alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50872249e774b4e228000008/korupsi-hambalang-bpk-datang-nama-mallarangeng-pun-hilang-agus-marto-dimunculkan
Korupsi Hambalang: BPK Datang, nama Mallarangeng pun Hilang, Agus Marto Dimunculkan?
Korupsi Hambalang: BPK Datang, nama Mallarangeng pun Hilang, Agus Marto Dimunculkan?
Andi Mallarangeng

"Ada Design Menpora Tak Terjerat Hambalang"
Selasa, 23 Oktober 2012 | 16:58 WIB

inilah..com, Jakarta - Tidak masuknya nama Menpora Andi Mallarangeng di laporan hasil pemeriksaan (LHP) audit BPK terkait sekolah olahraga nasional di Bukit Hambalang, Bogor, karena adanya design agar ia tidak dijerat. Demikian dikemukakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota Komisi X DPR (membidangi pendidikan, olahraga, kesenian) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2012). "Betapa hebatnya seorang Andi Mallarangeng. Dia sudah mendesign, mawas diri jauh-jauh hari sudah tahu," kata Eko. Menpora, lanjutnya, seharusnya tahu dan turut terlibat dalam pendanaan proyek ini. Sebab, dalam aturan, proyek yang bernilai di atas Rp100 miliar, menteri harus tahu. Sementara proyek Hambalang itu bernilai triliunan rupiah. "Mau tak mau, sebenarnya nama Andi Mallarangeng harus masuk dalam audit BPK itu. Sebab, sebagai seorang menteri, Andi harus mengetahui alur proyek di kementeriannya, apalagi di atas Rp100 miliar," kata Eko.

Dia menyesalkan hasil audit itu. Apalagi, dalam kasus tersebut di Kemenpora hanya mantan Sesmenpora Wafid Muharam, dan sejumlah lainnya yang terlibat. Sementara di Kementerian Keuangan BPK juga menyebut nama Menteri Agus Martowardjojo. "Sangat disayangkan hilangnya nama tersebut. Terlepas salah atau betul, nanti pengadilan yang menentikan," tuturnya. Menurut Eko, statement anggota BPK Taufiqurahman Ruki yang mengaku ada intervensi hasil audit sehubungan tidak adanya nama Andi, patut diapresiasi. "Pernyataan Ruki patut diapresiasi. Mau tak mau harus masuk, jangan tiba-tiba hilang," katanya.
[url]http://nasional.inilah..com/read/detail/1919110/ada-design-menpora-tak-terjerat-hambalang[/url]

Wakil Ketua DPR RI Anis Matta Nilai Ada Politisasi pada Audit Proyek Hambalang
Selasa, 23/10/2012 15:39 WIB

Korupsi Hambalang: BPK Datang, nama Mallarangeng pun Hilang, Agus Marto Dimunculkan?
Anis Matta

Wakil Ketua DPR RI M Anis Matta meminta Panja Hambalang di Komisi X untuk terus mengkritisi atas berlarut-larutnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit terkait proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. BPK tetap memiliki tugas dan tanggung jawab untuk segera menyerahkan laporannya atas hasil audit proyek Hambalang. "Saya kira proses ini masih berjalan. Kita biarkan dulu proses ini berjalan sambil Komisi X yang terkait memantau persoalan ini. Saya lebih suka menyerahkan permasalahan ini ke Komisi X untuk mereka tangani. Karena jika seperti ini, saya merasa ada kesan politisasi baik dari dalam BPK maupun dari luar terhadap masalah ini," ujar Anis Matta di sela-sela Rapat Paripurna DPR, Selasa (23/10).

Anis juga mengkritisi pernyataan anggota BPK Taufiequrrachman Ruki soal adanya tekanan dari pihak tertentu untuk penanganan audit proyek Hambalang, meski kemudian diklarifikasi. "Yang jelas, apa yang dilakukan beliau (Ruki) itu tidak lazim. Tapi saya lebih suka menyerahkan persoalan ini kepada Komisi X," ujarnya. Kata Anis, adanya informasi tekanan dan intervensi pada lembaga BPK dalam penanganan audit proyek Hambalang itu justru membuka publik menjadi tahu atas persoalan dan kelemahan yang dihadapi pihak BPK sendiri. "Yang tampak seperti itu, tapi kan kita tidak tahu sebenarnya seperti apa. Saya tidak berani menjustifikasi terlalu jauh juga karena tidak tahu kebenarannya seperti apa," tegasnya.

Kata Anis, terlepas dengan polemik yang terjadi di internal BPK sendiri, BPK tetap memiliki tugas dan tanggung jawab untuk segera menyerahkan laporannya atas hasil audit proyek Hambalang. Mengingat permintaan audit telah diajukan DPR lebih dari enam bulan lalu. "Kita tidak bisa menyatakan meragukan ataupun juga percaya, kecuali kita telah melihatnya secara langsung. Prosesnya masih berjalan, tidak banyak hal yang bisa kita lakukan kecuali kalau kita melihatnya secara langsung. Cuma saya kira yang jelas bahwa tindakan dari BPK ini jelas melahirkan dampak politisasi terhadap masalah ini," pungkasnya.
[url]http://news.detik..com/read/2012/10/23/153206/2070575/10/anis-matta-nilai-ada-politisasi-pada-audit-proyek-hambalang?9922022[/url]

Menkeu: Audit Hambalang, Jangan Mendzolimi Orang Lain
"Kalau seandainya dilakukan pemeriksaaan, kami prasangka baik saja."
Selasa, 23 Oktober 2012, 16:39 Arry Anggadha, Alfin Tofler

Korupsi Hambalang: BPK Datang, nama Mallarangeng pun Hilang, Agus Marto Dimunculkan?
Menteri Keuangan Agus Martowardojo

VIVAnews - Nama Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, muncul dalam audit Badan Pemeriksaan Keuangan, atas proyek pusat olahraga di Hambalang Bogor, Jawa Barat. Agus sendiri santai menanggapi soal ini. "Audit BPK belum selesai, kalau nanti selesai, baru kami lihat lagi," katanya ketika ditemui setelah Sidang Paripurna DPR di Jakarta, Selasa 23 Oktober 2012. Walaupun demikian Agus menambahkan bahwa jika namanya memang ada di dalam audit itu, ia tidak keberatan. Karena menurut mantan Dirut Bank Mandiri ini, di kementeriannya ada 24 ribu proyek atau satuan kerja proyek yang menjadi mitra kerja."Jadi kalau seandainya dilakukan pemeriksaaan, kami berprasangka baik saja," ujarnya.

Agus menambahkan bahwa yang terpenting dari semuanya adalah agar audit yang dilakukan BPK itu bersih dari intervensi. Agus menegaskan bahwa dia percaya dengan pejabat BPK seperti Taufiequrrachman Ruki dengan reputasinya sebagai mantan Ketua KPK yang kredibel dalam menangani audit investigatif ini. Namun, Agus menilai bahwa ada nama-nama yang seharusnya bertanggungjawab namun tidak dicantumkan. "Kami harapkan kalau nanti audit BPK keluar hasilnya benar dan kita tak usah terburu-buru, dan yang paling penting jangan mendzolimi orang yang tidak bersalah," ujarnya. Namun jika lembaga BPK yang merupakan lembaga auditor tertinggi mendapatkan intervensi maka hal ini amatlah patut disayangkan. Seperti diketahui, dalam audit investigatif BPK sementara, disebutkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus Hambalang. Di Kementerian Keuangan disebut ada nama Menteri Agus Martowardojo, AR, MPN, DPAH, S, RHK, dan AM.
http://nasional.news.viva.co.id/news...imi-orang-lain

Quote:
Skandal Proyek Hambalang:
Nazaruddin: Anas dan Andi Otak Korupsi Hambalang
Selasa, 16 Oktober 2012 | 14:49 WIB

Korupsi Hambalang: BPK Datang, nama Mallarangeng pun Hilang, Agus Marto Dimunculkan?
Si Udin yang suka korupNazaruddin

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin kembali menuding mantan rekan separtainya, Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng, sebagai otak kasus dugaan korupsi Hambalang. Nazaruddin mengatakan, kedua petinggi Partai Demokrat itu seharusnya dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya sudah bilang sejak awal yang terlibat dalam Hambalang ini Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng. Memang dua orang itu otaknya. Harusnya bukan diperiksa lagi, tapi dijadikan tersangka," kata Nazaruddin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/10/2012).

Dia akan diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Deddy Kusdinar. Nazaruddin juga mengatakan bahwa ia akan membeberkan peran Anas Urbaningrum di proyek Hambalang dalam pemeriksaan hari ini. "Semua; mulai dari sertifikatnya; bagi-bagi uangnya; soal mobil Harrier, itu sudah jelas; uangnya dari PT Adhi Karya," ucap Nazaruddin. Seperti diberitakan sebelumnya, Nazaruddin diperiksa KPK karena dianggap tahu seputar proyek Hambalang. Penyidikan proyek Hambalang ini berawal dari temuan KPK saat menggeledah kantor Grup Permai (perusahaan milik Nazaruddin), terkait penyidikan kasus suap wisma atlet SEA Games beberapa waktu lalu. Nazaruddin menilai, Anas-lah yang mengatur proyek tersebut, mulai dari penerbitan sertifikat lahan Hambalang, hingga penetapan PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya sebagai pelaksana proyek Hambalang.

Nazaruddin yang juga terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games itu mengatakan, ada aliran dana ke Anas dan pihak Kemenpora terkait proyek Hambalang. Menurutnya, sebagian uang korupsi Hambalang mengalir ke Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung. Dalam kongres tersebut, Anas terpilih sebagai ketua umum partai. Terkait tudingan Nazaruddin ini, Anas dan Andi sama-sama membantah. Anas bahkan mengaku siap digantung di Monas jika terbukti menerima uang Hambalang. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa penetapan Deddy sebagai tersangka ini merupakan anak tangga pertama yang dijadikan pijakan bagi KPK dalam menyasar pihak lain.
http://nasional.kompas.com/read/2012...upsi.Hambalang


----------------------------

Kalau lembaga independen menurut konstitusi seperti BPK saja ternyata bisa dipesan-pesan bikin pengawasan yang berbau politis, mau apa kelak negeri ini jadinya? Untung aja Gusti Allah mboten sare! (Tuhan tak pernah tidur sehingga tak akan pernah lalai memperhatikan semua gerak prilaku makhluk-makhluknya) Besok bila ada pergantian rezim baru, jangan harap mereka yang saat ini merasa aman-aman saja dari jerat hukum, tidak akan dibuka lagi kasusnya oleh rezim di masa depan. Buktikan sajalah omongan saya ini kelak!

emoticon-Turut Berduka
jadi cuman anas yang mau dikorbankan?????
bebas sekarang, besok kalau rezim baru datang, itu si Mallarangeng bisa diungkap lagi tuh kesalahan dan keterlibatannya
Quote:Original Posted By DDAAAAfg
jadi cuman anas yang mau dikorbankan?????


siapalagi gan yg mau di kor ban kan..?? situ mau di korbankan...??? emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By karmila



----------------------------

Kalau lembaga independen menurut konstitusi seperti BPK saja ternyata bisa dipesan-pesan bikin pengawasan yang berbau politis, mau apa kelak negeri ini jadinya? Untung aja Gusti Allah mboten sare! (Tuhan tak pernah tidur sehingga tak akan pernah lalai memperhatikan semua gerak prilaku makhluk-makhluknya) Besok bila ada pergantian rezim baru, jangan harap mereka yang saat ini merasa aman-aman saja dari jerat hukum, tidak akan dibuka lagi kasusnya oleh rezim di masa depan. Buktikan sajalah omongan saya ini kelak!

emoticon-Turut Berduka


ayoo kita buktikann....
gimana kalo nanti ada deal tambahn
Kualitas bpk sodarah sodarah
BPK lagi
emoticon-Wakaka
Ts nya gila ternyata ... Dulu dia menghujat bpk ... Sekarang mendewakan bpk ... emoticon-Big Grin
Kegoblokan jokowi yg terparah bukan dibudi gunawan, tapi ngangkat ruki jd ketua kpk