alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/509f1ad31ad7191d460000a8/proses-hukum-ola-harus-dipercepat-untuk-hentikan-polemik-grasi
Proses Hukum Ola Harus Dipercepat untuk Hentikan Polemik Grasi
Jakarta - Polemik pemberian grasi kepada Meirika Pranola atau Ola terus bergulir hingga terjadi ketegangan antara Ketua MK Mahfud MD dan Istana. Sebaiknya proses hukum Ola dipercepat untuk memberikan kejelasan kasus tersebut dan menghentikan polemik.

"Sederhana saja, yang terbaik sekarang berdasarkan bukti awal tersebut maka pihak yang berwenang segera bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan untuk memastikan benar tidaknya dugaan Ola telah mengendalikan penyelundupan narkoba tersebut," ujar anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin kepada detikcom, Minggu (11/11/2012).

Didi mengatakan ketegangan antara mahfud MD dan Mensesneg Sudi Silalahi, tidak perlu berlanjut lebih jauh. Sebab, nantinya yang lebih terlihat hanya nuansa politik.

"Sehingga bisa saja ada pihak lain yang akan mengambil keuntungan politik, dengan terus memanas-manasi dan mengadu Pak Mahfud dan Pak Sudi. Bagaimanapun kedua lembaga negara tersebut (Istana dan MK) sesungguhnya martabat dan kehormatannya harus dijaga," ungkap politisi PD ini.

Langkah yang paling bijaksana menurut Didi, Mahfud MD dan semua pihak yang mengkritisi Grasi Presiden hendaknya sama-sama bersabar diri untuk memastikan kebenaran atas dugaan Ola melakukan tindak pidana lagi dari dalam penjara. Meskipun dugaan berdasarkan bukti-bukti awal sudah dimiliki oleh BNN.

"Saya cenderung melihat hal ini terjadi tidak lain karena Ola benar-benar tidak menghargai belas kasihan yang telah diberikan Presiden kepadanya, kecuali penyelidikan dan pembuktian pada akhirnya secara pro yustisia benar-benar memastikan Ola mengendalikan penjualan narkoba dari dalam lapas," ungkapnya.

Didi menegaskan yang terpenting saat ini adalah semua pihak haruslah bersabar. Biarlah dugaan bahwa Ola diduga melakukan praktek pengendalian narkoba dari dalam lapas tuntas penyelidikannya.

"Setelah proses penyelidikan ini dilakukan maka benar tidaknya tuduhan terhadap Pla akan terjawab secara pasti. Dan kalau nantinya terbukti Ola melakukan hal tersebut, maka sudah sangat layak bagi Presiden untuk membatalkan grasinya," tutupnya.

[url]http://news.detik..com/read/2012/11/11/093719/2088349/10/proses-hukum-ola-harus-dipercepat-untuk-hentikan-polemik-grasi[/url]


Khomeninya :

Hukum seberat beratnya.
pertamax...ane setuju gan,....ane baru nonton ILC ketauan boroknya si ola...emoticon-Sorry, gila dipenjara aja masih bisa atur transaksi narkoba
Hasil nonton ILC, sinopsis :

1. Hotman = biadab tanpa etika
2. Farhat = bajingan tanpa etika, ngikut2 cara Hotman
3. Ruhut = ketahuan bodohnya, omong kosong asal keras (penggembira no 1)
4. Elsa Syarief = munafiq, pembela narkoba juga
5. Menhumkam = bicara lembut dan jago bohong
6. Ketua GRANAT = pemberani, punya integritas dan prinsip
7. Fraksi PPP dari DPR = analisa tajam disertai bukti
8. Mahmud = intuitisi tajam, tahu ada mafia narkoba di istana tanpa perlu ke istana
9. Fraksi Golkar dari DPR = jago ngulang2 apa yang semua orang sudah tahu (penggembira no 2)

Dst, cape gw ketiknya ehuehueheu

KESIMPULAN :

MAFIA NARKOBA EKSIS DI ISTANA

TANPA HUKUMAN MATI TERHADAP OLA, MAKA SELAMANYA WAJAH ISTANA TERCORENG
si ola mah buruk