alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a70cb82d75b4cc030000dc/labuan-bajo-kota-pariwisata-tanpa-rumah-sakit
Peringatan! 
Labuan Bajo, Kota Pariwisata Tanpa Rumah Sakit
Labuan Bajo, Kota Pariwisata Tanpa Rumah Sakit

Sejumlah kapal berlabuh di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Barat, Senin (4/6/2012). Dari sinilah para wisatawan menuju sejumlah pulau yang menjadi habitat alami satwa endemik komodo, seperti Pulau Rinca, Pulau Komodo, Nusa Kode, dan Gili Motang.


LABUAN BAJO, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kini menjadi magnet yang kuat dalam menyedot wisatawan, terutama dari mancanegara. Kota itu menjadi pintu gerbang menuju habitat asli reptilia purba komodo (Varanus komodoensis), yang juga menjadi ikon dan kebanggaan Manggarai Barat.


Quote:Kalau kasus gigitan komodo kecil, bisa ditangani di Puskesmas Labuan Bajo. Namun, kalau gigitannya sangat besar, harus dilarikan ke Denpasar.
-- Heru Rudiharto

Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, tren kunjungan turis asing ke Labuan Bajo dari tahun 2009–2011 terus meningkat. Tahun 2009 sekitar 30.415 orang, tahun 2010 mencapai 41.707 orang, dan tahun 2011 bertambah menjadi 50.000 orang.

Kondisi demikian tentu saja menuntut konsekuensi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mampu memberikan pelayanan dan fasilitas pariwisata dengan standar internasional. Itu amat penting, selain menjaga citra positif, juga memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi wisatawan.

Ironisnya, hingga kini, Manggarai Barat belum mempunyai rumah sakit. Jangankan rumah sakit (RS) internasional, rumah sakit umum daerah pun belum ada. Pelayanan kesehatan di Labuan Bajo selama ini hanya dilayani di tingkat puskesmas.

”Ibu saya yang menderita tumor tahun 2008 harus dilarikan ke Denpasar. Saya waswas sekali waktu itu, syukur bisa ditangani dengan baik,” kata Serin (30), warga Labuan Bajo.

Dewi Anggraeni, warga Labuan Bajo yang lain, menambahkan, hanya penderita dari keluarga mampu yang bisa selamat. ”Paling tidak, pasien kalau mau dirujuk ke rumah sakit terdekat adalah ke Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun, itu membutuhkan waktu sekitar empat jam perjalanan darat, belum lagi biaya transportasinya mahal. Apalagi kalau dirujuk ke rumah sakit di Ende, biaya transportasinya sekitar Rp 1,5 juta. Waktu tempuhnya sekitar 12 jam. Ibu yang mau melahirkan bisa keburu mati di jalan,” ujar Dewi.

Bahkan, bagi penderita jantung, misalnya, harus dirujuk ke Bali atau Jawa. Itu pun jika si penderita sulit mendapatkan tiket penerbangan dari Labuan Bajo. Pasalnya, meski ada tiga maskapai yang melayani rute Labuan-Bajo-Denpasar atau Labuan Bajo-Kupang-Surabaya-Jakarta, kursi yang tersedia selalu terisi penuh. Apalagi, frekuensi penerbangan hanya satu kali untuk setiap maskapai. Kapasitas kursi setiap pesawat pun hanya sekitar 52 orang.

Wisatawan mengeluh

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo, Heru Rudiharto mengemukakan, dari pengalaman empat kasus gigitan komodo tahun 2009-2011, dua korban di antaranya harus diterbangkan ke Denpasar.

”Kalau kasus gigitan komodo kecil, masih bisa ditangani di Puskesmas Labuan Bajo. Namun, kalau kasus gigitannya sangat besar, harus dilarikan ke Denpasar. Sekitar tahun 2010, ada dua korban yang diterbangkan ke Denpasar karena luka yang diderita parah,” ujar Heru.

Chief Executive Officer Destination Management Organization (DMO) Flores Adi Soenarno berharap Pemkab Manggarai Barat menjelaskan, banyak wisatawan asing mengeluh dan mereka sebenarnya waswas kalau berkunjung ke Labuan Bajo karena tidak ada rumah sakit.

Dari karakteristik wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Manggarai Barat, yang didominasi wisatawan asal Australia, kebanyakan yang datang dari kalangan usia muda yang suka petualangan, dan disusul kalangan lanjut usia.

”Kelompok wisatawan ini banyak yang pikir-pikir dulu ke Labuan Bajo. Mereka takut kalau anaknya diare saja, tidak ada rumah sakit yang bisa dijadikan rujukan,” tutur Adi.

Pembangunan rumah sakit pemerintah di Labuan Bajo sudah dimulai tahun 2007 dengan pembiayaan dari APBD setempat. Akan tetapi, pembangunan itu mandek, selain kucuran dana APBD tersendat, juga adanya sejumlah kasus dugaan korupsi.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula mengaku sudah melobi pemerintah pusat sejak tahun 2010 untuk dibantu mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Komodo dengan biaya sekitar Rp 104 miliar. Namun, pinjaman dana dari pusat belum bisa diberikan saat itu karena terganjal masalah dalam laporan pertanggungjawaban pemkab. Penilaian dari BPK saat itu disclaimer. Baru tahun 2011, laporan pertanggungjawaban Pemkab Manggarai Barat terkategori wajar dengan pengecualian.

”PIP (Pusat Investasi Pemerintah) juga telah bersedia mengucurkan dana pinjaman untuk tahun 2013. Pembangunan sebuah rumah sakit memerlukan biaya besar, dan kami sangat membutuhkan bantuan pusat. Berat sekali kalau kami hanya mengandalkan APBD yang terbatas,” tutur Agustinus. Kita tunggu implementasinya. (Samuel Oktora)

EMBER

Quote:Kalo terjadi apa-apa mesti dilarikan ke Denpasar, emoticon-No Hope
Sebentar2 masbro...
Labuan Bajo ndak ada rumah sakit? Yakin nih? Wong 2006 saja saya di sana sudah ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kok. Letaknya dekat dengan pelabuhan ikan, Paddy diving course.

Kok bisa bilang blom ada ya?

Kalau di PULAU KOMODO memang belum ada karena statusnya bukan kabupaten sendiri tapi bagian dari kabupaten manggarai barat.

Cuma Info aja sih.
emoticon-I Love Kaskus (S)
wah sampai di larikan ke denpasar.
cuma punya pukesmas aja disaana
Nice info gan emoticon-thumbsup
udah ada RS nya tapi ya gitu dah biasa, gk ada sponsor ya gk masuk dlm promosi...
Quote:Original Posted By ErnestoGuevara.
Sebentar2 masbro...
Labuan Bajo ndak ada rumah sakit? Yakin nih? Wong 2006 saja saya di sana sudah ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kok. Letaknya dekat dengan pelabuhan ikan, Paddy diving course.
Kok bisa bilang blom ada ya?

Kalau di PULAU KOMODO memang belum ada karena statusnya bukan kabupaten sendiri tapi bagian dari kabupaten manggarai barat.

Cuma Info aja sih.
emoticon-I Love Kaskus (S)


ane kebetulan lagi di labuan bajo ni gan. bentar ya gan. ane coba tanya masih ada apa emang gak ada rsud nya
Ya akhi TS...

Antum janganlah lebay, sesungguhnya berlebih-lebihan adalam temannya setan.

RSUD itu pasti ada di ibukota kabupaten, pasti itu! Yakini!! Camkan!! emoticon-Malu
labuhan bajo yang ada di iklan itu ya...
mungkin pemerintah daerah flores sudah mengajukan itu ke pusat, tapi di pusat belum ada tanggapan karna lagi ngurusin eyang subur atau impor daging sapi mgkn :capede , bersabar aja 'prosedur' nya mgkn emng begitu emoticon-Ngakak
Waww Threadnya Bagus Lanjutkan gan!!
Izin Nyimak Nih gan...
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Tanpa Rumah Sakit? emoticon-Bingung (S)
percuma rumah sakit di sana ada juga....
kena sepilis aja obatnya salah kasih
Ane orang asli labuan bajo gan besar di labuan bajo . memang di labuan bajo tidak ada rumah sakit milik pemerintah cuman ada puskesmas dan RS Susteran di dekat Kapolres Manggarai barat .
Labuan bajo... emoticon-Matabelo pengen kesana..
Yg bener yg mana nih ada atau nggak ada??
emoticon-Bingung (S)
wkwk thread lama ternyata.... emoticon-Ngakak

puskesmasnya bukan sudah dinaikin tingkat jadi rumah sakit ? gw kesana terakhir 2013 puskesmasnya lagi direnov, katanya mau jadi rumah sakit ?

kepala dinas kesehatannya sudah diciduk kan gara-gara korupsi pembangunan rumah sakit ini ? biarin deh tuh orang songong setinggi langit emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By mbahmomon
Yg bener yg mana nih ada atau nggak ada??
emoticon-Bingung (S)


Sama gan ane jg bingung, karena ini thread jadul emoticon-Bingung (S)

Mudah2an udah ada ato minimal lg dibangun
rumah sembuh gan emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By mbahmomon
Yg bener yg mana nih ada atau nggak ada??
emoticon-Bingung (S)


Quote:Original Posted By fad86


Sama gan ane jg bingung, karena ini thread jadul emoticon-Bingung (S)

Mudah2an udah ada ato minimal lg dibangun


setau gw sih puskesmasnya dinaikin tingkat jadi rumah sakit bos. Sudah ada proyeknya, tapi ada kasus korupsi, kepala dinasnya diciduk kpk kalo gak salah.

tapi walaupun dulu masih puskesmas, fasilitas sudah lumayan bos, sudah ada kamar rawat inapnya.

tapi jangan berharap banyak ya.. disana fasilitas pemerintah hancur semua, enggak ada yang bagus