alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/509db8a71a7608a24400005e/mafia-grasi-dasar-mahfud-md-duga-ada-mafia-dalam-pemberian-grasi-narkoba
[MAFIA GRASI] Dasar Mahfud MD Duga Ada Mafia dalam Pemberian Grasi Narkoba
Ini Dasar Mahfud MD Duga Ada Mafia dalam Pemberian Grasi Narkoba

Jakarta - Mahfud MD menolak memberikan bukti adanya mafia dalam pemberian grasi narkoba karena pernyataanya hanyalah dugaan bukan tudingan yang merujuk pada nama. Lalu apa dasar dugaan Mahfud itu?

Mahfud mengatakan bahwa dia meyakini ada mafia berdasarkan analisanya mengenai sejumlah hal yang muncul. Dan Mahfud menyebut hal-hal itu sebagai bukti kuat.

"Saya meyakini ada permainan mafia yang canggih dalam kejahatan narkoba di negeri ini karena banyak buktinya. Kalapas Nusa Kambangan terlibat itu, lapas-lapas yang disidak oleh Denny Indrayana menemukan jaringan pengedar narkoba, hakim tertangkap basah, penegak hukum lainnya terlibat," ujar Mahfud dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (10/11/2012).

Selain itu Mahfud juga mengutip pernyataan ketua Gerakan Nasional Anti-Narkotika (Granat) Henry Yosodingrat mengenai adanya jaringan yang mengurusi vonis terpidana kasus narkoba.

"Ketua Granat menyebut--nyebut adanya jaringan yang bekerja mengurus pengadilan sampai pada upaya pembebasan terpidana narkoba dengan jumlah uang yang besar," papar Mahfud.

Sebelumnya Mahfud mengatakan dugaan yang berdasar dari analisa itu tidak memerlukan pembuktian. Pernyataan Mahfud ini untuk menjawab permintaan dari Mensesneg Sudi Silalahi yang memintanya untuk menunjukkan bukti adanya mafia dalam pemberian grasi.

Grasi yang jadi kontroversi diberikan kepada Meirike Pranola atau Ola. Dia dijatuhi hukuman mati karena hendak membawa 6 kg heroin dan sabu ke Inggris. Presiden SBY lalu memberinya pengampunan menjadi hukuman seumur hidup. Tak dinyana, Ola diduga tetap mengotaki peredaran narkoba dari balik penjara sehingga banyak desakan agar grasi itu dicabut.

[url]http://news.detik..com/read/2012/11/10/060120/2087879/10/ini-dasar-mahfud-md-duga-ada-mafia-dalam-pemberian-grasi-narkoba?991101mainnews[/url]

Mahfud Duga Mafia Grasi Adalah Pihak Luar yang Mampu Meyakinkan Istana

Jakarta - Ketua MK Mahfud MD menjawab kecaman dari Mensesneg Sudi Silalahi terkait pernyataan soal mafia dalam grasi narkoba. Mahfud menegaskan dia tidak pernah menyebutkan mafia grasi berasal dari lingkungan istana.

"Saya tak mengatakan bahwa yang melakukan ini orang istana. Tapi saya menduga kuat ada orang luar yang karena kecanggihannya bisa meyakinkan istana bahwa grasi itu tepat," ujar Mahfud dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (9/11/2012) malam.

Mensesneg Sudi Silalahi merasa tersinggung atas ucapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD soal grasi bagi terpidana kasus narkoba Meirika Franola atau Ola. Sudi menyanggah tudingan Mahfud yang menyebut bahwa mafia hukum sudah masuk Istana.

"Oleh sebab itu, bila benar saudara Mahfud MD mengatakan seperti yang saya sampaikan itu, saya sangat keberatan dan terhina dengan kata-kata Mahfud MD Ketua MK yang menuduh mafia narkoba sudah masuk ke lingkaran Istana," kata Sudi di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (9/11/2012).

Sudi menilai apa yang disampaikan Mahfud soal mafia masuk lingkaran Istana tidak berdasar. "Suatu tuduhan yang sangat keji saya kira, dan ini mencemarkan nama dan lembaga kepresidenan," jelasnya.


[url]http://news.detik..com/read/2012/11/10/080336/2087890/10/mahfud-duga-mafia-grasi-adalah-pihak-luar-yang-mampu-meyakinkan-istana?9922022[/url]

kemaren ane nonton di tvoon si deny indrayana ngotot kalo OLA CUMAN KURIR emoticon-Ngakak
dapet info darimana pak SBY kalo OLA CUMAN KURIR.. BUKAN GEMBONG?
semoga BNN dan pak Mahfud bisa membuktikan adanya mafia grasi emoticon-Malu (S)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku tidak tahu Meirika Franola alias Ola adalah seorang bandar narkoba. Informasi yang masuk ke telinga presiden, Ola hanya seorang kurir narkoba.

"Khusus kasus saudara Ola, pertimbangannya sangat luas. Kepada saya disampaikan pertimbangan bahwa yang bersangkutan itu bukan bandar atau pengedar tapi hanya sebagai kurir," kata Presiden SBY di Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (9/11).

Sebelum memberikan grasi, Presiden telah meminta pertimbangan kepada Mahkamah Agung (MA) dan menteri terkait. Proses memberikan grasi juga sangat selektif.

Karena ada kejadian seperti Ola, Presiden tidak mau menyalahkan siapapun. "Saya juga tidak menyalahkan MA dan menteri-menteri terkait yang memberi pertimbangan," ujar SBY.

Rencananya, Presiden akan meninjau ulang grasi yang telah diberikan kepada Ola jika benar kembali terlibat sebagai bandar narkoba. Presiden ingin dalam pemberian grasi harus adil.

"Keterlibatan itu terjadi setelah grasi diberikan. Saya telah memerintahkan agar segera ada proses hukum untuk mendapatkan bukti keterlibatan kembali dia (Ola). Jika terbukti benar, saya akan tinjau lagi grasi itu demi keadilan," ujar Presiden.

Ola merupakan terpidana narkoba yang mendapat vonis mati pada Agustus 2000 lalu. Dia bersama dua orang sepupunya, Deni Setia Maharwa dan Rani Andriani terbukti bersalah menyelundupkan 3,5 kilogram heroin dan 3 kilogram kokain melalui Bandara Soekarno-Hatta dalam perjalanan menuju London pada 12 Januari 2000.

Ola yang divonis hukuman mati lalu mendapat grasi dan hukumannya menjadi hukuman seumur hidup karena dinilai telah berperilaku baik selama masa penahanan. Tetapi, belakangan BNN menyatakan Ola terbukti mengendalikan peredaran narkoba meskipun telah mendapat grasi.

http://www.merdeka.com/peristiwa/pre...r-narkoba.html
Menterinya yg ketar ketir..
makanya jd pembantu yg bener pak.. jgn buat laporan ABS..
Teringat tweet Denny ttg grasi Narkoba dengan istilah ini:

"Susu Grasi dibalas Tuba Narkoba"

Saya jadi berpikir penggunaan istirah tersebut menandakan adanya mafia grasi, karena dapat disimpulkan bahwa istana mengharapkan "Susu *****" sebagai imbalannya. emoticon-Ngakak
×