alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5089b45de774b4021d000002/baru-ketahuan-59-juta-penduduk-jatim-fiktif
Peringatan! 
[BARU KETAHUAN] 5,9 Juta Penduduk Jatim Fiktif
[BARU KETAHUAN] 5,9 Juta Penduduk Jatim Fiktif

Pelaksanaan e-KTP ternyata menguak banyaknya jumlah penduduk fiktif di Jatim. Ini diketahui, setelah petugas merampungkan perekaman data e-KTP di 38 kabupaten/kota.

Dari total wajib KTP sebanyak 30.700.685 orang, setelah perekaman e-KTP dilaksanakan, ditemukan 5,9 juta wajib KTP fiktif alias tidak diketahui keberadaannya.

Rinciannya, 2 juta wajib KTP fiktif ditemukan dalam pelaksanaan e-KTP tahap pertama di 12 kabupaten/kota yang rampung bulan April lalu. Sedangkan 3,9 juta wajib KTP fiktif sisanya, didapati ketika pelaksanaan e-KTP tahap kedua di 26 kabupaten/kota rampung bulan Oktober 2012 ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim Hary Soegiri mengatakan kaget, ketika mendapat laporan adanya perbedaan antara jumlah wajib KTP dengan realisasi di lapangan.

Pemprov lantas minta aparat pemerintah di 38 kabupaten/kota, melakukan penyisiran secara menyeluruh ke semua RT, RW, desa, dan kelurahan yang ada di seluruh wilayah Jatim. ”Hasilnya ternyata memang sudah tidak ditemukan lagi wajib KTP yang tersisa, dan belum melakukan perekaman data e-KTP,” ujarnya, Kamis (25/10/2012).

Menurut Hary, ada beberapa hal yang menyebabkan banyaknya wajib KTP fiktif tersebut. Mulai orang atau pemilik KTP memang sudah meninggal dunia, pindah alamat atau tempat tinggal, menggunakan KTP ganda, dan orangnya sedang bekerja di luar kota/provinsi/negara. ”Satu juta dari total wajib KTP yang tidak terekam datanya di e-KTP kemungkinan besar berada di luar negeri,” tegasnya.

SUMBER

Quote:Bahaya, Selisih Data Penduduk 5 Juta

Guru besar Statistika Komputasi ITS Prof Nur Iriawan ikut tercengang, saat mendapati selisih data kependudukan hingga jutaan. Antara data dengan sistem kompterisasai atau E-KTP, dengan data jumlah wajib KTP memiliki selisih hingga 5,9 juta orang.

“Ini sangat berbahaya. Tidak heran jika ada satu orang memiliki KTP lebih dari satu, karena data kependudukan kita tidak bisa melacaknya. e-KTP jelas merupakan solusi atas identitas ganda ini,” kata Nur.

Pakar statistik asal Blitar ini menduga, ada yang tidak beres dengan acuan masing-masing sistem data itu. Harus dilihat dan dipastikan, bahwa data wajib KTP apakah memang data real atau data semu. Data wajib e-KTP ini diyakini berbasis Kartu Keluarga.

“Eranya sudah era teknologi informasi, tapi harus diakui bahwa data kependudukan kita memang masih sangat lemah. Bagaimana mungkin selisih antara data wajib KTP dengan hasil E-KTP yang berbasis IT, selisihnya bisa jutaan. Sulit dipercaya, dan harus darimana menalarnya,” ungkap Nur.

Pria kelahiran 15 Oktober 1962 ini menengarai, njomplangnya data kependudukan tersebut lantaran data wajib KTP masih mengandalkan atau berbasis KK tadi. Saat giliran waktunya memenuhi undangan (foto) E-KTP, banyak anggota KK yang tidak hadir.

“Inilah bagian nyata kelemahan kita. Petugas yang diberi tupoksi untuk mengecek data kependudukan tak berjalan. Tak ada pemutakhiran data, dengan lebih dulu mengecek apakah anggota keluarga itu sudah pindah atau memiliki KK sendiri. Ini yang kerap saya temui,” kata Nur.

Guru besar termuda ITS ini menyatakan, dirinya mengalami sendiri saat sesi E-KTP. Dalam satu keluarga, meski anaknya sudah rumah tangga dan berkeluarga sendiri, masih mendapat undangan. Setelah ditelusuri, sang anak itu masih masuk dalam KK yang belum diperbaharui.

Ini semakin membuktikan, petugas kependudukan jauh dari kata teliti. Bahkan ada anggota KK yang sudah meninggal dunia, tetap saja masih ditulis utuh anggota keluarganya. “Dalam e-KTP hal ini tidak akan ditemui. Tidak ada lagi orang ber-KTP ganda. Namun kalau kemudian ditemukan selisih sebanyak itu, akurasi data kependudukan kita masih ngawur,” tandasnya.

SUMBER


mungkin yg fiktif utk kepentingan politik juga...emoticon-Ngakak
gw aja punya beberapa ktp koq emoticon-Peace
Berarti pakde karwo yang menang kemarin bisa karena penduduk fiktif ini. emoticon-Malu
ada dua gan

sebelum e-ktp mah. tinggal dateng aja ke kelurahan.

minta bikin ktp jadi

klo skck tinggal ke kantor polisi pasti dikasih dah
lumayan tuh buat jadi pasukan nyoblos di pemilu emoticon-Big Grin
waduh, parah banget tuh...
jangan2 wkt pilkada kemarin bengkaknya, ktahuannya br sekarang..emoticon-Berduka (S)
jngn2 dibuat unutk kepentingn politik.. emoticon-Cape d... (S)
data eKTP bakal di sinkronkan secara nasional ga sih??
kalo iya, jelas pemakai ktp dobel bakal ketauan