alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50cad9856212438a23000070/5-sayembara-ala-jokowi
Inspiratif 
5 SAYEMBARA ala JOKOWI
5 SAYEMBARA ala JOKOWI

Pembangunan kota tidak hanya tugas satu orang. Prinsip itu dipegang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sekarang, bahkan sejak dia menjabat sebagai wali kota Solo. Karena itu, dalam hal penataan kota Jokowi menilai semua orang berhak menuangkan idenya.

Berkat prinsip itu, Jokowi sering menggelar sayembara penataan kota. Sayembara juga menjadi strategi untuk memutus rantai mafia proyek infrastruktur. Caranya proyek ditentukam, kemudian disayembarakan secara terbuka dan boleh diikuti semua pihak. Pemenang sayembara akan menjadi pendamping pelaksanaan proyek. Pemenang ikut menentukan pemborong proyek. Dengan melibatkan pemenang sayembara, pemborong lebih tranparan. Kualitas proyek terjaga. Berikut 5 sayembara ala Jokowi:

1. Koridor RE Marthadinata hingga Gladak
Quote:Penataan pedestrian Gladak- Pasar Gede, Solo dalam proyek koridor Sudirman mulai dikerjakan awal September 2012. Pagar bangunan di jalan sepanjang 300 meter itu akan dikepras. Penataan koridor ini bermula dari sayembara yang digelar Jokowi saat masih menjabat wali kota Solo.

Ada 15 bangunan lebih di sisi barat dan timur Jalan Sudirman. Temboknya diminta dibongkar dan diganti dengan vegetasi. Pengerjaan koridor Sudirman meliputi penataan Jalan Sudirman (Gladak-Pasar Gede), Jalan Mayor Kusmanto, dan Jalan Kapten Mulyadi.

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum memberi bantuan Rp 7 miliar untuk pengerjaan tahap awal. Pada tahap ini, Pemkot Solo mengerjakan pedestrian Gladak- Pasar Gede sepanjang 300 meter di Jalan Sudirman. Adapun pedestrian berkonsep terbuka mengharuskan semua bangunan di sepanjang rute ini tidak berpagar.

Pemenang sayembara bernama Woerjantari Soedarsono dari Pusat Studi Urban Desain, Bandung. Dalam rancangannya yang berjudul Celebrating EcoCultural City, perancang mengawinkan akar kebudayaan di Solo.

2. Sayembara penataan Sriwedari hingga JL Bhayangkara
Quote:Pemkot Solo di masa Jokowi melakukan sayembara penataan koridor di kawasan di Jalan Bhayangkara, Jalan Kebangkitan Nasional dan Jalan Museum. Ketiga ruas jalan tersebut terletak di kawasan Sriwedari. Penilaian sayembara sudah dilakukan oleh 5 orang ahli. Ada 13 peserta yang lolos penilaian teknis. Pemenangnya adalah Tim Sandal Kulit dari Yogyakarta.

3. Sepeda di Kampung Pulo
Quote:Jumat (7/12) sore pekan lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Di sana, Jokowi dialog dengan warga untuk mencari solusi menanggulangi banjir yang saban tahunnya merendam wilayah tersebut.

Dialog yang digelar di lapangan bulutangkis RT 07/ RW 03 Kampung Melayu itu berlangsung sekitar satu jam. Banyak warga menyampaikan uneg-unegnya kepada Jokowi.

Pertemuan dengan warga pun terlihat sederhana. Tidak ada tenda. Hanya ada satu spanduk yang dipasang bertuliskan "Sosialisasi Kali Ciliwung". Spanduk itu diletakkan di belakang kursi Jokowi.

Sebelum menutup acara dialog, Jokowi memanggil tiga orang yang telah memberikan masukan kepadanya dan salah satunya adalah Tia. Kemudian Jokowi hanya memberikan kartu nama. Satu per satu ketiganya dikasih kartu nama. "Kartu nama ini hari Senin bisa ditukar dengan sepeda karena sudah memberikan masukan. Kita tampung semua," ujar Jokowi sambil disambut tawa dan tepuk tangan.

Jokowi meminta mereka datang ke Balai Kota setelah abis Zuhur untuk ditukar dengan sepeda. Model ini ala sayembara. Di penutup acara, Jokowi juga berharap masyarakat tidak khawatir dan resah.

Jokowi mengaku akan ada pertemuan lanjutan untuk mencari solusi. "Kita akan lanjutkan pada pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya," kata Jokowi.

4. Slogan Jakarta
Quote:Gubernur DKI Jakarta menjelaskan pentingnya imej sebuah kota. Perlu cara-cara khusus untuk membangun citra positif sebuah kota. Satu hal lagi yang penting adalah rasa memiliki masyarakat pada Jakarta.

Salah satu hal yang penting adalah motto atau semboyan. Saat ini semboyan DKI adalah "enjoy Jakarta". Jokowi pun berfikir untuk menggelar sayembara mengganti slogan Jakarta.

"Disayembarakan, masyarakat dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan semuanya diikutkan. Sehingga nanti ada rasa memiliki," kata Jokowi di Jakarta, Kamis (13/12).

Jokowi pun bertekad mengubah citra Jakarta yang kumuh, macet dan banjir menjadi kota yang yang lebih baik.

5. Pengelolaan sampah
Quote:Sebanyak empat peserta mengikuti sayembara pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo,Jebres,Kota Solo. Sayembara ini meliputi studi kelayakan. Bagi pemenangnya, Pemkot Solo yang ketika itu dipimpin Jokowi menyiapkan hadiah Rp50 juta.

Ada empat pendaftar yang mengaku sanggup memberi solusi pemanfaatan dan pengelolaan sampah di TPA itu. Pemkot Solo selaku penyelenggara sayembara studi kelayakan memilih rancangan yang paling tepat untuk Putri Cempo.

Dalam hal ini, para perancang FS perlu menerapkan metode pemanfaatan sampah sebagai sumber energi, sekaligus sistem daur ulangnya.

Sementara di Jakarta, rencana pembangunan pengelolaan sampah modern atau Intermediate Treatment Facilities (ITF) Sunter, Jakarta Utara akan terus dilanjutkan. Gubernur DKI Jakarta Jokowi memerintahkan proyek tersebut jalan tersebut.

Sebelumnya proyek tersebut sempat tersendat. Hal ini karena banyak yang mengkritik mengenai tiga perusahaan konsorsium yakni PT Phoenix Pembangunan Indonesia (kerjasama dengan Singapura), PT Jakarta Green Initiatives (kerjasama dengan Jepang), dan PT Wira Gulfindo Sarana (kerjasama dengan India) yang tidak membubuhi syarat penyertaan modal 30 persen.


sumber : [url]http://www.merdeka.com/peristiwa/5-sayembara-ala-bang-jokowi/pengelolaan-sampah.html[/url]


--------------------------------------------------------------------------------------------
Trit Serba Jokowi- Ahok Gan emoticon-2 Jempol
wah.. ngirim sayembaranya gimana yah ?
petromax gan....
biar teraaaaang...!!!!!

mangstrab itu emang pakdhe jokowi..
bikin program yang mengikut sertakan masyarakat.. biar pada punya rasa memiliki..
TOR sayembaranya manaemoticon-EEK!
bagus.. jadi kaya jaman majapahit..
siapa yg berhasil menyelamatkan raja,
kalo pria, akan di nikahkan dengan putri raja,
kalo wanita akan di jadikan selir raja..
"Pemenang sayembara akan menjadi pendamping pelaksanaan proyek. Pemenang ikut menentukan pemborong proyek"

Secara legal gimana ya?
solusi yang cerdas ... pertama mencari solusi dan kedua melibatkan masyarakat
ini dia gubernur gue emoticon-Big Grin
lanjut mpe 2017 ya pakdhe, jangan buru-buru... emoticon-Embarrassment
yg gw suka dari pemikiran pak de unsur "melibatkan masyarakat" nya.
hal itu yg gw apresiasiemoticon-Smilie
gw suka gaya jokowi yang blusukan tanpa pakean dines
Saya setuju dan mendukung terus gebrakan dan gerakan yg dilansir Ama Pak Jokowi dan Ahok demi JAKARTA yg lebih baik

emoticon-I Love Kaskus (S)

emoticon-I Love Indonesia (S)
Harusnya emank begini biar masyarakat juga berpartisipasi emoticon-Embarrassment
cara yang paling natural itu bersama masyarakat gan. jadinya ya bisa saling berbagi dan merasa memiliki jakarta secara bersama2 bukan cuma milik aparatur negara. jadi membangun besama. masyarakat juga senang diikut sertakan dalam membangun kotanya. maju terus gan :iloveindoensia
bagus nih cara nya utk menarik partisipasi warga..
pengelolaan sampah disolo GAGAL TOTAL..........

Quote:
Calon Investor Pengolah Sampah di Surakarta Mundur
TEMPO.CO, Surakarta - Sejumlah calon investor dalam proyek pengolahan sampah di Surakarta mundur. Mereka menilai pemerintah kurang memberikan kepastian kapan proyek tersebut dapat dilelang.

Keputusan untuk mundur tersebut ditegaskan oleh Direktur PT Srikandi Java, Baningsih Bradach Tedjokartono. “Pemerintah Kota Surakarta terkesan tidak serius,” kata Baningsih, Kamis, 8 September 2011. Perusahaannya telah menunggu kepastian pelaksanaan lelang lebih dari satu tahun.

Dalam proyek yang direncanakan itu, PT Srikandi Java telah menggandeng perusahaan rekanan asal Austria. “Kami juga siap untuk membawa teknologi pengolahan sampah dari Eropa,” kata dia. Setidaknya, nilai investasi yang dipersiapkan lebih dari Rp 300 miliar.

Karena tidak ada kejelasan pelaksanaan lelang, pihaknya memilih untuk mundur. Sebab, pemerintah menurutnya tidak pernah memberikan penjelasan mengenai perkembangan proses persiapan lelang. “Kami kehilangan kepercayaan dari rekanan,” kata Baningsih.

Direktur PT Selaras Daya Utama Liliek Setyawan juga menyatakan jika pihaknya sudah tidak begitu berminat pada proyek pengolahan sampah di Surakarta. “Saat ini kami sedang melakukan persiapan kerja sama dengan kota lain untuk proyek serupa.”

Menurut dia, perusahaannya tengah memaksimalkan sumber daya yang dimiliki untuk proyek-proyek tersebut. “Sehingga andai kata Surakarta jadi menggelar lelang, kami khawatir tidak bisa ikut,” kata Liliek.

Baik Liliek maupun Baningsih merasa heran dengan perkembangan proses pelaksanaan lelang yang berjalan lambat. Sebab, dalam proyek ini seluruh modal akan ditanggung oleh investor.

Wali Kota Surakarta Joko Widodo mengakui jika proyek pengolahan sampah itu telah terkatung-katung selama beberapa tahun. “Proses pembuatan studi kelayakan memakan waktu yang cukup lama,” kata Joko. Saat ini, mereka tengah membuat studi kelayakan kedua setelah studi kelayakan yang pertama dinilai gagal.

Menurut Joko, penyusunan studi kelayakan untuk proyek pengolahan sampah itu merupakan bagian paling sulit. “Kami kesulitan untuk mencari pembanding,” kata Joko. Penyebabnya, pengolahan sampah di kota lain di Indonesia rata-rata masih dilakukan secara konvensional.

Padahal, pengolahan sampah yang akan diterapkan di Surakarta diharapkan mampu memberikan nilai ekonomis. Tidak hanya sekadar dibakar, sampah juga menghasilkan produk sumber energi. Rencananya, sampah yang dikumpulkan di Putri Cempo akan diolah sehingga menghasilkan biogas serta listrik.

Namun, dia yakin proyek tersebut bisa segera dilelang sebelum akhir tahun. “Sudah ada sejumlah investor yang berminat,” kata Joko. Dalam waktu dua bulan ke depan proses uji kelayakannya sudah dapat diselesaikan karena sudah ada pendampingan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam penyusunan studi kelayakan kedua ini.

Rencananya Pemerintah Kota Surakarta akan menggandeng pihak swasta dalam mengelola sampah di Putri Cempo. Sampah tersebut akan diolah menjadi pupuk serta sumber energi. Diperkirakan, proyek itu akan menarik investasi hingga Rp 300 miliar.

Permasalahan sampah di Putri Cempo, menurut Joko, sudah sangat serius. Sebab, tempat pembuangan sampah seluas 13 hektare itu saat ini sudah dalam kondisi overload dan harus ditangani secepatnya. Setiap hari, kota berpenduduk 600 ribu jiwa tersebut menghasilkan sampah seberat 260 ton.
SUMBER



berseri tanpa korupsi tapi komisi
mudah-mudahan ada fans boy yang baik hati ada yang mau menyumbang bata, mumpung ane mau bangun rumah
emoticon-Wink

sayembara gimana neh?
menarik juga ini sayembara...

cari ide...
Quote:Original Posted By mafia.indonesia

sayembara gimana neh?


Sayembaranya udh di lakuin gan, yg di jakarta baru 1 blm ada sayembara lagi. tunggu aja nanti emoticon-Ngakak

5 SAYEMBARA ala JOKOWI


YEEE yg menang sayembara dapet anaknya jokowi emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
masih ada lowongan sayembara ga neh..ane pengen ikut..sapa tau menang





5 SAYEMBARA ala JOKOWI
5 SAYEMBARA ala JOKOWI