alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a2390d0a75b48c050000fc/liputan-khusus--membuka-tabir-konflik-7-komisioner-kpu-ri-vs-sekretariat-jenderal-kpu
PEMILU 2014 TERANCAM : Komisioner KPU RI vs Sekretariat Jenderal KPU
umat pekan lalu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ida Budhiati mengungkapkan alasan-alasan mengapa pihaknya terlambat mengumumkan hasil verifikasi administrasi partai politik. Pengumuman yang sedianya dilakukan 25 Oktober molor tiga hari menjadi 28 Oktober 2012.

Ida menegaskan, pihak KPU tidak didukung oleh pihak kesetjenan dan bahkan ia menyebut ada pembangkangan dan pemboikotan yang dilakukan oleh internal yakni Sekjen KPU dalam proses penyelenggaraan pemilu.

Berikut kronologi perseteruan komisioner KPU dengan kesetjenan KPU versi Koordinatior LSM pemantau pemilu Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin.

1. Bahwa pada tanggal 25 Oktober 2012 komisioner KPU mengadu kepada Komisi II DPR seputar tidak maksimalnya dukungan teknis-administratif dari pihak sekretariat jenderal dalam pelaksanaan verifikasi;

2. Bahwa setelah mendengar informasi tersebut, pada malam harinya pihak kesetjenan yang tersinggung atas pengaduan komisioner itu kemudian melakukan aksi penarikan atau lebih tepatnya aksi pemanggilan secara mendadak para petugas verifikator dari jajaran sekretariat yang bertugas di Hotel Borobudur;

3. Bahwa selanjutnya para verifikator dan jajaran petugas sekretariat lain selanjutnya dikumpulkan oleh sekretariat jenderal KPU di kantor KPU;

4. Bahwa pemanggilan dimaksud berdasarkan instruksi langsung dari Wasekjen KPU selaku Ketua Pokja Verifikasi parpol;

5. Bahwa selain mengumpulkan jajaran sekretariat, pihak kesetjenan juga mengundang para komisioner untuk datang ke gedung KPU;

6. Bahwa undangan kepada komisioner itu dimaksudkan untuk meminta klarifikasi dari para komisioner terhadap apa yang mereka sampaikan kepada DPR;

7. Bahwa pada pertemuan itu pihak sekretariat jenderal pada intinya mengatakan bahwa mereka sudah bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas verifikasi;

8. Bahwa pihak kesetjenan pada saat itu juga menyampaikan keluhan kepada komisioner terkait adanya perintah dari komisioner yang seringkali berubah-ubah dan kerap mengganti petugas verifikator yang menangani dokumen parpol. Padahal petugas sekretariat mengaku sudah bekerja tanpa mengenal waktu dan sangat kurang berisitirahat;

9. Bahwa pertemuan dimaksud digambarkan berlangsung dalam suasana yang sangat tegang karena masing-masing pihak mempunyai argumentasi sendiri-sendiri;

10. Bahwa ketegangan itu salah satunya dirasakan saat pejabat kesetjenan meminta Ida Budhiati untuk keluar dari ruangan;

11. Bahwa pada kesempatan itu Ketua KPU Husni Kamil Manik sempat menyampaikan permohonan maaf kepada pihak kesetjenan. Namun permohonan maaf itu tidak mendapatkan respons positif dari pihak kesetjenan yang masih merasa tersinggung atas tindakan pelaporan komisioner kepada DPR;

12. Bahwa penarikan petugas verifikator oleh kesetjenan hanyalah bersifat sementara karena keesokan harinya kesetjenan mengaku telah menempatkan kembali petugasnya ke hotel Borobudur;

13. Bahwa ketidakharmonisan antara kesetjenan dengan komisioner sesungguhnya terjadi akibat ketidakberhasilan para komisioner yang pada umumnya masih berusia muda dalam melakukan pendekatan dengan para pejabat kesetjenan yang rata-rata sudah berusia tua. Sikap dan perlakuan yang dianggap kurang pas ini pada gilirannya iklim kerjasama yang kurang kondusif;

14 Bahwa pada pertemuan itu, Sekjen KPU mengatakan bahwa jika Komisioner KPU tidak mempercayai Kesekjenan maka dirinya siap mundur.

Sumber : http://www.merdeka.com/politik/krono...rsi-sigma.html

catatan :

- tanggal 13 November 2012 Sekretaris Jenderal KPU menghadiri Sidang DKPP untuk memberi kesaksian tentang apa yang terjadi terhadap klaim pembusukan KPU yang dilontarkan Komisioner KPU di sidang DKPP tanggal 9 November 2012

- Kebiasaan melempar kesalahan Komisioner KPU kepada jajaran pegawai sekretariat KPU juga terjadi diseluruh Indonesia di 33 provinsi dan 497 kabupaten - kotamadya

KPU adalah lembaga trial dan error, yang jadi korban ada bawahan, ingat 2 hukum tentang pimpinan yang tidak amanah :
1. pimpinan tidak pernah salah
2. kalo pimpinan salah lihat pasal satu kembali ke pasal 1
semoga kebenaran ini bisa diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia
gw kok males baca
yg panjang2 bgini ya emoticon-Nohope

KPU tidak laik buka masalah internal

http://nasional.sindonews.com/read/2...salah-internal

Sekjen bantah tudingan Komisioner KPU

http://nasional.sindonews.com/read/2...komisioner-kpu