alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d428b11976086f1700001c/aksi-percaloan-di-terminal-pulo-gadung-meresahkan
Aksi Percaloan di Terminal Pulo Gadung Meresahkan!!
Aksi Percaloan di Terminal Pulo Gadung Meresahkan!!

Aksi percaloan di terminal Pulo Gadung sangat meresahkan. Banyak calon penumpang menjadi korban aksi percaloan yang dilakukan secara berkelompok menjelang libur panjang natal dan tahun baru.

Seorang purnawirawan TNI, Suparlan, yang bermaksud pulang ke Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat pagi, 21 Desember 2012, menjadi korbannya.

Suparlan menceritakan, semula dirinya disambut baik-baik oleh orang yang mengaku petugas tiket dan mengantarnya ke loket. Setelah menyepakati mobil yang akan dinaikinya, Suparlan kemudian diminta membayar Rp145 ribu.

Tanpa pikir panjang, anggota organisasi Forum Pertahanan Nasional (Fortanas) ini segera membayar. Tapi saat bus datang, ternyata mobil itu tidak seperti yang disepakati saat pembayaran.

"Busnya seperti bus sayur, kecil dan penuh sesak. Saya lalu minta turun," katanya saat ditemui VIVAnews di depan loket Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat, 21 Desember 2012.

Suparlan kemudian memprotes dengan meminta bus yang pantas dengan uang yang dibayarkan. Namun orang yang mengaku sebagai petugas tiket itu justru meminta tambahan uang sebesar Rp50 ribu, jika Suparlan ingin naik bus yang layak.

"Ini penipuan. Bagaimana dengan orang lain, saya yang mantan tentara saja ditipu begini," katanya.

Suparlan berharap Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, bersedia menertibkan aksi premanisme dan percaloan di terminal Pulogadung. Kondisi terminal yang seperti itu sudah tidak kondusif bagi para calon penumpang dan masyarakat secara umum.

"Harus ada operasi pembersihan. Bukan sidak lagi. Gubernur harus turun tangan. Ini yang salah bukan pemilik busnya. Tapi sistem pembelian tiket. Orang-orang yang di lapangan ini yang perlu ditindak," katanya.

Bersama dengan Suparlan, VIVAnews kemudian mengkroscek harga-harga resmi yang dipatok bus-bus antar provinsi seperti Pahala Kencana, PO Haryanto dan lainnya. Untuk tujuan Jawa Tengah, seperti Pekalongan, Semarang dan Kudus, harga tiketnya sebesar Rp150 ribu.

Menurut seorang penjual tiket bus, harga naik beberapa persen dari sebelumnya yang berkisar Rp90 ribu sampai dengan Rp110 ribu karena menjelang Natal.

Cerita serupa hampir dialami Udin, yang akan pulang ke Kudus, Jawa Tengah. Begitu sampai di terminal, dia disambut dengan ramah seorang calo dan diantarkan ke loket. Di sana seorang wanita pengurus tiket dan seorang laki-laki berperawakan besar langsung menyambut.

Udin lalu bertanya harga tiket ke Kudus. Petugas loket dengan diwakili seorang lelaki mengatakan harga tiketnya Rp95 ribu. Namun begitu uang sebesar Rp100 ribu diserahkan, orang itu meminta tambahan Rp95 ribu lagi.

Merasa ada yang tidak beres, Udin menolak dan meminta uang Rp100 ribu miliknya dikembalikan, tetapi pria tersebut justru mengancamnya.

"Ini hari raya, anda mau diturunkan di tengah jalan? Cepat bayar Rp95 ribu lagi," kata Udin menirukan ucapan pria itu.

Dengan baik-baik, Udin yang mengaku merantau di Jakarta ini mengatakan uang di dompetnya tidak cukup untuk memberi tambahan uang Rp95 ribu yang diminta. Tetapi sayangnya, pria preman di loket terminal itu tetap menolak. Bahkan, petugas perempuan di loket juga tidak bereaksi ketika uang Rp100 ribu dimintanya lagi.

"Mereka lantas meminta uang Rp10 ribu sebelum menyerahkan uang Rp100 ribu milik saya," katanya.

Tak hanya mereka berdua, satu calon penumpang tujuan Madiun, Jawa Timur, yang tidak mau disebut namanya juga mengalami kejadian serupa. Bahkan ketika uang Rp200 ribu yang dia minta kembali karena bus yang datang tidak cocok, sejumlah orang di loket mengajaknya berkelahi. "Mau jadi jagoan kau, mau nantang?" katanya menceritakan.

Sementara itu, Kapolsek Pulo Gadung Kompol R Hari Purnomo menyatakan siap menindak aksi-aksi premanisme para calo tiket di Terminal Pulo Gadung. Dia mengimbau para penumpang untuk tidak ragu melaporkan tindakan para calo itu karena sudah masuk pidana.

"Kalau ada yang merasa diperlakukan seperti itu, datang saja ke Pospol di sana. Nanti kami akan koordinasi dengan agennya, kami tegur. Ada Pospol gunakan itu," jelasnya.

Hari mengungkapkan sejauh ini belum ada laporan mengenai kelakuan kasar orang-orang di terminal. Padahal tindakan itu bisa masuk ranah pidana seperti perbuatan tidak menyenangkan, pemaksaan, pemerasan bahkan sampai pada kekerasan dan lainnya.

"Biasanya mereka tidak lapor karena tidak mau direpotkan atau takut ketinggalan bus," katanya.

Sumber
makanya gw paling ngeri kalo pergi ke terminal, mana cewe lagi. Gw sering ke bungurasih Surabaya, turun dari bus langsung dibikin rebutan calo banyak

Tips dari gw kalo ada yang nawar2in bilang aja dah ada yang jemput ato pura2 mo ke toilet aja, kalo gak gw ke warung kecil pura-pura nyari pulsa. Biar mereka gak nguntit

Trus kalo bener-bener gak urgent, beli tiket ke agen resminya langsung aja (khusus yang eksekutif biasanya). Mereka kan biasanya punya pool sendiri. Kalo jakarta ke semarang pake nusantara ato safari
siap menindak.........emoticon-Ngakak, dr jaman kapan ga ditindak sama sekali emoticon-Najis
emoticon-Ngakak
dari zaman gue masih bocah tetep aja seperti itu.
apanyayang mo di tindak.
kalo diterminal jogja yg giwangan juga sama aja. tapi gak arogan gitu
contohlah terminal bungurasih, ada calo deketin penumpang langsung dibentak petugas terminal, penumpang bisa bebas pilih bus yang disukai
wah Jokowi harus bikin jadwal blusukan kesana nih emoticon-Big Grin biar beresin tuh calo

dari gw masih dalam kandungan ibu sampai sekarang masih gitu aja emoticon-Big Grin
solusinya gimana nih ??? emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By 23rival

"Biasanya mereka tidak lapor karena tidak mau direpotkan atau takut ketinggalan bus," katanya.


ah masa emoticon-Embarrassment
bukannya mereka males lapor karna udah ga percaya lage ama ente pak pol ?emoticon-Embarrassment
lapor ke ente UUD emoticon-Embarrassment
betul banget emoticon-fuck3
gw pernah kena , harga tiket yg cuman 20 dibilang 40 ama CALO keparat emoticon-Tai:
kayaknya mereka tau banget orang yg belom pernah naek bus emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By Veilovie
Akhirnya ada juga yg angkat nie kasus. Kejadian yang sama ane alami beberapa waktu lalu.

Waktu itu sekitar pukul 7 malem ane nyampe pulogadung buat nyari bis tujuan jogja. Jujur aja itu pengalaman ane pertama kali masuk ke pulogadung. Begitu tiba di depan terminal, ane langsung disambut beberapa orang yang semula ane kira kru bus. Berhubung badan dah capek banget, ya sudah ane ikutin aja itu "kru" berharap bisa cepet beli tiket dan langsung tidur. (Paginya ane berangkat pake kereta dari Jogja baru sampe Jakarta jam 6 dan ketemu klien selama sejam bis itu cabut lagi ke Jogja).

Ternyata begitu tiba di loket ane baru sadar kalo 'kru' tadi rupanya bagian segerombolan preman disana. Di lokasi tiket ane dikepung 3 orang dan salah satunya saia kira kepala gerombolan tadi. Ciri cirinya orang sumatra pake sepatu boot macam cowboy gitu. Tinggi sekitar +/-176cm dan berat sekitar 90 kg an. Waktu itu dia nongkrong di depan loket bus Safari. Damn! Sadar posisi dah lemah, mau ga mau ane bayar 170 ribu buat tiket Jkt-Jogja. emoticon-Najis (S)

Ternyata kesialan ga berhenti disitu gan. Bus yang dijanjikan datang segera ternyata baru dateng 2 jam lagi. Rela ga rela terpaksa nunggu sebab itu duit ane yang tersisa. Selama nunggu tadi banyak juga yang jadi korban. Bahkan ada yang parah sampe dikerubungi 7 orang dan ditempeleng beberapa kali gara-gara ga jawab tujuan dia kemana. Orang-orang yang pada nunggu bus ga bisa ngapa-ngapain karena sadar dah kalah posisinya. emoticon-Berduka (S) Kalo ane hitung, ada 8 orang yang dah jadi korban tu preman selama ane nunggu. emoticon-Berduka (S)

Sekitar jam 10 bis dateng. Dan rupanya bis yang datang ternyata jurusan Jakarta-Solo bukan tujuan Jogja. emoticon-Najis (S) Waktu diatas bis, ane baru tau kalo ternyata harga normal tiketnya 125 rb untuk Jakarta-Solo. Mau ga mau ane musti ikut dan voila musti nempuh perjalanan via pantura (lewat semarang) trus turun ke solo kemudian lanjut bis Solo-Jogja dan baru sampe di Jogja jam 13.30.
Jujur empet banget rasanya 16 jam lebih diatas bis. emoticon-Najis (S)

Sewaktu diatas bus tadi yang dah jadi korban pada curhat emoticon-Malu dan kenanya juga bervariasi. Ada yang 145rb, 160rb dan 200rb. Itung aja deh dalam sehari berapa banyak korban dikali hasil yang didapet. Semoga aja tu preman pada ditangkepin, kalo perlu dipatahin tangan ama kakinya biar ga bisa rese lagi emoticon-Mad:


mirip ama kasus gw emoticon-Hammer
kalo gw akhirnya turun di semarang emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By goceng_rese
siap menindak.........emoticon-Ngakak, dr jaman kapan ga ditindak sama sekali emoticon-Najis
emoticon-Ngakak


padahal cuma sebelah2an ya gan

kadang ngerasa percuma duit kita di pake buat mbayarin n mbagunin pos kalau yang ngelaksanain tugasnya kayak gennih

Quote:Original Posted By .SEMAR.


ah masa emoticon-Embarrassment
bukannya mereka males lapor karna udah ga percaya lage ama ente pak pol ?emoticon-Embarrassment
lapor ke ente UUD emoticon-Embarrassment

wakakaka, ilang 10 rb laporan, ilang lagi 100rb
ahok brani gak ye mencak2 ngamuk sama ni calo2 dan preman stasiunemoticon-Malu
Kalau boLeh menyarankan,
sebaiknya sebelum ke terminaL kita bermodal duLu....
Paling tidak modal minimal adalah tahu informasi harga tiket bus ke tempat tujuan biar tidak jadi buLan-bulanan di terminaL manapun...
Tanya pada pria yang berseragam dinas perhubungan atau,
JANGAN CLINGUKAN sehingga terkesan sedang bingung di terminaL...
Soalnya kalau gitu, pasti langsung jadi sasaran empuk para caLo...
Pede saja di terminaL, dan sok tahu tapi dengan gaya elegan..

Pengalaman pribadi,
beberapa kaLi ke terminaL puLogadung (hampir 2 bulan sekali ketika main ke Jakarta), ke terminaL Lebakbulus (beberapa kaLi), terminaL Rawamangun (beberapa kali untuk main ke Jakarta) dan terminaL Bungurasih (hampir tiap minggu) tips di atas cukup manjur untuk menangkaL jadi korban premanisme.
Ketika di terminaL pulogadung,
sya akrab dengan crew salah satu PO dari Jawa Tengah malah dapat potongan harga tiket dari harga resmi karena memelas...

Semoga bermanfaat.....
"Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan"

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
ini sih bukan cerita baru,,, emoticon-Cape d... (S)
udah lama tapi gak ada tindakan,,,, lah penguasa terminal juga dapet jatah emoticon-Cape d... (S)
GIla banget ini orang, mau dapet duit instan tapi caranya gk halal banget, langsung aja berantas mafia-mafia seperti ini. PENIPUAN!!
Akhirnya ada juga yg angkat nie kasus. Kejadian yang sama ane alami beberapa waktu lalu.

Waktu itu sekitar pukul 7 malem ane nyampe pulogadung buat nyari bis tujuan jogja. Jujur aja itu pengalaman ane pertama kali masuk ke pulogadung. Begitu tiba di depan terminal, ane langsung disambut beberapa orang yang semula ane kira kru bus. Berhubung badan dah capek banget, ya sudah ane ikutin aja itu "kru" berharap bisa cepet beli tiket dan langsung tidur. (Paginya ane berangkat pake kereta dari Jogja baru sampe Jakarta jam 6 dan ketemu klien selama sejam bis itu cabut lagi ke Jogja).

Ternyata begitu tiba di loket ane baru sadar kalo 'kru' tadi rupanya bagian segerombolan preman disana. Di lokasi tiket ane dikepung 3 orang dan salah satunya saia kira kepala gerombolan tadi. Ciri cirinya orang sumatra pake sepatu boot macam cowboy gitu. Tinggi sekitar +/-176cm dan berat sekitar 90 kg an. Waktu itu dia nongkrong di depan loket bus Safari. Damn! Sadar posisi dah lemah, mau ga mau ane bayar 170 ribu buat tiket Jkt-Jogja. emoticon-Najis (S)

Ternyata kesialan ga berhenti disitu gan. Bus yang dijanjikan datang segera ternyata baru dateng 2 jam lagi. Rela ga rela terpaksa nunggu sebab itu duit ane yang tersisa. Selama nunggu tadi banyak juga yang jadi korban. Bahkan ada yang parah sampe dikerubungi 7 orang dan ditempeleng beberapa kali gara-gara ga jawab tujuan dia kemana. Orang-orang yang pada nunggu bus ga bisa ngapa-ngapain karena sadar dah kalah posisinya. emoticon-Berduka (S) Kalo ane hitung, ada 8 orang yang dah jadi korban tu preman selama ane nunggu. emoticon-Berduka (S)

Sekitar jam 10 bis dateng. Dan rupanya bis yang datang ternyata jurusan Jakarta-Solo bukan tujuan Jogja. emoticon-Najis (S) Waktu diatas bis, ane baru tau kalo ternyata harga normal tiketnya 125 rb untuk Jakarta-Solo. Mau ga mau ane musti ikut dan voila musti nempuh perjalanan via pantura (lewat semarang) trus turun ke solo kemudian lanjut bis Solo-Jogja dan baru sampe di Jogja jam 13.30.
Jujur empet banget rasanya 16 jam lebih diatas bis. emoticon-Najis (S)

Sewaktu diatas bus tadi yang dah jadi korban pada curhat emoticon-Malu dan kenanya juga bervariasi. Ada yang 145rb, 160rb dan 200rb. Itung aja deh dalam sehari berapa banyak korban dikali hasil yang didapet. Semoga aja tu preman pada ditangkepin, kalo perlu dipatahin tangan ama kakinya biar ga bisa rese lagi emoticon-Mad:
terminal tanjung priok jauh lebih aman walau tengah malam sekalipun emoticon-Cool
emang biasanya gitu... bus harga patas ac dikasih ekonomi, n gak sampai tujuan.. misale mau ke B tapi lewat A, nah bisnya itu cuman sampai di A, n ngongkos lagi..

kalo di terminal rawan gini bilang aja nungguin temen, nah begitu ada bis yang dituju dateng naik aja n bayar di atas...

Note:ini tips saya dapat dari kenek bis di kampung rambutan
PERATURAN NO.1 : JANGAN PERNAH MEMBELI LEWAT CALO.
PERATURAN NO.2 : KALAU KETEMU CALO, KEMBALI KE PERATURAN NO.1

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Pulo Gadung kok ngeri ya? emoticon-Takut (S)
Perasaan kemarin di lebakbulus harga masih normal2 aja untuk yang antar propinsi. emoticon-Bingung (S)
calo gag beda dengan preman jawab tegas aja sok galak kalau ketemu calo rebes