alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a5dec01a76081d5400007e/badut-badut-politik-di-balik-pembubaran-bp-migas
Badut-badut Politik di Balik Pembubaran BP Migas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sudah empat hari dibubarkan Mahkamah Konstitusi. Keputusan tersebut bersifat final, tidak dapat diganggu-gugat.
Namun hingga kini, penutupan badan hukum milik negara yang beroperasi sejak 2002 itu karena dianggap melawan UUD 1945 itu masih menjadi bahan analisis dan perdebatan.
Amatan yang mengulas kilas balik pembentukan BP Migas dikemukakan Analis Pasar Modal Lin Che Wei yang pernah membongkar skandal Bank Lippo yang membawanya berurusan dengan pengadilan karena dituntut Rp 103 miliar oleh manajemen Lippo Group.
Mantan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) ini membeberkan latar belakang terbitnya Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 yang menjadi paying BP Migas, dan siapa tokoh-tokoh politik yang berperan penting atas lahirnya Undang-undang itu.
Melalui akun Facebooknya, Lin membuat analisi berjudul Badut Politik dalam Kasus Pembubaran BP Migas dan UU Migas Tahun 2001 yang diunggah Kamis (15/11/2012).
Lin Che Wei membagi dua babak atraksi badut-badut politik yang melibatkan sejumlah tokoh politik saat memegang posisi kunci perpolitikan nasional, antara lain pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais menjabat Ketua MPR, politisi senior Partao Golkar Akbar Tandjung (Ketua DPR), politisi PKS Irwan Prayitno ketika itu menajabt Ketua Komisi VIII DPR RI, serta pihak lainnya. (Tribunnews.com/Domu D Ambarita)

Spoiler for sumber:
mahfud md juga termasuk badut?

li chen wei panik emoticon-Ngakak (S)
Spoiler for lengkapnya:


Kayak Gini disebut Analisis .... belum membahas motivasi dan tujuan akhir manuver2 tersebut
oooo.... jadi begitu toh kejadiannya, ... pantas saja yang membubarkan tahu persis kelemahannya, ... lha wong dia-dia juga yang bikin, ...

yang menjadi pertanyaan adalah: apakah motivasi mereka membentuk bp-migas saat itu, dan apa pula motivasinya ketika membubarkan, ... ???