alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50cb83951c7608e80b00003b/beranikah-menpora-plt-pemerintah-siap-bubarkan-kpsi
[Beranikah Menpora plt?] Pemerintah Siap Bubarkan KPSI
Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Pelaksana Tugas (Plt) Menpora, Agung Laksono menyatakan akan terus membantu sepak bola Indonesia agar bisa masuk ke arah yang lebih baik, menyusul berbagai konflik yang tak kunjung usai hingga saat ini. Pemerintah, katanya, akan mendukung penuh seluruh proses penyelesaian, termasuk membubarkan KPSI untuk mengakhiri dualisme sepak bola di tanah air.

Pernyataan Agung itu diungkapkan menanggapi keputusan FIFA yang memperpanjang deadline bagi Indonesia untuk membenahi berbagai masalah sepak bolanya. FIFA akan menyerahkan kembali penyelesaian masalah dualisme sepak bola Indonesia kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan memberi tenggat waktu hingga 30 Maret 2013.

Agung mengungkapkan, tim task force saat ini tengah menyusun sejumlah formula untuk kembali menyatukan sepak bola Indonesia yang saat ini sudah pecah akibat pertikaian PSSI dan KPSI. Ia berharap agar kedua kubu dapat menggunakan momentum keputusan FIFA itu untuk saling berbenah diri.

“Tim task force tetap berjalan. Mereka sedang membuat formula-formula terbaik untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. Jika itu (membubarkan KPSI) adalah salah satu langkah terbaik, pemerintah akan mendukung. Tapi, kita serahkan sepenuhnya penyelesaian ini kepada task force, bagaimana yang terbaik,” ujar Agung kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (14/12/2012) malam.

Meski demikian, Agung kembali menegaskan tim task force akan tetap berkoordinasi dengan FIFA dan AFC agar langkah-langkahnya tidak dinilai sebagai bentuk intervensi dari pemerintah. Politisi Partai Golkar ini, berharap agar seluruh pihak yang terkait bisa sadar dan lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kelompoknya masing-masing.

Hati-hati
Secara terpisah, Ketua tim task force, Rita Subowo mengatakan pihaknya akan hati-hati untuk membantu menyelesaikan persoalan dualisme sepak bola Indonesia. Meski mempunyai kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional No. 3 Tahun 2005, task force tidak bisa serta merta membubarkan salah satu pihak yang bertikai.

“Ada pasal 122 dan 121 dalam UU itu di mana dalam hal-hal tertentu pemerintah berhak untuk menyelesaikan persoalan yang ditimbulkan dengan adanya konflik. Dalam UU itu jelas kewenangan itu dibenarkan. Hanya saja dalam hal ini, kita jangan seakan-akan ada intervensi,” kata Rita.

Adapun, dalam Pasal 121 disebutkan, “Dalam rangka efektivitas pengawasan, Menteri, gubernur, dan bupati atau walikota dapat mengenakan sanksi administratif kepada setiap orang atau organisasi olahraga yang melakukan pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.”

Juga ditambah lagi, “Pengenaan sanksi administratif pada tiap pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan tingkat nasional dilaksanakan oleh Menteri.”

Sementara, dalam pasal 122 disebutkan, “Bentuk sanksi administratif dimaksud meliputi peringatan, teguran tertulis, pembekuan izin sementara, pencabutan izin, pencabutan keputusan atas pengangkatan atau penunjukkan, atau pemberhentian, pengurangan, penundaan, atau penghentian penyaluran dana bantuan, atau kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.”

“Kita akan gabungkan antara kewenangan pemerintah di tanah air dengan statuta FIFA yang memungkinkan untuk menyelesaikan, karena tidak mungkin dua institusi yang berselisih salah satu jadi pemenang. Jadi, harus ada pihak lain yang menyelesaikan,” beber Rita.

Ia melanjutkan, pihaknya tidak ingin masalah dualisme sepak bola Indonesia berlarut-larut. Rita pun berencana terus melakukan pendekatan dengan FIFA dan AFC agar masalah tersebut bisa segera diselesaikan. "Jangan kita tinggal begitu saja karena situasinya nanti akan menjadi lebih buruk,” tegasnya.

PSSi sendiri selama ini menggangap KPSI sebagai organisasi tidak resmi karena FIFA hanya mengakui mereka. FIFA pun beberapa waktu lalu sudah menegaskan bahwa induk resmi sepak bola Indonesia berada di bawah PSSI. Sementara,KPSI pun mengklaim sama, karena menilai mempunyai pemilik suara (voter) yang sah di Kongres Solo.

http://bola.kompas.com/read/2012/12/....Bubarkan.KPSI


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Bold : Ibu Rita belum tau apa hasil pertemuan PSSI dgn FIFA dan apa mau FIFA dimana hanya mengakui PSSI, anehnya lagi Ibu Rita ingin pendekatan ke FIFA dan AFC, apa lagi yg mau diomongin? (Belum putus asa agar Indonesia dibanned)

Task Force = Pahlawan Kesiangan!!!

Beranikah menpora plt membubarkan KPSI? Yang notabene modal capres ARB dan cagub jatim LNM?

Kenapa bukan dari kemarin dibubarkan kaka'?
kayanya ga berani emoticon-Cape d...
g berani bos, kn beliau jg dari si kuning...
mana berani...selama pemerintah juga masi punya kepentingan di salah satu kelompok ga bakalan berani buat bubarin....
di level FIFA dan AFC persoalan dah selesai... pemerintah pura2 gak atau atau apa sih?? Bubarin KPSI, selesai...
KPSI ibarat tumor dalam persepakbolaan indonesia

Quote:Original Posted By jessdhitya
mana berani...selama pemerintah juga masi punya kepentingan di salah satu kelompok ga bakalan berani buat bubarin....


PEMERINTAH IBARAT KELEDAI ....LIAT AJA LUMPUR LAPINDO DIBIAYAI APBN...emoticon-Ngakak

baguslah kalau begitu emoticon-Big Grin
Uda langsung aja bicara ke pemecahan masalah, jangan lama-lama lagi. Ntar keburu Indo dibantai lagi sama Bahrain 10-0
kalau dibubarin pasti kasus centuri keluar lagi dimedia.

intinya jatah sikuning yah sepakbola lokal
Quote:Original Posted By mbia
KPSI ibarat tumor dalam persepakbolaan indonesia


tumor ganas gan....

BUBARKAN KPSI.......

emoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marah
Quote:Original Posted By Gio movic


PEMERINTAH IBARAT KELEDAI ....LIAT AJA LUMPUR LAPINDO DIBIAYAI APBN...emoticon-Ngakak



Presiden kita terlalu lembek...
Emang Task Force diakui FIFA?
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
jelas kaga berani,,,,lha wong sama2 satu partai masa akan dibubarkan...
ga akan berani lah..
wong jadi kendaraan politik kok..
Masalah bisa selese klo KPSI dibubarkan dan org2 didalamnya diblacklist tidak boleh ngurusin persepakbolaaan dalam negri. Dan itu pun harus ada keputusan resmi dari FIFA dan AFC, biar skak mat emoticon-Hammer

Hanya saja, entah kenapa wa pesimis itu bisa terjadi, soalnya udah berlarut2 kyk gini, dari FIFAnya masih aja nyuruh nyelesein sendiri sampe tgl sekian, selalu begitu. Jelas2 yg dihadapin adalah org2 bebal yg selalu merasa benar dan memelintir fakta2 emoticon-Hammer

Ngarepin Pemerintah yg nyelesein??? emoticon-Ngakak (S)
kan msh plt gan msh baru jd blm branilah msh hati2
Quote:Original Posted By pastoran
kalau dibubarin pasti kasus centuri keluar lagi dimedia.

intinya jatah sikuning yah sepakbola lokal


merah berebutan ama biru kalau gitu kasih aja ke si merah atau ke si hijau ....emoticon-Ngakak
anne gak akan percaya sebelum ada buktinya
Quote:Original Posted By pastoran
kalau dibubarin pasti kasus centuri keluar lagi dimedia.

intinya jatah sikuning yah sepakbola lokal


Iya sih gan lapindo saja yg ditanggung APBN belum cukup kali lindungi SBY-Budiono.