alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/509c8b7f4f6ea1ad1d000015/cagub-pks-ahmad-heryawan-gandeng-deddy-mizwar
=== Cagub PKS Ahmad Heryawan Gandeng Deddy Mizwar ===
VIVAnews – Calon gubernur petahana Ahmad Heryawan (Aher) akhirnya resmi menggandeng aktor senior dan sutradara Deddy Mizwar dalam pertarungan Pilkada Jawa Barat 2013.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. “(Cawagub Aher adalah) Deddy Mizwar,” kata Luthfi dalam pesan singkat kepada VIVAnews, Jumat 9 November 2012.
Namun dia belum menjelaskan kapan Aher akan resmi mendeklarasikan Deddy Mizwar sebagai pasangannya. Luthfi sendiri saat ini masih berada di luar negeri.

Beberapa waktu lalu, Aher memang mengakui semakin cocok dengan Deddy Mizwar. Ia bahkan menyatakan, kemungkinan mereka berduet di Pilkada Jawa Barat.
Menurut Aher, komunikasi antara dia dan Deddy Mizwar selama ini sudah lancar. “Komunikasi tidak harus tatap muka, bisa juga lewat udara. Sekarang tinggal pemantapan,” kata diaakhir Oktober 2012.

Deddy Mizwar sendiri awalnya masih segan menerima pinangan Aher. Ia sempat berpikir, dirinya terlalu tua untuk bertarung di Pilkada Jabar, dan masih banyak figur muda yang jauh lebih berpengalaman ketimbang dia di dunia politik.
“Misalnya ada (politisi PAN dan anggota DPR) Primus Yustisio yang sudah berpengalaman di bidang politik. Jadi bagusnya kasih jabatan ke yang muda lah,” ujar pemeran Jenderal Nagabonar itu.

Deddy Mizwar mengaku tidak mau berebut jabatan dengan calon-calon lain. Namun kini ternyata Aher memilih dia untuk mendampinginya. Dengan jelasnya cawagub pendamping Aher, kini tinggal cagub Golkar Irianto MS Syaifudin (Yance) yang belum mengungkapkan pemdampingnya.

Sejauh ini ada lima cagub-cawagub yang siap bertarung di Pilkada Jawa Barat, yaitu Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki yang diusung PDIP, Dede Yusuf-Lex Laksamana yang diusung Partai Demokrat, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar yang diusung PKS PPP Hanura, Yance yang diusung Partai Golkar, dan Didik Mulyana Arief Mansyur-Cecep Nana Suryana Toyib. (umi).


sumber

wah Hade 2.0 nih...
kalau gak publik figur (artis), ya ulama/ustadz (kiai)
fenomena yang aneh..

Thumbs up 

mantappks..lanjutgaannn
Ada Tulisan bagus di kompasiana.com. Semoga memberikan pencerahan terutama terhadap masyarakat Jabar tentang "permainan" di balik keputusan dari PKS untuk memilih Dedy Mizwar sebagai pendamping Aher.

Quote:Kapok dengan pilihan orang-orang yang dianggap alim atau militer, PKS dengan cerdas menetapkan Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan. Di tengah kecaman dan merosotnya reputasi Ahmad Heryawan yang sangat ambisius menjadi gubernur, dengan menyingkirkan Dede Yusuf, PKS menetapkan tokoh yang sangat istimewa dan bersih: Deddy Mizbar.

Harus diakui reputasi Deddy Mizwar sungguh luar biasa. Sebagai aktor sangat mumpuni. Piala Citra direngkuhnya lewat Nagabonar, satu dari sedikit film Indonesia yang berkualitas. Deddy Mizwar bukanlah, maaf Rhoma Irama. Deddy Mizwar mengamalkan ajaran agama yang sangat baik dan manusiawi. Sinetron ajaran agamanya sungguh indah dinikmati. Dan, itu dipraktekkan dalam kehidupan sebenarnya oleh Deddy Mizwar.

Di tengah runtuhnya reputasi PKS yang melawan kodrat dengan mendukung Fauzi Bowo. PKS tidak ingin mengulangi kesalahan dengan memilih calon dari kalangan PKS sendiri. PKS yang sudah tidak kredibel dengan Ahmad Heryawan yang gagal memimpin Jawa Barat, dengan jitu menunjuk Deddy Mizwar. Maka secara cepat PKS dan Ahmad Heryawan terdongkrak kembali di panggung Pilkada Jawa Barat.

Serta-merta pasangan Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar berkibar. Namun harus diingat, bahwa kekuasaan PKS selalu identik dengan kontroversi. Contohnya kepemimpinan walikota depok yang carut-marut dan hanya mementingkan kelompoknya. Pembangunan di Depok bisa dikatakan tidak berhasil. Kemacetan parah dan kekumuhan semakin menjadi di Kota Depok.

Pun kerukunan antara Ahmad Heryawan dan Deddy Yusuf pecah. Ini bukti ketidakmampuan Ahmad Heryawan mengelola konflik dengan Dede Yusuf. Dede Yusuf pun juga tak bisa mengekang nafsu syahwat politiknya dengan pecah kongsi. Akibatnya, pembangunan di Jawa Barat tidak optimal. Praktis dua tahun terakhir Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf berjalan sendiri-sendiri dan melupakan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Masing-masing bekerja untuk menggalang dukungan untuk Pilkada Jabar 2013.

Pilihan PKS ini sebenarnya sama dengan ketika mendudukkan Dede Yusuf sebagai wakil gubernur. Tujuan PKS hanya agar berkuasa. Deddy Mizwar pun akan diperlakukan sebagai vote getter saja. Sebagai kuda tunggangan. Deddy Mizwar akan dibuang dan habis manis sepah dibuang seperti Dede Yusuf. Para pemilih di Jawa Barat harus ingat bagaimana Dede Yusuf hanya dijadikan vote getter yang pada akhirnya tak menghasilkan apa-apa dalam pembangunan di Jawa Barat.

Pasangan Jokowi-Ahok berbeda dengan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. Jokowi-Ahok melakukan pembagian pekerjaan yang jelas dan saling membantu. Tidak ada rebutan proyek antara Gubernur Jokowi dan Wakil Gubernur Ahok. Sementara Ahmad Heryawan dan PKS telah terbukti membuang Dede Yusuf sehingga menghambat pembangunan. Maka para pemilih di Jawa Barat jangan terkecoh oleh taktik lama PKS menunjuk Deddy Mizwar yang sama dengan kasus PKS menunjuk Dede Yusuf mendampingi Ahmad Heryawan. Kasihan dan saying Deddy Mizwar hanya dijadikan tunggangan oleh PKS, sama dengan Dede Yusuf!

SUMBER:
semoga Pasangan ini menang di Pilkada nanti
=== Cagub PKS Ahmad Heryawan Gandeng Deddy Mizwar ===
yang mana aja asal mementingkan rakyat bukan partai pasti di pilih



=== Cagub PKS Ahmad Heryawan Gandeng Deddy Mizwar ===
Nice thread gan emoticon-thumbsup