alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a0f8461ed719f87d0000b4/bagi-yang-raugu-baca-ini--kpk-dahlan-tak-kurang-alat-bukti-untuk-lapor
Bagi yang raugu Baca ini !! KPK: Dahlan Tak Kurang Alat Bukti untuk Lapor
Reff : http://nasional.kompas.com/read/2012...ti.untuk.Lapor

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Pradja menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan tidak kekurangan alat bukti guna melaporkan anggota dewan pemeras ke KPK. Dahlan, menurutnya, memiliki alat bukti yang lebih dari cukup sehingga KPK dapat menindaklanjuti laporannya.

"Dia dapat daftar (anggota dewan pemeras) itu dari direksi BUMN kan jelas. Berapa biayanya kan ada di pembukuan. Di situ, ada pencatatan keluar masuknya uang di BUMN," kata Adnan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Adnan mengatakan, Dahlan harus secepatnya melaporkan masalah itu ke KPK. Sebab, masalah tersebut harus diselesaikan. Jika tidak diselesaikan, akan menjadi polemik berkepanjangan antara eksekutif dan legislatif. KPK, menurutnya, diberikan mandat oleh negara untuk memproses setiap perkara korupsi. Dahlan tidak dapat begitu saja mengacuhkan hal itu. "Kalau dia bermaksud membersihkan negara ini dari korupsi, ya lapor aja," tandasnya.

Adnan mengatakan, KPK tidak menangani kasus pemerasan. Kasus itu cukup dilaporkan ke Bareskrim Polri. KPK akan menangani dugaan gratifikasi di belakang kasus itu.

Dugaan pemerasan dan kongkalikong antara BUMN dan DPR kembali mencuat setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan mengeluhkan adanya permintaan jatah oleh anggota DPR kepada sejumlah BUMN. Keluhan itu disampaikan kepada Sekretaris Kabinet Dipo Alam melalui pesan singkat yang kemudian bocor ke media.

Dahlan juga telah mengeluarkan surat edaran yang melarang BUMN melakukan kongkalikong. Hal ini memancing respons anggota dewan karena Dahlan sempat mengungkapkan ada 10 nama anggota DPR yang menurutnya pernah melakukan upaya pemerasan.

Namun, saat memberikan keterangan di Badan Kehormatan DPR, 5 November 2012, Dahlan hanya melaporkan dua nama. Dua oknum anggota DPR yang dilaporkannya berinisial IL dan S, yang diduga berupaya memeras tiga BUMN. Belakangan, Dahlan menambahkan lima nama baru. Akan tetapi, laporannya tak dilengkapi bukti yang menguatkan adanya upaya pemerasan.


Editor : A. Wisnubrata

KPK aja udah bilang gitu. Apa iya kaskuser lebih percaya DPR???
lahiya betul.....makanya, ayo cepat lapor!!
di berita di tv tadi ada anggota dpr yg akan mensomasi DI dalam waktu 7x24jam kalo DI tidak meminta maaf emoticon-Ngakak
jika bukti emang lebih dari cukup...

mulailah belajar tidur dalam kamar sempit
mengenai kenapa pak DI ga lapor2 ke polisi ataupun kpk..mungkin bisa membaca ulasan salah satu penulis di kompasiana..katanya sih advocat.entah benar atau kagak analisisnya emoticon-Big Grin

Telaah Hukum Kasus Pelaporan Dahlan Iskan

sumber bacaan tambahan

ane kasih contoh sedikit aja kesimpulan dr tulisan sumber diatas:

Quote:....
.......
Sehingga merujuk fakta-fakta berdasarkan laporan dan penjelasan Menneg BUMN Dahlan Iskan baik lisan maupun tertulis kepada BK DPR, bahwa tidak pernah ada pemberian hadiah atau janji dari Direksi BUMN kepada oknum Anggota DPR RI dan permintaan jatah itu pun selalu ditolak oleh Direksi BUMN, maka permintaan jatah oleh oknum Anggota DPR RI tidak dapat dikenakan delik pemerasan.

Selain itu menurut penulis, oknum Anggota DPR RI tidak dalam posisi dapat menyalahgunakan kekuasaannya untuk melakukan pemaksaan kepada Direksi BUMN, mengingat dana PMN yang dimintakan jatahnya itu secara kelembagaan sudah diputuskan dan setujui oleh pemerintah dan DPR RI. Ketika permintaan jatah terjadi, dana PMN untuk BUMN sudah tidak ada lagi kewenangan oknum Anggota DPR yang dapat disalahgunakan dalam rangka memaksa Direksi BUMN. Dengan demikian unsur memaksa seseorang pada delik pemerasan ini juga sangat sulit untuk dibuktikan.


Dari uraian-uraian di atas, menjadi terang dan jelas bahwa permintaan jatah sebagian dana PMN pada beberapa BUMN yang dilakukan oleh oknum Anggota DPR RI tersebut, menurut pendapat penulis tidak dapat dikenakan delik korupsi baik suap maupun pemerasan.

Dengan merujuk pada uraian pokok pembahasan angka 1, tindakan Dahlan Iskan yang hingga saat ini belum melaporkan peristiwa tersebut ke KPK, Kepolisian atau Kejaksaan, sudah tepat.
Penulis juga berpendapat bahwa, laporan ke penegak hukum atas peristiwa permintaan jatah oleh oknum Anggota DPR RI itu secara gegabah justru dapat menjadi senjata makan tuan atau boomerang dari sisi hukum bagi Dahlan Iskan. Karena apabila penegak hukum tidak menemukan delik suap atau pemerasan pada peristiwa itu karena alasan sebagaimana telah penulis jelaskan pada pembahasan angka 1 di atas, maka pihak yang dirugikan atas laporan Dahlan Iskan pada penegak hukum tersebut (baca: oknum Anggota DPR peminta jatah), mendapatkan celah untuk melaporkan balik Dahlan Iskan atas tindak pidana laporan Palsu (atau pengaduan fitnah) sebagaimana dimaksud Pasal 317 KUHP sub Pasal 220 KUHP.

Sulitnya membuktikan delik suap atau pemerasan ini diketahui betul oleh pihak oknum Anggota DPR RI peminta jatah itu dan para pendukungnya (termasuk para penasehat hukumnya). Maka tidak heran apabila sering sekali dalam berita yang ada di media massa, mereka justru menantang Dahlan Iskan untuk langsung membuat laporan resmi saja ke KPK, kepolisian atau kejaksaan.
.......
................
Baru tau kalau korupsi/kejahatan mesti dilaporkan dulu. Ane pikir seperti di pilm2 holywood begitu ada rumor langsung dilakukan penyelidikan tanpa ada yg melapor dulu.

Pantesan korupsi susah diberantas. Soale yg lapor mesti nyuap dulu baru bisa lapor tindak korupsi dan yg lapor ikutan dipenjara. Contoh kasus SIM yg udah hilang
ayo maju om dahlan ishkan.. rakyat mendukung anda..emoticon-I Love Indonesia (S)
makanya buruan laporin klo punya bukti2 yg kuat.
jangan cuman maen komen di media.
klo beneran ada dHewan yg meras pasti rakyat bakalan mendukung buat masukin mereka ke bui.
Quote:Original Posted By makerror
mengenai kenapa pak DI ga lapor2 ke polisi ataupun kpk..mungkin bisa membaca ulasan salah satu penulis di kompasiana..katanya sih advocat.entah benar atau kagak analisisnya emoticon-Big Grin

Telaah Hukum Kasus Pelaporan Dahlan Iskan

sumber bacaan tambahan

ane kasih contoh sedikit aja kesimpulan dr tulisan sumber diatas:



Hooh gitu toh... pantesan kok si DI ini terkesan tarik ulur melulu.
Makasih infonya...emoticon-Cendol (S)
yg pasti karena skg yg diemban DI adalah jabatan politik pst dia jg ikut cara2 politik dlm menyelesaikan masalah nya ga bs pure bisnis aja emoticon-Smilie
Aneh aj emank pak dahlan malah lapor ke bk dpr, sama aj boong itu mah.
Hahaha... masyarakat sudah menari diatas telapak tangannya pak Dahlan!! emoticon-Ngakak

Kalo dikasi tau semua, ni kasus bakal menguap seperti yang sudah-sudah!! Kasi aja dikit-dikit biar makin lama pemberitaan jadi makin gerah anggota hewan yang ada di Senayan..!! Bagi yang raugu Baca ini !! KPK: Dahlan Tak Kurang Alat Bukti untuk Lapor
Quote:Original Posted By makerror
mengenai kenapa pak DI ga lapor2 ke polisi ataupun kpk..mungkin bisa membaca ulasan salah satu penulis di kompasiana..katanya sih advocat.entah benar atau kagak analisisnya emoticon-Big Grin

Telaah Hukum Kasus Pelaporan Dahlan Iskan

sumber bacaan tambahan

ane kasih contoh sedikit aja kesimpulan dr tulisan sumber diatas:



Anggota DPR emang ga bego sih. Mereka pinter2. Sayangnya kepinterannya dipake buat nipu rakyat. Sebagai rakyat jadinya kita emang cuma bisa berdoa semoga kebenaran yang menang
bang DI jadi pelopor yg berani membongkar kebusukan, hidup bang DI tidak akan mudah. saya sungguh berharap, banyak tokoh lain yg terpicu keberaniannya mengikuti langkah bang DI. kami rakyat sudah muak dengan system yg sekarang yg sangat rusak dan tidak efektif.
Quote:Original Posted By makerror
mengenai kenapa pak DI ga lapor2 ke polisi ataupun kpk..mungkin bisa membaca ulasan salah satu penulis di kompasiana..katanya sih advocat.entah benar atau kagak analisisnya emoticon-Big Grin

Telaah Hukum Kasus Pelaporan Dahlan Iskan

sumber bacaan tambahan

ane kasih contoh sedikit aja kesimpulan dr tulisan sumber diatas:



makasih gan atas infonya.ane jadi bisa melihat dari perspektif yang berbedaemoticon-Cendol (S)
Pak Dahlan, saya mendukung Anda
ah...ngurus beginian

kasus simulator kelarin dolo.
jangan ngampang kayak HAMBALANG.
tong kosong nyaring bunyinya....
si DI ke laut aja...

emoticon-Kiss
anda perlu tahu, tindakan DI ini bisa disebut berani. Dia melakukan ini untuk melindungi BUMN dari oknum DPR yg bertugas mencari dana untuk pribadi dan partai.

Saya mendukung DI. Sedari awal DI tidak ingin mencampuri urusan dapur DPR, cuma ingin memberikan pesan: JANGAN GANGGU BUMN! Apa situ mau uang pajak kita diperas dan masuk ke kantong oknum DPR? Kalau mau hujat aja DI.

Soal bukti, jika ada tindakan yang menyimpang di DPR, memang harus lapor BK di DPR. Itu sudah prosedur. Bukan lapor ke KPK. Tapi kalau mau mengusut kasus per kasus, harus lapor ke polisi. Andaikata lapor ke polisi, apa masalah selesai? engga kan? Tapi akan berlarut2x baik di BUMN dan di oknum DPR. Mereka akan menghabiskan energi untuk menghadiri sidang yang tidak akan pernah berhenti.

Quote:Original Posted By fienka
tong kosong nyaring bunyinya....
si DI ke laut aja...

emoticon-Kiss


bisa diperjelas maksudnya gan disini ? didukung dengan alasan dan fakta, biar Kaskuser mendapatkan pencerahan dari agan
×