alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50cfc4248127cf1478000025/pemerintah-lebih-baik-subsidi-perumahan-rakyat-daripada-bbm
Pemerintah Lebih Baik Subsidi Perumahan Rakyat Daripada BBM
Sumber : http://www.rumah.com/berita-properti

Selisih antara kebutuhan dan ketersediaan rumah (backlog) yang diprediksi membengkak hingga 15 juta unit dalam dua tahun ke depan, tentu saja membutuhkan formula baru untuk mengatasinya. Setyo Maharso, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Real Estate Indonesia (DPP REI) mempunyai usulan yang patut dipertimbangkan oleh pemerintah.

Setyo mengatakan, pemerintah harus berfikir ulang terkait kebijakan subsidi Bahan Baku Minyak (BBM) tahun depan. Menurutnya, alih-alih memberikan subsidi kepada perorangan melalui subsidi BBM, akan lebih baik jika subsidi diberikan melalui barang.

“Daripada subsidi untuk BBM yang jelas-jelas salah sasaran, lebih baik mengalihkan subsidi BBM kepada subsidi uang muka rumah. Langkah ini lebih terjamin untuk mengatasi backlog perumahan yang angkanya semakin membengkak,” kata Setyo dalam diskusi bertajuk Mendorong Percepatan Penyaluran KPR FLPP di Bogor, akhir pekan lalu.

Menurut perhitungan Setyo, anggaran subsidi BBM 2013 yang diiperkirakan bisa mencapai lebih dari Rp300 triliun itu jumlah yang mencukupi jika digunakan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam membayar uang muka pembelian rumah. Asumsi yang digunakannya adalah dengan anggaran sebesar Rp14 triliun dapat digunakan untuk membayar uang muka sebanyak 200 ribu unit rumah.

“Selama ini yang menjadi masalah orang-orang dalam membeli rumah itu kan membayar uang mukanya. Selain membayar cicilan rumah, mereka harus dipusingkan dulu dengan masalah pembayaran uang muka yang tidak sedikit,” ungkap Setyo.

SOURCE
Ane setuju banget nih kalo dipindah ke subsidi rumah emoticon-Embarrassment

Tapi harus dicari juga cara yang tepat biar subsidi gak salah sasaran emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
buru deh naikin bbm, supaya yang sanggup beli bensin bisa jalan gak macet emoticon-Malu (S)
setujuuu...tapi jangan sampe salah langkah niru kasus mortage amrik dulu ya ...

subsidi bbm itu ga jelas, sama2 rakyat kok ada diskriminasi
Menurut ane,naikin aja Pajak mobil pribadi...jadi 50 % dari semula.
pasti deh bbm irit,macetpun berkurangemoticon-I Love Indonesia (S)
sensitif kalo bahas BBM. penerapannya gak semudah wacana. meskipun ane setuju 100% emoticon-I Love Indonesia (S)

kendala yang bakal didapati (shock-therapy) kalo subsidi di tarik;

1. Harga sembako melonjak, alasan biaya transport naik
2. Pengusaha mengeluhkan biaya operasional, bakal ada PHK untuk efisiensi atau gulung tikar
3. PNS, pegawai swasta ingin gaji naik, dikarenakan biaya hidup naik
4. Kasus kriminal meningkat, karena faktor ekonomi semakin buruk
5. Kerusuhan masal, sebab masyarakat ingin BBM murah
dan masih banyak lagi! kira-kira untuk masalah ini pemerintah dan warga sudah siap belum?

mental orang Indonesia dulu yang di ubah, krn banyak kasus masyarakat yg punya kendaraan "menengah-atas" masih suka memakai BBM Subsidi, dgn alasan sisa uangnya masih bisa buat beli pulsa anak emoticon-Cape d... (S)

kalo mau cara instan yg resikonya sedikit lebih kecil dari yang diatas, pemerintah melalui pertamina melakukan eksplorasi besar2an dan menasionalisasikan perusahaan asing. Venezuela sudah melakukannya. emoticon-Kiss (S)

efeknya, kalo menaikkan BBM adalah stabilitas nasional (internal) terganggu, sedangkan menasionalisasikan MNCs hubungan bilateral akan terganggu. pertanyaannya, beranikah pemimpin dan masyarakat mengambil sikap?
jangan dilarukan ke subside perumahan gans emoticon-Frown
nanti yang ada dijadikan bisnis properti, dibeli sama yang banyak duit, nanti beberapa tahun lagi dijual dengan harga mahal , makin miris dah emoticon-Frown


mending subsidi ke pupuk atau pendidikan aja gans,
pupuk untuk petani, kita ini negara agraris loh gans, jangan mudah kebawa kearah kapitalisme gans, negara kuat itu tidak harus berbasis industri, basi agrari pun bisa mendalikan dunia,,

pendidikan, ini subisdi jangka panjang gans, kita cerdaskan anak bangsa, biar bisa mimpin negara ini T.T


Panduan Belajar Forex Gratis !
yang penting dmi kesejahteraan rakyat yang mana saja boleh
bener tuh gan.. pengen rumah murah neh..
kisah ttg dana BOS:
tiap dana BOS cair,oknum KepSek berangkat ambil duit cash,trus bagi2 ama guru,ini kejadian nyata,silakan selidiki aja satu2 sekolahan negeri

subsidi ini itu selama pemerintah masih korup ga akan manfaat besar buat rakyat
ya ga relevan lah subsidi bbm dihapus, kemudian dialihkan ke subsidi rumah murah untuk rakyat. lagian juga ntar rakyat nyicil rumahnya. mending harga rumah tetep tapi murah dengan menggunakan bahan baku paling murah yang penting hujan ga kehujanan, panas ga kepanasan. trus dicicil sama orang yang nempatin murah, misalkan 500rb/bulan jangan kaya cicilan perumahan kpr sekarang yang mahal / ngga mungkin dicicil sama buruh.

kalau mau subsidi bbm dihapus harus ada alternatif lain untuk masyarakat karena subsidi bbm itu erat kaitannya dengan transportasi, jadi subsidinya dialihkan untuk perbaikan transportasi massal. subsidi bbm gede loh sampai 100 trilyun gila apa 100 trilyun cuman buat jadi asap, dan ga semua masyarakat punya kendaraan bermotor
Quote:Original Posted By Private.Indo
ya ga relevan lah subsidi bbm dihapus, kemudian dialihkan ke subsidi rumah murah untuk rakyat. lagian juga ntar rakyat nyicil rumahnya. mending harga rumah tetep tapi murah dengan menggunakan bahan baku paling murah yang penting hujan ga kehujanan, panas ga kepanasan. trus dicicil sama orang yang nempatin murah, misalkan 500rb/bulan jangan kaya cicilan perumahan kpr sekarang yang mahal / ngga mungkin dicicil sama buruh.

kalau mau subsidi bbm dihapus harus ada alternatif lain untuk masyarakat karena subsidi bbm itu erat kaitannya dengan transportasi, jadi subsidinya dialihkan untuk perbaikan transportasi massal. subsidi bbm gede loh sampai 100 trilyun gila apa 100 trilyun cuman buat jadi asap, dan ga semua masyarakat punya kendaraan bermotor


yang ane bold

gak mkn di cicil soale udah ada cicilan motor, cicilan tablet, leptop, sofa, henpon, etc

kadang skala prioritasnya suka ndak bener sih
Quote:Original Posted By agusrazzid
sensitif kalo bahas BBM. penerapannya gak semudah wacana. meskipun ane setuju 100% emoticon-I Love Indonesia (S)

kendala yang bakal didapati (shock-therapy) kalo subsidi di tarik;

1. Harga sembako melonjak, alasan biaya transport naik
2. Pengusaha mengeluhkan biaya operasional, bakal ada PHK untuk efisiensi atau gulung tikar
3. PNS, pegawai swasta ingin gaji naik, dikarenakan biaya hidup naik
4. Kasus kriminal meningkat, karena faktor ekonomi semakin buruk
5. Kerusuhan masal, sebab masyarakat ingin BBM murah
dan masih banyak lagi! kira-kira untuk masalah ini pemerintah dan warga sudah siap belum?

mental orang Indonesia dulu yang di ubah, krn banyak kasus masyarakat yg punya kendaraan "menengah-atas" masih suka memakai BBM Subsidi, dgn alasan sisa uangnya masih bisa buat beli pulsa anak emoticon-Cape d... (S)

kalo mau cara instan yg resikonya sedikit lebih kecil dari yang diatas, pemerintah melalui pertamina melakukan eksplorasi besar2an dan menasionalisasikan perusahaan asing. Venezuela sudah melakukannya. emoticon-Kiss (S)

efeknya, kalo menaikkan BBM adalah stabilitas nasional (internal) terganggu, sedangkan menasionalisasikan MNCs hubungan bilateral akan terganggu. pertanyaannya, beranikah pemimpin dan masyarakat mengambil sikap?


idem ama komentar agan yang ini.
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By lala92


yang ane bold

gak mkn di cicil soale udah ada cicilan motor, cicilan tablet, leptop, sofa, henpon, etc

kadang skala prioritasnya suka ndak bener sih


diluar sifat hedon buruh gan kita bicarakan sifat rumah murah itu sendiri yang ga mungkin dicicil sama pegawai dengan tingkat penghasilan paling rendah.

sesuai namanya rumah murah (murah loh bukan gratis) untuk warga negara indonesia. idealnya minimal 500 rb/bulan untuk cicilan tanpa uang muka. mungkin baru 10 atau 20 tahun baru bisa lunas, yang penting kan lunas ga gratis. nah pemerintah itu mikirnya ga sampai kesini apalagi kalau udah ada deal2 sama pengembang emoticon-Cape d... (S)

masih banyak gw liat orang2 yang ga punya rumah karena ga mampu bayar cicilan yang terbilang tinggi untuk gaji terendah. jadi dalam 1 rumah itu malah ada 8 generasi tumplek ruah dalam 1 rumah karena ga mungkin pindah rumah (selain ngontrak)
hah rumah bersubsidi...???...emang ada pengembang yang mau bikin tuh...^^
Paling bener tuh subsidi bbm dihapus trus dialokasikan ke busway yang nyaman aman cepat waktu dan bagus integrasinya
subsidi tuh harusnya pangan, kesehatan, pendidikan.
Percuma kalo bbm di Subsidi, cuma jadi asap.
perumahan rakyat yg beli kok pengusahaemoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By drslum
subsidi tuh harusnya pangan, kesehatan, pendidikan.
Percuma kalo bbm di Subsidi, cuma jadi asap.


husss...gak inget UUD45 pasal 33 yaa...??? :mahasiswa+pdipmodeon...^^

Yang seharusnya..

Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung menyarankan agar pemerintah mengurangi porsi dan alokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Terlebih, saat ini subsidi BBM diperkirakan bisa mencapai Rp 200 triliun.

Chairul menuturkan, subsidi BBM saat ini tidak tepat sasaran karena banyak dinikmati oleh orang-orang mampu atau kaya yang banyak mempunyai kendaraan pribadi.

"Itu subsidi diperlukan untuk orang tidak mampu tetapi orang kaya tidak boleh disubsidi, itu filosofisnya. Oleh karenanya sekarang BBM kita masih mensubsidi orang kaya. Konsumsi paling besar itu kan berasal dari orang-orang kaya, itu pemakai mobil pribadi," ujarnya yang ditemui di Grand Sahid Hotel, Jakarta Sabtu (20/10).


Menurutnya, pemerintah harus mengurangi subsidi BBM. Tapi bukan dengan menaikkan harga BBM yang mengakibatkan orang miskin kena getahnya. "Itu lebih baik hanya diberlakukan yang mampu saja misalnya, orang yang mempunyai mobil pribadi dilarang menggunakan BBM bersubsidi. Itu akan langsung melakukan perubahan yang sangat luar biasa," tegasnya.

Dia menilai, langkah pemerintah yang hanya melarang kendaraan dinas pemerintah, BUMN dan BUMD untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi masih kurang signifikan mengurangi subsidi BBM.

"Itu kan hanya kendaraan dinas pemerintah, itu kan kecil sekali. Maukah rakyat berkorban untuk itu padahal mereka mampu, kan mampu beli mobil harusnya mampu beli bensin non subsidi," tegasnya.

KEN mendesak pemerintah mempunyai aturan yang tegas untuk melarang kendaraan pribadi menggunakan BBM subsidi. "Semua harus kita berlakukan. Kecil kalo cuman kendaraan dinas pemerintah. Kita perlu buat aturan yang massive. Percaya sama saya itu akan turun secara signifikan subsidinya," jelasnya.

Terkait penyelewengan BBM bersubsidi, diakui akan sulit diberantas. Dalam pandangannya, pasti ada penyelewengan seperti mengisi BBM bersubsidi di motor padahal nantinya untuk digunakan di mobil.

http://m.merdeka.com/uang/ken-pemeri...i-premium.html

Aturan Ini yag sharusnya dijalankan pemerintah... sbb kalo mobil pribadi dah pakai pertamax, pasti pada kapok ngak akan mengunakan mobil sembarangan dengan memboroskan bensin... salah satu contoh yang ane temuin : masa ke pasar untuk beli sayur pakai mobil pd hal jaraknya cuma 1 ato 2 KM dr rumah.
kedua : pergi ke kantor ato kerja,.. naik mobil pada hal cuma di isi 1 orang penumpang saja... seharusnya sadar diri aja.. dah tau pergi sendiri naik motor emang kenapa?... kalo merasa kaya dan mampu beli mobil.. isi donk pertamax...

kalo ane walaupun punya mobil, itupun digunakan cukup hari sabtu-minggu saja.. jalan2 sama keluarga... kalo pergi sendiri ke mana-mana naik motor...

SADAR DIRI aja... masih PAKAI BENSIN SUBSIDI masa masih egois...
KALO dah PAKAI PERTAMAX boleh jadi SOK EGOIS...
×