alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a253955a2acf5645000016/pengamat-pengkhianatan-bp-migas-terlihat-di-blok-mahakam
Pengamat: Pengkhianatan BP Migas Terlihat di Blok Mahakam
Pengamat: Pengkhianatan BP Migas Terlihat di Blok Mahakam
Blok Mahakam Kaltim yang mengandung cadangan gas senilai Rp 1.700 Ttiliun


Pengamat:
Pengkhianatan BP Migas Terlihat di Blok Mahakam
Selasa, 13 November 2012, 19:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,CILACAP--Pengelolaan Blok Mahakam adalah salah satu kasus yang dianggap menunjukkan ketidaberpihakan BP Migas terhadap bangsa Blok ini adalah salah satu ladang gas terbesar di Tanah Air dengan rata-rata produksi sekitar 2.200 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan cadangan gas mencapai 27 triliun kaki kubik. Cadangan gas yang tersisa di blok ini menurut peengamat peminyakan dari Indonesian Resources Studies, Marwan Batubara, di Cilacap, Selasa (13/11) masihlah besar. Padahal ladang itu telah diekspoitasi sejak tahun 1970 oleh perusahaan Perancis Total E&P dan Inpex Corporation dari Jepang.

Diperkirakan, saat ini, ujar Marwan, masih tersisa 12 tirliun kaki kubik dengan potensi pendapatan sekitar Rp 1.700 triliun. Sebenarnya, kontrak kerja sama antara pemerintah dan kedua perusahaan asing tersebut, telah diperpanjang satu kali. Kontrak pertama, dilakukan untuk 30 tahun pada tahun 1967, kemudian diperpanjang selama 20 tahun pada tahun 1997.

Dengan demikian, kontrak kerjasama (KKS) Blok Mahakam itu akan berakhir tahun 2017. Namun belum lagi berakhir KKS kedua tersebut, kedua perusahaan tersebut telah meminta agar kontrak kerjasama bisa diperpanjang lagi. Permintaan ini, tak hanya disampaikan perusahaan, tapi juga oleh pimpinan pemerintahan kedua negara asal perusahaan. Pengajuan itu mengingat besarnya cadangan gas yang masih tersimpan di blok Mahakam tersebut.

Yang menyedihkan, sikap BP Migas dan wakil pemerintahan di kementerian, ternyata lebih cenderung memenuhi keinginan pihak asing tersebut. ''Ini pengkhianatan terhadap amanat pasal 33 UUD 45, karena cenderung memperkokoh penjajahan asing terhadap sumber daya strategis rakyat Indonesia,'' jelasnya. Untuk itu, IRESS menuntut pemerintah memutuskan KKS blok Mahakam dengan perusahaan asing dan menunjuk Pertamina sebagai operator blok Mahakam. ''Kita juga mendesak pemerintah, mengikis habis pejabat-pejabat pemerintah yang menjadi kaki tangan asing yang sering melakukan kebohongan publik, merendahkan kemampuan SDM da martabat bangsa,'' katanya.
http://www.republika.co.id/berita/ek...i-blok-mahakam


Pertarungan Asing vs Lokal di Blok Mahakam
Senin, 22 Oktober 2012 | 06:02 WIB

SURAT berjudul ‘Petisi Blok Mahakam untuk Rakyat’ itu masuk ke Kementerian Sekretariat Negara sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu pekan lalu. Surat itu ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Isinya, agar Presiden SBY menghentikan Kontrak Karya (KK) Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation di Blok Mahakamdi Bontang, Kalimantan Timur. Surat itu dikirim berbarengan dengan aksi unjuk rasa sekitar 200-an orang dari berbagai elemen masyarakat yang dikoordinir Direktur Eksekutif Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara di depan Istana Merdeka di hari itu.

Petisi tersebut diteken beberapa tokoh, antara lain Prof Dr H. Mochtar Pabottingi dari LIPI, Prof Dr H Muhammad Asdar dari Universitas Hasanudin Makassar, pengamat ekonomi dari The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fadli Hasan, Direktur Econit Hendri Saparini, pengamat minyak dan gas, Kurtubi, dan Presiden Serikat Pekerja Migas Seluruh Indonesia, Faisal Yusra. Tak ketinggalan, dukungan dari mahasiswa dan sejumlah aktivis di Jakarta. ‘Petisi Blok Mahakam untuk Rakyat’ tampaknya digalang sebagai pressure group terhadap pemerintah agar menyerahkan Blok Mahakam kepada PT Pertamina setelah tahun 2017 mendatang. “Kami akan terus menggalang dukungan di internet,” kata Marwan.

Petisi ini bisa disebut sebagai awal pertarungan memperebutkan ladang gas dan minyak di Blok Mahakam yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur. Sebab, naga-naganya peluang Pertamina mengelola blok tersebut, semakin kecil. Simak saja pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Dia bilang, pemerintah belum punya sedikit pun rencana memberikan pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina. Sebab, ada risiko yang harus ditanggung Pertamina bila blok tersebut dikelola. Misalnya, investasi yang harus dikeluarkan perusahaan milik negara tersebut sangat besar.

Tak hanya Jero. Wakilnya, Rudi Rubiandini, meminta Pertamina agar tak perlu nafsu menjadi operator Blok Mahakam. Soalnya, menurut Rudi, BUMN ini tak akan sanggup mengelola ladang gas Mahakam yang begitu besar dan sulit. Bahkan, Kepala BP Migas R.Priyono terang-terangan mendukung Total dan Inpex untuk tetap menjadi operator.

Pertamina Siap

Asal tahu saja, sejak tiga tahun lalu Pertamina berkeinginan mengelola Blok Mahakam. Bahkan, BUMN ini telah mengajukan proposal kepada pemerintah sejak 4 November 2009. Pertamina menghitung, blok yang dikelola oleh Total E&P Indonesie dari Perancis dan Inpex Corporation asal Jepang tersebut diprediksi mampu menggenjot portofolio perseroan dan menjadi salah satu ladang penghasil gas terbesar di dalam negeri.

Untuk itulah, sejak Februari lalu, Pertamina telah menempatkan sejumlah pegawainya di Blok Mahakam untuk ikut terlibat pengoperasian. Pertamina juga siap mengucurkan dana hingga US$ 1 miliar atau sekitar Rp 9,4 triliun untuk mengebor 100 sumur baru di tahun 2012. “Kalau pemerintah memberi kepercayaan, Pertamina siap mengelola sumber-sumber minyak di tanah air, termasuk mencari sumber minyak di luar negeri,” ujar Sugiharto, Presiden Komisaris Pertamina kepada InilahREVIEW, Kamis pekan lalu.

Konon, cadangan gas di Blok Mahakam masih tersisa sebanyak 12,5 triliun kaki kubik (trillion cubicfeet/ tcf), dari total cadangan 27 tcf. Total dan Inpex yang kini memegang hak konsesi atas blok tersebut diperkirakan telah mengeksploitasi sekitar 13,5 tcf gas yang ada, dengan pendapatan kotor sekitar US$ 100 miliar. Menurut hitungan IRESS, dengan harga gas yang terus naik, Blok Mahakam berpotensi menghasilkan pendapatan kotor sebesar US$ 187 miliar (Rp 1.700 triliun).

Tekanan

Itulah mengapa, Total dan Inpex ingin terus bertahan di Blok Mahakam. Lobi dan tekanan pun dilakukan terhadap Pemerintah Indonesia. Saat berkunjung ke Jakarta pada Juli 2011, PM Perancis Francois Fillon terang-terangan meminta perpanjangan kontrak Blok Mahakam.

Tak berhenti sampai di sini. Menteri Perdagangan Luar Negeri Perancis Nicole Bricq kembali meminta perpanjangan kontrak saat Jero Wacik berkunjung ke Paris, 23 Juli 2012. Hal yang sama disampaikan oleh CEO Inpex Toshiaki Kitamura saat bertemu Wakil Presiden Boediono dan Presiden SBY pada 14 September 2012. Lobi dan tekanan itu ternyata membuahkan hasil. Menurut sumber yang tahu persis soal ini, perpanjangan kontrak akan kembali diberikan kepada Total dan Inpex. “Syaratnya harus bermitra dengan BUMN,” kata sumber.

Public Affairs and Corporate Communication Total E&P Indonesie Leo Tobing, mengakui kuatnya keinginan Total untuk terus menggarap Blok Mahakam. Permohonan perpanjangan kontrak selama 25 tahun, sudah dilayangkan. Bila ini jadi kenyataan, Total akan terus menyedot gas di Blok Mahakam sampai 2042. “Kami sudah ajukan perpanjangan kontrak atas Blok Mahakam. Kami optimistiskarena kamilah yang paling paham,” ujar Leo.

Sekadar catatan, Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Mahakam diteken pada 31 Maret 1967 oleh Pemerintah Indonesia dengan Total dan Inpex, beberapa minggu setelah Soeharto dilantik menjadi Presiden RI ke-2. Kontrak berlaku selama 30 tahun hingga 31 Maret 1997. Namun beberapa bulan sebelum Soeharto lengser, kontrak Blok Mahakam telah diperpanjang selama 20 tahun, sehingga kontrak akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Kalau berpegang pada UU Migas No 22/2001, ketika kontrak berakhir, maka pengelolaan diserahkan kepada BUMN. Tapi, naga-naganya, kontrak Total dan Inpex akan diperpanjang lagi. Inilah yang bakal membuat pertarungan di Blok Mahakam semakin sengit, karena munculnya perlawanan dari berbagai elemen masyarakat yang menolak.
[url]http://ekonomi.inilah..com/read/detail/1918344/pertarungan-asing-vs-lokal-di-blok-mahakam[/url]

----------------------------

Ujung-ujungnya, tergantung bagaimana ketegasan Presiden RI sendiri, berpihak kepada kepentingan nasional atau kepentingan asing!

Demo Blok Mahakam, 3 Pejabat Dituding Pro Asing
17 Oktober 2012 16:34:43 WIB

Jakarta – Unjuk rasa menuntut pengelolaan Blok Mahakam digarap Pertamina berlangsung di depan Istana Presiden, Rabu (17/10/2012). Mereka menolak blok migas itu jatuh ke tangan perusahaan asing. Menurut Sarman, koordinator demonstran, Blok Mahakam harus dikelola BUMN yakni Pertamina. Karena, kontribusi Blok Mahakam akan sangat membantu negara dalam menggagendakan program-program pembangunan yang pro rakyat. ‘’Selama ini, pemerintah seringkali mengeluhkan soal besarnya subsidi BBM. Yang notabene untuk rakyat. Sementara, kekayaan alam berupa migas, lebih banyak diberikan kepada asing. Ini kan ironi sekali,’’ tegasnya.

Blok Mahakam, menurutnya, sudah terlalu dikuasai asing. Sejak 31 Maret 1967, Blok Mahakam digarap Total EP (Prancis) dan Inpex Corporation (Jepang). Selama 30 tahun itu, sedikitnya 50% kandungan gas di Blok Mahakam yang diolah. Dan, sebagian besar porsinya untuk operator asing. ‘’Kita mendesak agar pemerintahan SBY putuskan kontrak Blok Mahakam. Nggak butuh lagi Total EP ataupun Inpex. Karena, Pertamina mampu menggarapnya. Ini harga mati,’’ tegas Salman.

Sementara, Direktur Indonesian Resources Studies (Iress) Marwan Batubara yang sempat berorasi, mempertanyakan sikap tiga pejabat di sektor migas yang terkesan pro asing. Mereka adalah Menteri ESDM Jero Wacik, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini dan Kepala BP Migas R Priyono. ‘’Ketiga pejabat itu, layak disebut pengkhianat bangsa. Karena lebih setuju kalau Blok Mahakam jatuh ke tangan asing,’’ tuturnya disambut tepuk tangan puluhan demonstran
http://m.beritajatim.com/detailnews....&addkomentar;&
Kan udah dikasih itu blok...emoticon-Bingung (S)
Buktikan aja ya... jangan kaya east natuna dari 2008 sampe sekarang ga jelas emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By Graft
Kan udah dikasih itu blok...emoticon-Bingung (S)
Buktikan aja ya... jangan kaya east natuna dari 2008 sampe sekarang ga jelas emoticon-Cape d... (S)


Serius Pertamina gagah kalo ngomong. Begitu dapet ga bisa ngapa2in. Modal ga kuat, kemampuan ga ada. Pengen liat Pertamina ngelola Heavy Oil di Indonesia
BP Migas akhirnya bubar oleh keputusan MK kemaren....
Bagaimana nasib blok Mahakam ini selanjutnya?
Apakah sistimnya ataukah man-behind-the-gun nya yg lebih effektif utk mensejahterakan rakyat sesuai amanah UUD45, kita tunggu saja...
emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry

BP Migas Dinilai Hanya Gerogoti Aset Negara

http://www.jpnn.com/read/2012/11/13/...i-Aset-Negara-

JAKARTA - Pengamat perminyakan Kurtubi menilai keberadaan BP Migas selama ini justru telah menggerogoti kedaulatan negara. Sebab, BP Migas mewakili pemerintah dalam menandatangani kontrak dengan perusahaan asing secara business to government (B to G).

"Artinya, kedudukan pemerintah dan kontraktor asing jadi setara. Jika terjadi sengketa hukum, bisa membahayakan negara," kata Kurtubi di Jakarta, Senin (13/11).

BP Migas, lanjutnya, tidak punya aset. Dengan demikian, aset BP Migas adalah aset pemerintah. Di sisi lain, kata Kurtubi, BP Migas leluasa mewakili pemerintah menentukan pengelolaan energi Migas.

Ia membandingkan BP Migas sesuai UU nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, dengan UU Nomor 8 tahun 1971 yang mengatur Pertamina menandatangani kontrak dengan perusahaan asing dalam pola business to business (B to B). Menurut UU, kata Kurtubi, aset Pertamina jelas terpisah dengan aset pemerintah. "Dengan demikian, pemerintah berada di atas kontrak sehingga kedaulatan negara tetap terjaga," ungkap Kurtubi.

Ditambahkannya, UU Migas dalam sejumlah pasalnya mengarahkan penguasaan kekayaan migas nasional oleh perusahaan asing dan swasta. Sebab, terdapat pasal di UU Migas yang menyatakan Kuasa Pertambangan oleh menteri diserahkan kepada perusahaan asing/swasta.

"Sementara implementasi kepemilikan atas sumberdaya migas alam (SDA) migas sengaja dikaburkan dengan tidak adanya pihak yang membukukannya karena BP Migas tidak punya neraca," tegasnya.

Bahkan Kurtubi menuding dengan kehadiran BP Migas maka tata kelola migas Indonesia menjadi yang paling buruk di kawasan Asia Oceania. Hal ini ditandai dengan anjloknya produksi, cost recovery melonjak, karyawan BP Migas meningkat 10 kali lipat, serta merugikan negara dan melanggar Konstitusi.

Hal yang sama diungkap pengamat pertambangan, Marwan Batubara. Menurut Marwan, UU Migas pada dasarnya melegalkan penguasaan kekayaan migas melalui desain BP Migas yang tanpa komisaris.

Selain itu, UU Migas disusun dengan tujuan untuk memecah-belah Pertamina dengan memaksakan penerapan pola unbundling agar mudah dijual. (fas/jpnn)
menurut ane si gan, keputusan sudah bener. karena dengan ini ada peluang bg pertamina sbg perusahaan asli negara tercinta kita ini untuk bisa belajar melangkah menjadi perusahaan dunia. dan menurut saya semua ga ada yg instan. jdi tahapan pembelajaran baik itu SDM maupun teknologinya. jika terus menerus asing yg dimengelola, bakal selalu kalah pertamina atau cm kebagian yg biasa2 aj karena teknologi asing yg dibawa akan selalu jauh lebih maju.

emoticon-I Love Indonesia (S)

BLOK MAHAKAM: Pemerintah minta Pertamina siap

http://www.bisnis.com/articles/blok-...pertamina-siap

BALIKPAPAN: Pemerintah meminta kesiapan Pertamina untuk mengelola Blok Mahakam dalam segala aspek bisnis yakni finansial, teknologi dan sumber daya manusia guna didorong dalam mendominasi pengelolaan di blok migas tersebut.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Narianto Wagimin mengatakan Presiden SBY telah meminta agar Pertamina bisa menguasai lebih dari 50% saham pengelolaan Blok Mahakam. Saat ini, pengelolaan blok yang terletak di Delta Mahakam itu dibawah koordinasi Total E&P Indonesie (TEPI) dan Inpex Corporation (Inpex).

“Pemerintah mengharapkan Pertamina bisa menguasai sebagian besar saham blok tersebut,” ujarnya kepada wartawan usai berbicara dalam Seminar Indonesia Oil and Gas Conference 2012, Rabu (07/11).

Dorongan pemerintah kepada Pertamina tersebut tak lepas dari target pencapaian kemandirian energi pada 2025. Menurutnya, pada tahun tersebut sekurang-kurangnya 505 dari operator lapangan minyak dalam negeri dikuasai oleh perusahaan nasional.

Narianto meyakini Pertamina mampu menjadi operator dari blok yang selama ini memproduksi gas terbesar di Indonesia. Terlebih proses transfer operasi sudah pernah dilakukan Pertamina seperti yang dilakukan pada Blok Offshore North West Java (ONWJ) dari British Petroleum.

“Memang pada masa awalnya agak sedikit ada kendala karena perlu penyesuaian. Namun, setelah transisi selesai kendala tersebut bisa direduksi dan bisa kembali ke performa normal dan saya yakin bisa lebih baik lagi,” tukasnya.

Saat ini, pihaknya sedang berunding untuk mencari titik temu mengani rencana peralihan kontrak yang akan habis pada 2017 mendatang. Pembahasan difokuskan pada proses mencari solusi yang tepat sasaran untuk mengedepankan kepentingan nasional.

Kendati demikian, Narianto mengakui belum ada pihak yang mengajukan proposal kepada pemerintah terkait pengelolaan Blok Mahakam tersebut. TEPI selaku pengelola blok yang masih memegang kontrak belum mengajukan rencana perpanjangan kontrak. Demikian halnya dengan Pertamina, sebagai calon kuat dari pemerintah, juga belum mengajukan proposal penawaran pengelolaan blok.

Dia menambahkan karakteristik di Delta Mahakam memang unik karena tiap sumur yang berproduksi tidak saling memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini menjadikan pengelola lapangan produksi perlu mencari lokus baru untuk melakukan pengeboran.

“Karena dalam delta itu minyak dan gas berada dalam gundukan yang terpidah-pisah dan bukan dalam satu kolam raksasa,” ujarnya.

Blok Mahakam diyakini masih memiliki cadangan sekitar 12,7 triliun kaki kubik (trillion cubic feet /TCF) gas dari total 27 TCF. TEPI dan Inpex telah terikat perjanjian kontrak bagi hasil sejak 1967 dan diperpanjang selama 20 tahun pada 1997.

Tercatat, 80% gas yang dihasilkan dari Blok ini dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan industri di Bontang selain untuk memenuhi kontrak penjualan gas dengan Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. (Bsi)
ternyata cuma sebuah negeri yg dipenuhi oleh para pengkhianat, penjahat dan penjarah.......emoticon-Najis

SBY Janji Patuhi Putusan MK soal BP Migas

http://www.jpnn.com/read/2012/11/13/...oal-BP-Migas-#
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, telah menerima laporan mengenai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), perihal keberadaan BP Migas yang dinilai inkonstitusional. Namun Presiden SBY masih menunggu laporan lengkap jajarannya beserta amar putusan lengkap MK, untuk mengambil kebijakan selanjutnya.

"Menko Perekonomian telah menjelaskan soal pembatalan status hukum BP Migas. Tapi beliau (Menko Ekonomi) belum mendapatkan salinan putusan. Kami tunggu dan pelajari dulu, baru bisa mengambil langkah," ujar juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, Selasa (13/11).

Selain itu Presiden SBY dipastikan segera menggelar rapat terbatas menyikapi keputusan MK ini. "Yang jelas Presiden merespon apa yang menjadi amar putusan MK karena itu sifatnya final. Kita pasti akan sikapi dan tindaklanjuti keputusan itu," tegas Julian.

Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan keberadaan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas), karena dinilai berpotensi menyalahgunakan kekuasaan. Selain itu, keberadaan BP Migas juga dinilai bertentangan dengan Undang-Undang 1945.

Putusan ini diambil, setelah sebelumnya sejumlah masyarakat melakukan judicial review atas Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas. UU ini dinilai sama sekali tidak berpihak pada masyarakat, namun justru kepada pihak asing.(afz/jpnn)
apa benar Pemda setempat di setiap tempat BP MIGAS ekploitasi, itu
mendapatkan saham?

soalnya, di tempat ane itu, bupatinya bisa se enaknya menempatkan
orang orang nya di BP MIGAS


lihat negara 2x di timur tengah khususnya negara teluk spt arab saudi,uae, qatar, bahrain & kuwait. mereka dekat hubungannya dgn negara barat tapi soal sumber daya alam spt minyak bumi & gas tdk mau di dikte/ serahkan kelolanya ke negara barat tsb spt usa & eropa, juga yg lebih hebatnya mereka negara teluk tsb tdk pernah di embargo senjata oleh negara barat tsb atau di ributkan soal ham krn tdk di beri hak utk kelola minyaknya. indonesia sdh minyak & gas di berikan ke usa/eropa tapi msh di embargo senjatanya.... aneh?
ayo om SBY, segera dijalankan keputusan MA...
Quote:Original Posted By Graft
Kan udah dikasih itu blok...emoticon-Bingung (S)
Buktikan aja ya... jangan kaya east natuna dari 2008 sampe sekarang ga jelas emoticon-Cape d... (S)


Itulah gan,,,
namanya juga pengamat,,, Muncungnya aja yang digedein...

Ane salah satu orang yang setuju PERTAMINA masuk ke blok Mahakam tapi...
jangan lupa untuk gandeng TOTAL sebagai mitra

Oil and Gas ini merupakan industri Padat Modal dan Padat teknologi...
Jangan sampai nantinya hal ini dilupakan produksi hidrokarbon malah turun.

Saya lebih percaya wamen ESDM dan kepala BP Migas dr pada muncungnya si Kurtubi, apalagi ngabalin....

Pertamina bisa jadi operator blok mahakam blok Mahakam tapi jangan lupa cari partner yang tepat.

dimana-mana perusahaan besar dunia selalu mencari partner untuk share Modal, Teknologi and financial RISK....

Muncung sama bacot boleh gede tapi otak jgn sampe 5cc

kita ini merdeka tp koq masih kayak dijajah pihak asing sing...emoticon-Bingung (S)
smua pejabat pada gila harta...emoticon-Mad








______________________________________________________
"Always Have a Contigency Plan"

Quote:Original Posted By cysers1
ayo om SBY, segera dijalankan keputusan MA...


MK gan bukan MA
Kalo jadi diambil alih pertamina.
sebaiknya orang orang yang sudah bekerja di Blok Mahakam dipertahankan karena mereka yang mengerti sejarah dan seluk beluk disitu.

Terutama untuk level eksekutor lapangan dan teknikal.
Quote:Original Posted By descapria


Itulah gan,,,
namanya juga pengamat,,, Muncungnya aja yang digedein...

Ane salah satu orang yang setuju PERTAMINA masuk ke blok Mahakam tapi...
jangan lupa untuk gandeng TOTAL sebagai mitra

Oil and Gas ini merupakan industri Padat Modal dan Padat teknologi...
Jangan sampai nantinya hal ini dilupakan produksi hidrokarbon malah turun.

Saya lebih percaya wamen ESDM dan kepala BP Migas dr pada muncungnya si Kurtubi, apalagi ngabalin....

Pertamina bisa jadi operator blok mahakam blok Mahakam tapi jangan lupa cari partner yang tepat.

dimana-mana perusahaan besar dunia selalu mencari partner untuk share Modal, Teknologi and financial RISK....

Muncung sama bacot boleh gede tapi otak jgn sampe 5cc



Betul, saya juga percaya sama mereka daripada si jin botak kurtubi.. emoticon-Najis

[URL="http://ekonomi.inilah..com/read/detail/1920230/kepala-bp-migas-lifting-di-apbn-tak-sesuai-fakta"]Source[/URL]
Quote:Bagaimana suara miring dari beberapa kalangan tentang kinerja BP Migas? Bahkan sempat mencuat wacana pembubaran BP Migas?

Kami tahulah. Kita ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat. Kita ingin sampaikan fakta untuk education people. Misalnya, Kurtubi (pengamat perminyakan) yang cukup nyaring. Dulu ketika masih di Pertamina, apa yang sudah diperbuat Kurtubi? Pengelolaan minyaknya seperti apa? Dia bisa naikkan lifting, enggak? Ingat, kondisi sumur-sumur minyak sekarang sudah payah. Itu kan warisannya era Kurtubi. Disebutkan pula dana cost recovery membengkak dari tahun ke tahun. Padahal, BP Migas perketat aturan. Selama lima tahun, kenaikannya bisa kita tahan sampai 3% saja.

Ingat lho, cost recovery itu bukan uang hilang. Dipergunakan untuk 60% local containt di industri migas. Bukan dari APBN. Kita punya keinginan 80% cost recovery dibelanjakan di dalam negeri. Tidak dibawa ke luar.

Sempat juga BP Migas disebut-sebut lebih pro asing?

Kami juga dengar, BP Migas dituduh lebih pro asing. Tetapi itu kan lucu. Pada 1970 siapa yang undang kontraktor asing ke Indonesia? Bukan BP Migas kan, tapi Pertamina. Kami tak pernah undang investor asing. Kalaupun ada yang baru, belum menghasilkan apa-apa.

Setelah ditetapkannya UU Migas, semuanya harus melalui tender. Sebelumnya tidak ada tender. Termasuk zamannya Kurtubi di Pertamina. Makanya kita mau gugat masalah ini.

bp migas dibubarin ... antara sedih ato senang ... bingung ... emoticon-Big Grin

bakal banyak tender yang macet ato diundur kl gini ... pada takut salah ... emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment
Susah ye kl pemimpin kita kayak gini....
Mentingin bangsa lain daripada bangsanye sendiri . . .
Bener2 belum ada keberpihakan kpd rakyat kecil
emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S)