alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a6a9600975b4780d00000e/phobia-sudah-lama-takut-keluar-rumah-mohon-solusinya-gan
Phobia, Sudah lama takut keluar rumah Mohon solusinya dok
Ass, dokter…

Saya mau menanyakan. Saya cowo, sudah sejak awal masuk SMA sampai sekarang 21 tahun ini takut untuk keluar rumah, kalau keluar rumah saya mulai deg-degan (memikirkan mau keluar rumahpun saya sudah deg-degan atau takut).
dulu sih ketika kecil ortu suka melarang saya main ke tetangga

skg ketika ingin berangkat kerja, saya hanya senyum kepda tetangga
tapi tetep diri sendiri merasa sombong karena kiranya saya ga mau bergaul dgn mereka

belakangan terasa semakin parah dokter, saya menjadi benar-benar takut keluar rumah, wajah atau muka saya terlihat murung (seperti orang yang menangis, tapi saya tidak menangis ataupun mau menangis).
Saya coba untuk tidak memperdulikan semua itu, seolah-olah tidak terjadi apa2, tetap tidak bisa. Saya tahu setiap kali keluar rumah orang yang melihat saya dan berkomunikasi dengan saya pasti aneh melihat saya,

saya ga mau kaya gini terus, saya punya cita2 tapi jujur saya ga pernah bisa move on, saya takut mencoba hal yang baru
nyiksa

Saya bingung dokter saya harus bagaimana. Saya sadar dengan semua tingkah laku saya, tapi tetap saja kalau keluar-keluar rumah saya selalu deg-degan, ketakutan, dan sulit berkomunikasi (bicara saya jd gak jelas, tertahan, susah diucapkan, padahal saya tahu apa yang harus saya katakan dan lakukan).

Mohon sarannya dokter. Karena sakit ini saya jd menutup diri, tidak bisa berssialisasi, kehidupan saya jadi terbatas.

Terima kasih sebelumnya.
Saya bukan dokter, tapi percayalah semua masalah ada jalan keluarnya. Pertama anda harus tahu penyebab utama kecemasan anda keluar rumah itu apa. Kalau sudah tahu apa penyebabnya maka harus ditanamkan pola pikir masa bodoh, nggak usah peduli atau mikirin apa yg akan mungkin terjadi pada diri anda nantinya atau apa yg orang pikirkan tentang anda krn semua itu Tuhan yg mengatur, serahkan semua kecemasan/ketakutan anda kpd Tuhan, kita nggak repot mikirin krn hidup ini miliknya Tuhan , biarlah yg di atas yg sibuk mikirin rasa phobia anda. Anda hanya perlu menikmati dan membuat senyaman mungkin hidup anda krn hidup ini cuma sebentar. Intinya justru sikap masa bodoh/EGP yg bisa meringankan masalah anda dan harus ditanamkan pola pikir positif seperti bhw anda ini sehat2 saja, kalo kita mikirnya sakit maka tubuh akan sakit, kalo kita mikirnya sehat maka tubuh akan sehat.
Makasih gan morinoz sarannya
-
apa saya yg seperti ini masuk ke gangguan jiwa ya !
haruskah saya ke psikiater
Iya bisa dibilang gangguan jiwa spt depresi, kecemasan berlebihan yg sebenarnya dialami banyak orang namun tidak banyak yg menyadari. Semuanya berawal dr stress yg tidak bisa dikontrol/teratasi dg baik. Ke pskiater sebenarnya sama aja dg curhat, nanti biasanya akan dikasih
obat2 pengontrol kecemasan yg bisa bantu anda tidur lebih nyenyak krn
berfungsi mengontrol fungsi otak kita yg kacau krn perasaan cemas yg
berlebihan tsb. Obat2an itu dikondisikan utk jangka waktu pendek saja,
susahnya kalao nanti malah jadi agak ketergantungan dan lebih
menderitanya kalau kita udah memutuskan untuk putus dg obat2an tsb.
Gejala2 yg diakibatkan oleh putus obat itu biasanya yg bikin badan
bereaksi negatif krn udah biasa dikontrol oleh obat.
Solusi murah utk gantinya pskiater menurut saya adalah anda harus coba
bersosoalisasi/ngobrol dg orang yg bikin anda nyaman.. nggak harus
orang di luar rumah dulu, kalo misalnya di rumah ada pembantu/saudara
yg diajak ngobrol malah bagus, ngobrolnya topik yg ringan2 aja (jangan ngomongin penyakit anda), dengerin musik/lagu yg enak, nonton
TV juga yg bersifat rileksasi spt acara hiburan lawak, nyanyi dll. yg
bikin kita nyaman. Jalan2 ke luar ke tempat2 yg bikin anda nyaman..
misalnya hobi musik/film bisa liat2 cuci mata ke toko musik/DVD dan
nggak harus beli. Ke mall cuci mata lihat cewek2 cakep/cowok ganteng.
Kalo belum punya pasangan/pacar biasanya begitupunya pacar penyakitnya
bisa sembuh sendiri, nggak usah sampai punya pacar.. kalo kita lagi
naksir seseorang aja siapapun juga udah bisa meringankan gejala yg
anda alami. Jadi obatnya itu ada di anda sendiri, anda harus bisa
mengontrol pikiran anda, jangan sampai sebaliknya anda yg dikontrol
oleh pikiran anda, selalu berpikir/melihat segi positifnya sekalipun
kita sedang menghadapi musibah maka semuanya akan terasa lebih ringan. Tiap pagi coba olahraga ringan jalan kaki selama 30 menit utk rileksasi dan kesehatan fisik anda.
wah mulainya dari mana ya gan

kegiatan ane kerja n sekarang baru sempet kuliah
kalo pulang
y di rumah aja
sholat jg ga pernah mampir ke mushola terdekat
dan di rumah itu udah bertahun2, tiba2 ane keluar pasti planga plongo ga da tujuan emoticon-Frown
ane hanya buang2 waktu, nyalahin semua salah ortu ane
tapi jujur, ga da manfaatnya gitu
gw harus bisa mandiri kan emoticon-Frown

fyi : ane padahal orangnya sangat peduli sama sekitar,harapan ane suatu saat bisa jadi orang yang bisa menginspirasi banyak orang emoticon-Smilie
tapi kalo gini terus g akan pernah ada kesempatan, gw terlalu takut untuk mencoba emoticon-Embarrassment emoticon-norose


aduh curcol gini sory emoticon-Frown
Bersosialisasi di lingkungan kerja/kuliah anda sebenarnya lebih mudah
untuk dilakukan sebagai langkah awal dengan coba bersikap/berbuat yg
baik/positif terhadap orang lain, misalnya cobalah jadi orang yg ringan tangan suka menolong/menawarkan bantuan sehingga orang akan menilai baik terhadap kepribadian anda. Di rumah pun selalu berusaha meringankan pekerjaan rumah tangga seperti membantu bersih2 rumah secara rutin. kan kalo dipikir2 sejalan dengan anda yg orangnya sangat peduli sama sekitar
dan suatu saat bisa jadi orang yang bisa menginspirasi banyak orang .
Bisa berbuat baik terhadap orang lain sekecil apapun akan membuat hati kita bahagia dan merasa lebih berarti, juga terapi yg bagus untuk orang2 yg sedang mengalami masalah kejiwaan.
okelah klo begitu
diterapi aja gan
Quote:Original Posted By Maverick.M4A1
Ass, dokter…

Saya mau menanyakan. Saya cowo, sudah sejak awal masuk SMA sampai sekarang 21 tahun ini takut untuk keluar rumah, kalau keluar rumah saya mulai deg-degan (memikirkan mau keluar rumahpun saya sudah deg-degan atau takut).
dulu sih ketika kecil ortu suka melarang saya main ke tetangga

skg ketika ingin berangkat kerja, saya hanya senyum kepda tetangga
tapi tetep diri sendiri merasa sombong karena kiranya saya ga mau bergaul dgn mereka

belakangan terasa semakin parah dokter, saya menjadi benar-benar takut keluar rumah, wajah atau muka saya terlihat murung (seperti orang yang menangis, tapi saya tidak menangis ataupun mau menangis).
Saya coba untuk tidak memperdulikan semua itu, seolah-olah tidak terjadi apa2, tetap tidak bisa. Saya tahu setiap kali keluar rumah orang yang melihat saya dan berkomunikasi dengan saya pasti aneh melihat saya,

saya ga mau kaya gini terus, saya punya cita2 tapi jujur saya ga pernah bisa move on, saya takut mencoba hal yang baru
nyiksa

Saya bingung dokter saya harus bagaimana. Saya sadar dengan semua tingkah laku saya, tapi tetap saja kalau keluar-keluar rumah saya selalu deg-degan, ketakutan, dan sulit berkomunikasi (bicara saya jd gak jelas, tertahan, susah diucapkan, padahal saya tahu apa yang harus saya katakan dan lakukan).

Mohon sarannya dokter. Karena sakit ini saya jd menutup diri, tidak bisa berssialisasi, kehidupan saya jadi terbatas.

Terima kasih sebelumnya.


Maverick, bagaimana saat ini kondisinya? Apakah sudah ada perbaikan, saya harap demikian. Sekilas dari yang Anda ceritakan kemungkinan Anda menderita Agorafobia namun untuk memastikan suatu diagnosis harus dilakukan pemeriksaan psikiatri dengan benar. Agorafobia umumnya jarang yang terjadi primer, maksudnya primer adalah berdiri sendiri. Biasanya agorafobia lebih sering terjadi sebagai ikutan dari serangan panik/gangguan panik. Namun demikian pada sebagian penderita, ada pula yang berdiri sendiri.

Agora fobia dan fobia jenis lainnya dapat diterapi. Terapi yang utama adalah psikoterapi yang dikombinasi dengan pemberian obat bilamana diperlukan (bila serangan panik karena fobia sangat mengganggu atau bila timbul gejala-gejala depresi).

Segeralah untuk pergi pada psikiater terdekat dengan domisili Maverick sehingga cepat mendapatkan pertolongan. Semoga jawaban ini membantu.
menakjubkan sekali gan
Quote:Original Posted By Maverick.M4A1
Ass, dokter…

Saya mau menanyakan. Saya cowo, sudah sejak awal masuk SMA sampai sekarang 21 tahun ini takut untuk keluar rumah, kalau keluar rumah saya mulai deg-degan (memikirkan mau keluar rumahpun saya sudah deg-degan atau takut).
dulu sih ketika kecil ortu suka melarang saya main ke tetangga

skg ketika ingin berangkat kerja, saya hanya senyum kepda tetangga
tapi tetep diri sendiri merasa sombong karena kiranya saya ga mau bergaul dgn mereka

belakangan terasa semakin parah dokter, saya menjadi benar-benar takut keluar rumah, wajah atau muka saya terlihat murung (seperti orang yang menangis, tapi saya tidak menangis ataupun mau menangis).
Saya coba untuk tidak memperdulikan semua itu, seolah-olah tidak terjadi apa2, tetap tidak bisa. Saya tahu setiap kali keluar rumah orang yang melihat saya dan berkomunikasi dengan saya pasti aneh melihat saya,

saya ga mau kaya gini terus, saya punya cita2 tapi jujur saya ga pernah bisa move on, saya takut mencoba hal yang baru
nyiksa

Saya bingung dokter saya harus bagaimana. Saya sadar dengan semua tingkah laku saya, tapi tetap saja kalau keluar-keluar rumah saya selalu deg-degan, ketakutan, dan sulit berkomunikasi (bicara saya jd gak jelas, tertahan, susah diucapkan, padahal saya tahu apa yang harus saya katakan dan lakukan).

Mohon sarannya dokter. Karena sakit ini saya jd menutup diri, tidak bisa berssialisasi, kehidupan saya jadi terbatas.

Terima kasih sebelumnya.


sama gan kayak ane. kemungkinan nt punya social anxiety disorder (SAD).
nt sering kena panic attack (blushing, jantung berdetak kencang, mual, sakit perut) klo di tengah orang banyak? worry tentang judgment orang2?
coba googling dah tentang SAD, ada macem2 terapinya. yang paling bagus menurut ane biasain dulu nyaman sama lingkungan yang kecil dulu, trus sering2 nongkrong ama temen2 (nongkrong aja).
meskipun progress nya lambat/dikit, yang penting nt dah nyoba dulu ajah.
semangat gan
CMIIW as always
Quote:Original Posted By morinoz
Bersosialisasi di lingkungan kerja/kuliah anda sebenarnya lebih mudah
untuk dilakukan sebagai langkah awal dengan coba bersikap/berbuat yg
baik/positif terhadap orang lain, misalnya cobalah jadi orang yg ringan tangan suka menolong/menawarkan bantuan sehingga orang akan menilai baik terhadap kepribadian anda. Di rumah pun selalu berusaha meringankan pekerjaan rumah tangga seperti membantu bersih2 rumah secara rutin. kan kalo dipikir2 sejalan dengan anda yg orangnya sangat peduli sama sekitar
dan suatu saat bisa jadi orang yang bisa menginspirasi banyak orang.
Bisa berbuat baik terhadap orang lain sekecil apapun akan membuat hati kita bahagia dan merasa lebih berarti, juga terapi yg bagus untuk orang2 yg sedang mengalami masalah kejiwaan.



Quote:Original Posted By psikiaterku


Maverick, bagaimana saat ini kondisinya? Apakah sudah ada perbaikan, saya harap demikian. Sekilas dari yang Anda ceritakan kemungkinan Anda menderita Agorafobia namun untuk memastikan suatu diagnosis harus dilakukan pemeriksaan psikiatri dengan benar. Agorafobia umumnya jarang yang terjadi primer, maksudnya primer adalah berdiri sendiri. Biasanya agorafobia lebih sering terjadi sebagai ikutan dari serangan panik/gangguan panik. Namun demikian pada sebagian penderita, ada pula yang berdiri sendiri.

Agora fobia dan fobia jenis lainnya dapat diterapi. Terapi yang utama adalah psikoterapi yang dikombinasi dengan pemberian obat bilamana diperlukan (bila serangan panik karena fobia sangat mengganggu atau bila timbul gejala-gejala depresi).

Segeralah untuk pergi pada psikiater terdekat dengan domisili Maverick sehingga cepat mendapatkan pertolongan. Semoga jawaban ini membantu.

saat ini sama saja, maaf saya tahu kalau penakut, makasih banget sarannya
belakangan saya memutuskan untuk keluar kuliah, keluar kerja dulu

saya ingin nyari pengalaman dan passion, saya gak mau hidup dalam ketakutan
karena apapun yang saya lalukan selalu membuat saya tidak nyaman
bener gak ya saya berpikir gini
Quote:Original Posted By private13



sama gan kayak ane. kemungkinan nt punya social anxiety disorder (SAD).
nt sering kena panic attack (blushing, jantung berdetak kencang, mual, sakit perut) klo di tengah orang banyak? worry tentang judgment orang2?
coba googling dah tentang SAD, ada macem2 terapinya. yang paling bagus menurut ane biasain dulu nyaman sama lingkungan yang kecil dulu, trus sering2 nongkrong ama temen2 (nongkrong aja).
meskipun progress nya lambat/dikit, yang penting nt dah nyoba dulu ajah.
semangat gan
CMIIW as always


insyallah saya coba gan, makasih y
Mirip banget sama saya gan, saya juga orangnya seperti itu terlebih saya itu malu jika bertemu orang yg pernah saya kenal entah kenapa jika bertemu selalu saja ingin menghindar jika terpaksa bertemu pun saya cuma bisa bertemu dan menjawab seadanya (jika disapa). Saya terlalu takut orang berfikiran negatif terhadap saya makanya saya selalu terlihat baik di lingkungan saya. Disekolahpun saya selalu jadi juara kelas tapi itu malah membuat saya jadi susah diajak berteman padahal dihati saya ingin sekali diajak bercanda, dibecandain, sayangnya dari kelas satu sampai kelas tiga sekarang ini gak ada yg pernah ngelakuin itu pada saya. Miris rasanya melihat masa SMA saya seperti ini padahal waktu SMP malah sebaliknya saya yg paling banyak jadi incaran becandaan teman saya.

Belakangan saya mulai agak membaur dengan teman saya karena akan mencari pekerjaan walaupun saya sudah mulai akrab namun sepertinya didalam pikiran saya ini ada seperti penghalang agar saya tidak terlalu akrab lebih jauh sehingga apa yg saya bicarakan selalu saya pikirkan terlebih dahulu karena seperti di awal tadi saya tidak ingin orang berfikiran negatif kepada saya.

Saya juga ingin sekali punya sahabat (bahkan sampai saat ini gak ada orang yg benar2 dekat dengan saya), tidak gugup jika masuk ke lingkungan baru (jika pergi keluar saya hanya planga plongo gak tau harus ngapain sehingga jika urusan diluar selesai saya langsung buru2 pulang kerumah), juga ingin mudah bersosialisasi. Mohon bimbingnnya jika ada solusi atas masalah yg saya alami.
wew
kasian jg y gan kalo ky gini
cba ke psikolog aja deh
Quote:Original Posted By kiyomaru
Mirip banget sama saya gan, saya juga orangnya seperti itu terlebih saya itu malu jika bertemu orang yg pernah saya kenal entah kenapa jika bertemu selalu saja ingin menghindar jika terpaksa bertemu pun saya cuma bisa bertemu dan menjawab seadanya (jika disapa). Saya terlalu takut orang berfikiran negatif terhadap saya makanya saya selalu terlihat baik di lingkungan saya. Disekolahpun saya selalu jadi juara kelas tapi itu malah membuat saya jadi susah diajak berteman padahal dihati saya ingin sekali diajak bercanda, dibecandain, sayangnya dari kelas satu sampai kelas tiga sekarang ini gak ada yg pernah ngelakuin itu pada saya. Miris rasanya melihat masa SMA saya seperti ini padahal waktu SMP malah sebaliknya saya yg paling banyak jadi incaran becandaan teman saya.
Belakangan saya mulai agak membaur dengan teman saya karena akan mencari pekerjaan walaupun saya sudah mulai akrab namun sepertinya didalam pikiran saya ini ada seperti penghalang agar saya tidak terlalu akrab lebih jauh sehingga apa yg saya bicarakan selalu saya pikirkan terlebih dahulu karena seperti di awal tadi saya tidak ingin orang berfikiran negatif kepada saya.
Saya juga ingin sekali punya sahabat (bahkan sampai saat ini gak ada orang yg benar2 dekat dengan saya), tidak gugup jika masuk ke lingkungan baru (jika pergi keluar saya hanya planga plongo gak tau harus ngapain sehingga jika urusan diluar selesai saya langsung buru2 pulang kerumah), juga ingin mudah bersosialisasi. Mohon bimbingnnya jika ada solusi atas masalah yg saya alami.

ada yg sama
nah ini gan, asa sesuatu di otak ini yang ingin di keluarkan tapi ga bisa, stuck aja rasanya
annoying
Quote:Original Posted By nas95
wew
kasian jg y gan kalo ky gini
cba ke psikolog aja deh


psikolog biayanya berapa yah gan emoticon-Bingung
semua hal jangan dilakukan dengan berlebihan.
ujungnya akan merugikan diri sendiri.
astaga,, sama kayak gue gan,, kalo keluar rumah suka takut, q juga suka ngehindar dari orang yg q kenal, kadang suka deg2an,takut kalo ngeliat orang yg gw kenal, bahkan sama sodara n ortu sendiri suka kayak gitu, gak bisa ngomong lancar didepan publik.. gw juga suka takut kalo ada orang yg ketuk pintu kamar gw,, gak tau kenapa. bener2 gak nyaman bgt kayak gini,, padahal bentar lg mau kuliah,, pengen sembuh,, pengen kayak orang laen yg bisa mudah bergaul,, huhu emoticon-Frown
Quote:Original Posted By hyunji8
astaga,, sama kayak gue gan,, kalo keluar rumah suka takut, q juga suka ngehindar dari orang yg q kenal, kadang suka deg2an,takut kalo ngeliat orang yg gw kenal, bahkan sama sodara n ortu sendiri suka kayak gitu, gak bisa ngomong lancar didepan publik.. gw juga suka takut kalo ada orang yg ketuk pintu kamar gw,, gak tau kenapa. bener2 gak nyaman bgt kayak gini,, padahal bentar lg mau kuliah,, pengen sembuh,, pengen kayak orang laen yg bisa mudah bergaul,, huhu emoticon-Frown


coba ente gabung di group facebook : https://www.facebook.com/pages/Komun...61014243944643

bnyak temen nya, bisa curhat disitu,
coba baca buku berfikir dan berjiwa besar,siapa tau bisa membantu gan. emoticon-Smilie
sama gan, sy juga kayak gitu. umur saya sekarang 25 tahun, ga ada kerjaan dan di rumah mulu. takut bget keluar rumah. klw kebelet hrus ke warung beli keperluan, sy biasanya pergi jam 10. pas warungnya mau tutup, jadi sepi.

sebenarnya ada kejadian yg memaksa sy bersikap seperti ini. Ya allah, sy ga mau terus2an begini. kaya ga guna bget hidup