alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/509db20ae874b490730000c6/kesulitan-finansial-bakrie-toll-road-mundur-nasib-tol-batang-semarang-belum-jelas
Thumbs down 
{Kesulitan Finansial} Bakrie Toll Road Mundur, Nasib Tol Batang-Semarang Belum Jelas
Bakrie Mundur, Nasib Tol Batang-Semarang Masih Belum Jelas
Zulfi Suhendra - detikfinance
Jumat, 09/11/2012 10:47 WIB
Foto: Dok. detikFinance

Jakarta - Bakrie Toll Road gagal menjadi investor tol Batang-Semarang sepanjang 75 km karena kemampuan keuangan yang tak memadai. Sampai saat ini pembangunan tol tersebut belum jelas.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Achmad Ghani Ghazali mengatakan, saat ini tol tersebut bakal digarap oleh PT Marga Setiapuritama, meski baru menunggu surat jaminan perbankan.

"Batang Semarang itu masih, Pak Michael Lee katanya masih. Kita lagi nunggu surat jaminan perbankan dari mereka," ungkap Ghani seperti dikutip detikFinance, Jumat (9/11/2012).

Ghani mengatakan, saat ini PT Bakrie Toll Road telah lama melepaskan sahamnya untuk kepemilikan ruas tol ini. "Bakrie udah lama keluar, sekarang pak Michael Lee, Marga Setiapuritama sendiri. Katanya sudah ada bantuan perbankan dan mampu, kita lagi tunggu surat resminya," lanjut Ghani.

Menurut dia, bukti dukungan dari perbankan tersebut diperlukan agar perusahaan tersebut dapat dinilai layak secara finansial untuk membangun proyek jalan tol sepanjang 75 kilometer.

Kebutuhan dana membangun proyek itu mencapai Rp 7,22 triliun untuk konstruksi, sedangkan pembebasan lahan membutuhkan dana sekitar Rp 836 miliar.

Saat ini pembebasan lahan untuk ruas tol ini baru mencapai 3,34%. Proses pembebasan lahan sempat terhenti karena masalah finansial.

[url=http://finance.detik..com/read/2012/11/09/104717/2086966/4/bakrie-mundur-nasib-tol-batang-semarang-masih-belum-jelas?f9911033]Source[/url]

Lagi2 kegagalan Bakrie Toll Road gara2 kesulitan finansial. emoticon-Matabelo

Tidak heran megaproyek Bocimi macet.
{Megaproyek Bocimi Terhenti} Wagub Dede Yusuf Ultimatum PT Bakrie Toll Road
Sudah diblack list sj dimana-mana proyek mangkrak
banyak usahanya si dagu yang mulai macet, makanya buru buru mau nyapesemoticon-Big Grin
ini grup bakrie kerjaan nyusahin orang banyak mulu keq nya emoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis
masuk pipanyus ga ya emoticon-Ngakak
pemerintah bisa blacklist bakrie group ga nih emoticon-Malu

proyek mangkrak semua, kalo ga mampu ga usah maksa emoticon-Cape d...
Cuma sampai taraf menang tender, namun tidak berkemampuan melaksanakan.

Coba Gubernur Jawa Tengah juga bisa "galak" seperti Wagub Jabar.
kagak profesional banget
vote black list aja
kalo gw bole saran nih ama kakek arb, sebaiknya fokus pada biz pengerukan batu bara dan penebangan hutan untuk perkebunan aja. untungnya leih banyak, tinggal keruk aja kok..
juga biar lebih cepat karamnya indonesia ini dengan model lain selain lapindo
Lalu, kenapa ikut tender kalau gak ada dana? Bila pelaksanaan dan penyelesaiannya lamban, apakah ada sanksi penaltinya?
bakrie dalam proses menuju kemiskinan emoticon-Matabelo

hanya ada 1 cara mengembalikan kekayaannya yaitu dengan menjadi presiden..emoticon-Matabelo

tapi,hal itu hanyalah khayalan atau mimpi...emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By maxximumpower
bakrie dalam proses menuju kemiskinan emoticon-Matabelo

hanya ada 1 cara mengembalikan kekayaannya yaitu dengan menjadi presiden..emoticon-Matabelo

tapi,hal itu hanyalah khayalan atau mimpi...emoticon-Malu (S)


Anehnya, golkar terkesan tutup mata terhadap kesulitan finansial perusahaan yang dimiliki Ical.

emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By soipon


Anehnya, golkar terkesan tutup mata terhadap kesulitan finansial perusahaan yang dimiliki Ical.

emoticon-Matabelo


yahh jelaslah gan,antek2nya bersembunyi untuk mendapatkan jatah emoticon-Malu
Quote:Original Posted By maxximumpower


yahh jelaslah gan,antek2nya bersembunyi untuk mendapatkan jatah emoticon-Malu

Gak heran ane, kalo melihat anggota DPRD yang mewek2 ke eksekutif karena tidak punya alasan untuk dapat jatah yang dibagi-bagi.

emoticon-Matabelo
Bukan akan bangkrut saja tetapi juga diduga sebagai pelaku yang berada dibelakang skandal Bank Century ($710 juta US) yang merugikan trilliunan uang negara.Sumber

Quote: For her stubbornness, and her zeal in pursuing tax evasion charges against Bakrie companies, Sri Mulyani was banished after Bakrie led a campaign to get rid of her, quitting the government to join the World Bank as a managing director, She charged in an interview with the Wall Street Journal that Bakrie had been behind the manufacture of a scandal over the US$710 million bailout of Bank Century in 2008, which at the time seemed poised to drag the country's banking sector into the muck of the global crisis. The plan was to ensnare her and Boediono, the respected former Bank Indonesia head who became Yudhoyono's vice president. The End for Indonesia's Bakrie?
sudah kelihatan kok belangnya dagumen
masih milih dia jadi presiden ya gila dan ndongok
wajib fokus jadi capes 2014 dolo ...

sapa tau dapet pinjeman "super" lunak dari negara2 tetangga, buat biayain bisnis keluarga lagi emoticon-Ngakak
ane nunggu hari2 kemiskinan ical emoticon-Malu (S)

bakalan pesta2 deh
ini yang salah siapa yah ?

si Bakrie yang bermain judi ? atau pihak pemerintah yang salah kasih kartu ? emoticon-Bingung
Terlilit Utang, Bakrie Mundur Dari Proyek Tol Batang 7,22 T
Kemen PU Didesak Tender Ulang Agar Ada Kepastian Investasi
Sabtu, 10 November 2012 , 09:35:00 WIB


RMOL. Ibarat kapal, PT Bakrie Toll Road sedang terombang-ambing. Gara-gara dililit utang, membuat perusahaan milik Bakrie Group ini tidak mampu menyelesaikan lima proyek tol yang sudah dimenangkan dalam tender.

Bakrie Toll Road gagal men­jadi investor tol Batang-Sema­rang sepanjang 75 kilometer (km) karena ke­mampuan keuangan yang tidak me­madai alias kan­tong kempes (tong­pes). Sampai saat ini, pem­ba­ngunan tol di wila­yah Jawa Tengah ini belum je­las.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Peker­jaan Umum (PU) Ahmad Ghani Gha­zali mengatakan, tol tersebut bakal digarap oleh PT Marga Setia­puritama, meski baru me­nunggu surat jaminan per­ban­kan.

“Batang Semarang itu ma­sih berjalan. Kita lagi nunggu surat ja­mi­nan perbankan dari mere­ka,” ujar Ghani kepada Rak­yat Mer­deka di Jakarta, ke­marin.

Diakui, saat ini PT Bakrie Toll Road telah lama melepaskan sa­hamnya untuk kepemilikan ruas tol ini. “Bakrie udah lama keluar, se­karang Pak Michael Lee, Mar­ga Setiapuritama sendiri. Kata­nya su­dah ada bantuan per­bankan dan mampu, kita lagi tunggu surat res­­minya,” lanjut Ghani.

Menurutnya, bukti dukungan dari perbankan tersebut diper­lu­kan agar perusahaan itu da­pat dinilai layak secara finan­sial un­tuk membangun proyek jalan tol sepanjang 75 km ini. Ke­bu­tuhan dana membangun pro­yek itu mencapai Rp 7,22 triliun un­tuk konstruksi. Sedangkan pem­bebasan lahan membutuhkan da­na sekitar Rp 836 miliar. Saat ini pembebasan lahan untuk ruas tol ini baru mencapai 3,34 persen. Proses pembebasan lahan sempat terhenti karena masalah finansial

Sebelumnya, pemerintah mem­­­­beri waktu hingga 2014 ke­pada Grup Bakrie untuk me­nye­le­sai­kan sejumlah proyek jalan tol yang terbengkalai.

Ghani mengatakan, jika dalam jangka waktu dua tahun ke depan proyek ini tidak rampung, pe­me­rintah akan menggelar tender ulang. Lima ruas jalan tol yang hendak digarap PT Bakrie Toll Road terancam mangkrak.


Kepala Sub-Bidang Pem­be­ba­san Lahan pada Direktorat Jen­de­ral Bina Marga Kementerian PU Herry Mar­zuki mengatakan, ruas tersebut me­li­puti Pejagan-Pemalang serta Ba­tang-Sema­rang 1 dan 2.

Tiga ruas lainnya adalah Cia­wi-Su­ka­bumi, Pasuruan-Probo­linggo dan Cimanggis-Cibitung. Proyek ini termasuk bagian dari ruas jalan tol Trans Jawa, yang panjangnya men­capai 650 km.

Tersendatnya pembangunan jalan tol milik kelompok usaha Bakrie tersebut, menurut analis PT BNI Securities Thendra Cris­nanda, antara lain karena peru­sahaan tak punya dana.

“Bakrie setidaknya harus me­miliki uang se­kitar Rp 30 triliun untuk me­nyelesaikan lima ruas yang ter­bengkalai. Bakrie Toll Road ma­sih memiliki utang Rp 1,8 tri­liun,” tukas Thendra.

Ia menyarankan agar mana­je­men Bakrie Toll Road melelang se­bagian sahamnya. “Jika biaya ope­rasional yang dikeluarkan jauh lebih besar dari pendapatan, memang lebih baik dijual,” ujar Thendra.

Dalam sebuah kesempatan, Direktur Utama PT Bakrieland De­velopment Ambono Ja­nua­rian­to menyatakan, perusahaan yang dipimpinnya berniat mele­pas sahamnya di PT Bakrie Toll Road. Hasil divestasi akan digu­nakan untuk mengu­ra­ngi utang perseroan. [Harian Rakyat Merdeka]

http://ekbis.rmol.co/read/2012/11/10...Batang-7,22-T-

Ternyata kebanyakan berhutang. emoticon-Matabelo
ah gini mau jd capres
urus yg kecil aj gak mampuemoticon-Ngakak