alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50cb2b0820d7194842000029/lucunya-negeri-ini---untuk-sepakbola-indonesia-yang-semoga-jadi-lebih-baik
Kesel 
Lucunya negeri ini - untuk Sepakbola Indonesia (yang semoga jadi) lebih baik
Lucunya negeri ini - untuk Sepakbola Indonesia (yang semoga jadi) lebih baik

Permisi agan2 kaskuser... khususnya pecinta sepakbola Indonesia

Sebelumnya cuma mau menginformasikan trit mengenai Indonesia Lolos Sanksi FIFA yg sudah dibuat agan Mubarak.

Cuma ada cerita lucu (menurut ane pribadi)

Sedikit komentar setelah Indonesia lolos dari sanksi FIFA.
Spoiler for Indonesia Lolos dari Sanksi, Masalah Belum Selesai:


Lalu "kita" cari masalah
Spoiler for Pemerintah Siapkan Opsi Daftarkan PSSI Baru:


Spoiler for FIFA Keluarkan Putusan Tugas Satgas Jalan Terus:


bersambung ke bawah
Padahal,
Spoiler for Wakil Presiden FIFA mengatakan Pemerintah Indonesia Jangan Bentuk Task Force:


Mungkin ini sedikit solusinya

FIFA Tolong Hukum Kami

Quote:
Dua hari setelah tragedi Stadion Heysel Belgia yang menewaskan 39 suporter di final Liga Champions, FA Inggris dengan dukungan Perdana Menteri Margaret Thatcher mengeluarkan keputusan keras (31 Mei 1985). Mereka melarang seluruh klub Inggris bermain di Eropa.

FA sadar dan mau mengakui bahwa sepak bola Inggris ketika itu penuh dengan masalah, terutama kekerasan suporter (hooliganisme). "Kita harus membersihkan sepak bola dalam negeri dari hooliganisme, baru setelah itu mungkin kita bisa bermain lagi di luar negeri," kata Thatcher ketika itu.

UEFA sendiri kala itu hanya menghukum Liverpool yang dinilai tak mampu mengendalikan suporternya di Belgia. Tetapi FA meminta dan menyatakan hukuman diterapkan kepada seluruh klub Inggris dengan durasi yang lebih panjang: 5 tahun.

Hebatnya, tidak satu pun klub Inggris protes. Tidak Manchester United, Arsenal, Southampton, Everton, atau siapa pun. Tidak ada ucapan: "Mengapa kami ikut disalahkan, bukankah hanya Liverpool yang terkait tragedi itu?" Ini menandakan, klub juga sadar bahwa sepak bola mereka, khususnya saat itu, penuh masalah.

Masalah. Itulah yang dimiliki dunia sepak bola Indonesia sementara ini. Masalah yang sudah terjadi dalam dua dekade. Tetapi para pengelola sepak bola negeri ini begitu jumawa dan mati-matian mempertahankan atau memperebutkan PSSI. Bila dipikir menggunakan akal sehat, konflik ini tidak logis.

Memperebutkan ladang minyak dan emas bisa dipahami karena ada peluang keuntungan yang besar di sana. Tetapi memperebutkan pengelolaan sepak bola Indonesia yang tidak berprestasi, tidak membanggakan, serta penuh keributan dan penganiayaan wasit atau pemain? Patut dipertanyakan.

Konflik sepak bola Indonesia dimulai sejak kemunculan Liga Prima Indonesia (IPL). Secara umum, IPL memiliki konsep dan manajemen pertandingan yang ideal beserta pendekatan statistik. Pertandingan digelar di akhir pekan. Sesekali di tengah pekan.

Konfigurasi pertandingan IPL tidak berantakan seperti Liga Super Indonesia (ISL) yang dengan ngawur biasa menggelar pertandingan sepanjang minggu, termasuk di hari dan jam kerja. Tapi konsep pertandingan saja tak cukup karena secara tatanan tidak tepat. Desain besar IPL tak cukup untuk mendapat kredit bagus.

Lalu, rezim PSSI pimpinan Nurdin Halid (NH) tidak mengakui IPL. Dia dianggap kompetisi sempalan sehingga diadukan ke FIFA. IPL pun terpaksa berhenti di tengah jalan karena dihentikan oleh Komite Normalisasi yang dirujuk FIFA untuk menyelesaikan konflik.

Lanjutan cerita seperti sinetron yang mudah ditebak. Rezim pengusung IPL (Djohar Arifin) melakukan balas dendam saat berhasil menduduki kursi kepengurusan PSSI. Mereka mencuci bersih produk rezim lama PSSI, termasuk ISL.

Inilah lingkaran konflik berikutnya. PSSI rezim baru memang keliru melangkah. Mereka gagal merawat luka yang belum kering. Ironisnya, mereka pun lebih senang meladeni KPSI ketimbang mengurus sepak bola sendiri. Kloning sebagian kecil klub ISL bernama besar, apa pun alasan dan kronologisnya, menjadi senjata makan tuan yang sangat empuk.

PSSI memang tak mahir menyikapi konflik yang terjadi. Mereka memanggil para pemain ISL ke timnas. Mereka mau mengambil para pemainnya, tetapi tidak menjelaskan posisi klub dan ISL-nya di dalam yurisdiksi PSSI.

Makin runyam, rival PSSI adalah mereka yang sudah pengalaman dalam "bermain". KPSI mampu menggoreng isu, terutama menggunakan media lingkaran internal. Mereka ahli memainkan opini (spin doctor) dan mahir menggunakan metode psikologi terbalik (reverse psychology). Pendeknya, KPSI punya modal cukup untuk bertempur dan sekaligus "mengalahkan" PSSI.

Lalu, apakah KPSI benar-benar pintar mengelola sepak bola? Sayang sekali, sama sekali tidak! KPSI yang dulunya adalah rezim lama PSSI juga mandul menghasilkan prestasi yang bisa dibanggakan. Pada zaman mereka, sepak bola Indonesia lebih sering diwarnai keributan.

ISL selalu dihiasi olahraga "bela diri". Bahkan permainan brutal masih mudah ditemui sampai sekarang. Bukti terbaru terjadi ketika Persisam Samarinda bertemu Mitra Kukar di Inter Island Cup 2012 awal Desember lalu. Di zaman PSSI lama, sepak bola jadi praktik dagang sapi.

KPSI tak pernah berniat membangun sepak bola. Mereka hanya perlu sepak bola sebagai kendaran politik praktis dengan memanfaatkan basis pendukung klub sebagai lumbung suara.

Sepak bola Indonesia memang salah sejak awal, sejak lama. Masuknya orang-orang pemerintah (daerah) dan partai politik ke dalam tatanan kepengurusan, termasuk klub, tak pernah dibenahi. Andai ada usaha membenahi, itu hanya sekadar pencitraan.

Dengan segala masalah mendasar itu, memang ada baiknya FIFA menghukum Indonesia. Atau bila mengaca pada Inggris di tahun 1985, sepak bola Indonesia menghukum dirinya sendiri.

Mendapat sanksi tidak akan merugikan, toh sepak bola Indonesia juga kering prestasi dalam 2 dekade terakhir. Menutup diri bukan berarti Indonesia tidak bisa membangun sepak bola di dalam negeri. Kompetisi masih bisa berjalan seperti biasa. Penonton masih bisa hadir. Pedagang di sekitar stadion masih mungkin mencari nafkah. Hukuman FIFA hanya akan membuat timnas dan klub Indonesia tidak dapat bermain dengan tim asing di mana pun.

Tetapi konon sanksi malah akan menguntungkan KPSI karena mereka jadi punya kambing hitam. Di sinilah suporter dan pemangku kepentingan sepak bola Indonesia harus memainkan peran. Ayo tuntut pengelolaan sepak bola yang benar.

Mintalah hiburan dan pertunjukan pertandingan bermartabat. Bukan yang asal tebas kaki dan main pukul tanpa dihukum wasit. Mintalah klub untuk berbenah. Bahkan bila perlu, ajukan mosi tak percaya dengan absen ke stadion (meski ini sangat sulit diharapkan karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan).

Bila penonton, suporter atau mereka yang di luar kepengurusan ikut membiarkan sepak bola Indonesia terus memburuk, maka lebih baik sepak bola Indonesia dilipat.

Tutup saja sepak bola prestasi Indonesia. Menyerahkan sepak bola Indonesia ke tangan mereka yang tengah berkonflik saat ini sungguh hanya kesia-siaan.


Sumber : Yahoo! Sports

Intinya:
- Jangan halangi takdir (revolusi itu perlu)
- Kapan sih kita bisa bijak dalam menyikapi suatu hal?

Terimakasih udah mampir, jangan di emoticon-Rate 5 Star ... Biar ga usah jadi HT...
Cukup berikan komentar bijak dan membangun, untuk Sepakbola Indonesia yang lebih baik.... emoticon-2 Jempol

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Kaskus emoticon-I Love Kaskus emoticon-I Love Kaskus
klo beneran dihukum yang ada gerombolan kpsi bakal lebih leluasa dalam "bermain" di persepakbolaan indonesia, apalagi mereka dapat dukungan dr pemerintah... wong sejak awal kpsi memang menginginkan pssi di banned kok, coba baca-baca manifesto mereka, semua udah jelas dan terang benderang... bagi mereka cuma ada 2 opsi, kuasai pssi atau hancurkan pssi (ban dr fifa).

lucu aja klo ada yg menginginkan pssi dibubarkan, yang mengacau siapa yang disuruh bubar siapa, coba mikir... ntar setelah ada pssi baru kelompok yang ga terima bakal bikin pssi tandingan lagi, dualisme lagi, urusannya ke fifa lagi, begitu seterusnya... yang bener itu menurut ane ya bubarkan kelompok pengacau! bukan yang dikacauin... beringin harus ditebang sampe ke akar-akarnya... perusak nkri!
lah, kpsi itu dibacking sm kekuatan besar, klo pssi dibekukan fifa kpsi pasti langsung nyerobot. kecuali klo ts berani ngejamin kpsi ga bakal ikut-ikutan dalam pembentukan pssi baru, ane dukung dah hukuman buat pssi. emoticon-Smilie
semoga aja tar AFC bisa ngebubarin ni KPSI.
kerjaan gawe rusuh mulu.
Mending KPSI berjuang di CAS aja... Biar jelas arah perjuangannya... Kasian pendukungnya mendukung sesuatu yang tidak jelas tujuannya...

Katanya karena PSSI melanggar statuta..
Katanya karena PSSI melanggar MOU..


Mending itu dibuktikan dulu tuduhannya.. Jangan menyebarkan fitnah melalui media2 pendukung kpsi seperti tv oon n antipu
Quote:Original Posted By Distorsi.07
klo beneran dihukum yang ada gerombolan kpsi bakal lebih leluasa dalam "bermain" di persepakbolaan indonesia, apalagi mereka dapat dukungan dr pemerintah... wong sejak awal kpsi memang menginginkan pssi di banned kok, coba baca-baca manifesto mereka, semua udah jelas dan terang benderang... bagi mereka cuma ada 2 opsi, kuasai pssi atau hancurkan pssi (ban dr fifa).

lucu aja klo ada yg menginginkan pssi dibubarkan, yang mengacau siapa yang disuruh bubar siapa, coba mikir... ntar setelah ada pssi baru kelompok yang ga terima bakal bikin pssi tandingan lagi, dualisme lagi, urusannya ke fifa lagi, begitu seterusnya... yang bener itu menurut ane ya bubarkan kelompok pengacau! bukan yang dikacauin... beringin harus ditebang sampe ke akar-akarnya... perusak nkri!



setuju kk

bubarkan kpsi, kelompok pengacau sepakbola indonesia
dikira dg banned semua masalah selesai emoticon-Hammer2

yg jadi permasalahan adalah syahwat kekuasaan yg masih sangat besar di kubu status quo. Justru mafia2 inilah yg harusnya dibanned
saya lebih suka kalau timnas indonesia dibanned gann.. supaya bisa introspeksi diri lagi... belajarlah dari brunei darussalam..
hukuman fifa bukan solusi terbaik, ga ada yg bisa menjamin setan-setan kpsi bakal "habis" setelah kita dihukum, justru mereka akan bertambah kuat.
solusi ane sama seperti kata mayoritas kaskuser, BUBARKAN dan BUMIHANGUSKAN kpsi! biarkan pssi bekerja dulu, kita berikan mereka kesempatan, kalau mereka salah kita kritik, kalau mereka bener ya kita dukung, yang penting jgn diganggu.
analogi antara separatis-penjajah-pahlawan-kaum revolusioner..

menurut belanda, dulu soekarno itu kaum separatis..
tapi menurut bangsa Indo, soekarno kaum revolusioner..

dan menurut bbrp rakyat pada waktu itu:

- belanda penyelamat mereka [karena terbantu kesejahteraannya]
- belanda penjajah yg harus diusir dari bumi pertiwi.. merdeka atau mati..


mirip kan?! semua masalah persepsi yg dibentuk oleh media..

yg kelewatan, kok masih ada yg kena pembodohan media yg kelompok itu tuh.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

selama rakyatnya bodoh, ya ga heran bakalan dijajah.. walo oleh bangsa[t] sendiri emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
menpora = olah raga makin ancur

mendiknas = hobi rombak kurikulum

mentan = pertanian import

menlaut = laut luas ikan mahal

mendag = menggalakkan import

BPN = banyak sengketa

menkeu = hobi nguber pajak, buat pembangunan pns.

menpar = cuma urusin budaya jakarta - jawa - bali

menkom = urusin bokep

menker = urus outsource ga beres

menhut = pembalakan liar tetap jaya

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

yang beres yang mana donk....
jadi TS lebih seneng kalo sepak bola Indonesia di band FIFA?
kadang suka sebel ma panasemoticon-Mad (S) liat PSSI diacak2 ama kroni2 dagumen ..paling kesel saat tuh KPSI buat Timnas tandingan ma larang2 pemain masuk Timnas PSSI keliatan bgt ambisius ampe lupain rasa nasionalisme
bingung mana yg bener, menurut ane sama2 menyebalkan tuh, tp utk saat ini lebih menyebalkan KPSI.
Quote:Original Posted By abusaid92
saya lebih suka kalau timnas indonesia dibanned gann.. supaya bisa introspeksi diri lagi... belajarlah dari brunei darussalam..


Apanya Yang dipelajari Dari Timnas Brunei Darussalam Gan ? emoticon-Cape d... (S)
Sepakbola kita syarat akan kepentingan politik gan. Ane perhatikan kepemimpinan Dj Arif masih berada pada rel yang seharusnya, dengan program pembinaan usia muda dan menjadikan sepakbola sebagai industri. Tujuan dj arif untuk membangun Industri sepakbola di tanah air pada kenyataannya tidak semulus program-program yang akan dilaksanakan PSSI. Jangankan mengembangkan sepakbola, baru 2 minggu kepemimpinan beliau sudah dirongrong oleh pihak-pihak yang tidak rela lapak penghasilan dan kekuasaannya kena gusur atas kebijakan PSSI yang menghentikan APBD buat klub. Siapa itu? Tentu saja Golkar melalui Lanyala Mataliti dengan membentuk Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Ketum Golkar yaitu Aburizal bakrie (ARB), saat ini mengalami masa sulit gan, karena beberapa perusahaannya terancam kolaps, dan beberapa telah terjual kepada pihak lain. Dengan hutang yang begitu besar, tidak ada jalan lain bagi ARB untuk menutup utangnya, kecuali melalui APBN.
Apa hubungannya dengan sepakbola? Diatas diulas ARB sbg ketum Golkar melalui Lanyala membentuk KPSI, mempunyai beberapa klub yang bertanding di Liga Super Indonesia (LSI), beberapa klub ISL ini pernah ditawari untuk bergabung dengan PSSI resmi dengan syarat PT.Liga Indonesia (PTLI) selaku penyelengara liga harus di audit dulu secara independen, tetapi PSSI mendapat penolakan. Karena PTLI menolak untuk di audit, mengherankan bukan? PTLI yang selama ini menerima uang APBD yang jelas-jelas uang rakyat tetapi menolak untuk di audit? (Silahkan agan cari sendiri jawabannya).
Jelas bukan?
Ada kepentingan politik di sepakbola, tentu dengan uang APBD yang tidak sedikit itu bisa dijadikan kendaraan politik bahkan biaya untuk berkampanye capres di 2014.
Sekarang pertanyaannya kenapa pemerintah justru mau membuat PSSI baru, apabila Indonesia di suspend FIFA. Agan lihat siapa PLT Menpora sekarang? Yak betul Bpk. Agung Laksono dengan Taskforce-nya, siapakah beliau? Agung Laksono adalah salah seorang politisi dedengkot dari partai golkar.
Kesimpulannya: KPSI, ARB, Golkar dan pemerintah/menpora hanya ingin menguasai APBD di sepakbola tsb.
Justru apabila Indonesia sampai di sanksi oleh FIFA, maka Dj Arif otomatis akan digantikan oleh orang baru tetapi dengan pikiran dan otak yang lama. Yaitu kader-kader golkar yang lain. Dan persepakbolaan kita kembali ke jaman Nurdin Halid dengan backing dari partai golkar dan pemerintah.
maaf ya sebelumnya, ane bukannya mau flamming atau manas-manasin suasana, cuma ane perlu kasih pernyataan sih tentang PSSI


jadi kemarin waktu AFC dilaksanakan di pekanbaru, ane dijadiin Liaison Officer buat Qantas Socceroos dari Australia,

bersama temen2 nih rame rame semuanya dipake dijadiin panitia di pekanbaru,


tapi kerja PSSI itu bener bener kampret banget, yg namanya TRI GUSTORO sama HADIYANDRA,

itu nggak becus banget kerjanya gan, di rapat awal ceritanya yg namanya HADIYANDRA emoticon-Betty ini bilang kalo di AFC 2012, kita semua adalah pelayan, dan tim tim dari singapur, jepang, timor leste dan lain-lain itu adalah tamu

tp setelah berapa hari, malah mereka yg berlagak pengen di servis semuanya, setiap tim dapet jatah tiket 20 VIP, dan orang-orang dalam PSSI pada minta sama Liaison Officer untuk ngejualin tiketnya sesuka hati mereka

tambah lagi,
gaji kami nggak dibayar penuh gan
ide buat kontrak nggak pernah disebutkan meskipun sudah ditanya, dan tambah lagi, gaji kami harusnya sekitar 400-600ribu sehari, padahal mati-matian kerja 24 jam buat tim, cuma dibayar 150ribu per hari, itupun kerja 16 hari dipotong jadi 14 hari aja

jadi beberapa hari awal ane coba protes, eh yg namanya HADIYANDRA ini bilang gini sama ane

kau jangan macam-macam sama saya ya, kau mau aku pulangkan aja kerumah? biar kami panggil ahli dari jakarta, uang kami banyak

pokoknya masalahnya alot banget habis itu gan, akhirnya sampe skrg, di pekanbaru ada PON 2012 sama ISG 2013
ane gamau lagi jadi liaison officer emoticon-Ngakak

tim australia malah bayarin ane duit. emoticon-Malu (S)
nggak kyk PSSI

katanya federasi besar, ternyata bau kentut

uang tiket 4000ribuan orang, nggak ada transparansi sama sekali,
semuanya bener-bener dimakan sama orang-orang PSSI

semua yg dari pusat, cuma yg mau kerja namanya Pak Rahmad, yg kemarin jadi General Coordinator di pertandingan Valencia-Indonesia

dia aja bilang sama ane, kalo atasan-atasannya emang harus diservis gan.

pokoknya PSSI najis banget lah gan.

maap ya panjang post ane.
tambahan suara aja nih
dari panitia yg pernah bekerja dari mereka

kalo mau dikorek-korek sebenernya banyak banget kesalahan PSSI di AFC 2012 kemarin gan


ane cinta indonesia,
tapi ane BENCI sama orang-orang bodoh yg memperkotor negara ane
Quote:Original Posted By batu.merah
menpora = olah raga makin ancur

mendiknas = hobi rombak kurikulum

mentan = pertanian import

menlaut = laut luas ikan mahal

mendag = menggalakkan import

BPN = banyak sengketa

menkeu = hobi nguber pajak, buat pembangunan pns.

menpar = cuma urusin budaya jakarta - jawa - bali

menkom = urusin bokep

menker = urus outsource ga beres

menhut = pembalakan liar tetap jaya

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

yang beres yang mana donk....


yang beres ya tetep BEngkel RESmi... emoticon-Bingung

Quote:Original Posted By cokorningndas
jadi TS lebih seneng kalo sepak bola Indonesia di band FIFA?


Mungkin ada baiknya ga perlu ada dulu organisasi yang mengelola sepakbola di Indonesia, satupun... emoticon-Matabelo
Tapi, ya pasti ada aja opportunis di beberapa posisi strategis... emoticon-Cape d...


Quote:Original Posted By yudisuseno
maaf ya sebelumnya, ane bukannya mau flamming atau manas-manasin suasana, cuma ane perlu kasih pernyataan sih tentang PSSI


jadi kemarin waktu AFC dilaksanakan di pekanbaru, ane dijadiin Liaison Officer buat Qantas Socceroos dari Australia,

bersama temen2 nih rame rame semuanya dipake dijadiin panitia di pekanbaru,


tapi kerja PSSI itu bener bener kampret banget, yg namanya TRI GUSTORO sama HADIYANDRA,

itu nggak becus banget kerjanya gan, di rapat awal ceritanya yg namanya HADIYANDRA emoticon-Betty ini bilang kalo di AFC 2012, kita semua adalah pelayan, dan tim tim dari singapur, jepang, timor leste dan lain-lain itu adalah tamu

tp setelah berapa hari, malah mereka yg berlagak pengen di servis semuanya, setiap tim dapet jatah tiket 20 VIP, dan orang-orang dalam PSSI pada minta sama Liaison Officer untuk ngejualin tiketnya sesuka hati mereka

tambah lagi,
gaji kami nggak dibayar penuh gan
ide buat kontrak nggak pernah disebutkan meskipun sudah ditanya, dan tambah lagi, gaji kami harusnya sekitar 400-600ribu sehari, padahal mati-matian kerja 24 jam buat tim, cuma dibayar 150ribu per hari, itupun kerja 16 hari dipotong jadi 14 hari aja

jadi beberapa hari awal ane coba protes, eh yg namanya HADIYANDRA ini bilang gini sama ane

kau jangan macam-macam sama saya ya, kau mau aku pulangkan aja kerumah? biar kami panggil ahli dari jakarta, uang kami banyak

pokoknya masalahnya alot banget habis itu gan, akhirnya sampe skrg, di pekanbaru ada PON 2012 sama ISG 2013
ane gamau lagi jadi liaison officer emoticon-Ngakak

tim australia malah bayarin ane duit. emoticon-Malu (S)
nggak kyk PSSI

katanya federasi besar, ternyata bau kentut

uang tiket 4000ribuan orang, nggak ada transparansi sama sekali,
semuanya bener-bener dimakan sama orang-orang PSSI

semua yg dari pusat, cuma yg mau kerja namanya Pak Rahmad, yg kemarin jadi General Coordinator di pertandingan Valencia-Indonesia

dia aja bilang sama ane, kalo atasan-atasannya emang harus diservis gan.

pokoknya PSSI najis banget lah gan.

maap ya panjang post ane.
tambahan suara aja nih
dari panitia yg pernah bekerja dari mereka

kalo mau dikorek-korek sebenernya banyak banget kesalahan PSSI di AFC 2012 kemarin gan


ane cinta indonesia,
tapi ane BENCI sama orang-orang bodoh yg memperkotor negara ane


Wew... pengalaman luar biasa nih gan.. emoticon-2 Jempol
Senasib sama ane waktu jadi official support di acara pertandingan amal yang pemain lama AC Milan (apa ya namanya, lupa) lawan Indonesia-AllStar.
Quote:Original Posted By Distorsi.07
klo beneran dihukum yang ada gerombolan kpsi bakal lebih leluasa dalam "bermain" di persepakbolaan indonesia, apalagi mereka dapat dukungan dr pemerintah... wong sejak awal kpsi memang menginginkan pssi di banned kok, coba baca-baca manifesto mereka, semua udah jelas dan terang benderang... bagi mereka cuma ada 2 opsi, kuasai pssi atau hancurkan pssi (ban dr fifa).

lucu aja klo ada yg menginginkan pssi dibubarkan, yang mengacau siapa yang disuruh bubar siapa, coba mikir... ntar setelah ada pssi baru kelompok yang ga terima bakal bikin pssi tandingan lagi, dualisme lagi, urusannya ke fifa lagi, begitu seterusnya... yang bener itu menurut ane ya bubarkan kelompok pengacau! bukan yang dikacauin... beringin harus ditebang sampe ke akar-akarnya... perusak nkri!

Wew... hati2 kesurupan lho gan kalo nebang sampe akar... emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By euky
lah, kpsi itu dibacking sm kekuatan besar, klo pssi dibekukan fifa kpsi pasti langsung nyerobot. kecuali klo ts berani ngejamin kpsi ga bakal ikut-ikutan dalam pembentukan pssi baru, ane dukung dah hukuman buat pssi. emoticon-Smilie

Ya itu, aji mumpung alias oportunis... emoticon-Cape d...

Quote:Original Posted By MUFootballClub
Mending KPSI berjuang di CAS aja... Biar jelas arah perjuangannya... Kasian pendukungnya mendukung sesuatu yang tidak jelas tujuannya...

Katanya karena PSSI melanggar statuta..
Katanya karena PSSI melanggar MOU..


Mending itu dibuktikan dulu tuduhannya.. Jangan menyebarkan fitnah melalui media2 pendukung kpsi seperti tv oon n antipu


Quote:Original Posted By -a|DriN-
analogi antara separatis-penjajah-pahlawan-kaum revolusioner..

menurut belanda, dulu soekarno itu kaum separatis..
tapi menurut bangsa Indo, soekarno kaum revolusioner..

dan menurut bbrp rakyat pada waktu itu:

- belanda penyelamat mereka [karena terbantu kesejahteraannya]
- belanda penjajah yg harus diusir dari bumi pertiwi.. merdeka atau mati..


mirip kan?! semua masalah persepsi yg dibentuk oleh media..

yg kelewatan, kok masih ada yg kena pembodohan media yg kelompok itu tuh.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

selama rakyatnya bodoh, ya ga heran bakalan dijajah.. walo oleh bangsa[t] sendiri emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Secara media (milik mereka) yang merasa paling benar...
Udah gitu punya banyak lagi produk2nya... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...

Kekuatan persatuan dan kesatuan yang dihimpun selama puluhan bahkan ratusan atau ribuan tahun, dipecahkan bukan karena serangan dari luar, tetapi justru dari dalam selimut sendiri... emoticon-Marah
×