alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50a06abb20d719993100008c/fraksi-di-dpr-harusnya-sikat-anggota-dpr-pemeras-bumn
Fraksi di DPR Harusnya 'Sikat' Anggota DPR Pemeras BUMN
Jakarta - Fraksi PAN DPR mengancam akan melempar somasi ke Menteri BUMN Dahlan Iskan. Sangat disayangkan, harusnya fraksi-fraksi di DPR memberi sanksi kepada anggota DPR pemeras BUMN yang dilaporkan Dahlan Iskan.

"Fraksi-fraksi tidak perlu kebakaran jenggot
. Momentum Dahlan ini harus digunakan untuk bersih-bersih DPR.Tidak perlu sampai melakukan somasi, itu menjadi bahan tertawaan rakyat," kata anggota Komisi III DPR dari Partai Gerindra, Martin Hutabarat, dalam siaran pers, Senin (12/11/2012).

Hal ini disampaikan Martin menanggapi rencana FPAN DPR akan menyambangi BK DPR pada hari ini untuk meminta salinan surat laporan Dahlan Iskan terkait 5 anggota DPR yang diduga meminta jatah BUMN. 5 anggota DPR yang dilaporkan terkait permintaan jatah ke BUMN adalah Ikhlas El Qudsi (PAN) dan Achsanul Qosasi (PD) yang sudah memberikan penjelasan, dan tiga anggota lain yang belum muncul secara terbuka, ATP, LM, dan ARW.

Prinsipnya Martin sepakat bahwa Dahlan perlu juga melampirkan bukti-bukti adanya permintaan jatah dari anggota DPR yang bersangkutan. Namun kalangan DPR juga tak perlu sampai kebakaran jenggot.

"Memang Pak Dahlan harus tidak hanya sekedar bicara tapi memberikan penjelasan dan pembuktian yang lebih akurat. Namun fraksi-fraksi juga harus melakukan investigasi," katanya.

Martin yang juga anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini prinsipnya sepakat bahwa fraksi-fraksi harus memberi sanksi jika anggotanya terbukti terlibat pemerasan BUMN. Fraksi Gerindra juga tak akan segan-segan memecat jika ada anggotanya yang bermasalah.

"Walaupun ada dari Gerindra ya harus kita sikat. Karena ini momentum untuk membuat bersih-bersih. Jadi sikat saja," tegasnya.

Satu demi satu identitas anggota DPR yang dilaporkan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke BK DPR terkuak. Merasa namanya dilaporkan Dahlan Iskan, Anggota Komisi XI DPR dari FPAN, Ikhlas El Qudsi, akan menyambangi BK DPR pagi ini.

Petinggi FPAN DPR pun akan mendampingi Qudsi. Sekaligus meminta fotokopi surat laporan Dahlan Iskan. FPAN DPR mengancam akan mensomasi Dahlan Iskan.
[url]http://news.detik..com/read/2012/11/12/100814/2088895/10/fraksi-di-dpr-harusnya-sikat-anggota-dpr-pemeras-bumn?9922022[/url]
(van/ndr)

Gimana nga mau kebakaran jenggot, lah wong tertangkapnya satu hewan akan berdampak terhadap terbongkarnya konspirasi hewan hewan lainnya? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Booking untuk komentar bermutu dari teman teman kaskuser........ emoticon-Kiss emoticon-Kiss emoticon-Kiss emoticon-Kiss emoticon-Kiss
Satu dibongkar efeknya domino. Bisa kena semua. Abis donk anggota hewan?
yang saya baca waktu sidang BK DPR, DI nggak bawa bukti konkrit(sms, video,dll) cuman bawa kronologi pemerasannya doang, jadinya kan nggak sip. Kesannya jadi asal tuduh.
Coba kalo bukti dikeluarin, klo bisa masuk Youtube, dll. Pasti DPR nggak pake rame2 lagi. langsung banti satu-satu para anggotnya yang disebut. masalah kelar. Tapi DI kurang sip eksekusinya. Kalo gini dia keburu "dibunuh" orang DPR loh...
Quote:Original Posted By Nightforce13
yang saya baca waktu sidang BK DPR, DI nggak bawa bukti konkrit(sms, video,dll) cuman bawa kronologi pemerasannya doang, jadinya kan nggak sip. Kesannya jadi asal tuduh.
Coba kalo bukti dikeluarin, klo bisa masuk Youtube, dll. Pasti DPR nggak pake rame2 lagi. langsung banti satu-satu para anggotnya yang disebut. masalah kelar. Tapi DI kurang sip eksekusinya. Kalo gini dia keburu "dibunuh" orang DPR loh...


Emang klo pemerasan bukti nya apa bro?
Emang si pelaku bakal ninggalin bukti? Tanda tangan di tanda terima uangnya misalnya.
Klo dijebak kyk KPK, ketangkep basah bisa lah.
Cuma buat BUMN & DPR kyknya gak mungkin.
lagian bongkar sampe ke akarnya tuh pasti itung untung rugi dulu buat yang bongkar..
kalo yang gak mau disebut bisa main uang buat yang bongkar..
setuju gan... jangan khawatir
lagian sms dahlan iskan ke sudi silalahi bukannya bisik-bisik internal di antara eksekutif, ... kenapa legislatif kebakaran jenggot yah, ...

apa karena anggota legislatif sudah terbiasa omong sana omong ini, serang sana serang sini, hujat sana hujat sini .... dan kagak ada yang berani mengcounter... ???

naaahhhh, .... sekarang ketemu predatornya, ... dan ternyata sama dengan persepsi sebagian masyarakat indonesia, .... paling tidak di kaskus lah, ...

apakah undang-undang migas yg menjadi dasar pembentukan bp-migas bukan produk dpr, ... yang kemudian dicounter oleh mk, ...

berkilah lagi, ... itu bukan produk legislatif era sekarang, .... alasan itu menunjukkan lagi betapa kualitasnya deh, ...