alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a2610be974b41f11000043/daarul-akhfiya-warga-nganjuk-usir-quotkelompok-misteriusquot-yang-diduga-teroris
Thumbs up 
[Daarul Akhfiya] Warga Nganjuk Usir "Kelompok Misterius" Yang Diduga Teroris
Kegiatan Mencurigakan
Warga Nganjuk Usir Kelompok Misterius
Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Selasa, 13 November 2012 | 00:53 WIB

NGANJUK, KOMPAS.com - Warga mengusir sebuah kelompok yang dianggap misterius di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (12/11/2012). Kelompok yang terdiri dari 30 orang itu dianggap misterius, meski telah bermukim di wilayah itu selama kurang lebih setahun. Seorang warga setempat, Danang, mengungkapkan, kelompok itu terdiri dari para pendatang yang berasal dari luar Pulau Jawa dan menempati rumah milik salah satu warga, Badal. Mereka dinilai jarang berinteraksi. Aktifitas yang dilakukan kelompok tersebut, di antaranya, pengajian dan latihan bela diri di rumah tersebut, terutama pada malam hari.

Menurut Danang, warga sudah beberapa kali mengusir. Namun, selalu gagal.

"Pengusiran ini sudah dilakukan ketiga kali. Warga resah dengan sikap mereka yang tertutup dan tidak mau mengenal warga. Kami hanya mengantisipasi hal yang tidak benar saja," kata Danang.


Warga pun mengepung rumah bercat putih itu dan meminta penghuninya ke luar. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, polisi pun mengevakuasi penghuni rumah yang mayoritas remaja dengan menggunakan truk ke Mapolsek setempat. Sementara itu, rumah yang dihuni puluhan orang ini dijaga aparat kepolisian dan diberi garis polisi. Polisi juga melakukan pemeriksaan di rumah tersebut.

http://regional.kompas.com/read/2012...mpok.Misterius

Kelompok Misterius di Nganjuk Diduga Teroris?
Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Selasa, 13 November 2012 | 04:09 WIB

NGANJUK, KOMPAS.com - Puluhan orang yang diusir warga dari sebuah rumah di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diduga kelompok teroris. Sebelumnya, warga mengusir kelompok ini karena dianggap misterius dan melakukan aktifitas mencurigakan. Belakang diketahui, kelompok yang sebagian besar anggotanya masih remaja itu merupakan santri Pesantren Daarul Akhfiya'. Dalam penggeledahan yang dilakukan polisi, Senin (12/11/2012) malam hingga Selasa (13/11/2012) dini hari, Kepala Polres Nganjuk Komisaris Besar Polisi Anggoro Sukartono mengatakan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, materi-materi jihad dan beberapa barang bukti lainnya.

"Kita temukan beberapa buku dan VCD berisi materi jihad. Saat ini masih dalam penyelidikan keterkaitan mereka," kata Anggoro, Selasa (13/11/2012), dilokasi kejadian.

Selain penemuan materi terkait jihad, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti mata panah, senjata laras panjang dengan peluru cis, serta peralatan beladiri seperti sansak.

Sementara itu, sebanyak 49 anggota kelompok yang sebelumnya diamankan di Mapolsek Kertosono, dipindahkan ke Gedung Eks BNK, Nganjuk. Pemindahan ke tempat yang lebih luas tersebut dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan data diri serta sidik jari terhadap mereka. Selain itu, pemindahan dilakukan karena tidak memungkinkannya kembali ke rumah yang sebelumnya mereka tempati di jalan Puntodewo, Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono karena penolakan warga.

Mereka diangkut dengan sebuah bis mini dengan Nomor Polisi AG 7113 V dan dalam pengawalan ekstra ketat. Terpantau sebanyak 6 unit mobil patroli polisi mengawal rombongan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang yang bukan berasal dari sejumlah daerah itu diusir warga karena aktifitas mereka dianggap mencurigakan. Setiap malam, digelar pengajian dan latihan beladiri secara tertutup di halaman rumah yang ditempati sejak sekitar setahun lalu itu. Di rumah tersebut mereka mendirikan pesantren dengan nama Darul Akhfiya'. Nasirudin Ahmad, pengasuh pesantren Darul Akhfiya' menepis kecurigaan masyarakat dengan mengatakan anggota kelompoknya hanya beraktifitas sebagaimana pesantren pada umumnya, yaitu mengaji dan berlatih beladiri.

"Sama seperti pesantren pada umumnya," kata warga Sukoharjo, Jawa Tengah, ini kepada wartawan.

http://regional.kompas.com/read/2012...Diduga.Teroris

Wow, ane baru tahu latihan beladiri dengan senjata laras panjang dan peluru. Sudah saatnya ijin menggunakan senjata direvisi.

Seperti persiapan untuk perang saja.

Salut untuk warga Nganjuk yang cepat tanggap sama kelompok misterius. emoticon-Malu
50 penghuni Darul Akhfiya diduga teroris digiring ke Mapolsek Nganjuk
Selasa, 13 November 2012 04:31 WIB | 2747 Views


Nganjuk (ANTARA News) - Sekitar 50 penghuni pondok Darul Akhfiya yang terletak di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dibawa ke markas Polres Nganjuk, karena diduga terlibat jaringan teroris, Selasa (13/11) dini hari.

Dari pantauan di lapangan, puluhan polisi dengan membawa senjata lengkap mendatangi pondok yang jaraknya tidak begitu jauh dari jalan raya utama, yang menghubungkan Provinsi Jatim dengan Provinsi Jateng tersebut.

Mereka membawa 50 santri, termasuk pengasuh pondok yang diketahui bernama Nasiruddin Ahmad alias Landung Tri Bawono (34), asal Sukoharjo, Solo. Awalnya, petugas membawa mereka ke markas Polsek Kertosono, Kabupaten Nganjuk, tapi kemudian mereka dievakuasi ke Polres Nganjuk. Mereka dibawa menggunakan bus untuk diangkut ke Polres Nganjuk.

Sejumlah tetangga mengaku mencurigai aktivitas di pondok tersebut. Mereka sering terlihat melakukan latihan bela diri, bahkan kegiatan itu dilakukan pada malam hari.

"Mereka sering latihan bela diri, bahkan mereka mempunyai lapangan mirip untuk latihan militer di belakang pondok. Kami curiga, mereka adalah jaringan teroris," kata Maryono, salah seorang tetangga.

Ia juga menyebut, rata-rata usia santri yang ada di pondok yang lebih dari satu tahun berdiri itu masih belasan tahun, masih pelajar setingkat SMP atau SMA. Mereka juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Banyuwangi, Pasuruan, Ambon, dan sejumlah daerah lainnya.

Sementara itu, Nasirudin membantah tudingan jika ia terlibat jaringan terorisme. Ia selama ini, hanya mengajarkan kegiatan pengajian saja.

"Kami tidak mengajarkan gerakan terorisme, namun hanya ilmu agama seperti pesantren umumnya. Selain itu, kami juga mengajarkan ilmu beladiri," ujar Nasiruidin.

Sementara itu, polisi sampai saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak membolehkan warga maupun jurnalis untuk mendekati lokasi kejadian.

Namun, dari sejumlah informasi yang didapat, polisi mendapati buku-buku tentang jihad banyak ditemukan di pondok tersebut. Polisi juga mendapati sejumlah senapan angin ada di tempat tersebut.

Sampai saat ini, belum ada yang bisa dikonfirmasi dari petugas kepolisian setempat. Mereka masih tutup mulut tentang dugaan jaringan teroris yang ada di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk tersebut. (ANT)

http://www.antaranews.com/berita/343...polsek-nganjuk

Khawatir Diamuk Massa, Santri Ponpes Nganjuk Diamankan
Dicurigai mengajarkan terorisme, Ponpes Darul Akhfiya ditutup warga.
Selasa, 13 November 2012, 12:49 Aries Setiawan, Syahrul Ansyari

VIVAnews - Petugas Polres Nganjuk mengamankan 49 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Akhfiya, Kepuh, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.

Sebelumnya, Senin malam, 12 November 2012, ponpes tersebut ditutup warga sekitar karena diduga melakukan aktivitas terorisme. Beberapa kali warga mendapati para santri itu berlatih beladiri dengan menggunakan berbagai senjata tajam.

"Akibat dari respon masyarakat ini yang dikhawatirkan akan berujung anarkis, Polres Nganjuk dan Polda Jatim mengamankan sejumlah santri di Polres Nganjuk," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Selasa 13 November 2012.

Selain itu, kepolisian juga sudah menyita sejumlah barang bukti di lokasi. Antara lain, senjata laras panjang, sejumlah amunisi, senjata tajam seperti golok, dan pisau. Selain itu, ditemukan buku-buku jihad dan dokumen lainnya.

"Diduga kuat mereka melakukan kegiatan latihan-latihan fisik, terutama mengarah pada aksi-aksi perbuatan teror. Untuk itu, petugas bersama tokoh masyarakat dibantu unsur pemerintahan daerah di sana mengambil langkah-langkah agar tidak terjadi hal tidak diinginkan," ujarnya.


Para santri saat ini tengah diperiksa. "Pria wanita kita belum dapat info jelas. Tapi para santri masih muda-muda. Pimpinannya juga tengah diminta keterangan yaitu Bapak Nasarudin Ahmad," jelas Boy Rafli. (asp)

http://nasional.news.viva.co.id/news...njuk-diamankan
ini baru warga negara yang sigap top markotop ..peduli terhadap negara dan lingkungan sosial emoticon-Kiss
Coba kalo setiap wilayah seperti ini emoticon-thumbsup:

masih ada yg berani klaim kl teroris hanya akal2an?
walaupun mgkn ada sebagian yg akal2an, tp tetap ada ancaman teroris yg nyata..

peluru cis itu kaya apa ya emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)

kagak mudeng saya emoticon-EEK!emoticon-EEK!



ada yg bisa kasih tahu emoticon-Stick Out Tongue


mod danube mungkin emoticon-Wowcantik



[Daarul Akhfiya] Warga Nganjuk Usir "Kelompok Misterius" Yang Diduga Teroris"
WALAH ini sekolah teroris yang di danai oleh agen-agen asing, bahaya gan, sejak malingsia mengirim si abu bakar waasir, dan Dr ashari,

sekarang sudah jadi sekolahan, dan secara sporadis jadi sel-sel pemecah bangsa
kota ane ni gan emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo cuma jauh dr rumah ane....nganjuk bagian timur perbatasan dengan kota jombang emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
seperti kata koh ahok " kuncinya ekonomi"
klo org2 pada kaya, mana mau disuruh bunuh diri emoticon-Big Grin
tim kreatifnya udah mentok...........itu2 aj kagak ada perkembangan...............................emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By kosimsupir
WALAH ini sekolah teroris yang di danai oleh agen-agen asing, bahaya gan, sejak malingsia mengirim si abu bakar waasir, dan Dr ashari,

sekarang sudah jadi sekolahan, dan secara sporadis jadi sel-sel pemecah bangsa

Kalau ABB kan ngacir terkencing-kencing ke Malaysia pada jaman karung soeharto, baru berani balik ke Indonesia dan koar2 lagi setelah soeharto lengser.

Jangan lupa si Rizieq (FPI) dan Jibril (Arrahmah) juga lulusan Malaysia yang suka mengacau dan memprovokasi. emoticon-Malu

Tambahan berita di sini:
http://www.kaskus.co.id/show_post/50...803550000c0/2/
nah bagus tuh,artinya penduduk setempat bener2 ga mau citra agamanya yg damai disesatnkan sama orang2 yg latian perang padahal ngakunya penganut agama damai

ditunggu deh keberanian warga yg lain untuk memberangus kelompok2 seperti ini
emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:Original Posted By firewallshop
nah bagus tuh,artinya penduduk setempat bener2 ga mau citra agamanya yg damai disesatnkan sama orang2 yg latian perang padahal ngakunya penganut agama damai

ditunggu deh keberanian warga yg lain untuk memberangus kelompok2 seperti ini
emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)

semoga yang suka teriak2 ini konspirasi (CIA, FBI, Mossad, McD, KFC, Pizza Hut, dll) tidak terguncang. emoticon-Malu
Bukan diduga lagi, tapi terbukti TERORIS!!!
Biasa otak udah dicuci susah tobat, mending didor aja
Quote:Original Posted By *Forbidden*17** SENSOR **
Bukan diduga lagi, tapi terbukti TERORIS!!!
Biasa otak udah dicuci susah tobat, mending didor aja

Masih belum meledakkan bom atau tembak2an sama densus berarti bukan teroris dong, gan. Tapi cuma pelatihan saja. emoticon-Malu

Diusir warga kan bukan polisi
Malah berusaha dilindungi loh biar ga diamuk warga



Tapi yang melindungi malah dituduh PKI loh di sebelah emoticon-Embarrassment
warga Nganjuk melanggar HAM!!!
warga Nganjuk antek yahudi,us,cia,fbi,mcd,mba,aadc!!!
warga Ngajunk antek PKI!!!

emoticon-Big Grin susah deh ngomong ama org sinting mah dikit2 konspirasi
NGANJUK
Diduga Ajarkan Terorisme, Pesantren Ini Tak Punya Izin
Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Selasa, 13 November 2012 | 09:41 WIB

NGANJUK, KOMPAS.com - Keberadaan pesantren Darul Akhfiya' yang diduga mengajarkan materi terorisme di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tidak dilengkapi izin tinggal kepada pihak desa setempat.

"Tidak ada ijinnya. Mereka darimana saya juga tidak jelas. Ada kabar mereka pelarian dari Blitar, ada pula yang bilang pelarian dari Solo," kata Budiharso, Ketua Rukun Warga, tempat pesantren berada, Selasa (13/11/2012).

Selama menetap di rumah yang dibeli dari Badal Harioso sejak setahun terakhir ini, kata Budiharso, penghuni pesantren tersebut sering berganti penghuninya. Mereka bergantian secara berombongan antara seminggu sekali hingga sebulan. Rata-rata penghuninya masih anak-anak usia remaja.

"Penghuninya gonta-ganti dan gak sekolah formal, hanya belajar di pesantren itu. Ketidakjelasan mereka itu yang membuat warga curiga," imbuh Budiharso.

Sementara situasi di pesantren tersebut saat ini masih belum ada aktivitas yang berarti. Hanya beberapa personil polisi dan aparat TNI yang berjaga di sekitar lokasi. Tidak ada sterilisasi lokasi kecuali pada area yang sudah dipasangi garis polisi.

Sebelumnya diberitakan, warga setempat mengusir penghuni pesantren, Senin (12/11/2012), karena dianggap melakukan kegiatan yang mencurigakan. Akibat pengusiran itu, sebanyak 49 santri maupun pengasuhnya diamankan di Mapolsek Kertosono dan dipindah ke eks gedung BNK kabupaten setempat.

Sementara polisi yang melakukan penggeledahan pesantren pascapengusiran itu, menemukan adanya barang-barang yang diindikasikan berhubungan dengan pembelajaran terorisme, seperti buku-buku dan keping cakram berisi materi jihad.

http://regional.kompas.com/read/2012...ak.Punya.Izin.

Wow tidak berijin dan mencurigakan, pantas saja diusir warga dan pondoknya ditutup warga. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By citox

Masih belum meledakkan bom atau tembak2an sama densus berarti bukan teroris dong, gan. Tapi cuma pelatihan saja. emoticon-Malu


Baru terduga gan


Nanti kalo langsung dibilang teroris bakal ada yang ngambek lagi loh
Ujung2nya nanti mewek lagi
emoticon-Embarrassment
Ekekeek...... emoticon-Big Grin

Ini toh thread tandingan dari thread sebelah,.....

kukira TSnya cuma spesialis FPI doang emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin