alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50ce776d7b1243f94b000023/ahok-jangan-pecahkan-batu
Peringatan! 
Ahok, Jangan Pecahkan Batu !
Oleh Rhenald Kasali
Ketua Program MM UI


Ahok, Jangan Pecahkan Batu !
Rhenald Kasali (Foto: IST)

Hampir semua media minggu ini menurunkan berita tentang rapat yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Berita ini ramai beredar di hampir semua media jejaring sosial dan dikomentari begitu luas.Akan berhasilkah Jokowi- Ahok memperbarui cara kerja unit pemerintahan yang ditanganinya? Setiap orang yang memimpin perubahan selalu punya cara. Ada cara “geram” bak membelah batu untuk mendapatkan pecahan-pecahan yang diinginkan, tetapi ada juga yang memilih cara memanaskan minyak yang membeku. Anda tinggal memilih, cara apa yang Anda lakukan.

Semua ada konsekuensinya dan ada masalahnya masingmasing. Namun satu hal yang jelas,Anda tak bisa mengontrol apa yang telah terjadi, tetapi Anda bisa menentukan bagaimana Anda bereaksi terhadap hal-hal yang telah terjadi. Reaksi Anda itulah pada akhirnya akan menentukan hasil apa yang bisa didapatkan dari perubahan yang Anda gulirkan. Mari kita lihat bagaimana Ahok membelah batu.

Membangunkan yang Tertidur

Seperti Anda, saya melihat Ahok melakukan rapat dengan Dinas PU di situs web video berbagi YouTube (diunggah 8 November 2012).Tanpa basabasi, mantan Bupati Belitung Timur itu langsung mengarahkan anggaran Dinas PU untuk 2013 dipotong 25%.“Sebelum dimulai apakah pagu anggaran sudah dipotong 25% untuk biaya-biaya pembangunan ini, dan diduga dipotong 40% pun bisa. Kita potong 25% saja.

Saya kira fair, kami Gubernur dan Wakil Gubernur meminta 25% untuk kami dikembalikan dalam bentuk APBD, dipotong,“ kata Ahok. “Ini kita siarkan langsung di Youtube.Saya tidak ingin pembicaraan saya tidak diketahui semua orang.Semua jelas.Jadi, mulai hari ini pembahasan anggaran di DKI semua transparan, terbuka,”tegasnya dalam video itu.

Kalau pengurangan tersebut tidak dilakukan, dia berjanji akan membawa masalah ini ke KPK.“Kalau bapakbapak ngotot tidak mau, saya akan taruh anggaran ini di website.Semua orang akan tahu. Akan saya minta KPK untuk periksa ini semua,”ujarnya. “Tidak usah berdebat. Kedua, saya hapus proyek itu. Kasih saya speknya.Saya akan bangun dengan uang operasional saya. Saya akan periksa kerjaan tahun-tahun lalu, saya akan buka koreng lama, saya akan proses ke KPK dan ke kejaksaan.

“ Ahok juga mengatakan pihaknya akan mencopot seluruh pejabat Dinas PU hingga eselon III jika anggaran pembangunan tidak bisa disesuaikan.“ Bukan mengancam.Atau yang kedua, pembangunan kita tunda,tapi kita copot sampai eselon III.Kita akan perang terbuka. PU tidak punya pilihan, yang jelas PU harus potong harganya,”tutur dia.

Sepintas tak ada yang salah. Sama seperti Anda,kita semua geram melihat cara kerja birokrasi yang dipercaya publik boros, tidak kritis,dan konon “mudah dibeli” oleh kelompokkelompok tertentu. Politisi bermain,pengusahapreman ikut memeras, dan mereka membiarkannya. Begitulah jalan pikiran publik.

Memang selain melayani publik dengan servant leadership, “memecahkan batu” adalah cara yang lazim ditempuh orangorang yang geram ketika mendapatkan kursi di pemerintahan untuk melakukan change! Batu yang dipecahkan adalah bagian dari manajemen mafia, yang berarti upaya memotong “tangan-tangan liar” yang membelenggu organisasi pemerintahan.

Di luar sana,seperti layaknya sebuah kekuatan mafia-like,para peserta tender sudah siap meraih kemenangan dengan badan-badan yang kuat. Ada ahli gebrak meja, ada yang bertugas melobi pejabat di kamar-kamar karaoke di sekitar area Mangga Besar dan daerah Kota,ada ahli hukum yang tak kalah gertak, dan ada “good guy”yang cukup senyum sana-sini di lapangan golf, atau jago-jago lain di gedung parlemen.

Semua saling terkait dan saling berbagi, melibatkan uang yang tidak sedikit. Bahkan sampai ke operator- operator di lapangan yang mengatur pembebasan lahan atau melibatkan ormas bayaran. Tak masalah “memecahkan batu” karena kita butuh pemimpin yang berani, yang heroik. Tapi benarkah ini efektif dalam melakukan perubahan?

Strategic Management

Dari CV-nya saya membaca Ahok pernah bersekolah di institut sekolah bisnis yang cukup terpandang.Jadi ia pasti tahu bagaimana mengambil langkah-langkah strategis. Semua itu harus dimulai dari selembar kertas, bukan dari omongan yang ditayangkan di YouTube. Omongan bisa berubah, tetapi strategi harus dibuat dengan argumentasi yang mendalam dan dibuat tertulis untuk dimengerti semua orang dalam lingkaran kerjanya.

Perubahan menuntut adanya birokrasi. Ibarat tidur beramai-ramai, mimpi kita harus sama sehingga jalannya juga sama. Iramanya beriringan. Tentu saja ini sulit.Menulisnya butuh waktu dan sakit kepala.Orangorang Jepang yang sukses membangun berupaya memilih capek di depan dan bekerja dengan konsensus.Kalau di dalam sudah matang, baru digerakkan beramai-ramai. Lain strategic management, lain lagi change management. Di situlah “kegeraman” bermain. Letih,marah,gemas,dan ingin cepat melihat hasil.

Kata Jhon Kotter, upayakanlah “kemenangan- kemenangan jangka pendek”. Ahok pun membelah batu supaya segera ada hasil.Namun di layar video di YouTube saya melihat banyak birokratnya yang pura-pura tak menaruh perhatian. Asyik melihat-lihat kertas, bingung, tak berani berdebat, melihat BB,pasif,siap menerima nasib, atau ada kepura-puraan?

Saya tidak tahu persis.Tapi bukan birokrat namanya kalau orientasinya bukan komando. Tapi change management bukan war management yang asal gempur. Ahok harus berpikir lebih strategis, bukan sekadar memenangi pertempuran. Jenderal yang hebat bisa kehilangan satu dua battle field, tetapi akhirnya ia harus bisa memenangi perang. Nah apa jadinya bila cara membelah batu kita pakai?

Memanaskan Minyak

Di Samarinda bulan lalu, Elprisdat M Zein,Ketua Dewan Pengawas TVRI,memaparkan rencana-rencananya untuk meremajakan organisasi “tua” yang tengah ngos-ngosan itu.Di depannya duduk jajaran direksi, anggota Dewan Pengawas, dan para kepala stasiun yang dulu Anda sering lihat di layar kaca. Bedanya mereka kini sudah sangat berumur dan wajahnya tak seterkenal di masa lalu. Tapi dari pertanyaan- pertanyaan yang mereka ajukan saat saya memaparkan cara menghadapi perubahan, suara mereka yang berwibawa masih saya kenali.

Hanya saja, mohon maaf, di mata anak-anak muda TVRI yang saya temui, sebagian besar orang-orang tua dianggap feodal, tak mau mendengarkan, sudah ketinggalan zaman, tidak terbuka terhadap diskusi, dan tentu saja iklim ini sangat bertentangan dengan industri yang mereka geluti: industri kreatif. Elprisdat yang mantan penyiar, produser, dan eksekutif di ANTV bukan tidak tahu itu.

Bedanya, ia menuangkan semua masalah itu di atas kertas dan membangun koalisi dengan orang-orang yang berada di dalamnya. Berbeda dengan cara Ahok membelah batu, Elprisdat menyatakan kepada saya bahwa ia tengah “memanaskan minyak yang membeku”. “Kalau membelah batu, maka residunya akan terasa di pojok dan residu-residu itu merasa terancam karena akan dibuang. Saya memilih memanaskan minyak agar semua bisa ikut berperan menghadapi perubahan.

” Saya ingin mengajak Ahok berpikir lebih strategis karena saya yakin Ahok mewakili kegemasan kita semua.Tapi kita perlu mengingatkan Ahok, cara yang ditempuh bisa rawan bagi organisasi. Sudah sering kita saksikan perubahan yang dilakukan dengan cara membelah batu berujung pada kesulitan demi kesulitan,bahkan sangat dialektis.

Kasusnya cukup banyak. Alih-alih melakukan sintesis kreatif,perubahan dengan cara ini justru menjadi sangat problematis karena kurang inspiratif ke dalam dan tak menampung partisipasi internal. Ahok perlu sedikit bersabar agar aparat-aparatnya berperang bersama dirinya melawan para mafia. Cara membelah batu memang heroik, tetapi bisa berakibat mereka akan bergabung bersamasama para mafia melawan kita. Musuh perubahan itu bukanlah anak buah yang sangat bermain, melainkan yang di luar sana.

Kalau tidak berhatihati perubahan akan berputar bak lingkaran setan seperti yang dapat Anda lihat dalam buku Change yang saya tulis 2005 lalu. Cara itu antara lain pernah ditempuh para direksi TVRI beberapa tahun lalu yang berakibat perubahan menjadi kandas dan perseteruan tak pernah berhenti. Mereka hanya sibuk berkelahi, bukan memperbaiki. Kini TVRI memang dalam fase baru perubahan.

Cara yang ditempuh bukan lagi membelah batu,melainkan memanaskan minyak yang membeku. Memang, ia tak lari sebanding RCTI, SCTV, Metro TV,atau TV One,tetapi ia pasti akan berubah.Tanpa perhatian, tetapi semua kelak akan ikut. Ahok perlu berefleksi agar jangan hanya fokus pada pemenangan pertempuran, melainkan memenangi peperangan. (SPC-10/sindo)

Sumber

Ada banyak gaya dalam menjalankan kepemimpinan dan semua itu tidak ada salah mutlak maupun yang benar mutlak...

setuju sekali dgn gaya wagub ini,terlepas dari gaya paling gak upaya perbaikan sistim sdh mulai berjalan. emoticon-I Love Indonesia (S)
dosen ane..saya menghormati anda pak rheinald.saya juga pengagum anda..

tapi kadang menjadi pejabat bersih itu gak semudah teori management.ane yaqin kapasitas ahok lulusan mm dari prastya mulya punya management bagus dipemerintahan karena trek recordnya dia memang bagus..sama seperti jokowi meskipun beliau bukan lulusan sekolah management tapi lagi2 pengalaman dan kompetisi yang teruji selama beliau menjadi walikota tentunya bnyak pelajaran yang berharga karena selama ini jokowi ahok tetap konsisten dijalan yang bersih...kita bisa lihat minimal 2 tahun kedepan perubahan dijakarta progressnya gimana..kalo birokrasi setahun kedepan ane yaqin udah bisa dilihat dan rakyat dki yang bisa merasakan..

ane selalu mendukung pejabat yang bersih dan mau melayani dinegri ini karena presentase mereka sangat sedikit...

emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Perubahan itu harus ,

Hanya yang mati yang gak berubah.
Berhubung lain agama, dulu kami anti Ahok, kini kami berbalik mendukung Ahok ! Semoga Ahok bisa jalankan tugas dengan bijak & tegas tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun juga !

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By Khoontol
Perubahan itu harus ,

Hanya yang mati yang gak berubah.


yang mati juga berubah kok mbah..pertama ada tambahan alm./almh. di depan namanya...trus tubuhnya juga berubah jadi tulang-belulang tok..atau jadi abu (bagi yg dikremasi) emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By Khoontol
Perubahan itu harus ,

Hanya yang mati yang gak berubah.


ijang tida maoe beroeba ... keloewar sigra van barisan djakarta menoedjoe peroebahan ...
Quote:Original Posted By Thamrinmen
Berhubung lain agama, dulu kami anti Ahok, kini kami berbalik mendukung Ahok ! Semoga Ahok bisa jalankan tugas dengan bijak & tegas tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun juga !

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia


gw suka gaya loe



Download gratis ebook atasi ejakulasi dini
[url]http://gratis*ebook.16mb.com/ejakulasi-dini.pdf[/url] hapuskan tanda bintang
Sikat aja semua yang korup dan malas, pak Ahok.

TERLALU LAMA mereka dimanjakan oleh rezim sebelumnya!
Quote:Original Posted By gorillamuda


yang mati juga berubah kok mbah..pertama ada tambahan alm./almh. di depan namanya...trus tubuhnya juga berubah jadi tulang-belulang tok..atau jadi abu (bagi yg dikremasi) emoticon-Smilie


Sip emoticon-thumbsup:

Quote:Original Posted By wongdjadoel


ijang tida maoe beroeba ... keloewar sigra van barisan djakarta menoedjoe peroebahan ...


Wong , Wong Fai Hung ,

Pakai EYD Wong.

Mumet ndasku Wong. emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By fahrezza
dosen ane..saya menghormati anda pak rheinald.saya juga pengagum anda..

tapi kadang menjadi pejabat bersih itu gak semudah teori management.ane yaqin kapasitas ahok lulusan mm dari prastya mulya punya management bagus dipemerintahan karena trek recordnya dia memang bagus..sama seperti jokowi meskipun beliau bukan lulusan sekolah management tapi lagi2 pengalaman dan kompetisi yang teruji selama beliau menjadi walikota tentunya bnyak pelajaran yang berharga karena selama ini jokowi ahok tetap konsisten dijalan yang bersih...kita bisa lihat minimal 2 tahun kedepan perubahan dijakarta progressnya gimana..kalo birokrasi setahun kedepan ane yaqin udah bisa dilihat dan rakyat dki yang bisa merasakan..

ane selalu mendukung pejabat yang bersih dan mau melayani dinegri ini karena presentase mereka sangat sedikit...

emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)

setuju om,

eniwei, teknik memanaskan minyak akan takes time, sesuatu yang tidak di miliki Jokohok. salah satu cara adalah dnegan memecahkan batu tadi, So far its work men.

karena hal yang sama di lakukan pakdhe di Solo dan berhasil, yang mau ngikut berubah hayuk di ajak, yang ndak bisa ngikut, ya silakan minggir dulu,

Suatu hari mkn pak reynald akan mencatat ini menjadi sebuah strategi manajemen yang baru
ane pikir masukan dan input dari om rhenal ini bagus ... dan kalau dikawal oleh seorang ahok makan hasilnya tentu akan baik
ya semua pasti ada resikonya lah pak... rang birokrasi yg ada ini dampak dari pemerintahan yg dulu juga,,, emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By Khoontol


Sip emoticon-thumbsup:



Wong , Wong Fai Hung ,

Pakai EYD Wong.

Mumet ndasku Wong. emoticon-Cape d... (S)


emoticon-Ngakak sumpah ane baca comment ini emoticon-Ngakak

buat ahok.. buatlah apa yang ingin anda perbuat..
selama bisa memajukan kota jakarta dan rakyatnya..
salute!
setuju... masa birokrat kerjaannya cuma manut ky sapi yg idung-nya dicucuk paku emoticon-Cape d... (S)
ane takutnya kelak ketika era JokoHok habis, penyakit birokrasi ini bisa kambuh kembali.

mungkin di tahun kedua atau ketiga, pemerintahan JokoHok harus mempersiapkan strategi antisipasi dan program berkepanjangan, yg bisa di implementasi kan untuk 10-25tahun kedepan agar birokrasi DKI bersih dan cepat emoticon-I Love Indonesia (S)

VOTE RHOMA & ACENG
Rhoma & Aceng. Pilihan Tepat 2014
lah, ... mas rheinald khasali ini bagaimana to, ... profesi ahok kan pemecah batu, ... kalo gak boleh mecahin batu, trus disuruh kerja apa dong, ...

batu-batu yang tidak ada gunanya dan menghabis biaya itu memang harus dipecah-pecah untuk membuat bangunan baru yang lebih efisien dan efektif.

emoticon-I Love Indonesia jakarta baru emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By Thamrinmen
Berhubung lain agama, dulu kami anti Ahok, kini kami berbalik mendukung Ahok ! Semoga Ahok bisa jalankan tugas dengan bijak & tegas tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun juga !

Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !


emoticon-thumbsup gimana rasa ludahnya sendiri ?
Quote:Original Posted By vancruff
Quote:Original Posted By Thamrinmen [URL="/post/50ce7ba42d75b43c42000067#post50ce7ba42d75b43c42000067"][img]http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2012/06/20/477924_20120620080717.png[/img][/URL]


Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !Ahok, Jangan Pecahkan Batu !


Ahok, Jangan Pecahkan Batu ! gimana rasa ludahnya sendiri ?


iya gimana tuh ludah sendiri?? emoticon-Big Grin , disini juga banyak yang seperti itu #nelen ludah sendiri..



Posted with KaskusQR
Quote:Original Posted By lala92

setuju om,

eniwei, teknik memanaskan minyak akan takes time, sesuatu yang tidak di miliki Jokohok. salah satu cara adalah dnegan memecahkan batu tadi, So far its work men.

karena hal yang sama di lakukan pakdhe di Solo dan berhasil, yang mau ngikut berubah hayuk di ajak, yang ndak bisa ngikut, ya silakan minggir dulu,

Suatu hari mkn pak reynald akan mencatat ini menjadi sebuah strategi manajemen yang baru



benr juga kata mu gan..mungkin jika jokowi ahok berhasil merubah jakarta dg managemnnya sendiri pak rheinald bisa menjadikan teori managemnt baru...

meskipun saat ini saya lbih mendukung jokowi ahok(krena mereka mnjalankan) bukan pengamat..tapi pribadi pak rheinald juga sangat terbuka orangnya beliau selalu bujaksana memasukkan teori2 yang dinamis..itu yang membuat ane juga gak bosen dengerin kuliahnya pak rheinald..bagi indonesia khususnya managemnt..rhenald khasali dan hermawan kertajaya adalah duet maut...sama seperti jokowi ahok...dan bagusnya lagi rheinald ini sangat dekat secara pribadi dg ahok..karena beliau sering menyebut ahok disela2 mnyampaikan materi kuliahnya...menurut pak rheinald ahoksebagai pribadi birokrat idola masyarakat berpendidikan.. .dan pasnya lagi jokowi sangat dekat dg hermawan kertajaya..jokowi banyak belajar dg pak hermawan untuk membranding kota solo..sampai solo dikenal mulai solo batik carnival dan menjadi idola pariwisata baru yang menawarkan budaya jawa yang unik...

maju trus orang2 bersih pasti TUHAN memberi perlindungan pada anda semua
Quote:Original Posted By Thamrinmen
Berhubung lain agama, dulu kami anti Ahok, kini kami berbalik mendukung Ahok ! Semoga Ahok bisa jalankan tugas dengan bijak & tegas tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun juga !

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia



emoticon-thumbsup

sokurlah... semoga agan mampu menularkan pemahaman yang sama kepada sanak saudara dan handai taulan.

negative thinking tidak selalu buruk gan, ... yang penting rasional dan faktual, ... dan fair, ...

emoticon-shakehand