alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a8c1090a75b45d2600006a/pks-kebakaran-jenggot-jangan-bebani-kpk-dengan-surat-bodong
[pks kebakaran jenggot] Jangan Bebani KPK dengan Surat Bodong
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Aboe Bakar Al Habsy mendukung langkah Sekretaris Kabinet Dipo Alam yang melaporkan dugaan praktik kongkalikong penggerusan APBN di Kementerian kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Apa yang disampaikan Dipo adalah persoalan hukum. Jadi harus diselesaikan secara hukum," kata Aboe Bakar ketika dihubungi, Minggu ( 18/11/2012 ).

Sebelumnya, Dipo mengaku menerima banyak laporan dari pegawai negeri sipil di Kementerian terkait praktik kongkalikong anggaran. Disebut ada tiga Kementerian yang dilaporkan, salah satunya Kementerian Pertanian yang dipimpin Suswono, kader PKS.

Aboe Bakar mengatakan, dari laporan itu akan dapat dipastikan kebenaran aduan yang diterima Dipo. Sebelumnya, Suwono menyebut aduan tersebut hanya berasal dari surat kaleng lantaran tanpa identitas.

"Jadi supaya clear," kata Aboe Bakar.

Aboe Bakar mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan di Kementerian yang harus diselesaikan sehingga jangan diperberat dengan isu praktek kongkalikong. Dia juga mengingatkan Dipo agar jangan membebani kerja KPK dengan dasar surat bodong.

"KPK hanya akan menjadi keranjang sampah yang menerima berbagai surat bodong. Kita harus ingat Indonesia punya LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). Jadi tidak perlu khawatir bila hendak membuat laporan," pungkas anggota Komisi III DPR itu.

Seperti diberitakan, Dipo mengaku laporan itu masuk pascasurat edaran Sekretaris Kabinet nomor 542 terkait pencegahan praktek kongkalikong anggaran di instansi pemerintah.

Dipo menyebut ikut terlibat anggota DPR untuk mengamankan anggaran yang sudah digelembungkan. Menurut dia, laporan itu disertai bukti-bukti. Dia lalu meneruskan aduan itu kepada KPK.


http://nasional.kompas.com/read/2012...n.Surat.Bodong

KPK Bidik Pengadaan Pupuk di Kementan

Jakarta - KPK sudah menyelidiki pengadaan barang di salah satu dari 3 kementerian yang dilaporkan Seskab Dipo Alam ke KPK. Pengadaan yang tengah diusut itu diduga merupakan pengadaan pupuk di Kementan.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Senin (19/11/2012) pengadaan pupuk di Kementan sudah masuk ke tahap penyelidikan. Sebelumnya, pengusutan perkara ini berada di tahap pengumpulan bahan dan keterangan.

Jubir KPK Johan Budi mengatakan, terdapat satu dari tiga kementerian itu ternyata sudah dibidik KPK, jauh hari sebelum Dipo melapor. Namun Johan tidak memberi tahu mengenai kementerian mana yang yang tengah diusut itu.

"KPK sudah melakukan penyelidikan pada satu dari 3 Kementerian itu, sebelum Pak Dipo melapor," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/11/2012).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, ada 3 kementerian yang dilaporkan Dipo yakni Kemenhan, Kementan, dan Kemendag. Sedang anggota DPR yang dilaporkan di komisi terkait kementerian itu.

Pernyataan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas sebelumnya bisa jadi menjadi clue. Mantan Ketua KY ini mengatakan seharusnya parpol dari kementerian yang dilaporkan Dipo ini segera menarik menterinya.

"KPK strick pada SOP. Siapapun yang terjerat kejahahatan besar ini akan kami proses berbasis dua alat bukti. Jika parpol yang bersangkutan jujur pro rakyat, segera tarik menterinya. Ganti expert profesional yang clean dan clear track recordnya," ujar Busyro dalam pesan singkatnya kepada detikcom Minggu (17/11/2012) malam.

Kemenhan dan Kemendag dipimpin oleh menteri yang tidak secara resmi tercatat sebagai kader parpol. Sedangkan Kementan dipimpin oleh Suswono, kader dari PKS.

Suswono sendiri mengaku bahwa Kementerian yang dipimpinnya adalah salah satu yang dilaporkan Dipo ke KPK. Suswono mengklaim dirinyalah yang meminta Dipo untuk melapor. Dia menyatakan siap untuk diklarifikasi.

Suswono pun menyatakan siap diperiksa KPK. "Saya sangat siap diklarifikasi pada poin yang dituduhkan seperti pada surat kaleng itu. Saya sangat-sangat siap," kata Suswono pada jumpa pers di sela-sela acara "Quacquarelli Symonds Asia Pacific Professional Leaders in Education Conference and Exhibition (QS-APPLE)" di Hotel Westin, Nusa Dua, Jumat (16/11/2012).

Suswono menyatakan bahwa ia telah membaca laporan yang dinilai sebagai surat kaleng tersebut. "Saya sudah baca surat itu, bahwa surat tersebut banyak yang mengandung fitnah dan ketidakbenaran," katanya.

Ia menuturkan bahwa dirinya telah memberikan klarifikasi ke Dipo Alam. Namun, klarifikasi itu dilakukan setelah Dipo membeberkan ke publik.

"Ada surat kaleng, karena tidak ada indentitasnya, yang disampaikan ke Pak Dipo oleh salah satu staf dari 23 ribu PNS di Kementerian Pertanian," tuturnya.

[url]http://news.detik..com/read/2012/11/19/195057/2095014/10/kpk-bidik-pengadaan-pupuk-di-kementan?9922032[/url]

Quote:
selama ini memang kita punya mentri pertanian? kedelai import, daging import, nasib petani makin sengsara. pks ngapain ngurusin gaza, itu nasib petani dan pangan didalam negri aja gak beres ngapain caper kesana sini?. Pakaian boleh putih2, ngomong ayat2 suci, tapi kelakuan ???.
Saat nya pilih pemimpin yang berani transparan, adil bagi rakyatnya, dan punya kemampuan memimpin. INGAT KITA PILIH PEMIMPIN, BUKAN KULI PANGGUL jangan termakan dengan pencitraan yang angkat beras, angkat minyak, angkat karung dll.. gak ada jaminan yang suka angkat2 pasti merakyat. Kalau cuma pilih pemimpin yang mampu angkat karung beras dukung kuli di pasar aje, perut six pack kaga gendut, otot gede, sekali ngangkat sanggup 3 karung emoticon-Malu (S) .
setuju banget sama komen TS, lain kelakuan lain ucapan, buktinya rakyat tetap sengsara digencet oleh melambungnya bahan makanan oleh permainan elite mafia pangan emoticon-Cape d... (S)

hukuman mati perlu untuk Koruptor !!!
nah makanya sampein ke HNW jangan suka protes kritik2 soal AHOK, jakarta sudah punya beban yang berat, sudah bising jangan ditambah kicauan dalil2 gak jelas emoticon-Big Grin

bedanya ahok gak punya jenggot jadi anjing menggonggong gimanapun gak bakal kebakaran emoticon-Ngakak (S)
surat bodong apaen sih nih maksudnya?

Dua Hakim Agung Diduga Terima Suap Bebaskan Misbakhun

Spoiler for "":
bener tuhm pak abu bakar, dipo alam harus segera melapor ke KPK, dan diusut.. kalo salah penjarakanlah, kalo benar ya harus direhabilitasi namanya.. jangan asal njeplak tuh surat kaleng, bilang mentri pertanian terlibat.. kalo gitu kan bikin para gagapers yang ngawur cuman terbawa isu jadi ikut njelek2in.. padahal gak tahu apa2..

pertanian disalahin gara2 impor? bukane yang ngurus impor tuh kementrian perdagangan? ah, si TS ngawur.. (kalo gak mau menggiring opini..)
Setau ane yg urusin import mentri perdagangan deh...
Quote:Original Posted By mualaf2002
bener tuhm pak abu bakar, dipo alam harus segera melapor ke KPK, dan diusut.. kalo salah penjarakanlah, kalo benar ya harus direhabilitasi namanya.. jangan asal njeplak tuh surat kaleng, bilang mentri pertanian terlibat.. kalo gitu kan bikin para gagapers yang ngawur cuman terbawa isu jadi ikut njelek2in.. padahal gak tahu apa2..

pertanian disalahin gara2 impor? bukane yang ngurus impor tuh kementrian perdagangan? ah, si TS ngawur.. (kalo gak mau menggiring opini..)



kalau gak tau jangan sok tau pak..

karena indonesia tidak bisa swasembada beras makanya import. yang gak bisa kerja mentri pertaniannya.

JK Pernah Ancam Mau Jual Kantor Kementerian Pertanian


Jakarta - Jusuf Kalla (JK) mengaku geram dengan impor beras yang dilakukan Indonesia. JK sempat mengancam bakal menjual kantor Kementerian Pertanian jika tidak bisa swasembada beras di 2008.

Akibat ancaman ini, Indonesia pernah swasembada beras di 2008 dan bisa mengekspor beras.

Hal ini diungkapkan JK dalam peluncuran buku Mantan Direktur Utama Bulog Mustafa Abubakar di kantor pusat Bulog, Jakarta, Senin (15/10/2012).

"Saya ancam seluruh pertanian, saya jual kantor pertanian kalau tidak capai swasemba 2008," kata JK yang saat itu masih menjabat Wakil Presiden RI.

JK beralasan, selama ini, Indonesia masih mengimpor beras dalam jumlah besar, padahal Indonesia memiliki banyak tenaga ahli pertanian dan memiliki kantor pertanian terbesar di dunia.

"Gedung (kementerian) pertanian terbesar di dunia ternyata juga pengimpor terbesar di dunia. Banyak insinyur di atas kertas akhirnya mereka ke lapangan. Mereka menerima tantangan itu," tambahnya.

JK menyebut, pencapaian swasembada beras saat dirinya menjadi Wapres bisa dicapai dalam waktu 4 bulan. Ia mengaku swasembada beras itu sangat sederhana yakni mau bekerja keras untuk pengelolaan dan pengaturan bibit, pupuk, pengairan serta bagaimana cara pengelolaan sawah.

"Swasembada tidak sulit sama sekali," pungkasnya.

[url]http://finance.detik..com/read/2012/10/15/122033/2062692/4/jk-pernah-ancam-mau-jual-kantor-kementerian-pertanian[/url]


Soal Pangan, Indonesia Menyedihkan

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati yang mampu mendukung pemenuhan kebutuhan pangan. Namun, keanekaragaman tersebut banyak yang tak termanfaatkan sehingga dalam soal pangan Indonesia justru tampak menyedihkan.

Aliansi Desa Sejahtera pada Hari Pangan Sedunia, Selasa (16/10/2012), menyatakan, Indonesia memiliki 77 jenis sumber karbohidrat, 26 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah-buahan, 75 jenis sumber lemak, dan 273 jenis sayuran.

Namun, dengan sumber pangan melimpah, Indonesia masih harus mengimpor bahan pangan. Sepanjang 2012, impor beras sudah mencapai 1,95 juta ton, jagung sebanyak 2 juta ton, kedelai sebanyak 1,9 juta ton, daging sapi setara 900.000 ekor sapi, gula sebanyak 3,06 juta ton, dan teh sebesar 11 juta dollar.

Tejo Wahyu Jatmiko dari Aliansi Desa Sejahtera dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa hari ini, mengungkapkan perlunya kebijakan pangan yang cerdas dan berkeadilan.

Masyarakat, kata Tejo, perlu diajak lagi untuk mengenal pangan lokalnya, seperti jenis umbi-umbian yang belakangan justru terbukti manfaatnya bagi kesehatan. Dalam soal antisipasi pada dampak perubahan iklim, Indonesia tidak hanya bisa bergantung pada produk asing, seperti benih impor. Indonesia perlu mengembangkan sumber daya alam yang dimiliki.

Achmad Surambo, Koordinator Kelompok Kerja Sawit dari Aliansi Desa Sejahtera, mengatakan, Indonesia perlu memanfaatkan keanekaragaman hayati yang dimiliki untuk mendukung kebutuhan pangan.

Menurut Achmad, langkah yang dilakukan Indonesia saat ini justru sebaliknya. Pangan diseragamkan dan lahan tempat tumbuhnya bahan pangan dibabat. "Di antaranya diubah menjadi deretan perkebunan sawit yang 80 persen untuk ekspor."

Konsekuensi yang muncul dari langkah itu, masyarakat kesulitan mengakses bahan pangan secara mandiri. Pangan harus dibeli, bahkan dari wilayah yang jauh dari tempat tinggal.

Pengelolaan keanekaragaman hayati laut pun diperlukan. Saat ini, menurut Abdul Halim, dari Kelompok Kerja Perikanan Aliansi Desa Sejahtera, sumber protein laut banyak yang tak bisa dinikmati oleh rakyat. Sebagian sumber daya justru dicuri.

Indonesia saat ini masih menjadi cerminan negara berkembang dengan permasalahan pangannya. Data mengungkap, 870 juta orang menderita kelaparan atau kurang gizi. Sebanyak 97,9 persen dari orang yang kelaparan hidup di negara berkembang dan 80 persen orang yang kelaparan justru terlibat langsung pada proses penyediaan pangan.

http://regional.kompas.com/read/2012...ia.Menyedihkan


mentri pertanian dari pks gak guna... caper kesana kesini padahal pangan dalam negri masih gak beres
Quote:Original Posted By spiritoftheday

mentri pertanian dari pks gak guna... caper kesana kesini padahal pangan dalam negri masih gak beres


percuma ngomong sama kader bermata gelap mas, pokoknya PKS tuh partai bener lah, departemen yg dipimpin menterinya pasti sukses semua.
kalo dikritik nanti pasti bawa2 "tapi tapi tapi kan partai lain lebih korup"
contohnya post ke 6 dan ke 7 yah.. emoticon-Ngakak
daging langka, pedagang bakso pade kalang kabut, kabutnya di sono tho ternyate emoticon-Ngacir
penggerusan APBN pasti ada kok di kementrian. keliatan kok orang2 yg emang punya niat baik utk ngeberantas korupsi, pencitraan, pengen korupsi, atau yg mo ngeles dg berlindung dibalik mekanisme hukum.
Quote:Original Posted By mualaf2002
bener tuhm pak abu bakar, dipo alam harus segera melapor ke KPK, dan diusut.. kalo salah penjarakanlah, kalo benar ya harus direhabilitasi namanya.. jangan asal njeplak tuh surat kaleng, bilang mentri pertanian terlibat.. kalo gitu kan bikin para gagapers yang ngawur cuman terbawa isu jadi ikut njelek2in.. padahal gak tahu apa2..

pertanian disalahin gara2 impor? bukane yang ngurus impor tuh kementrian perdagangan? ah, si TS ngawur.. (kalo gak mau menggiring opini..)


TS ini selain ngawur asal ngejeplak aja tanpa bukti ternyata punya dendam kesumat sama kader2 PKS, emoticon-Ngakak mau tau kenapa?
Quote:Original Posted By wongkatro95


TS ini selain ngawur asal ngejeplak aja tanpa bukti ternyata punya dendam kesumat sama kader2 PKS, emoticon-Ngakak mau tau kenapa?


nih deh di baca yaaaaa biar gak katrok lagi... emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

KPK Bidik Pengadaan Pupuk di Kementan


Jakarta - KPK sudah menyelidiki pengadaan barang di salah satu dari 3 kementerian yang dilaporkan Seskab Dipo Alam ke KPK. Pengadaan yang tengah diusut itu diduga merupakan pengadaan pupuk di Kementan.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Senin (19/11/2012) pengadaan pupuk di Kementan sudah masuk ke tahap penyelidikan. Sebelumnya, pengusutan perkara ini berada di tahap pengumpulan bahan dan keterangan.

Jubir KPK Johan Budi mengatakan, terdapat satu dari tiga kementerian itu ternyata sudah dibidik KPK, jauh hari sebelum Dipo melapor. Namun Johan tidak memberi tahu mengenai kementerian mana yang yang tengah diusut itu.

"KPK sudah melakukan penyelidikan pada satu dari 3 Kementerian itu, sebelum Pak Dipo melapor," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/11/2012).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, ada 3 kementerian yang dilaporkan Dipo yakni Kemenhan, Kementan, dan Kemendag. Sedang anggota DPR yang dilaporkan di komisi terkait kementerian itu.

Pernyataan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas sebelumnya bisa jadi menjadi clue. Mantan Ketua KY ini mengatakan seharusnya parpol dari kementerian yang dilaporkan Dipo ini segera menarik menterinya.

"KPK strick pada SOP. Siapapun yang terjerat kejahahatan besar ini akan kami proses berbasis dua alat bukti. Jika parpol yang bersangkutan jujur pro rakyat, segera tarik menterinya. Ganti expert profesional yang clean dan clear track recordnya," ujar Busyro dalam pesan singkatnya kepada detikcom Minggu (17/11/2012) malam.

Kemenhan dan Kemendag dipimpin oleh menteri yang tidak secara resmi tercatat sebagai kader parpol. Sedangkan Kementan dipimpin oleh Suswono, kader dari PKS.

Suswono sendiri mengaku bahwa Kementerian yang dipimpinnya adalah salah satu yang dilaporkan Dipo ke KPK. Suswono mengklaim dirinyalah yang meminta Dipo untuk melapor. Dia menyatakan siap untuk diklarifikasi.

Suswono pun menyatakan siap diperiksa KPK. "Saya sangat siap diklarifikasi pada poin yang dituduhkan seperti pada surat kaleng itu. Saya sangat-sangat siap," kata Suswono pada jumpa pers di sela-sela acara "Quacquarelli Symonds Asia Pacific Professional Leaders in Education Conference and Exhibition (QS-APPLE)" di Hotel Westin, Nusa Dua, Jumat (16/11/2012).

Suswono menyatakan bahwa ia telah membaca laporan yang dinilai sebagai surat kaleng tersebut. "Saya sudah baca surat itu, bahwa surat tersebut banyak yang mengandung fitnah dan ketidakbenaran," katanya.

Ia menuturkan bahwa dirinya telah memberikan klarifikasi ke Dipo Alam. Namun, klarifikasi itu dilakukan setelah Dipo membeberkan ke publik.

"Ada surat kaleng, karena tidak ada indentitasnya, yang disampaikan ke Pak Dipo oleh salah satu staf dari 23 ribu PNS di Kementerian Pertanian," tuturnya.


[url]http://news.detik..com/read/2012/11/19/195057/2095014/10/kpk-bidik-pengadaan-pupuk-di-kementan?9922032[/url]
×