alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50d10e202675b4581a000041/kemana-nasionalisme-kita--indonesia-perkaya-malaysia-lewat-airasia
[Kemana Nasionalisme Kita ?] Indonesia perkaya Malaysia lewat AirAsia
[Kemana Nasionalisme Kita ?] Indonesia perkaya Malaysia lewat AirAsia

Datangnya maskapai penerbangan murah asal Malaysia, AirAsia di Indonesia tahun 2004 lalu telah meramaikan langit Indonesia. AirAsia melalui anak usahanya AirAsia Indonesia dengan agresif menawarkan promo-promo kursi gratis maupun harga diskon besar-besaran.

Tak heran, Indonesia menjadi basis baru dalam mengembangkan maskapai tersebut. Menurut laporan keuangan AirAsia, hingga September lalu, AirAsia Indonesia telah menyumbang pendapatan sebesar Rp 3,1 triliun atau naik 12 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan tersebut berasal dari maskapai yang telah mengangkut 4,23 juta penumpang di Indonesia. Secara keseluruhan, AirAsia berhasil mengantongi pendapatan sebesar MYR 3,59 miliar (Rp 11,3 triliun). Dengan begitu, pendapatan Indonesia saja sudah berperan 27,43 persen dari total pendapatan AirAsia.

Presiden Direktur AirAsia Tony Fernandes mengaku bahwa rute AirAsia untuk pasar domestik Indonesia terus bertambah. "Rute-rute domestik kita di Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Kami mengantongi keuntungan yang bagus di Indonesia," ujar dia dalam akun Twitter resminya, Selasa (18/12).

Sepanjang tahun ini, Indonesia telah berkontribusi dalam keuntungan AirAsia yaitu sebesar Rp 67,78 miliar.

Sementara, lanjut Tony, untuk mendorong pertumbuhan di Indonesia, pihaknya akan mengupayakan pertumbuhan secara original dan menambah kapasitas selama beberapa tahun ke depan untuk menaikkan pasar domestik dan memelihara pasar internasional.

Tak heran bila pekan lalu AirAsia dengan pede memesan 100 pesawat Airbus untuk menambah armadanya. Hal itu tentunya berkaitan dengan tingginya pertumbuhan penumpang di tiga negara inti AirAsia, Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Namun, tahun depan AirAsia mendapatkan saingan baru, yaitu Malindo Airlines yang merupakan gabungan dari Lion Air dan pemerintah Malaysia. Akankah AirAsia bertahan?



Reporter : Ririn Radiawati
Rabu, 19 Desember 2012 06:05:00


sumber : merdeka.com


comment : disatu sisi kita mengolok-olok kaum malaysia , tetapi dari sisi yang lain mereka mulai menjadi duri dalam daging , yang siap membuat garuda tak bisa terbang lagi di langit tanah air emoticon-Mewek
tapi memang air asia murah gan, dan garuda juga jauh harganya huuufft.... tak bisa dihindari kalo kita gunakan air asia. Hebat memang manajemennya
Quote:Original Posted By ENDOTURK
tapi memang air asia murah gan, dan garuda juga jauh harganya huuufft.... tak bisa dihindari kalo kita gunakan air asia. Hebat memang manajemennya


teknik marketing jepang kayaknya yg dipake garuda

dijual ke bangsa laen murah , dijual ke bangsa sndiri harga mahal emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By JASA.FULL.BAR
[Kemana Nasionalisme Kita ?] Indonesia perkaya Malaysia lewat AirAsia

Datangnya maskapai penerbangan murah asal Malaysia, AirAsia di Indonesia tahun 2004 lalu telah meramaikan langit Indonesia. AirAsia melalui anak usahanya AirAsia Indonesia dengan agresif menawarkan promo-promo kursi gratis maupun harga diskon besar-besaran.

Tak heran, Indonesia menjadi basis baru dalam mengembangkan maskapai tersebut. Menurut laporan keuangan AirAsia, hingga September lalu, AirAsia Indonesia telah menyumbang pendapatan sebesar Rp 3,1 triliun atau naik 12 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan tersebut berasal dari maskapai yang telah mengangkut 4,23 juta penumpang di Indonesia. Secara keseluruhan, AirAsia berhasil mengantongi pendapatan sebesar MYR 3,59 miliar (Rp 11,3 triliun). Dengan begitu, pendapatan Indonesia saja sudah berperan 27,43 persen dari total pendapatan AirAsia.

Presiden Direktur AirAsia Tony Fernandes mengaku bahwa rute AirAsia untuk pasar domestik Indonesia terus bertambah. "Rute-rute domestik kita di Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Kami mengantongi keuntungan yang bagus di Indonesia," ujar dia dalam akun Twitter resminya, Selasa (18/12).

Sepanjang tahun ini, Indonesia telah berkontribusi dalam keuntungan AirAsia yaitu sebesar Rp 67,78 miliar.

Sementara, lanjut Tony, untuk mendorong pertumbuhan di Indonesia, pihaknya akan mengupayakan pertumbuhan secara original dan menambah kapasitas selama beberapa tahun ke depan untuk menaikkan pasar domestik dan memelihara pasar internasional.

Tak heran bila pekan lalu AirAsia dengan pede memesan 100 pesawat Airbus untuk menambah armadanya. Hal itu tentunya berkaitan dengan tingginya pertumbuhan penumpang di tiga negara inti AirAsia, Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Namun, tahun depan AirAsia mendapatkan saingan baru, yaitu Malindo Airlines yang merupakan gabungan dari Lion Air dan pemerintah Malaysia. Akankah AirAsia bertahan?



Reporter : Ririn Radiawati
Rabu, 19 Desember 2012 06:05:00


sumber : merdeka.com


comment : disatu sisi kita mengolok-olok kaum malaysia , tetapi dari sisi yang lain mereka mulai menjadi duri dalam daging , yang siap membuat garuda tak bisa terbang lagi di langit tanah air emoticon-Mewek


makanya gan saatnya indonesia bangun, ane yakin kalo Indonesia bangun, bangsa apapun kalah...
nice info gan , tapi selalu bersaing
Namanya persaingan dagang. Yg murah dan bagus pasti dibeli org
Quote:Original Posted By cocacolabottle
Namanya persaingan dagang. Yg murah dan bagus pasti dibeli org




bagusan garuda lahh , nih armada pesawat garuda :

Jenis Pesawat Beroperasi Dalam Pesanan Kelas Penumpang Catatan
F C Y Total
Airbus A330-200 8 3 — 36 186 222
Airbus A330-300 6 24 — 42 215 257
Boeing 737-300 5 — — 16 94 110
Boeing 737-500 5 — — 12 84 96
Boeing 737-800 55 3 — 12 144 156
Boeing 747-400 2 — — 42 386 428 Pesawat ketiga, PK-GSI, telah dikembalikan ke penyewa dan sekarang berdinas di Orient Thai Airlines
Boeing 777-300ER — 10 4 38 295 337 Pengiriman pertama diperkirakan tiba pada tahun 2013[24]
Bombardier CRJ1000 4 16 — 12 86 98 Pengiriman pertama 12 Oktober 2012
Total 83 57
Garuda Indonesia mana peduli ama rakyat, kan udah ada peraturan kalo PNS perjalanan dinas pake Garuda Indonesia.
lo tau sendiri PNS sering perjalanan dinas.
yg dipertanyakan Nasionalisme Garuda Indonesia dong

Quote:Original Posted By cherrypopper

waduhhh, komen ente gak nyambung blasss. emoticon-Big Grin
-----------------------------------------------------------------------------------------
air asia itu LCC. no service, no frill class.. klo di indonesia padanan nya lion.. ato citilink garuda..

GIA itu full service, banyak makanan dan minuman, serta pelayanan yg lebih baik.. makanya wajar harga tiket mahal. emoticon-Smilie

(panggil pake id gw, jgn panggil pake "itu".. emoticon-Mad )

maksud saya sih nyindir yg teriak2 nasionalisme mas, kalo emang ga ada duit ya terpaksa naik LCC, mau diapain lagi. dipaksaken naik GI nanti numpang di kargo lagi.

lagian situ kan juragan 747 GI, saya kan cuma juru ketik emoticon-Ngacir
sayang kemarin sukhoi kena kecelakaan, padahal bisa jadi alternatif pesawat LCC di indonesia.
low cost carrier itu butuh manajemen super supaya bisa untung, tarif murah, pesawat terawat.

air asia mampu menghadirkan itu, wajar jadi pilihan orang indonesia yg mau jalan2.
kalo ga mampu buat hal yg sama ga perlu dikaitkan dgn nasionalisme. kita ini konsumen bukan pejabat negara.

kalo mau bicara nasionalisme lebih baik dikaitkan sama tuh anggota dewan ato pejabat2 pemerintah yg hobby studi banding, udah pake garuda ato belon.
Quote:Original Posted By chawpituta
Garuda Indonesia mana peduli ama rakyat, kan udah ada peraturan kalo PNS perjalanan dinas pake Garuda Indonesia.
lo tau sendiri PNS sering perjalanan dinas.
yg dipertanyakan Nasionalisme Garuda Indonesia dong




owhh begitu ye gann

maklumlah gw baru naik sriwijaya air doangan emoticon-Hammer2
eh dul, beda dong target market garuda sama air asia, yang satu "premium" yang satu jelas diskon, mana bisa dibandingkan.
Lha gimana toh,kalo nanti pilihan flightnya cuma Garuda kantong bisa keringemoticon-Ngakak.
Quote:Original Posted By chawpituta
Garuda Indonesia mana peduli ama rakyat, kan udah ada peraturan kalo PNS perjalanan dinas pake Garuda Indonesia.
lo tau sendiri PNS sering perjalanan dinas.
yg dipertanyakan Nasionalisme Garuda Indonesia dong


waduhhh, komen ente gak nyambung blasss. emoticon-Big Grin
-----------------------------------------------------------------------------------------
air asia itu LCC. no service, no frill class.. klo di indonesia padanan nya lion.. ato citilink garuda..

GIA itu full service, banyak makanan dan minuman, serta pelayanan yg lebih baik.. makanya wajar harga tiket mahal. emoticon-Smilie

(panggil pake id gw, jgn panggil pake "itu".. emoticon-Mad )
Dilematis sih gan ,karena garuda sendiri harganya selangit
ga cocok banget kl dibandingin ama garuda, beda segmen konsumennya coyy

mgkn cocoknya dibandingin ama citilink, anak perusahaannya garuda
Quote:Original Posted By emasmurni
low cost carrier itu butuh manajemen super supaya bisa untung, tarif murah, pesawat terawat.

air asia mampu menghadirkan itu, wajar jadi pilihan orang indonesia yg mau jalan2.
kalo ga mampu buat hal yg sama ga perlu dikaitkan dgn nasionalisme. kita ini konsumen bukan pejabat negara.

kalo mau bicara nasionalisme lebih baik dikaitkan sama tuh anggota dewan ato pejabat2 pemerintah yg hobby studi banding, udah pake garuda ato belon.


tp kalau di pikir2 masing2 udah punya lahannya ndiri2.
garuda kalau maen dl lowcost carrier belum tentu bisa sukses seperti air asia

emoticon-shakehand
Kenapa ga buat indonesia air ?? kan jauh lebih murah ? duduknya pun lesehan .. Hehehhe .... emoticon-Ngakak
Apapun maskapai penerbanganya tetep aja gw ga pnah naik pesawat emoticon-Mewek
IMHO
garuda >> full service >> nyaman
air asia >> LCC >> kurang nyaman

gw pake garuda kalo ada tugas ke indonesia timur, jarak jauh ga kerasa saking nyamannya
kalo ke kota di jawa & sumatera, pake LCC, entah itu lion atau air asia, terbang 1 jam udah pengen landing terus, ga betah dikocok kocok diatas, mending kalo yang ngocok pramugarinya emoticon-Berduka (S)
ngomongin nasionalisme tapi menafikan service yg bagus dan profesionalisme serta etos kerja yg bapuk?!

org keluar duit utk mendapatkan service..
ini ada LCC saingannya sama citilink harusnya..

tp apa daya, kurang mampu bersaing..

jgn bandingin sama GI dong.. GI tuh lawannya MAS & SQ..


nasionalisme jadi bahan jualan, pfffttt..