alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d425c92775b41873000028/travelista-gedong-juang-45-from-hotel-to-museum
[Travelista] Gedong Juang 45 from Hotel to Museum
[Travelista] Gedong Juang 45 from Hotel to Museum


Oke ini adalah pengalaman lain gw saat menjadi guide nya Komunitas Historia Indonesia. Awal tahun 2012 ini kegiatan KHI agak sepi, mungkin itu terkait juga dengan kesibukan akang asep (founder KHI) yang berkutat dengan tesisnya. Hal ini pula yang kemudian mengelitik gw untuk ngomporin beberapa volunter KHI bikin trip.

Orang yang jadi sasaran kali ini adalah Diaz. Hasil chating membuahkan kesepakatan utuk bikin wisata gratisan ke Menteng. Kenapa Menteng? simple sih pertama, gw abies baca sebuah novel sejarah (minjem ama diaz) yang salah satu setingannya di menteng, dua KHI udah pernah ngadian acara kesana tp udah lama banget sekitar 2010, ketiga Menteng itu ada di pusat kota, banyak dari kita yang sering banget meluncur di ruas ruas jalan menteng tp gak banyak orang yang tau kalo menteng itu juga mempunyai sejumlah bangunan bersejarah. Trus kenapa gratisan? Karna tujuan gw dan teman-teman bukanlah provit tapi bagaimana mengajah generasi muda untuk mencintai sejarah bangsanya.

Hari yang dipih adalah tgl 19 Februari 2012.Dua minggu persiapan di isi dengan berbagai macam debat dan diskusi antara gw dengan sang PJ yaitu diaz plus nyari bahan-bahan materi dan juga mengurus ijin.

dan inilah para volunteer KHI yang ikut serta

Spoiler for volunteer KHI:



The Trip 19 Februari 2012

Jam 6 pagi semua udah siap, ica dan ipung juga udah dateng dan perlengkapan langsung dinaikin ke mobil. gw yang kebagian mandi paling belakang jd yang paling belakangan juga siapnya. Wakakakakkakakakaka ngantuk kakak mohon dimaklumi. Jam 6.30 kita mulai jalan ke Gedong Juang. Tapi pagi Hari ini gak seperti pagi-pagi biasanya. Biasanya jam segitu matahari udah senyum-senyum genit tp udara pagi itu cukup gelap. Cuma bisa berharap gak akan ujan.

Yak harapan tinggal harapan ketika mobil medekati wilayah menteng, ujang rintik rintik turun dan terus bertambah lebat. begitu sampe volunteer yg dateng baru dwi dan rombongan dari beskem. peserta pun sedikit. Cuma bs bengong gw saat itu. banyangkan peserta yang terdaptar ada 300 oramg tp karna hujan yah begitulah. Kemudian gw banyak dapet sms dari volunteer yang terjebak ujan dimana-dimana. Makin hopless.

Spoiler for volunteer:



Beranjak ke ruangan berikutnya terpampang sejumlah poster-poster propaganda Jepang yang ketika datang ke Indonesia mengaku sebagai saudara tua nya Indonesia. Ruang kedua berisi segala informasi tentang penjajahan Jepang. Dari mulai seragam yang dikenakan oleh tentara PETA, berabgai poster yang menggambarkan penyerahan kedaulatan belanda di Kalijati, lalu berbagai goa jepang yang tersebar di indonesia, plus samurai dengan 3 ukuran. Samurai yang paling pendek dipergunakan oleh tentara Jepang untuk Harakiri dalam keadaan terdesak.

Spoiler for :



Ruang berikutnya adalah ruang seputar peristiwa proklamasi. Gak banyak yang bisa gw ceritakan di ruangan ini karna peristiwa nya sendiri akan gw ceritakan di museum perumusan naskah proklamasi (naspro). Ada lukisan bung karno dan bu fat, beberapa diorama dll.


Spoiler for lukisan bu Fat:


Spoiler for lukisan pak karno:



Ruang berikutnya adalah ruang yang kalo gw sebut sih ruang diplomasi. Isinya berbagai informasi perundingan-perundingan yang pernah diikuti oleh Indonesia. perundingan-perundingan itu lebh banyak yg merugikan loh. dan membuat wilayah NKRI pun terpecah pecah sehingga pada akhirnya pemerintah saat itu mengeluarkan kebijakan ORI dan ORIDA.. apaan tuh ori dan orida????? ori adalah oeang republik indonesia dan orida adalah oeang republik indonesia daerah. mengingat wilayah RI saat itu yang terpecah-pecah menyebabkan sulitnya sirkulasi uang ori dan dikeluarkanlah kebijakan orida.


Spoiler for lukisan peristiwa surabaya:



ruang terakhir adalah ruang memorabilia. disini kita bs melihat replika tandunga bapak Sudirman, barang-barangd ari DR. Moestopo (tokoh pada kejadian 10 november di Syrabaya), bambu runcing, seragam TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar), berbagai poster dan foto, berbagai perlengkapan perang dll.


Spoiler for memorabilia:
Di halaman belakang gedung ini terpampang tiga buah mobil.

Mobil 1 berwarna hita dengan plat nomer kendaraan REP 1 merupakan mobil dinas pertama presiden Soekarno. Mobil dengan merk Buick Eight keluaran tahun 1939 ini didapat dari hasil rampasan. yak asisten beliau yang bernama sudiro kebetulan kenal dekat dengan supir salah satu pejabat perkeratapian jepang. saat itu sudiro berfikir jika diperlukan sebuah mobil untuk presiden. maka pergilah sudiro menemui sang supir. Ketika bertemu sudiro pun langsung meminta kunci mobil tersebut dan supirnya diminta untuk pulang kampung. Setelah itu ia pun bingung karena sebenarnya dia gak bs nyetir mobil. Ia pun segera memanggil pemuda lain untuk membawa mobil tersebut ke rumahnya. Mobil itu disembunyikan sementara di rumah sudiro untuk kemudian diserahkan ke pemerintah ketika suasana sudah kondusif.


Spoiler for :



Lain lagi cerita yang dimiliki si putih Desoto. Mobil keluaran tahun 1938 ini adalah mobil dinas Wakil Presiden pertama RI. Hal itu terlihat jelas dari plat nomor kendaraanya REP-2. Mobil yang satu ini merupakan pemberian seorang pengusaha ternama saat itu yaitu oleh Djohan Djohor. . Mobil itu diberikan kepada Wakil Presiden, karena pengusaha tersebut ingin membantu mobilisasi perjuangaan bangsa Inddonesia, dan juga untuk menghindari perampasan dari pihak militer Jepang.

Spoiler for :


Selain kedua mobil itu masih ada 1 mobil lagi yang bernilai sejarah. Mobil sedan hitam bermerk Imperial milik Presiden Soekarno. Ini adalah mobil pribadi beliau. Nah yang menarik, mobil ini menjadi saksi atas peristiwa Cikini. yaitu peristiwa percobaan pembunuhan terhadap Presiden Soekarno. Mobil tersebut di lempar granat saat Soekarno sedang melintas di daerah Cikini Menteng, Jakarta Pusat guna menghadiri acara pentas seni di sekolah perguruan cikini dimana dua anak beliau saat itu direncakan akan tampil mengisi acara. Soekarno sendiri selamat dari peristiwa itu, sedangkan pintu mobil bagian tengah rusak akibat terkena granat tersebut.

Spoiler for :


Puas berfoto dengan mobil-mobil yang memiliki sejarah, gw kembali mengajak peserta untuk menuju bagian depan Museum Joang. Kali ini kami berfoto bersama. nah begini nih foto jadinya.

Spoiler for :



Cara menuju ke Museum Joang 45

Spoiler for :



Tips dari ane

Quote:
1.Jangan lupa bayar tiket masuknya yah cuma 2000 rupiah kok
2. sebelum kesini ada baiknya agan-agan browsing-browsing dulu tentang museum ini.
3. kalo bs sih minta dipandu ajah gan.
4. kalo rame-rame bisa loh gan minta diputerin film trus biasanya suka dikasih souvenir gitu
5. jaga kebersihan museum dan jangan mencorat coret museum yah
.


Terakhir dari ane
Quote: " Ke gunung ke Laut ngegembel merupakan proses pencarian jati diri kita dikala muda namun untuk mencari Jati Diri sebagai seorang anak bangsa mulailah dengan belajar sejarah"
seru juga yah bisa berkunjung ke museum emoticon-I Love Indonesia (S)