alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50887ef1ea74b43327000016/hambalang-itu-proyek-kemenpora-kok-menterinya-lolos-tapi-malah-menkeu-yang-kena
Hambalang itu Proyek Kemenpora, kok Menterinya Lolos, tapi Malah Menkeu yang Kena?
Hambalang itu Proyek Kemenpora, kok Menterinya Lolos, tapi Malah Menkeu yang Kena?
Andi Mallarangeng

Bambang Soesatyo:
Menghilangnya Nama Andi Mallarangeng, Pembodohan Publik BPK
BPK jangan coba-coba bermain politik sebab, nanti yang akan rusak adalah lembaga BPK sendiri.
Selasa, 23 Oktober 2012 | 22:57 WIB

Skalanews - Anggota Komisi Hukum DPR Bambang Soesatyo menilai menghilangnya nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan adalah suatu upaya pembodohan publik. "Ini cukup aneh, Menkeu dan Wamenkeu ada dalam hasil audit tapi tidak pada fokusnya yakni Menpora. Ini kan pembodohan publik," tegas Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/10).

Bambang mengatakan pimpinan BPK jangan coba-coba bermain politik. Sebab, nanti yang akan rusak adalah lembaga BPK sendiri. "Tantangan bagi BPK adalah membuktikan bahwa lembaga ini masih independen," kata Bambang. Wakil Bendahara Umum Golkar tersebut berpendapat jika tetap tidak ada nama Andi Mallarangeng berarti ada indikasi BPK telah bermain. "Logikanya jika Menteri Keuangan ada, Menpora pasti ada karena pimpinan proyek ini," ujar dia.

Pimpinan BPK, kata Bambang harus bersikap dan menindak siapa yang bermain dalam audit ini. "Nah, seberapa besar nyali pimpinan BPK untuk mengungkap fakta-fakta soal persoalan," jelasnya. Menurut Bambang, kejadian ini bukan pertama kali. Pasalnya, pada audit forensik terkait Bank Century juga pernah terjadi upaya pengaburan atau menyelamatkan seseorang. "Dan itu mengindikasikan bahwa BPK tidak tegas. Untuk kasus Hambalang, pengakuan sangat jujur, walaupun pada akhirnya dianulir," papar Bambang. Bocornya, pengumuman draf rahasia ini kepada pers menurut Bambang juga dianggap melanggar etika dan Ruki bisa diperiksa oleh komite etik BPK. "Yang jelas, pihak yang diuntungkan adalah masyarakat. Namun, bagi BPK ini tidak baik karena terancam tdk independen," kata Bambang.
http://skalanews.com/baca/news/8/0/1...hambalang.html


Menkeu: Audit Hambalang, Jangan Mendzolimi Orang Lain
"Kalau seandainya dilakukan pemeriksaaan, kami prasangka baik saja."
Selasa, 23 Oktober 2012, 16:39

Hambalang itu Proyek Kemenpora, kok Menterinya Lolos, tapi Malah Menkeu yang Kena?
Menteri Keuangan Agus Martowardojo

VIVAnews - Nama Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, muncul dalam audit Badan Pemeriksaan Keuangan, atas proyek pusat olahraga di Hambalang Bogor, Jawa Barat. Agus sendiri santai menanggapi soal ini. "Audit BPK belum selesai, kalau nanti selesai, baru kami lihat lagi," katanya ketika ditemui setelah Sidang Paripurna DPR di Jakarta, Selasa 23 Oktober 2012. Walaupun demikian Agus menambahkan bahwa jika namanya memang ada di dalam audit itu, ia tidak keberatan. Karena menurut mantan Dirut Bank Mandiri ini, di kementeriannya ada 24 ribu proyek atau satuan kerja proyek yang menjadi mitra kerja."Jadi kalau seandainya dilakukan pemeriksaaan, kami berprasangka baik saja," ujarnya.

Agus menambahkan bahwa yang terpenting dari semuanya adalah agar audit yang dilakukan BPK itu bersih dari intervensi. Agus menegaskan bahwa dia percaya dengan pejabat BPK seperti Taufiequrrachman Ruki dengan reputasinya sebagai mantan Ketua KPK yang kredibel dalam menangani audit investigatif ini. Namun, Agus menilai bahwa ada nama-nama yang seharusnya bertanggungjawab namun tidak dicantumkan. "Kami harapkan kalau nanti audit BPK keluar hasilnya benar dan kita tak usah terburu-buru, dan yang paling penting jangan mendzolimi orang yang tidak bersalah," ujarnya. Namun jika lembaga BPK yang merupakan lembaga auditor tertinggi mendapatkan intervensi maka hal ini amatlah patut disayangkan. Seperti diketahui, dalam audit investigatif BPK sementara, disebutkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus Hambalang. Di Kementerian Keuangan disebut ada nama Menteri Agus Martowardojo, AR, MPN, DPAH, S, RHK, dan AM.
http://nasional.news.viva.co.id/news...imi-orang-lain


BPK Ditantang Umumkan yang Intervensi Audit Hambalang
Aneh jika lembaga auditor seperti BPK justru mau di intervensi oleh pihak lain saat menyusun laporannya.
Selasa, 23 Oktober 2012 | 22:57 WIB

Skalanews - Politikus Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Yani meminta Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengumumkan pihak yang mengintervensi laporan audit investigasi proyek Hambalang. "Umumkan saja siapa yang mengintervensi," kata Ahmad Yani, di Gedung DPR Jakarta, Jumat (19/10). Menurut Yani, sangat aneh jika lembaga auditor seperti BPK justru mau di intervensi oleh pihak lain saat menyusun laporannya. Apalagi, laporan tersebut terkait kasus hambalang yang cukup menarik perhatian publik. "Seharusnya dilaporkan ada yang bertanggung jawab atas laporan BPK seperti itu. Ya salah sendiri kok BPK tidak mau mandiri, saya tidak yakin itu," tegasnya.

Agar persoalan tersebut tidak terus bergulir ke ranah publik, menurut Yani, BPK harus segera menyerahkan hasil audit imvestigasi Hambalang secepatnya dan mengumumkan siapa saja yang terlibat. "Saya kira BPK harus tegas gak bisa main-main, dan kita dorong BPK untuk mengumumkan hasilnya," tegasnya. Seperti yang diketahui sebelumnya, Anggota BPK Taufiequrachman Ruki mensinyalir adanya manipulasi dan intervensi terkait laporan hasil audit investigasi proyek Hambalang yang menghilangkan nama Andi Mallaranggeng. Selain nama Andi, nama perusahaan-perusahaan yang dianggap terlibat juga ikut menghilang.
http://skalanews.com/baca/news/8/0/1...ambalang-.html

Quote:
Skandal Proyek Hambalang:
Nazaruddin: Anas dan Andi Otak Korupsi Hambalang
Selasa, 16 Oktober 2012 | 14:49 WIB

Hambalang itu Proyek Kemenpora, kok Menterinya Lolos, tapi Malah Menkeu yang Kena?
Si Udin yang suka korup, namnya Nazaruddin

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin kembali menuding mantan rekan separtainya, Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng, sebagai otak kasus dugaan korupsi Hambalang. Nazaruddin mengatakan, kedua petinggi Partai Demokrat itu seharusnya dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya sudah bilang sejak awal yang terlibat dalam Hambalang ini Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng. Memang dua orang itu otaknya. Harusnya bukan diperiksa lagi, tapi dijadikan tersangka," kata Nazaruddin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/10/2012).

Dia akan diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Deddy Kusdinar. Nazaruddin juga mengatakan bahwa ia akan membeberkan peran Anas Urbaningrum di proyek Hambalang dalam pemeriksaan hari ini. "Semua; mulai dari sertifikatnya; bagi-bagi uangnya; soal mobil Harrier, itu sudah jelas; uangnya dari PT Adhi Karya," ucap Nazaruddin. Nazaruddin yang juga terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games itu mengatakan, ada aliran dana ke Anas dan pihak Kemenpora terkait proyek Hambalang. Menurutnya, sebagian uang korupsi Hambalang mengalir ke Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung. Dalam kongres tersebut, Anas terpilih sebagai ketua umum partai. Terkait tudingan Nazaruddin ini, Anas dan Andi sama-sama membantah. Anas bahkan mengaku siap digantung di Monas jika terbukti menerima uang Hambalang. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa penetapan Deddy sebagai tersangka ini merupakan anak tangga pertama yang dijadikan pijakan bagi KPK dalam menyasar pihak lain.
http://nasional.kompas.com/read/2012...upsi.Hambalang


--------------------------

Kabar Menpora Andi Mallarangeng tak masuk di dalam daftar pejabat kemenpora yang terlibat kasus korupsi proyek Hambalang, berasal dari 'bocoran' yang entah dari siapa sumbernya. Tapi sebagai trik politik yaitu dengan cara melempar 'bola' ke wacana publik seperti itu, cukup cerdiklah pelakunya. Setidaknya itu 'test water' yang belum tentu datang dari orang-orang dalam partai Demokrat sendiri atau orang-orang SBY sendiri, bisa jadi datang dari mereka yang berseberangan. Opini yang kemudian cepat berkembang, apalagi di dalam 'bocoran' laporan hasi audit BPK terhadap proyek Hambalang itu, disebut-sebut pula nama Menkeu dan Wamenkeu, tentu cepat sekali disambar media, terutama media sosial. Semua kemudian menuding tentang independesi BPK, kok mau-maunya disetir oleh kekuatan politik dalam kasus itu. Tapi bukannya BPK memang 'diperintahkan' sebelumnya oleh [url=http://news.detik..com/read/2012/10/24/142439/2071701/10/dpr-minta-bpk-serahkan-hasil-audit-hambalang-besok?9911012]DPR sendiri untuk mengaudit Proyek Hambalang[/url] itu?, dan juga agar BPK mengaudit Lembaga KPK? Jadi BPK bukan bekerja asal bekerja, tapi karena memang diminta para politisi di DPR itu. Gebleg bin Jahul namanya, kalau orang-orang BPK nekad memasuki ranah politik yang bukan domainnya! Dan, jelas motif orang-orang DPR 'memerintahkan' BPK mengaudit 2 kasus itu, pasti kental aroma politis terkait kepentingan politisi dan parpol-parpol di DPR itu. BPK sebenarnya hanya 'diperalat', makanya kalau ada orang yang tak ingin BPK hancur reputasinya gara-gara soal audit proyek Hambalang dan auidit KPK itu, memang taktik terbaik untuk menghadapinya adalah dengan 'membocorkan' saja laporan audit hasil "pesanan" yang mereka inginkan dari BPK. Politik memang begitu, suka jorok mainnya!


emoticon-Angkat Beer
ayo stop korupsi....
lelucon baru hahahaha

apa ada modus menaikan citra menkeu biar terasa dizholimi?

saksikan di HUMBALANG season 200
Disangkain masyarakat masi bs dibodohi ama permainan politik kali yah, hari gini mau maen2 ama opini publik yah siap2 aj ramee

hihihihihihi
kok bisa seksjen kemenpora kena tapi menterinya lolos???emoticon-Ngakak

KPK stroooooooooooooooooong............
si brewok samad stroooooooooooooooooooong.........
hahahaha emoticon-Big Grin

kalo inget lagunya si dhani,

"yang Tua Korup, Yang Muda Mabok "

untuk orang2 sana kita ganti liriknya emoticon-Big Grin

Yang Tua Korup, Yang Muda tawuran " emoticon-Ngakak
liat nanti 2014 , partai biru terpuruk , ganti baju ...ganti bendera yg isinya orang busuk itu itu juga. saatnya people poweremoticon-I Love Indonesia (S)
KPK TANGKAP ITU AU & AM, GANTUNG DI MONASemoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
BUKTI UDAH SEGUDANG ,SAKSI UDAH LENGKAP...WAH KPK CIUT KAGA BERANI

hebat bener kalo daftar itu bener masa bos yg punya proyek ga d masukin namanya. pembodohan besar2an
pak item mencak2x ga ada yg denger emoticon-Cape deeehh
para PNS seneng niy agus marto kena kasus hambalang, suka motongin Perjalanan Dinas PNS siy... wkwkwkkw.... ditunggu indonesia baru...
pusat korupsi yaitu istana, cendana, pengusaha naga dan tentara” ( Denny Indrayana)
teori DI ini benar, bahkan sampe sekarang KPK tak berani memasang alat sadap di Istana.
Lama" borok dari pemerintahan si Kebo terkuak semua...
Ini gila ya, menpora bisa lolos.... emoticon-Bingung (S)
permainan politik lagi...BPK lagi tulalit...pk mau di intervensi buat laporannya..walah..
namanya juga negara anta beranta emoticon-Cape d...

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
KPK kemana?? emoticon-Big Grin
___emoticon-Ngacir

In reply to: Hambalang itu Proyek Kemenpora, kok Menterinya Lolos, tapi Malah Menkeu yang Kena?
bagus lah
biar mampus tuh agus
gara2x dia, ane kena PHK massal di permatabank
Quote:Original Posted By stoving
KPK TANGKAP ITU AU & AM, GANTUNG DI MONASemoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
BUKTI UDAH SEGUDANG ,SAKSI UDAH LENGKAP...WAH KPK CIUT KAGA BERANI



Komeng Agan mewakili ane banget Gan
Indonesia Gitu loooooohhh
klo nazarudin ama angie ga masalah gan
klo andi mallarengeng mungkin akan berdampak sistemikemoticon-Ngakak (S)
bisa begitu itu
harusnya menteri yang terkait yang bertanggung jawab donk
kan menkeu cuman bagian alirin za ya??