alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50949b501ad7195b0a000005/need-help-for-research-untuk-sejarah-bangsa-nationalis-inside
Poll: Apakah Upaya saya ini Penting???

This poll is closed - 1 Voters

View Poll
Sangat Penting 100.00% (1 votes)
Tidak Penting 0% (0 votes)
Bukan Urusan Kita 0% (0 votes)
Urus Saja Sendiri 0% (0 votes)
NEED HELP FOR RESEARCH UNTUK SEJARAH BANGSA (NATIONALIS INSIDE)
Salam Budaya, salam Nusantara

Perkenalkan, saya adalah seorang penggiat sinema & cinta akan sejarah Tanah Air,,,

Dalam kesempatan ini saya memohon bantuan kepada rekan2 di reg. Jepang untuk membantu saya dalam research untuk Script development,,,
(untuk film gan, bukamn skripsi)

Straight 2 da point,,,
Dalam hal ini saya hendak membuat sebuah film dokumenter/ dokudrama mungkin tepatnya.
Tema atau cerita yg ingin saya angkat adalah soal "Tragedi Mandor Berdarah"
(peristiwa pembantaian di Kalbar)

Selama ini hal tersebut tidak pernah terexpose secara jelas
bahkan dalam teks2 buku sejarah mainstream kita,,,

Sayapun agak miris dan sedih,
saya yg sangat menyenangi sejarah cukup tercengang,
di usia saya yang 27 tahun ini, baru dalam 2 tahun ini saya tahu ada peristiwa ini,,,

Yang selama ini selalu didengung2kan dalam mainstream sejarah kita biasanya peristiwa
- Rengasdengklok
- Rawa Gede
- Westerling

Padahal peristiwa mandor ini dalam hal jumlah korban juga sangat luar biasa
yg tercdatat ada 21.000-an, beberapa sejarawan lokal mengatakan bahkan hingga 50ribu...

Terus, apa sih sebenarnya yg saya cari,,,
Film dokumenter tentunya tidak bisa sembarangan membuat sebuah duduk fakta yang ada sebenarnya...

Bantuan apa yang saya butuhkan dari rekan2?
1. Berdasar data gaib dari mbah gugel, salah satu eks tentara jepang mengatakan ada dokument2 terkait dengan peristiwa tersebut di MUSEUM PERANG di Jepang (saya sendiri tidak paham dimana lokasi tepatnya di Jepang sana, mudah2an agan ada yg pernah tahu)
Nah, saya membutuhkan dokumen/ data sekecil apapun terkait peristiwa Tragedi Mandor Berdarah tersebut berdasar bukti resmi yg ada di sana

2. Ada nama salah seorang Ex serdadu yang selalu disebut2 dlm literasi buku local disini, yaitu Kiyotada Takahashi Ia merupakan mantan opsir Syuutizityo Minseibu, juga sebagai Presiden Direktur perusahaan Marutaka House Kogyo Co Ltd. Ini Cuma salah satu nama saja, siapa tahu pas agan bantu research disana muncul nama2 lain yg jadi saksi hidup jg.
(andai ketika itu prajurit ini masih berusia 20 tahunan, maka mungkin saja masih hidup sekarang, mengingat angka harapan hidup manusia di jepang kan lumayan tinggi)
Nanti klo memang ada nemu saksi hidup disana, saya akan atur materi interviewnya sedikit. Sekedar butuh quotation dari sudut pandang pelaku
(karena saya harus cover both side)


Jadi saya sebenarnya butuh teman2 disana menjadi agen detektif conan kecil2an, hehehehe
Ok gt aja dulu,
Bagi yang berminat serius dalam rangka pelestarian akan pengetahuan sejarah bangsa kita, saya harap ada rekan2, saudara setanah air yg mau rela membantu.
Lebih lanjut kita bicarakan lewat japri saja.


Salam Nusantara


MERDEKA !!!

reserve

FAQ:
Q : Motivasi agan apa mau bikin film tentang ini segala?
A : Ada beberapa landasan sehingga niatan ini muncul,
1. Jelasnya saya adalah penggiat sinema, dengan berusaha melahirkan karya ini, paling tidak saya ingin mengingatkan pada sineas2 muda yg ada, bahwa bangsa ini terlalu punya banyak hal yg jauh lebih bias bermanfaat dan bernilai dalam sebuah konsep/ tema film. Tidak melulu hantu, horror, seks, percintaan, tapi perlu juga ada orang2 yg peduli akan sejarah2 bangsanya
2. Jelas saya mau mengekspos hal ini, selama ini pemerintah daerah, apalagi pusat nampaknya tidak cukup tegas akan perhatiannya, mungkin dengan media film ini sehingga public akan lebih mudah mencapainya

Q : apakah ada motif politik & ekonomi nih gan??
A : - sejauh ini saya independent, semata2 hanya ingin membuat film karena memang minat saya, terlebih kali ini yang akan saya angkat juga adalah sebuah sejarah yang saya juga menyenanginya
- Urusan politik, ekonomi saya tidak ada urusan, persoalan kemudian mungkin nanti gara2 film ini lalu pemerintah baru ramai2 menggugat ke jepang, atau lalu baru memperhatikan monumen di Mandor atau lain sebagainya saya tidak mau ikut campur, saya hanya mau menyajikan fakta bahwa pemerintah kita kembali lalai dalam hal pelestarian sejarah. Saya hanya membantu mengingatkan

Q : Agan ini sebenarnya siapa sih, mau bikin film komersil yah ???
A : bukan, saya hanya penggiat pembuat film2 pendek, dokumenter. Saat ini saya tengah merancang sebuah workshop film (produksi & apresiasi) untuk pemuda2, pelajar & mahasiswa di Kalbar. Hal ini saya lakukan karena juga miris bahwa pergerakan2 positif komunitas sineas hanya berkutat di Pusat/ P.jawa. tanpa bermaksud primordial sekali, saya justru bukan penduduk kalbar, saya sendiri dari Pulau jawa, namun saya ingin sekali punya manfaat positif dengan kemampuan yang saya miliki untuk Tanah Yang Saya pijak saat ini, yakni bumi khatulistiwa.
Secara aspek alat2 kebutuhan mereka (anak2 kalbar) saya rasa cukup mumpuni, tapi hamper tidak ada komunitas2 yang secara berkesinambungan focus terhadap kebijakan local mereka dalam sebuah tayangan film.



Q : Pengalaman agan emang apa, mau bikin film segala ?
A : kalau untuk pengalaman saya rasa cukup, dan lagi bahwa film adalah bukan kerja individual tapi komunal. Workshop yang akan saya lakukan & jaringan praktisi2 film yang saya miliki memberanikan diri saya untuk YA,,,, Memulai Script Development ini, dengan mulai research sana sini.
Untuk tanya2 soal Portfolio, apa segala macem via japri saja ya dicontactnya

Q : Apa kompensasinya buat kita2 yg bantu dari jepang nyariin data ???
A : - Kompensasi pertama yg bias saya janjikan adalah jika film ini memang final jadi kita buat, nama agan2 korespondensi disana tidak akan luput dari credit title dalam film ini
- Jikapun film ini kemudian akan ada yg funding entah darimana, mungkin industry film nasional ataupun funding dari festival film pasti agan akan juga kita perhitungkan
- Yang pasti di awal ini kita bekerja atas nama CINTA TANAH AIR saja dulu.


SALAM BUDAYA, SALAM NUSANTARA


*data2 narsumber local yg berkaitan dalam film ini sudah saya cicil & kantongi sedikit2, sehingga dengan adanya data2 dari Jepang sana saya harapkan dapat menjadikan film ini completed lebih memuaskan.