-lagu Natal pun sudah terdengar mengudara dari radio, di petang hari yang dingin ... yang semakin sore semakin dingin karena embusan angin dari puncak pegunungan Lebanon yang bersalju.


Sumber

ah indahnya,... kangen sama Indonesia yg dulu saling bersahabat dan ramah. kangen sama Indonesia yg dulu punya rasa emphati dan toleransi yg tinggi. Akhir2 ini kenyataan sungguh menyedihkan politisasi agama, konflik golongan, kerusuhan etnis ..... ah sudahlah
Indahnya kebersamaan dan toleransi yaa Gann....
Quote:Original Posted By Cahsewu
Indahnya kebersamaan dan toleransi yaa Gann....


yup, dulu ane masih di pesantren bisa pamer temen2 dr negara laen kalo disini negri damai. tapi sekarang nggak bisa lagi emoticon-Berduka (S)

gan janggan bikin trit yg damai2... gak laku emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak ini indo gan kalo gak rusuh gak asik emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By matamumatakuma
gan janggan bikin trit yg damai2... gak laku emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak ini indo gan kalo gak rusuh gak asik emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


matamu gan .. emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

vbot ciyuss jelekkk emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
ane jd terharu gan bc nya
Nice story .. Damai Memang indah ...
Kalo Bicara lembah Bekaa ane cuma taunya Duel SAM VS Mirage
Quote:Original Posted By qulil12haqqo
yup, dulu ane masih di pesantren bisa pamer temen2 dr negara laen kalo disini negri damai. tapi sekarang nggak bisa lagi emoticon-Berduka (S)


Sepertinya Another Bullshit things, Yah gpp lah walau nyamar2 juga

cuma kok di bold yg sunninya sepertinya nyindir siapa gitu emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By gundamx303
Nice story .. Damai Memang indah ...
Kalo Bicara lembah Bekaa ane cuma taunya Duel SAM VS Mirage


ane taunya israel vs suriah (insiden lembah beka'a)

ah...andai Indonesia bisa damai.

(muram)
permasalahan kecil yang kadang alah digedehgedein demi kepentingan orang atau suatu golongan emoticon-Cape d...
Makanya yg baru2 itu dilarang.. Takutnya malah jd kecampur ky gini..

Bagi yg mo merayakan sih, kita cuma bisa mempersilahkan dan kasih senyuman..
Tapi bukan berarti harus ikutan lebaran kan..??




Sory2 dah.. Karena dari alam aja, kita udh beda..
Ente pegang organ, ane pegang rebana.. emoticon-Big Grin
(kaga enak bgt kan klo rebana kecampur suara organ..)

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ukabisa


Sepertinya Another Bullshit things, Yah gpp lah walau nyamar2 juga

cuma kok di bold yg sunninya sepertinya nyindir siapa gitu emoticon-Big Grin


Eh tong, jelas ane bold, cos ane udah judeg liat elit2 Ulama bikin Fatwa gak mutu, padahal mereka jelas paham maqhosyidus syari'ah. (Kepentingan yg lebih luas dalam memutuskan pendapat)
Kalo mo debat tafsir dan hadist jgn disini, silahkan PM ane ato di media laen.
Quote:Original Posted By sund3l4n
Makanya yg baru2 itu dilarang.. Takutnya malah jd kecampur ky gini..

Bagi yg mo merayakan sih, kita cuma bisa mempersilahkan dan kasih senyuman..
Tapi bukan berarti harus ikutan lebaran kan..??




Sory2 dah.. Karena dari alam aja, kita udh beda..
Ente pegang organ, ane pegang rebana.. emoticon-Big Grin
(kaga enak bgt kan klo rebana kecampur suara organ..)

emoticon-Ngakak


its very ur idiot think sir emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak , sene PM ane gan kasih 1 ayat dlm Al Quran melarangan mengucapkan "Selamat" pada agama lain.

rebana dan organ siapa bilang tidak bisa dimainkan bersamaan ? emoticon-Cape d... (S)



ane baru baca kompas ada berita kyk bgni...
eh udh ad ayang post daripada repost mending ikutan dimari....

ane kagum n salut buat warga disana yang sangat toleran dan mau menghargai perbedaan diantranya...ga kaya disini malah ngbahas ngucapin selamat natal haram atau apalah...emoticon-Cape d... (S)

mal dong ma warga2 disana yang ikut menyambut....

bantu rate ya gan...emoticon-I Love Indonesia (S)
Ane doain TS nya sehat selalu dan keluarganya diberkati emoticon-Cendol (S)
indah bgt gan kalo kita bisa terus hidup seperti itu...

tp disini skrg bnyk bgt yg mengatasnamakan agama utk kepentingan pribadi/golongan...bahkan sampe ke panggung politik..
kangen ane sama makna semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yg diajarin ke ane waktu sekolah dulu..
Quote:Original Posted By qulil12haqqo


yup, dulu ane masih di pesantren bisa pamer temen2 dr negara laen kalo disini negri damai. tapi sekarang nggak bisa lagi emoticon-Berduka (S)



emoticon-No Hope gan
Quote:Original Posted By qulil12haqqo


its very ur idiot think sir emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak , sene PM ane gan kasih 1 ayat dlm Al Quran melarangan mengucapkan "Selamat" pada agama lain.

rebana dan organ siapa bilang tidak bisa dimainkan bersamaan ? emoticon-Cape d... (S)





ts dodol...
yg ane kedepankan bukan ucapan selamat gan...
tapi larangan ikut merayakan, kaya cerita ente diatas... emoticon-Cape d... (S)



hanya orang2 yg punya sopan santun yg bisa memaknai kiasan... emoticon-Stick Out Tongue
ato kiasan ane yg ga nyambung kali, sehingga ente terlihat bodoh...
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)


Ga salah kamar nih

Lembah Bekaa sebelah mananya Indonesia
lembah beka sebelah petamburan gan........emoticon-Ngakak