alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a40343017608f042000082/hikmahanto-putusan-mk-malah-bebani-industri-migas
Hikmahanto: Putusan MK Malah Bebani Industri Migas
Hikmahanto: Putusan MK Malah Bebani Industri Migas

Hakim Konstitusi (detikcom) Jakarta - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) tidak tepat. Pembubaran BP Migas malah membebani sektor industri migas.

"Justru dengan putusan MK, industri migas sangat terbebani dan tidak mampu memberi kemakmuran sebesar-besarnya kepada rakyat," kata Hikmahanto dalam rilisnya, Rabu (14/11/2012) malam.

Dampak pembubaran BP Migas sebut Hikmahanto berdampak luas. "Bagaimana status kontrak kerja sama (KKS) dengan badan usaha dan badan usaha tetap?" ujarnya.

Menurut dia, dengan bubarnya BP Migas maka saat ini yang menjadi pihak berkontrak adalah negara. Hal ini terjadi karena 'suksesi' BP Migas yang oleh MK untuk sementara digantikan oleh negara atau BUMN. "Pemerintah telah menetapkan pelimpahan pihak ada di tangan negara, bukan BUMN," imbuhnya.

Bagi Hikmahanto, KKS harus tetap eksis dan berlangsung untuk menghindari gugatan mitra utamanya dari investor asing sampai dengan KKS berakhir.

"Hanya saja dengan putusan MK, KKS menjadi mirip dengan Kontrak Karya Freeport atau Newmont dimana negara berkontrak dengan perusahaan swasta," jelasnya.

Permasalah utama yang akan muncul lanjutnya terjadi bila ada gugatan maka negara menjadi pihak di arbitrase maupun pengadilan. "Putusan MK ini yang justru mengerdilkan negara, bahkan tanggung jawab negara akan menjadi tidak terbatas," pungkasnya.


Dia menyebut pembatasan tanggung jawab negara berdasarkan KKS tidak bisa dilakukan mengingat UPKHM Migas bukanlah badan hukum. Ini berbeda ketika KKS dilakukan oleh BP Migas atau Pertamina sebelum berlakunya UU Migas.

"Bila MK lebih bijak, ketika BP Migas dinyatakan konstitusional seharusnya MK mengubah rejim hukum yang berlaku dari rejim kontrak menjadi rejim ijin. Rejim ijin akan mendudukkan negara dalam posisi yang lebih tinggi dibandingkan pelaku usaha," tuturnya.

Rejim ijin telah diberlakukan untuk kegiatan disektor mineral dan batubara berdasarkan UU No. 4 Tahun 2009. Berdasarkan UU tersebut rejim kontrak diubah menjadi rejim ijin.

"Sayangnya MK tidak menguraikan hal tersebut sehingga industri migas tidak mengalami perubahan yang signifikan,"
ujar Hikmahanto.

[URL="http://news.detik..com/read/2012/11/15/030333/2092156/10/hikmahanto-putusan-mk-malah-bebani-industri-migas?9911012"]Sumber[/URL]
--------------------------

Nah lho, kalo begini jadinya malah blunder...
MK sudah pikir matang2 belum sih?

Atau Mungkinkah ada kaitan 2014 ?
Quote:"Silakan saja jika ada institusi negara mengatakan BP Migas dibubarkan. Tapi saya kira rakyat memperhatikan, rakyat tidak akan lengah. Ada apa ini sebenarnya? Tidak ada angin, tidak hujan. Apa ini arah ke 2014? Kita tidak usah terlalu pintar untuk menebak-nebak ini apa sih," ujar Priyono saat jumpa pers di kantornya, Selasa (13/11).
ya ane berharap semoga bangsa ini gak ancur2 amat kedepan. ane tetep optimis kelak jadi negara maju. tapi untuk 10-30thn kedepan seperi mission impossible.
krn keputusan ini, akan bermunculan Freeport2 baru dalam dunia migas. Chevron akan semakin "menggila", BP England, Shell, dan semua perusahaan migas asing di Indonesia seperti mendapat jackpot !
selamat perusahaan2 asing, nikmatilah kekayaan kami emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By agusrazzid
ya ane berharap semoga bangsa ini gak ancur2 amat kedepan. ane tetep optimis kelak jadi negara maju. tapi untuk 10-30thn kedepan seperi mission impossible.
krn keputusan ini, akan bermunculan Freeport2 baru dalam dunia migas. Chevron akan semakin "menggila", BP England, Shell, dan semua perusahaan migas asing di Indonesia seperti mendapat jackpot !
selamat perusahaan2 asing, nikmatilah kekayaan kami emoticon-Berduka (S)


Perusahaan asing tetep masih kita butuhkan lho, jangan salah...Ga bakal bisa itu pertamina angkat semua blok sendirian. belom lagi mesti cari sumber baru.

Cuma ya kalo emang seandainya ada tikus di BP migas ya dilaporin ke KPK gitu... Jangan malah dibubarin lembaganya emoticon-Ngakak (S)
Pencitraan yang fail dari Ketua MK dan Partai2 Islam. emoticon-Malu (S)
sekarang BP Migas di bawah ESDM...gak ada bedanya kok cuma ganti payung...
Quote:Original Posted By wiki5000
sekarang BP Migas di bawah ESDM...gak ada bedanya kok cuma ganti payung...


Beda, karena dibawah ESDM sekarang kontraknya jadi sama negara...
Quote:Original Posted By Graft
Perusahaan asing tetep masih kita butuhkan lho, jangan salah...Ga bakal bisa itu pertamina angkat semua blok sendirian. belom lagi mesti cari sumber baru.

Cuma ya kalo emang seandainya ada tikus di BP migas ya dilaporin ke KPK gitu... Jangan malah dibubarin lembaganya emoticon-Ngakak (S)
Pencitraan yang fail dari Ketua MK dan Partai2 Islam. emoticon-Malu (S)



kalo di liat dari umur bumn negara yg khusus dibidang migas itu. seharusnya untuk ekplorasi, sampai tingat pengolahan mereka bisa lakukan sendiri gan. tapi kenapa sampai sekarang mereka gak bisa? karena sudah ada setting-an dimana pertamina tidak boleh dan tidak bisa menjadi solo-fighter di negara kita. pola pengembangan riset tidak dikembangkan di bumn tersebut, menurut ane mereka lebih cocok jadi perusahan distributor minyak di Indonesia. investasi migas di canangkan secara gembar-gembor, dgn alasan ekonomi makro. faktanya, ok menyerap tenaga kerja, tapi dari segi pendapatan daerah/negara ya wasalam

kita adalah tamu di tanah sendiri ~
Quote:Original Posted By agusrazzid



kalo di liat dari umur bumn negara yg khusus dibidang migas itu. seharusnya untuk ekplorasi, sampai tingat pengolahan mereka bisa lakukan sendiri gan. tapi kenapa sampai sekarang mereka gak bisa? karena sudah ada setting-an dimana pertamina tidak boleh dan tidak bisa menjadi solo-fighter di negara kita. pola pengembangan riset tidak dikembangkan di bumn tersebut, menurut ane mereka lebih cocok jadi perusahan distributor minyak di Indonesia. investasi migas di canangkan secara gembar-gembor, dgn alasan ekonomi makro. faktanya, ok menyerap tenaga kerja, tapi dari segi pendapatan daerah/negara ya wasalam

kita adalah tamu di tanah sendiri ~


Bisa, itu mahakam mau dikasih.
Cuma yang blok gede sama yg di laut dalam ya berat.

Pendapatan kan di APBN masuk, jadi wasalam kemana?emoticon-Ngakak (S)
Tamu? Pake PSC kali gan, itu ladang tetep punya kita. pembagian juga jelas.