alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5087cf020b75b4914000000c/komisi-vi-respons-keras-surat-edaran-stop-kongkalikong-pemerintah-dpr
Komisi VI Respons Keras Surat Edaran Stop Kongkalikong Pemerintah-DPR
Jakarta Komisi VI DPR merespons keras surat edaran pemerintah kepada BUMN untuk menghindari kongkalikong dengan DPR. Komisi VI melihat imbauan ini hanyalah pencitraan pemerintah saja.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima tak tahu maksud dikeluarkannya surat imbauan tersebut. Baginya, imbauan tersebut tidak menyelesaikan persoalan.

"Persoalannya itu adalah bagian dari pemerintahan yang tidak clean government, ini kan tidak dilaksanakan. Jadi surat itu hanya pencitraan. Memangnya surat itu keluar terus akan bersih? Lha wong kejadian mulai Hambalang sampai wisma atlet kan kongkalikong pemerintah, DPR, dengan pengusaha," kritik Aria saat berbincang dengan detikcom, Rabu (24/10/2012).

Menurut Aria, kongkalikong pemerintah dengan DPR memang perlu diatasi. Namun dengan aksi yang lebih konkret.

"Apakah dengan surat semacam ini terus kelihatan pemerintah itu bersih? Kan belum tentu juga. Tata laksana pemerintahan yang baik yang diperlukan agar berdampak pada pemerintahan yang bersih. Sekarang ini pemerintahan amburadul, overlapping, tidak searah dengan blue print kebijakan pemerintahan,"kecamnya lagi.

Lalu kenapa Komisi VI merespon keras surat edaran ini? Apakah terkait dengan penolakan Komisi VI terhadap Menteri BUMN Dahlan Iskan yang juga telah menyepakati untuk meminta semua jajaran BUMN menindaklanjuti surat edaran ini?

"Pak Dahlan itu kan mengalir saja. Tidak ada persoalan antara Pak Dahlan dengan Komisi VI. Hanya setelah Pak Dahlan mengangkat Direksi BUMN tanpa dasar itu, Pak Dahlan kan kenceng ke DPR. Nah itu sampai sekarang tidak terselesaikan," kilahnya.

Sejak 28 September lalu, pemerintah sudah menerbitkan surat edaran nomor 542 tentang upaya mencegah praktik kongkalingkong dana APBN. Semua jajaran, termasuk Kementerian BUMN harus berani menolak permintaan siapa pun yang meminta jatah.

Seskab Dipo Alam mengatakan, surat edaran itu sesuai dengan perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang pencegahan praktik kongkalikong dengan oknum legislatif DPR/ DPRD, dan/atau rekanan.

Berikut sebagian penggalan surat edaran itu seperti dilansir dalam situs Seskab.go.id:

“Demi suksesnya pembangunan untuk rakyat dalam sisa masa bakti KIB II, maka kami mengingatkan diri kami sendiri dan mengajak seluruh Menteri dan anggota KIB II beserta jajarannya, pimpinan dan jajaran Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, serta pimpinan dan jajaran Pemerintah Daerah untuk mencegah praktik kongkalikong dengan oknum anggota DPR/DPRD dan/atau rekanan, dalam pembahasan perencanaan dan pelaksanaan APBN 2013-2014,” tulis Seskab dalam Surat Edaran itu.

“Bila ada konsekwensi akibat penolakan itu kemudian anggaran Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dan Pemerintah Daerah “akan dipotong” atau“ dibintangi”, maka seyogianya merujuk kepada ketentuan Pasal 15 Ayat (6) Undang Undang Nomor 17 tahun 2003 yakni apabila Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujui Rancangan Undang-undang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), Pemerintah Pusat dapat melakukan pengeluaran setinggi-tingginya sebesar angka APBN tahun anggaran sebelumnya,” lanjut Dipo.

[url]http://news.detik..com/read/2012/10/24/181214/2072090/10/komisi-vi-respons-keras-surat-edaran-stop-kongkalikong-pemerintah-dpr[/url]
dikit2 pencitraan dikit2 pencitraan.
wah laris bener tuh yg jualan citra.
kong kalingkong dengan kingkong memang gak pantes.
gpp lah dianggap tidak menyelesaikan masalah, setidaknya budget APBN ga abis karena "Jatah" emoticon-Embarrassment
kalo merasa ga minta ngapain jadi panas... emoticon-Big Grin tinggal di klarifikasi... n di dukung kok usulannya...

kecualiiii... kecualiii hlo yaaaa ....

lsm sama mahasiswa ngapa sih ga demo besar2 an buat nuntut di pantat kura2 di bubarin aja...
Kalau ane boleh ngasih saran ke anggota DPR itu,
mending biasa aja sikapnya..
Gak usah kaya gitu...
Rakyat udah tahu mana yang bener mana yang gak...

Dibela kaya apa juga tahu kalau kelakuan anggota DPR tu kaya gimana...
Biar dikata bukan kumpuLan maLing,
tapi sifatnya kek GARONG kan biasa....

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
emang lah ini DPR banyak ulahnya ,,,

reaktif berlebihan ...

komisi VI kan emang ngurusin BUMN .. ya wajarlah BUMN nya diwanti2 jangan sampai kongkalikong sama anggota hewan

yah mulai deh pencitraan hmm emoticon-No Hope
Loh kok marah pak?



Emang ada yang belom lunas transfernya yah?