alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50c9822f0a75b43f4b000071/akibat-salah-tangkap-gtgt-seorang-pria-jadi-cacat-dan-gagal-menikah
Peringatan! 
AKIBAT SALAH TANGKAP >> Seorang Pria Jadi Cacat dan Gagal Menikah
Bantu di Rate & Sundul Gan, agar jadi perhatian Kaskuser & Kepolisian

AKIBAT SALAH TANGKAP >> Seorang Pria Jadi Cacat dan Gagal Menikah
Spoiler for Syamsul:


Syamsul Arifin (23) nekat mengendarai motor dari Surabaya ke Jakarta meski tulang lutut kanannya nyeri akibat dihajar oknum Polda Jatim. Korban salah tangkap ini ingin menemui Komisi Kepolisian Nasional untuk mengadukan kasusnya.

"Harapannya diproses, saya dianiaya mereka padahal saya enggak salah," kata Syamsul di di halaman Sekretariat Kompolnas, Jl Tirtayasa, Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Pemuda berkulit hitam warga Rungkut Mejoyo, Surabaya, menuturkan kasusnya bermula dari pengaduan pencurian televisi pada 11 Januari 2011. Polses Rungkut yang menerima laporan tersebut, namun kasusnya kemudian ditangani oleh Polda jawa Timur.

Pada 8 Februari 2011 dia dicokok beberapa oknum Polda Jatim, salah satunya adalah anggota Brimob Polda Jatim. Syamsul ditangkap di sekitar kawasan industri Rungkut.

"Saya dibawa muter-muter dan sampai di lapangan masjid kosong di kawasan industri Rungkut. Di situ saya dihajar, kepala saya ditutup pakai keresek (tas kantong plastik -red) sampai tidak bisa nafas," cerita Syamsul.

Tidak sampai di situ. Aparat lantas membawanya ke Mapolda Jatim untuk diperiksa. Penyiksaan pun berlanjut. Bukan hanya kepalan tinju yang diterima, balok kayu pun mendarat di tempurung lutut kaki kanannya. Dia dipaksa untuk mengaku telah mencuri televisi yang tidak diperbuatnya.

"Akhirnya saya terpaksa mengaku, karena kesakitan. Dari pagi sampai sore, sampai badan saya gemeteran," paparnya.

Akhirnya, Syamsul harus meringkuk di sel Polda Jatim. Total massa penahanan di Rutan Mapolda Jatim mencapai 53 hari. Ketika berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan dan masuk meja hijau, penahanan yang dia ditahan selama 4 bulan.

"Di pengadilan negeri saya divonis bebas karena tidak terbukti. Di Kasasi MA juga diputus bebas," jelasnya. Kasasi diputus tertanggal 1 Februari 2012.
"Tetapi sekarang jalan 100 meter aja udah sempoyongan. Naik motor dipaksa, saya tutup pakai keresek supaya enggak kedinginan kena angin," tutur tentang akibat penyiksaan yang menderanya.

Penyidik pun, kata Syamsul, nekat menandatangani berkas BAP yang dia tolak untuk tandatangan. Alasannya, apa yang tertera di dalam BAP tersebut adalah bukan ucapan yang terlontar dari mulutnya. Isi BAP yang dia tolak itu adalah berisi bahwa dirinya mencuri tivi.

"Berkas yang saya tandatangani cuma halaman 1 dan 2 yang mengatakan saya diperiksa sehat walafiat, sementara 3,4, dan 5, enggak saya tandatangani," katanya seraya menyampaikan pengakuan itu pun dia tunjukan kepada majelis hakim persidangan.

Quote:Akibat jadi korban salah tangkap, Syamsul tidak hanya mengalami kerugian materil. Saat dibebaskan pada Maret 2011, laki-laki yang sekarang bekerja sebagai tukang mebel panggilan ini, gagal menikah, padahal undangan sudah siap disebar.

"Orangtua perempuan datang ke Polda bilang ke saya enggak usah dilanjutkan lagi, karena jadi bahan omongan orang-orang," katanya.
Syamsul kini berharap Kompolnas membantu apa yang dialaminya itu. Rehabilitasi nama dan proses hukum terhadap aparat yang dulu menganiayanya. Dia kini memperjuangkan haknya dengan bekal uang ala kadarnya.

Telepon seluler yang dia bawa dari kampung, terpaksa dia jual ke sopir angkot di Semarang untuk bekal makan dan bahan bakar selama di perjalanan. Setibanya di Jakarta pada Rabu pagi, dia menumpang berteduh dan istirahat di sebuah masjid tak jauh dari Mabes Polri. (detik/13/12/12)


Update berita dari Tribunnews.com
Quote:Ia meminta ganti rugi dengan mendatangi Polda Jawa Timur, tapi jawaban dari petugas di sana tidak menyenangkan, malah petugas polisi menantang Syamsul.

"Silakan laporkan, kalau mau minta ganti rugi, minta saja sama malaikat,"
kata Syamsul menirukan kata-kata petugas polisi yang menerimanya saat itu. Syamsul lantas berjuang untuk mendapatkan keadilan. Ia datang ke Jakarta untuk melaporkan apa yang menimpanya kepada Kejaksaan, Mabes Polri, Kompolnas, dan Kemenkumham.



Quote:Korban Salah Tangkap Diduga Diancam Penyidik

JAKARTA - Syamsul Arifin, korban salah tangkap dan penganiayaan oleh oknum aparat Polda jawa Timur, diduga mendapatkan ancaman dari penyidik setelah melaporkan kasusnya ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Oleh karena itu, Kompolnas meminta Polri menangani kasus tersebut secara tuntas.

"Syamsul ke Kompolnas untuk mendapatkan perlindungan. Ia mendapat ancaman dari penyidik ketika lapor ke Kompolnas," kata anggota Kompolnas, Nasser, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Nasser menjelaskan, Syamsul ditangkap tanggal 8 Februari 2011 oleh aparat kepolisian Polda Jawa Timur. Ia juga sudah menjalani proses sidang di PN di Surabaya.

Di tingkat kasasi MA, Syamsul juga diputus bebas. Ia ditangkap karena dituduh mencuri televisi 21 inchi. Akibat kejadian tersebut, Syamsul bahkan batal melangsungkan pernikahan. "Kompolnas akan menemui Kapolda Jatim untuk mengusut kasus tersebut," kata Nasser. (tribunnews/13/12/12)
polisi anjing! yang beginian harusnya lo lakuin ke koruptor yang maling duit rakyat miliaran emoticon-fuck
Wah parah banget nih oknum polisi... Kasian agan ini jadinya emoticon-Frown


(HT tgl 09/12/2012) Bokap ane pelatih timnas

Mercedes Benz resmi for sale kaskus official thread by Fendi Sinatra
yach nama baiknya dah tercemar
kasihan banget orang ga salah tapi dapet perlakuan kayak gitu
Sdm polisi ini sebenarnya gimana y, kok ya ada hati utk melakukan ini x(
Polisi indonesia mah pasti begini. Dipukul biar ngaku, emangnya masih jaman belanda?

Tapi untuk mencegah atau membuktikannya juga susah. Apalagi dipukul sampai tanda tangan surat pernyataan bersalah.

Yang harus dilakukan sekarang adalah, bagaimana caranya mencegah agar tidak terulang kembali
Susah kalo mau menghukum sesama polisi emoticon-Cape d... (S)
Polisi yg nyiksa dulu dibalas disiksa juga.. baru adil tuh kalo perlu dicacatkan juga tuh polis..
gilaa.. main hajar sajaa...
coba keluarga kalian yang di gituin.. gmn perasaaan kalian ??
ckckck...
Polisi juga suka pada males, ga mau pake otak untuk bener bener membuktikan / menyelesaikan kasus, yang dilakukan yaa cuma... GEBUKIN sampe ngaku.

Temennya adek gua juga pernah begini gan.
Digebuki, dipaksa mengaku membunuh orang tua nya sendiri ,
padahal pelakunya orang lain ( yg akhirnya tertangkap juga ).

Memang polisi itu diperlukan untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum.
Tapi kalo sampe salah tangkap dan merusak hidup orang lain...
... apa petugas yang salah tangkap itu bersedia untuk pasang badan dan meminta maaf ? Yang ada malah pada ga mau tahu...

F**K NEW KASKUS

my condolences for the victim emoticon-Berduka (S) not married and crippled because some tv..emoticon-Busa

may the shitty police who done this...suffer more emoticon-Mad (S)
wah kasihan juga ya ganemoticon-EEK!
parah tuh silop emoticon-Mad (S)
calon mertuanya juga kok gak percaya sama dia emoticon-Cape d... (S)
emang polisi identik dengan kekerasan, ** SENSOR ** emang pengayom masyarakat yang sati ini
Buajingan tu polishit..
Ane sumpahin biar kakinya kena amputasi tu polishit biadab emoticon-Marah
makanya, masih percaya sama yang namanya polisi?
Gw kalo ada apa-apa gak pengen ke polisi kecuali kalau urusan nyawa..
malah kalau ke polisi bayat-bayar lagi, ujung-ujung kerugian tambah gede
udah gak bisa dipercaya polisi sini..satu-satunya alasan takut polisi cuma karena suka nilang di jalan jadi terpaksa nurut..

Ada juga dulu kasus yang bukan cuma dipukul, tapi sampe ditembak dipaksa suruh ngaku, padahal salah tangkep. Gila.
emoticon-Mad (S) oknum polisi sunguh semena-mena, yg paling menyedihkan sampe ga jadi nikah. biadap oknum polisi iniemoticon-Mad (S)
rate 5 ....
Pesimis dah kasus begini bisa jalan kalo korbannya rakyat jelata emoticon-Embarrassment





ini yg ketauan, yg gak ketauan ada berapa banyak??

btw, ada lagunya nih emoticon-Ngakak

youtube-thumbnail