alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d424f7e674b49f0d000024/travelista-tour-de-stadhuis-van-batavia
[Travelista] tour de Stadhuis van Batavia
[Travelista] tour de Stadhuis van Batavia


Selamat siang teman – teman, selamat datang di kota tua Jakarta.
Sebelum kita mulai menjelajahi tempat ini ijinkanlah saya memperkenalkan diri. Nama saya tembangraras dan saya akan menemani agan-agan semua untuk hari ini.


Oke, saat ini kita sedang berdiri di halaman sebuah gedung bersejarah yang berada di area kota tua Jakarta. Beginilah penampakannya

Spoiler for Museum Sejarah Jakarta:



Sekarang marilah kita berjalan ke arah sebelah kanan dari pintu gerbang utama, agan – agan bisa melihat sebuah batu yang ditempel di dinding gedung, itu batu tp bukan sembarang batu loh. Itu adalah bukti peletakan batu pertama dari pembangunan gedung ini pada 25 Januari 1707 oleh putri van Hoorn, Petronella Wilhelmina. Ini satu kebiasaan unik nih gan.. entah kenapa kalo ada peletakan batu pertama gedung apapun itu biasanya dilakukan sama anak2 pejabat hehehehhehe.


Agan- agan sekarang kita ada di pelataran gedung yang dulunya bernama STAAD HUIS yang artinya balaikota Batavia. Dari sini kita bisa melihat lapangan fatahillah. Kalau saat ini kita lihat lapangan ini ramai sebenarnya dari jaman Belanda juga memang sudah menjadi pusat keramaian. Disanalah dulu para pribumi dan masyarakat Batavia kerap berkumpul untuk melihat proses eksekusi para tahanan.

Proses eksekusinya sendiri ditandai dengan suara lonceng yang terdapat di dalam menara di atas gedung ini. Lonceng tersebut bernama Soli Deo Gloria dan akan berbunyi sebanyak 3 kali. Loncang pertama itu tandanya si tahanan akan dibawa ke ruang pengadilan dan di identifikasi apakah memang benar dia yang akan di eksekusi. ketika lonceng kedua berbunyi, si tahanan dibawa ke teras depan gadung ini siap untuk di eksekusi, pada saat itulah para hakim mulai menempati ruangan yang ada di lantai dua, dari sanalah mereka akan menonton proses eksekusi tersebut..

Spoiler for jendela di lt.2 MSJ:



sumber foto:http://rhistydotcom.wordpress.com/20...jarah-jakarta/

Ketika lonceng ketiga berbunyi eksekusi pun segera di lakukan. Eksekusi sendiri bisa dilakukan dengan cara digantung atau dengan menggunakan pedang. Kalau ada yang mau liat pedang bekas eksekusi, bisa dilihat di lt.2 gedung ini sedangkan kalo di gantung prosesnya mirip kayak di film zoro. Nah bagi yang belum nonton filmnya, nih penampakan nya..

Spoiler for :


Sekarang kalo agan-agan liat di samping kanan dan kiri teras gedung ini ada semacam teralis yang melekung kan.. itu tuh sebenernya pintu masuk dari bunker.. eittsssss tapi bunker ini bukan buatan Belanda loh tapi buatan Jepang, Mereka itu membuat bunker ini cuma untuk perlindungan diri ajah.. yah maklum aja pada saat mereka menguasi Indonesia kan lagi zaman-zamannya Perang Dunia ke 2 tuh.

Spoiler for bungker:



oh ya satu lagi yang menarik nih.. coba deh agan-agan perhatiin, penampakan depan dari gedung ini.. jarak anatara satu jendela dengan jendela lainnya atau pintu itu sangat diatur rapi dan simetris tapi kalo agan liat penampakan bagian belakangnya beh itu beda banget loh jarak antara satu jendela dengan jendela lainnya sangat tidak teratur, ane juga baru-baru ini aja merhatiin itu juga karna diaksih tau sama pak candrian yang sekarang jadi kepala balai konservasi kota tua.

Sekarang kita masuk yuk ke dalam Museum Sejarah Jakarta. Jangan lupa beli tiket masuknya cuma 2000 rupiah kok. Kalo ane nih begitu masuk langsung belok kanan. Soalnya itu ada ruangan jakarta dulu dan masa kini. Di ruangan ini terdapat beberapa poster, ada becak yang menggambarkan salah satu moda transportasi, Foto-foto para gubernur yang pernah memerintah di Jakarta (sayangnya sepertinya belum di update nih) lalu ada kios semacam warung pojok gitu deh, tapi bagi ane yang menarik itu ada sebuah poster yang menunjukkan perubahan wajah kota Jakarta. Apa yang berubah? Contohnya nih?

Spoiler for societe de Harmoni:


Ruangan berikutnya adalah Masa Prasejerah di Jakarta. Di ruangan ini dipamerkan berbagai temuan hasil penggalian di wilayah Jakarta, meliputi alat-alat bercocok tanam yang trebuat dari besi, tembaga atau beberapa perhiasan.

Ruangan berikutnya adalah masa Tarumanegara. Loh Tarumanegara kan ada di Bogor???? Jadi gini gan dulu itu Jakarta cuma sebuah pelabuhan kecil yang namanya Sunda Kelapa dan merupakan milik dari kerajaan Tarimanegara walaupun pusat kerajaan sendiri adanya di sekitar wilayah Bogor.

Ada beberapan poster di ruangan ini yang menunjukkan prasasti-prasasti dan juga tempat penemuannya, ini salah satu prasastinya nih.


Spoiler for Prasasti Ciarunteun:


Spoiler for prasasti tugu:


Ruangan berikutnya masih seputar kerajaan tarumanegara, masih ada prasasti juga tapi ada beberapa patung dewa-dewi dari agama Hindu, wajarlah karna emang Tarumanegara kan kerajaan Hindu. Patung-patung ini walaupun bentuknya kecil tapi merupakan hasil penggalian atau penemuan di wilayah jakarta. Ada dewa Ganesha, Syiwa dan lain-lain (fotonya nyusul yaa)

Sekarang kita berlanjut ke ruangan berikutnya kalo ruangan ini menceritakan tentang kerajaan Sunda. Ada sebuah prasasti yang isinya merupakan silsilah raja-raja Sunda (foto menyusul) dan juga ada penampakan dapur masyarakat asli sunda. Dapur ini mirip banget sama dapurnya suku baduy .. hayoo pasti agan-agan udah pernah kesana kan. Ada pula baju, tas khas suku Baduy

Spoiler for dapur suku baduy:


Ruangan terakhir di sayap kanan ini adalah ruangan yang menceritakan proses kedatangan bangsa Eropa di Jakarta yang diawali oleh kedatangan bangsa Portusis. Ada sebuah prasasti disana yang namanya prasasti Padrao. Prasasti ini merupakan bukti perjanjian tertua yang ada di Indonesia antara kerajaan Sunda dengan Portugis di tahun 1522.

Spoiler for padrao:


Diruangan tersebut pula terdapat replika kapal portugis, Baju adatnya Portugis, dan ada beberepa poster yang berisi berbagai informasi. salah satu poster tersebut menceritakan tentang bagaimana kemudian kaum portugis di batavia diberikan kesempatan oleh Belanda untuk tidak lagi menjadi budak asalkan mereka mau berpindah agama ke agama yang dianut oleh bangsa Belanda. Kaum portugis yang di bebaskan tersebut dinamakan kaum De Mardijkers. Sampai saat ini keturunan portugis masih ada loh di Jakarta dan mereka masih mempertahankan kesenian khas mereka yaitu keroncong tugu.

oke sekarang amri kita beranjak ke halaman belakang Museum Sejarah Jakarta. eitsss jangan buru-buru yaa krna di koridur penghubung antara pintu depan dan halaman belakang ada sebuah tulisan atau bs dibilang prasasti juga sih yang punya arti tersendiri nih..

Spoiler for :
Baiklah sekarang kita tiba di halaman belakang Museum Sejarah Jakarta. Yang ada di depan kita ini adalah sebuah patung yang namanya Hermes. Patung Hermes ini pada awalnya terletak di jembatan Harmonie. Patung ini dibeli di Hamburg pada 1920an oleh seorang pedagang Jerman yang menjadi warga negara Belanda bernama Karl Wilhelm Stolz. Beliau membawa ke Batavia saat ia membuka usaha toko di Jl, Veteran. Ketika istrinya meninggal di tahun 1930, Karl menjual tokonya sekaligus patung ini ke pemerintah Hindia Belanda. Patung itu pun akhirnya diletakkan di Jembatan Harmonie.


Namun sekitar akhir tahun 90an patung ini sempat hilang dan berhasil ditemukan kembali . Nah biar gak ilang lagi, ini patung dipindahin deh ke Museum Sejarah Jakarta sedangkan di jembatan harmonie diletakan replika patung hermes yang lebih kecil.

Spoiler for :



Sekarang kita beranjak ke Ruangan lain yang berada tepat di bawah gedung ini. Ruangan-ruangan ini dikenal sebagai penjara khusu pria. Ada 5 sel penjara yang pembagiannya adalah dua sel dibawah wewenang dewan Keadilan dan tiga sel berada di bawah wewenang dewan Kotapraja.

Spoiler for penjara:


Para tahanan disana bukanlah orang-orang yang sudah diadili namun yang masih menunggu keputusan pengadilan. Pada abad ke 17 dan 18 belum ada istilah hukuman penjara, yang ada hanya hukuman mati, siksa, di rantai, kerja paksa atau denda.

siapa ajah sih yang dipenjara? yang pasti orang-orang:

1. Budak belia yang dititipkan oleh majikannya karena melakukan pelanggaran-
pelanggaran sepele.
2. Para tahanan yang sedang menanti keputusan pengadilan.
3. Orang Sakit yang tidak lagi mampu membayar biaya rumah sakit (soalnya di
penjara ini ada jadwal tertentu dimana dokter-dokter akan menginspeksi)
4. Orang gila yang tidak bisa disembuhkan lagi (dirante nih kakinya)
5. Orang-orang yang tidak mampu atau tidak mau membayar hutangnya.

Spoiler for penjara:


Oh ya di penjara ini juga pernah ada tawanan yang terkenal loh seperti Untung Suropati, seorang budak belian dari Bali uang dibeli oleh Pieter Cnoll. Dia ini berhasil kabur dari penjara pada skeitaran tahun 1670. Si tuan Cnoll itu pejabat tinggi di Batavia dan punya seorang anak yang umurnya sebaya dengan Untung Suropati, mereka pun akhirnya saling jatuh cinta. Namun dulu itu namanya budak naksir sama anak juragannya ibarat kayak air dan minyak alias gak mungkin banget bersatu.... Hubungan mereka pun lambat laun ketauan dan si tuan Cnoll pun marah kemudian menjebloskan untung suropati ke penjara. Tapi Untung Suropati berhasil meloloskan diri berkat bantuan dari si pacarnya itu.

Spoiler for penjara bagian dalam:


Selain itu, ada juga Pangeran Diponogoro yang ditahan di sel ini pada tahun 1830. beliau ditawan hampir sebulan penuh sebelum akhirnya dipindahkan ke Manado.

Intinya gini aje deh... ini penjara kan sempit banget yah.. kalo agan-agan masuk sampe gak bisa diri loh dan bayangkan kalo ke 5 sel ini bisa diisi lebih dari 300 orang, kebanyakan sih hampir 80 persennya udah meninggal lebih dahulu sebelum ada kepastian hukumnya.. dan mayoritas akibat penyakit seperti kolera dll..

Sekarang kita liat bagian lain halaman ini yuks..... hayooo siapa yang udah pernah liat Meriam si jagur?

Spoiler for meriam si jagur:



nah meriam ini dibuat oleh Portugis dan dikerjakan oleh Manoel Tavares di Bocarro macau. Selama di Portugis, meriam ini ditempatkan di benteng St Jago makanya meriam ini pun mendapat julukan si jagur.

Kalo diliat nih di atas meriam ini ada tulisan berbahasa latin " Ex me ipsa renata sum" yang artinya dari saya sendiri aku dilahirkan. Hal itu merujuk kepada pembutannya gan.. Jadi meriam ini sebenernya gak baru-baru banget banget maksudnya gini loh meriam ini trebuat dari 16 meriam kecil yang dilebur kembali. Beratnya sendiri mencapai 7000 klb atau 3,5 ton, dengan panjang 3,81 meter dan dapat menembakkan peluru batu dengan berat 36 pon atau peluru besi 100 pon.

Yang unik nih gan, bentuk bagian belakang meriam ini membentuk sebuah tangan dengan ibu Jari dijepit diantara telunjuk dan jari tengah. Kepalan tangan ini diperkirakan seorang wanita. Bantuk tersebut dalam bahasa Portugis disebut "mano in figa'' yanga rtinya simbol untuk menangkal kejahatan, tapi kalo bagi orang indonesia bentuk itu dipercaya sebagai simbol kesuburan.

Spoiler for simbol tangan di emriam si jagur:


Karena simbol tersebut pula lah banyak masyarakat yang kemudian menganggap meriam ini punya kekuatas mistis. Banyak yang datang hanya untuk meletakkan sesajen dan bersemedi disana. Karna dipercaya dapat membantu bagi yang ingin usahanya lancar, atau sukses bercocok tanam atau ingin dapat jodoh dan terutama ingin dapat anak. Tapi sekali lagi ini hanya cerita masyarakat loh belum tentu benar.

Sekarang marilah agan-agan ikuti saya untuk melihat sebuah prasasti yang punya cerita cukup tragis. Yak prasasti itu adalah peringatan bagi Pieter Erberveld.

Eberbveld adalah seorang Indo Belanda keturunan Jerman. Menurut versi VOC, Elberfeld bersekongkol dengan beberapa pejabat Banten di Batavia untuk membunuhi orang Belanda pada suatu perayaan pesta. VOC juga menuduh ia bersekongkol dengan keturunan Surapati di Jawa bagian timur. Tidak diketahui motivasi Elberfeld sesungguhnya, apakah ia memang ingin membantu orang Banten (dipimpin Raden Kartadriya) menguasai kembali Batavia, atau ia memiliki rencana sendiri, apabila Belanda enyah dari sana, karena ia sakit hati atas perlakuan Gubernur Jenderal Johan van Hoorn yang telah menyita tanahnya.

Spoiler for prasasti pieter Eberbveld:


sayangnya rencana pemberontakan tersbeut keburu ketauan dan si pieter pun akhirnya ditangkap. ia diadili dan kemudian di hukum, cuma cara hukumnya ini yang sadis gan.... kaki dan tangannya di ikat ke 4 ekor kuda dan di tarik ke empat arah yang berbeda sehingaa kulitnya pun pecah . iiiiii serem yee gan.. Makanya lokasi eksekusinya sekarang dikenal dengan nama kampung pecah kulit.

Spoiler for :


Tubuh Elberfeld dimakamkan di suatu sudut di Jalan Pangeran Jayakarta, Jakarta sekarang dan di sana kemudian didirikan suatu tugu peringatan. Di tugu itu dipajang tengkorak Elberfeld yang ditusuk tombak dan di bawahnya terdapat prasasti. Saat kedatangan Jepang 1942, tugu itu dihancurkan namun prasastinya dapat diselamatkan. Replikanya kemudian didirikan kembali. Sejak tahun 1985 tugu itu kemudian dipindahkan ke Museum Prasasti Jakarta karena tempat tugu itu berdiri dijadikan ruang pamer mobil.

Spoiler for :


Sebelum kita beranjak ke lantai 2 gedung ini, saya mau mengajak agan-agan melihat penjara khusus wanita. Keadaan penjara ini gak beda jauh dengan penjara pria loh.

Spoiler for penjara wanita:


Kalo sekarang kita liat penjara ini terendam air, sebenarnya dulu enggak ada. Air tersebut berasal dari rembesan air tanah. Ukuran penjaranya adalah 6 x 9 meter dengan tinggi hanya 1.5 meter. kebayangkan tuh kalo kita gak akan bisa berdiri di dalemnya.

Spoiler for :


Orang terkenal yang pernah dipenjara disini adalah Cut Nyak Dien bersama dengan 7 pengikutnya.
Nah sekarang mari kita menuju lantai 2. DI lantai 2 ini ada beberapa ruangan dan umumnya dahulu dipergunakan sebagai ruangan kantor dan juga ruang sidang. Kalaupun sekarang ada banyak mebel seperti tempat tidur, itu bukanlah berasal dari gedung ini.

Spoiler for :



Di lantai ini terdapat sebuah lukisan yang menarik banget loh, dan pastinya ada ceritanya.

Spoiler for lukisan 3 keputusan pengadilan:


Yang pertama ini ceritanya tentang seorang raja Persia Camyses (abad 5 m) sedang memerintahkan hakin yang korup Sisamnes dikuliti. Kemudian putra Sisamnes di angkat menggantikan ayahnya. Kulit ayahnya dipakai untuk melapisi kursi hakim. Ini merupakan peringatan keras untuk Hakim Yang Korup.

Spoiler for hakim yg korup:


Yang kedua bercerita tentang Raja Salomon yang mengambil keputusan bijaksana terkait dengan seorang bayi yang diperebutkan oleh 2 orang Ibu yang masing-masing menyatakan sebagai ibu Kandungnya.

Spoiler for :


Sedangkan yang ketiga bercerita tentang Zaleukos dari Lokri (yunani) yang membuat sebuah undang-undang yang menyatakan bahwa siapa pun yang berzina maka matanya harus ditusuk kedua matanya, namun ketika sang anak yang berbuat maka sang raja pun memikirkan cara bagaimana menyelamatkan sang anak dan akhirnya bersedia menyerahkan satu matanya untuk menyelamatkan satu mata sang anak.

Spoiler for :


Okeh dengan ini maka berakhir pula tour kita pada hari ini. Terimakasih atas kesediaan agan-agan untuk bersama-sama mengunjungi Museum Sejarah Jakarta.

Trus gimana caranya ke Museum ini?

Spoiler for :


Tips dari ane
Spoiler for tips:



Terakhir dari ane nih gan (nyontek quotan temen ane):

" Ke gunung ke Laut ngegembel merupakan proses pencarian jati diri kita dikala muda namun untuk mencari Jati Diri sebagai seorang anak bangsa mulailah dengan belajar sejarah"

Spoiler for sumber:
sayang juga yah ada yg coratcoret temboknya emoticon-Cape d... (S)