alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d49ec2611243dc30000043/skandal-hambalang-kubu-mallarangeng-salahkan-menkeu
Skandal Hambalang, Kubu Mallarangeng Salahkan Menkeu
Seandainya pintu air waduk enggak ditarik (anggaran multiyears ditandatangani), enggak akan ada kasus Hambalang.

Kubu mantan Menpora Andi Mallarangeng melemparkan tanggung jawab tindak pidana korupsi dalam pembangunan proyek pusat pelatihan, pendidikan dan sekolah olah raga nasional Bukit Hambalang, Jawa Barat kepada Menteri Keuangan (Meneku) Agus Martowardojo dan Wakil Menkeu Anny Ratnawati.

Hal itu disampaikan oleh adik Andi, Rizal Mallarangeng, yang menggelar konferensi pers bertajuk "Menguak Kasus Hambalang Versi Mallarangeng" di Freedom Institute, Jakarta, Jumat (21/12).

Rizal memposisikan diri sebagai ilmuwan yang mencoba merekontruksikan awal mula proyek Hambalang. Rizal menganalogikan kasus ini bak aliran sungai Bengawan Solo yang hulunya berada di Waduk Gajah Mungkur.

Pendiri Freedom Institute menelisik mulai proses penganggaran proyek Hambalang yang mengalami lonjakan dari Rp125 miliar menjadi Rp1,2 triliun.

Rizal berpendapat perubahan anggaran yang kemudian disahkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenkeu.

Ia mempertanyakan mengapa Menkeu meloloskan anggaran proyek Hambalang menjadi tahun jamak tanpa persetujuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Padahal, kata Rizal, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 56/2010 tentang tata cara pengajuan kontrak tahun jamak, harus ada persetujuan dari kementerian yang mengajukan dan Kementerian terkait dengan proyek tersebut.

"Seandainya pintu air waduk enggak ditarik (anggaran multiyears ditandatangani), enggak akan ada kasus Hambalang. Penjaga tertinggi pintu air ini adalah Menkeu dan dibantu soal anggaran oleh Anny," kata Rizal.

Berdasarkan hasil penelitiannya terhadap kasus Hambalang, terjadi surat menyurat secara intensif antara Kemenkeu dengan Kemenpora. Akan tetapi tidak ada satupun surat yang menyinggung soal perubahan anggaran Hambalang menjadi tahun jamak.

"Menteri Agus (Martowardojo) tidak pernah satu kalipun kasih tahun soal multiyears. Tidak sekalipun telepon (Pak Andi) singgung surat resmi soal multiyears," kata Rizal.

Kemudian, Rizal menyangsikan apabila perubahan anggaran tahun jamak diatur oleh dua mantan anak buah Andi, yaitu Wafid Muharram dan Deddy Kusdinar. Keduanya, menurut Rizal tidak mengerti mengenai hal tersebut. Rizal menuding Wafid dan Deddy telah diatur dan diarahkan oleh oknum di Direktorat Jenderal (Dirjen) Anggatan yang saat itu dipimpin oleh Anny Ratnawati.

Rizal juga menuding Anny ikut bermain dalam proyek Hambalang. Terutama soal pengurusan pembebasan tanah Hambalang yang bermasalah sejak lama. Rizal mensinyalir keluarnya sertifikat Hambalang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dikarenakan adanya peran Anny.

"Joyo Winoto (Mantan Kepala BPN) teman baiknya Anny di Bright Institute. Kemudian setelah dana Hambalang turun, Anny diangkat dari Dirjen Anggaran menjadi Wamenkeu. Apa ada unsur motif di balik ini? Semua rahasia Tuhan," kata Rizal.

Terakhir, Rizal meminta KPK untuk menegakan proses penyidikan yang bermartabat. KPK diharapkan tidak tebang pilih dalam menyidik kasus ini dan memproses hukum semua pihak yang terlibat dalam kasus Hambalang.

Rizal memastikan adiknya akan kooperatif dalam menjalani proses hukum.

"Ini bukan untuk bela Andi dan Choel tapi untuk Indonesia lebih baik," kata Rizal.

Jumat (7/12) KPK menetapkan Andi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan, pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang tahun anggaran 2010-2012.

Andi ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga dan Pengguna Anggaran proyek Hambalang.

Terkait kasus ini, KPK menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora ), Deddy Kusdinar sebagai tersangka kasus pengadaan pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pelatihan dan Olahraga Bukit Hambalang, Jawa Barat.

Penulis: Rizky Amelia/ Kristantyo Wisnubroto
http://www.beritasatu.com/politik/89...an-menkeu.html

hey kau Rizal, kami sudah pahamlah nampakmu itu, KPK fokus ke sipengguna, mau macam2 apalgi kau RIzal? bela adik? play victim? emoticon-Malu (S)
sekarang kemana aliran itu nampaknya emoticon-Malu (S)
Saling tuduh, saling lempat permasalahan, dan akhirnya semuanya kena...penjara semakin sesak nantinya.
ijin nyimak dulu gan emoticon-Malu (S)
ijin nyimak dlu gan
tersangka- tersangka aja, ga usah ngelempar kesalahan emoticon-army
masukkan sel aja semua hukum mati bila perlu biar bersih negara ini emoticon-I Love Kaskus (S)
kenapa sebelum jadi tersangka bilangnya emoticon-Big Grin

korupsi tetap aja korupsi