alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50cd92de2675b43a3300001a/ya-ampun-70-lebih-apbd-di-11-kabupaten-kota-ini-habis-untuk-gaji-pns
Kesel 
Ya Ampun! 70% Lebih APBD di 11 Kabupaten/Kota Ini Habis untuk Gaji PNS
Ya Ampun! 70% Lebih APBD di 11 Kabupaten/Kota Ini Habis untuk Gaji PNS
Ya Ampun! 70% Lebih APBD di 11 Kabupaten/Kota Ini Habis untuk Gaji PNS

Jakarta - Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) di 11 kabupaten/kota ini ternyata 70 persen lebih habis untuk menggaji pegawai negeri sipil (PNS). Pembangunan infrastruktur buat warga pun terancam memble!

"Di era reformasi birokrasi, diharapkan birokrasi semakin efisien dari sisi struktur maupun biaya. Namun faktanya, belanja pegawai terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan belanja lebih banyak dinikmati oleh alokasi pegawai. Di 302 daerah, belanja pegawai menghabiskan lebih dari 50 persen anggaran. Bahkan di 11 daerah di antaranya belanja pegawai mencapai 70 persen (APBD)," kata Koordinator Riset Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Maulana, memaparkan data ini yang bersumber dari Kementerian Keuangan.

Hal ini dikatakan Maulana dalam jumpa pers tentang 'Catatan Akhir Tahun Anggaran 2012' di kantornya, Jalan Mampang Prapatan 4, Jalan K Nomor 37, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2012).

Maulana menambahkan, padahal tunjangan besar bagi PNS itu tidak menjamin perbaikan pelayanan publik.

"Tunjangan besar, tidak dibarengkan dengan pelayanan yang baik. Dengan belanja pegawai yang sebesar ini, belanja modal akan tergerus oleh belanja pegawai. Maka pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi juga terus tergerus," tambah dia.

Berikut 11 kabupaten/kota yang 70% lebih APBD-nya habis untuk gaji PNS:

1. Kota Langsa, NAD, 77 persen APBD
2. Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, 74 persen APBD
3. Kota Ambon, Maluku, 73 persen APBD
4. Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 73 persen APBD
5. Kabupaten Bantul, DIY, 72 persen APBD
6. Kabupaten Bireun, NAD, 72 persen APBD
7. Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, 72 persen APBD
8. Kabupaten Aceh Barat, NAD, 71 persen APBD
9. Kota Gorontalo, Gorontalo, 70,3 persen APBD
10. Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, 70,1 persen APBD
11. Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, 70,003 persen APBD

Sebelumnya Menkeu Agus Martowardojo mengeluhkan hal serupa. Menkeu mengatakan kondisi tersebut jadi salah satu alasan pemerintah melakukan moratorium atau penghentian sementara perekrutan PNS baru di tahun ini.

"Karena pemerintah daerah biaya pegawai mencapai 45% dari APBD-nya. Bahkan daerah tertentu sampai 70%. Itu kan besar dan sisa untuk belanja modal dan infrastruktur dan sosial itu semakin sempit. Pengelolaan fiskal di pusat dan daerah baik, kita lakukan moratorium," jelas Agus Marto usai menghadiri sidak tes CPNS Kementerian Keuangan di Balai Diklat Pelatihan Pendidikan Keuangan Kawasan Blok M, Jakarta Selatan Sabtu (8/09/2012).

Butir terpenting dari kebjakan moratorium tersebut adalah, semua jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah tidak boleh merekrut pegawai di tahun 2012, kecuali untuk tenaga pegawai sektor pendidikan, kesehatan, dan tenaga-tenaga yang sudah diikat.

(nwk/nrl)


sumber : [url]http://news.detik..com/read/2012/12/16/161232/2119849/10/ya-ampun-70-lebih-apbd-di-11-kabupaten-kota-ini-habis-untuk-gaji-pns?9911012[/url]


Quote:
cuma bisa bilang WOW ......

habis dah..... pns yg kerja ndak apa2, yg percuma gaji pns yg datang diem absen doang cabut emoticon-Najis (S)
Ane jg cm bs blg pucuk-pucuk smbil manjat pohon teh
hentikan dulu penerimaan PNS daerah.

pegawai di drop dari pusat seperti kementrian.

tapi susah juga sih kalo apbdnya kecil emoticon-Hammer
kalo ga penghematan ya dongkrak apbd
ada yang nyampe 77% emoticon-Gila
pantes lah pembangunannya timpang. emoticon-Busa
kita bayar bayar ternyata habissss buat gaji PNSS......


gobloknyaa........kalo negara kek gini mo majuu....

kelautt aja...ngimpiiiii..................iiii....emoticon-Ngakak
malah ada yg koar" indonesia menjadi negara maju taun 2030.. wakakakakakakakakakakakakaka


bangun oi bangsa pemalas goblok kuadrat... negara laen dah ke luar angkasa, kita masih berkutat di masalah selangkangan.... emoticon-Ngakak

negara dunia ke 3 bermimpi menjadi negara maju emoticon-Najis
Quote:Original Posted By kucingtidok
Ane jg cm bs blg pucuk-pucuk smbil manjat pohon teh

ati2 gan, pucuk teh nya udah keduluan dipetik emoticon-Big Grin
bilang wow juga ah.. jadi mikir bayar pajak yang ternyata buat ngaji orang yang rata rata korup
udah gitu pemekaran masih berlanjut, gila

Upaya Penciptaan Pengangguran Bergaji, Gan...!!!!!

Wuihhhh... Parah aje 70% dana APBD buat gaji pegawai sementara infrastruktur ancur. Daerah bener-bener boros banget dah, rekrut pegawai gila-gilaan tapi kagak ngasih kerjaan. Cuma buat penciptaan pengangguran dalam kantor aja (yang tentunya digaji). Ane turut prihatin dah, kenape daerah tuh gak maju-maju. Rekrut pegawai seenaknya aja, mentang-mentang dah era otonomi daerah. Pemerintah Pusat perlu melakukan pengawasan lebih niy terhadap perekrutan pegawai daerah niy.

Tapi pikir-pikir lagi, kenapa daerah banyak rekrut pegawai. Pasti karena perekrutan PNS dijadikan objekan bagi para oknum PNS daerah tersebut untuk menebalkan kantongnya.

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
jadi PNS tuh rentan masuk Neraka emoticon-Malu (S)
perlu reformasi sipil dan birokrasi ni, kayaknya birokrasi Indonesia udah terlalu semrawut dan inefisien.
kotamadya solo berapa yah ? and dki Jkt brp yah ?
makanya jangan daftar jd pns dunks emoticon-Embarrassment
harusnya dikasih waktu satu tahun untuk mandiri APBD nya, kalo tetep ga sanggup, ya digabung kepada induk nya yang lama....ini mah pemborosan dan ga ada manfaat untuk kesejahteraan rakyat nya....emoticon-Ngakak

malah korupsi yang dikedepankanemoticon-Mad (S)
kalo diliat di kabupaten2 nya sii

wajar gann

apalagi kabupaten" di provinsi aceh

wajar kalo apbd kepake buat pns

soalnya aceh habis kena tsunami
padahal para perangkat desa yang masih pada demo tu minta pada jadi PNS, kalau terwujud makin gedhe dah gaji buat PNS emoticon-Big Grin..... untung dah jogja nggak pada ikut-ikutan perangkatnya, dah pada sepakat
bukan gajinya doang kale gan, misalnya Kab. Karanganyar Realisasi APBD 2011-nya sekitar 72,26% berupa belanja pegawai yang termasuk jenis belanja tidak langsung.

Seinget ane sesuai permendagri 13/2006, belanja pegawai ada dua jenis yaitu
(1) belanja pegawai tidak langsung diantaranya adalah gaji pokok PNS plus tunjangan-tunjangannya serta belanja penunjang operasional pimpinan DPRD dll
(2) belanja pegawai langsung diantaranya untuk honorarium PNS (bila ada tim2), belanja untuk beasiswa, uang lembur dll

kalau FITRA menyatakan itu gaji PNS-nya doang wah belanja modal daerah itu makin kecil aja, karena pasti setiap tahun tetap ada dana untuk tunjangan PNSD, penunjang operasional pimpinan DRPD dllnya

emoticon-Embarrassment
Sudah gak heran...
Apalagi liat list kabupaten yg masuk dalam daftar.

Jenis pajak semakin diperbanyak, untuk menambah pendapatan negara.
Akhirnya cuma buat bayar Gaji + pensiunan.
Lanjutkan !