alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a7a8ba2775b44543000070/sutiyoso-vs-ahok
Sutiyoso vs Ahok
Pada acara Metro TV tgl 16 November 2012 , http://www.metrotvnews.com/read/news...an-Jokowi-Ahok

Sutiyoso menilai upload Youtube rapat internal tidak perlu ditunjukkan ke masyarakat. Alasannya : ” karena transparansi tidak perlu seperti itu”, dan justeru akan :

- Menyebabkan pegawai ( baca staff DKI) akan takut salah dan timbul rasa antipati

Sutiyoso juga mengklaim sudah memimpin prajurit 30 tahun dan birokrat 10 tahun, dan menyatakan “Sehebat-hebatnya Gubernur tidak bisa apa-apa tanpa pegawai”

Tentu saja tidak salah berpendapat seperti itu apalagi kepemimpinan Bang Yos saat itu ( 30 th prajurit + 10 th birokrat) adalah disaat rakyat belum punya Media Sosial yang bisa digunakan untuk mengontrol Kepemimpinan bang Yos selama 30 th + 10 th itu ! Jadi kalau kepemimpinan sekarang harus menggunakan paradigma kepemimpinan Bang Yos yang merasa tidak baik kalau staff DKI takut salah, tentu akan terlindas oleh kekuatan sosial media. Transparansi harus total karena kalau tidak, pisau tajam sosial media akan membedahnya.

Kekuatan sosial media (baca Youtube) yang dilansir Pemprov DKI, juga digunakan untuk sosialisasi REKONSILIASI terhadap kesalahan lama. Kesalahan yang lalu tidak akan diperiksa dan dilaporkan ke KPK, tetapi ke depan harus benar. Arti kasarnya : nikmati korupsimu yang lalu (Termasuk di jamannya Bang Yos, kalau ada), tapi yang akan datang jangan berbuat kesalahan lagi ! Semua harus benar-benar bekerja demi rakyat tanpa upaya memperkaya diri dengan mencuri uang rakyat.

Dalam konteks rekonsiliasi di atas memang benar staff takut, tapi pasti akan memilih untuk bekerja baik demi rakyat daripada masa lalunya dibuka lagi. Sekarang sudah bukan jamannya lagi transparansi dilakukan setengah hati karena rakyat sudah siap untuk mengawal kinerja pejabat/staff melalui transparansi sepenuh hati ! Rakyat sudah memiliki alatnya, yaitu: sosial media!!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

komeng?komeng ancol aja

sedikit hiburan
[YOUTUBE]KAjOCfvlU[/YOUTUBE]
liat aja yang 5 detik pertama, IGO banget.

Daripada Foke-Nara atau jokohok gw lebih pengen "nyoblos" dia;o
harusnya yg bagaimana transparansi nya? emoticon-Big Grin
Pensiunan pejabat kalo ngomong asal njeplak.
lain lubuk lain ilalang
emoticon-I Love Indonesia (S)

Ane menghargai bang Yos sebagai pemimpin Jakarta yang baik. Tapi menurut ane, masa-masa bang Yos sudah lewat.

Jakarta sudah sakit parah, harus ada orang-orang yang bisa memberikan "cinta keras" demi menyembuhkan Jakarta. Menurut ane, Ahok sudah cukup baik memberikan waktu kepada staff untuk memperbaiki diri. Kalau ane yang jadi Ahok lebih baik ganti aja semua orang itu, dan orang yang baru diancam untuk nurut atau dipecat.
pokoknya yang baik ya kita dukung saja. merubah birokrat dan birokrasi Indonesia harus dengan cara yang keras, menentang arus dan tidak biasa. Maju terus !
ahok style yang di butuhkan warga DKI Jakkarta saat ini .....
yang lain ngantri dulu

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Jakarta kalau dipimpin dengan gaya2 seperti yg dulu2 gak akan pernah ada perubahan... emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kizarusan
betul betul betul.
mestinya tayangan Ahok di youtube dikasih rate 18+ karena mengandung unsur kekerasan berupa caci maki dan kata2 kasar. Ini bisa mendidik kalangan muda untuk memarahi bawahan nya dengan ancaman "kalau gak nurut saya pecat atau kalau gak mau ikutin perahu gua laporin ke polisi".

Meski dinas PU tidak bersalah, mereka kan juga malas buang2 waktu di KPK. Mending waktu yang ada dibuat untuk kepentingan rakyat DKI. Salut buat bang Sutiyoso yang ternyata pemikiran nya sama sperti ane.

^
^
^
Barbuk panasbung emoticon-Najis (S)
Sutiyoso vs Ahok


Klo ga merasa salah ngapain takut diadu ke KPK atau polisi, harusnya nantang balik AHOK, biar AHOK malu karena gak terbukti telah menuduh PU sembarangan!

Quote:Original Posted By kizarusan
betul betul betul.
mestinya tayangan Ahok di youtube dikasih rate 18+ karena mengandung unsur kekerasan berupa caci maki dan kata2 kasar. Ini bisa mendidik kalangan muda untuk memarahi bawahan nya dengan ancaman "kalau gak nurut saya pecat atau kalau gak mau ikutin perahu gua laporin ke polisi".

Meski dinas PU tidak bersalah, mereka kan juga malas buang2 waktu di KPK. Mending waktu yang ada dibuat untuk kepentingan rakyat DKI. Salut buat bang Sutiyoso yang ternyata pemikiran nya sama sperti ane.


Itu hanya di angan2 ente aja atau sudah ada yang mengalami itu gan? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kizarusan
betul betul betul.
mestinya tayangan Ahok di youtube dikasih rate 18+ karena mengandung unsur kekerasan berupa caci maki dan kata2 kasar. Ini bisa mendidik kalangan muda untuk memarahi bawahan nya dengan ancaman "kalau gak nurut saya pecat atau kalau gak mau ikutin perahu gua laporin ke polisi".

Meski dinas PU tidak bersalah, mereka kan juga malas buang2 waktu di KPK. Mending waktu yang ada dibuat untuk kepentingan rakyat DKI. Salut buat bang Sutiyoso yang ternyata pemikiran nya sama sperti ane.


barisan sakit hati komen kagak jelas emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

ikut cara bersih, kalo kagak mau ya dipecat/mutasi/ditinggal emoticon-Big Grin

kalo merasa kagak bersalah dan merasa semua yg dilakuin bener sebelum2nya, knp kagak berani protes ketika anggaran dipotong 25%?

bingung ye kagak dpt jatah nasi bungkus lagi? emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By JohnWinchester
Pada acara Metro TV tgl 16 November 2012 , http://www.metrotvnews.com/read/news...an-Jokowi-Ahok

Sutiyoso menilai upload Youtube rapat internal tidak perlu ditunjukkan ke masyarakat. Alasannya : ” karena transparansi tidak perlu seperti itu”, dan justeru akan :

- Menyebabkan pegawai ( baca staff DKI) akan takut salah dan timbul rasa antipati

Sutiyoso juga mengklaim sudah memimpin prajurit 30 tahun dan birokrat 10 tahun, dan menyatakan “Sehebat-hebatnya Gubernur tidak bisa apa-apa tanpa pegawai”

Tentu saja tidak salah berpendapat seperti itu apalagi kepemimpinan Bang Yos saat itu ( 30 th prajurit + 10 th birokrat) adalah disaat rakyat belum punya Media Sosial yang bisa digunakan untuk mengontrol Kepemimpinan bang Yos selama 30 th + 10 th itu ! Jadi kalau kepemimpinan sekarang harus menggunakan paradigma kepemimpinan Bang Yos yang merasa tidak baik kalau staff DKI takut salah, tentu akan terlindas oleh kekuatan sosial media. Transparansi harus total karena kalau tidak, pisau tajam sosial media akan membedahnya.

Kekuatan sosial media (baca Youtube) yang dilansir Pemprov DKI, juga digunakan untuk sosialisasi REKONSILIASI terhadap kesalahan lama. Kesalahan yang lalu tidak akan diperiksa dan dilaporkan ke KPK, tetapi ke depan harus benar. Arti kasarnya : nikmati korupsimu yang lalu (Termasuk di jamannya Bang Yos, kalau ada), tapi yang akan datang jangan berbuat kesalahan lagi ! Semua harus benar-benar bekerja demi rakyat tanpa upaya memperkaya diri dengan mencuri uang rakyat.

Dalam konteks rekonsiliasi di atas memang benar staff takut, tapi pasti akan memilih untuk bekerja baik demi rakyat daripada masa lalunya dibuka lagi. Sekarang sudah bukan jamannya lagi transparansi dilakukan setengah hati karena rakyat sudah siap untuk mengawal kinerja pejabat/staff melalui transparansi sepenuh hati ! Rakyat sudah memiliki alatnya, yaitu: sosial media!!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

komeng?komeng ancol aja


upload di you tube itu malah perlu menurut ane karena rakyat bisa tahu siapa yang bekerja untuk warga, siapa yang mau berubah dan siapa yang tetap ingin korup

yang ane bold setuju tapi ... sehebat hebat nya pemimpin akan di jauhin rakyat jika tidak bisa mendidik bawahan agar tidak korup lagi, untuk rekrutmen staff sangat banyak di jakarta orang pinter ( di masing masing bidang keilmuan ) gak perlu kwatir soal itu

pilihan hanya ada 2...
korup copot ganti baru ... atau nantinya di jauhin warga
Quote:Original Posted By mbahmarijanyes
ahok style yang di butuhkan warga DKI Jakkarta saat ini .....
yang lain ngantri dulu

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


siyap siyap ngalahin
opa gangbang style

emoticon-Ngakak

transaparansi yg model mana lg ?!

sekali busuk tetap busuk
di kasih TOLERANSII

toleransi ini yg menghancurkan indonesia

jokowi + ahok .... keep that faith
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:Original Posted By giizii


upload di you tube itu malah perlu menurut ane karena rakyat bisa tahu siapa yang bekerja untuk warga, siapa yang mau berubah dan siapa yang tetap ingin korup

yang ane bold setuju tapi ... sehebat hebat nya pemimpin akan di jauhin rakyat jika tidak bisa mendidik bawahan agar tidak korup lagi, untuk rekrutmen staff sangat banyak di jakarta orang pinter ( di masing masing bidang keilmuan ) gak perlu kwatir soal itu

pilihan hanya ada 2...
korup copot ganti baru ... atau nantinya di jauhin warga

kadang KEBENARAN itu tidak baik dan bagus
kebenaran tetap kebenaran, kenyataanya memang seperti itu

paaahiiiiitttt emoticon-Kiss (S)
ane rs sih jakarta butuh pemimpin dg gaya seperti ini d jajaran birokrasinya. coz udh kronis. ibarat kanker, klau cm d obati tanpa d operasi (d kerasi) psti akn menjalar tmbah parah n berani lgi emoticon-Belomatabeloemoticon-Matabelo

tambah gk sembuh2 tuh emoticon-Belomatabeloemoticon-Matabelo
Jadi pemimpin di zaman VOC itu lain dengan jadi pemimpin di jaman edan seperti sekarang ini.

Kalau dulu pemimpin omong dan semua taat, kalau sekarang, pemimpin omong, semua jadi ribut.
beda pejabat...beda kebijakan dong..emoticon-I Love Indonesia (S),,untuk bersikap tegas gak harus dari TNI kan...emoticon-I Love Indonesia (S),,disiplin,,integritas,,profesional memang harus mulai dibangun di birokrasi bukan hanya di perusahaan swasta.....,,Maju terus ko AHOK....emoticon-thumbsup
emoticon-Ngakak
loe kira ngak ada yang mau kerja jadi pns di jakarta???
mutasi semua yang ngak mau kerja dengan gubernur dan wakil gubernur yang baru.
buka informasi dipublik. dicari lowongan pns untuk pemrov DKI.
siap menjalankan sistem yang ada, siap bekerja untuk rakyat, jujur dan tidak mewek.
pasti berjibun yang mau masuk ke DKI.

dan bodohnya sutioso mau aja dikomporin sama pns sekarang yang merasa terancam kehadiran ahok.

satu lagi. dikasih transparasi mengenai rapat anggaran kok pada ngak mau sih emoticon-Bingung (S).
apa karena segelintir BSH yang koar2 dimedia mengaku rakyat jelata???
alahhhhh sutiyoso didengerinn emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)



dia itu takut kalo borok nya dia selama mimpin jadi gubernur ikut terbuka emoticon-Stick Out Tongueemoticon-Stick Out Tongue



Sutiyoso vs Ahok"
ane tetap dukung model transparasi kebijakan publik .. jadi publik bisa tahu dan mengawal prosesnya .. gak kemudian cuma tahu2 udah ada keputusan tertentu .. maju terus JOKOHOK
hemm... yah transparan dong... kenja para Dinas juga bisa dikontrol oleh rakyat.. lagian dari dulu para dinas juga ga mau tuh laporan sama rakyat... padahal yang gaji rakyat.. emoticon-Big Grin