alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50871c4e2d75b4ff05000005/di-mekkah-baru-mulai-ke-arafah-tp-jamaah-naqsabandiyah-di-sumbar-sudah-lebaran-rabu
Di Mekkah baru mulai ke Arafah, tp Jamaah Naqsabandiyah di Sumbar Sudah Lebaran Rabu
Di Mekkah baru mulai ke Arafah, tp Jamaah Naqsabandiyah di Sumbar Sudah Lebaran Rabu

Besok (Rabu pagi ini),
Tarekat Naqsabandiyah di Sumbar Rayakan Idul Adha

Selasa, 23 Oktober 2012 - 11:15 wib wib

PADANG - Jamaah tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat merayakan Hari Raya Idul Adha pada Rabu 24 Oktober 2012. Sekretaris Naqsabandiyah Sumbar, Edizon, menjelaskan, penetapan Idul Adha dilakukan melalui penghitungan munjid.“Salat Id akan dilaksanakan besok pagi, setelah itu dilanjutkan pemotongan hewan kurban,” kata Edizon di Surau Baitul Makmur, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (23/10/2012).

Edizon mengatakan, dengan keputusan itu, sekira 5.000 jamaah di Kota Padang, Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Solok, akan mengumandangkan takbir nanti malam. Kendati selalu berbeda menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha dengan pemerintah, Edizon berkomentar hal tersebut tidak perlu diperdebatkan. Jamaah Naqsabandiyah sudah memiliki keyakinan yang harus dijalankan. “Kami sendiri telah memiliki dasar menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha. Semuanya mengacu pada Alquran dan Hadist, bila ada perbedaan dengan keputusan pemerintah tidak harus dipersoalkan,” terangnya.

Metode hisab munjid adalah menghitung 360 hari dari awal Idul Adha tahun lalu. Demikian juga dalam penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri yang mengacu pada awal perayaan tahun sebelumnya. “Itu makanya selalu berbeda, kami tetap komitmen dengan metode ini,” tuturnya
http://haji.okezone.com/read/2012/10...akan-idul-adha

Rabu, Jamaah Haji Bergerak ke Arafah
23 October 2012

Di Mekkah baru mulai ke Arafah, tp Jamaah Naqsabandiyah di Sumbar Sudah Lebaran Rabu

MAKKAH — Rabu (24/10) ini, jamaah calon haji Indonesia akan mulai bergerak dari pemondokan menuju Arafah. Keberangkatan jamaah dari pemondokan ke Arafah akan dibagi ke dalam tiga gelombang. Pemberangkatan jamaah gelombang pertama menuju Arafah dimulai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi (WAS). Gelombang kedua akan diberangkatkan setelah Zuhur dan gelombang ketiga akan berangkat ke Arafah setelah Maghrib. Pembagian jam keberangkatan jamaah ke Arafah ditentukan oleh para ketua kloter dengan berkoordinasi dengan maktab. ‘’Setiap maktab akan mendapatkan 18 sampai 20 bus,’’ ungkap Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah, Denny Kusdyan, Senin (23/10) malam.

Secara keseluruhan total bus yang disediakan untuk mengangkut jamaah haji Indonesia pada puncak haji – Arafah, Muzdalifah, Mina dan Makkah – mencapai 2.041 unit. Bus-bus itu dibagi berdasarkan maktab. Setiap rute perjalanan jumlah bus yang disediakan telah disesuaikan dengan kebutuhan. Kepala Daerah Kerja Makkah meminta agar seluruh jamaah haji yang akan berangkat Arafah berpatokan kepada jadwal yang telah disepakati oleh ketua kloter dan maktab. Pihaknya meminta agar jamaah tak menunggu di trotoar depan rumah sebelum ada pemberitahuan waktu keberangkatan.

‘’Jamaah juga kita minta bersabar dan tak berebutan. Karena jumlah bus yang disediakan akan mengangkut semua jamaah,’’ tutur Arsyad. Pihaknya juga meminta kepada petugas pengendali transportasi, petugas sector, dan kloter bekerja sama untuk berkoordiansi dengan pihak maktab untuk memastikan jadwal kedatangan dan keberangkatan bus.

Menteri Agama yang juga Amirul Haj, Suryadharma Ali, meminta agar petugas transportasi mencermati waktu keberangkatan jamaah dari pemodokan ke Arafah. Ia meminta agar jamaah jangan sampai tiba di Arafah pada tengah malam. ‘’Karena itu pastikan sebelum tengah malam jamaah semuanya sudah tiba di Arafah, hal itu penting agar jamaah tak kelelahan,’’ tutur Suryadharma Ali. Pihaknya juga meminta agar jamaah membawa makanan ekstra seperti kurma untuk menjaga adanya keterlambatan.
http://www.jurnalhaji.com/rabu-jamaa...rak-ke-arafah/

Wukuf di Arafah tahun 2011 lalu ...
youtube-thumbnail


Selasa Malam Sebagian Jamaah Indonesia Bertalbiyah
Rabu, 24 Oktober 2012 03:20 WIB

Metrotvnews.com, Mekkah: Selasa (23/10) malam, ba'da Isya sudah ada jamaah Indonesia yang bertalbiyah di Mina untuk persiapan wukuf di Arafah. Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Anggito Abimanyu di Mekkah, Selasa, mengatakan, sekitar 5-10 persen jamaah Indonesia akan bertalbiyah malam ini di Mina sebelum ke Arafah keesokan harinya. Sementara secara resmi, jamaah Indonesia baru bergerak ke Arafah, Rabu (24/10) pukul 08:00 pagi waktu Saudi atau pukul 12.00 WIB.

Kegiatan talbiyah itu, menurut Anggito, bukan bagian dari ritual haji tetapi tradisi. "Jaman Nabi dulu, sebelum ke Arafah, Nabi berhenti di Mina mengisi perbekalan," kata Anggito. Karena itu dia meminta agar tidak mempertentangkan kegiatan itu dengan pergerakan jamaah haji Indonesia lainnya pada Rabu (24/10). Posisi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji dalam hal ini mendampingi jamaah yang akan bertalbiyah malam ini tetapi diingatkan tidak bisa memberi fasilitas lain, seperti makan pagi pada Rabu esoknya.

Berkaitan dengan ini dia sudah meminta kelompok jamaah untuk membuat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengajukan keberatan atas ketiadaan pelayanan tersebut. Anggito menjelaskan dirinya sudah mendatangi sektor Indonesia yang akan bertalbiyah malam nanti dan meminta agar jamaah yang sakit jangan diajak. Ketika menjawab pertanyaan, dia mengatakan jumlah jamaah yang mulai bertalbiyah dari tahun ke tahun semakin banyak tetapi dia tidak tahu jumlahnya secara pasti. "Mungkin sekitar ribuan di tahun-tahun sebelumnya," kata Anggito.

Sementara itu, Misi Haji Indonesia, parapetugasnya akan berangkat H-1 untuk mempersiapkan dan memastikan jamaah akan menempati sesuai maktabnya dan tidak ada jamaah nonkuota yang akan menempati maktab tersebut. Jamaah Indonesia akan terbagi dalam 72 maktab, 70 maktab akan ditempati jamaah reguler dan dua untuk jamaah dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus. Semua jamaah akan dilayani katering, dimana 50 persen dari muasasah dan sisanya oleh perusahaan katering swasta. Jamaah Indonesia akan masuk secara bergelombang.

Kegiatan utama selama wukuf adalah berdoa dengan diawali kuthbah wukuf di masing-masing maktab. Ditenda utama, khutbah wukuf akan disampaikan Kiai Haji Hasyim Muzadi, Naib (Wakil) Amirulhhajj tahun ini. Wukuf pada 9 Zulhijah (25/10) dimulai pada pukul 11.15 hingga jelang subuh. Saat itu diyakini doa-doa yang dipanjatkan Insya Allah dikabulkan. Ketika ditanya tentang posisi Wapres RI, Anggito hingga saat ini dia belum mengetahui secara pasti, diharapkan bisa bergabung dengan tenda utama Misi Haji Indonesia. Pada pukul 17.40 atau setelah magrib dan menjamak isya, maka jamaah Indonesia mulai digerakkan untuk mabit di Muzdalifah lalu ke Mina.
http://www.metrotvnews.com/metromain...ia-Bertalbiyah

-------------------------

Teknologi informasi dan ilmu falak/astronomi sudah sedemikian majunya di dunia saat ini, tapi itulah, masih ada sebagian ummat Islam di tanah air ini yang hidup dalam kejumudan ... hanya karena taqlid buta dengan para pemimpinnya
mendahului kodrat nih emoticon-Hammer

kita bersepakat pada hal-hal yang kita sepakati, dan kita menghargai pada hal-hal yang tidak kita sepakati (Hasan Al-Banna) emoticon-Add Friend (S)
kenapa naqsabandiyah atau an-nadzir tdk pernah diperlakukan seperti ahmadiyah, pdhal mereka juga seringkali berbeda dgn islam 'mainstream' di indonesia.. emoticon-Bingung (S)
ya memang aliran yg satu ini luar biasa... siapa cepat dia dapat...
yah khan suka-sukanya Jamaah Naqsabandiyah !!! mereka khan punya perhitungan sendiri yang tepat buat mereka. gak usah diperdebatkan toh akhirnya sama aja khan?
Quote:Original Posted By wayame
kenapa naqsabandiyah atau an-nadzir tdk pernah diperlakukan seperti ahmadiyah, pdhal mereka juga seringkali berbeda dgn islam 'mainstream' di indonesia.. emoticon-Bingung (S)


Mereka lokasinya dimana dulu ganemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By wayame
kenapa naqsabandiyah atau an-nadzir tdk pernah diperlakukan seperti ahmadiyah, pdhal mereka juga seringkali berbeda dgn islam 'mainstream' di indonesia.. emoticon-Bingung (S)


Itu karena perbedaannya hanya pada masalah furu' (cabang) bukan perbedaan akidah seperti halnya ahmadiyah emoticon-Big Grin

CMIW
Quote:Original Posted By dipo98

Itu karena perbedaannya hanya pada masalah furu' (cabang) bukan perbedaan akidah seperti halnya ahmadiyah emoticon-Big Grin

CMIW


betul sekali...masalah perbedaan waktu itu bukan masalah pokok...sementara ahmadiyah menyimpang dr masalah pokok yaitu adanya Nabi terakhir setelah Nabi Muhammad dll
Quote:Original Posted By auto55646687
yah khan suka-sukanya Jamaah Naqsabandiyah !!! mereka khan punya perhitungan sendiri yang tepat buat mereka. gak usah diperdebatkan toh akhirnya sama aja khan?


emang suka-suka mereka...tapi yg pasti itung-itungan mereka yg ngaco emoticon-Ngakak
yang penting dan terutama adalah KIAMATNYA pasti BARENG!!!!
inilah kalau negara tidak menindak tegas ajaran sesat karena alasan melanggar ham emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By susunade
inilah kalau negara tidak menindak tegas ajaran sesat karena alasan melanggar ham emoticon-Cape d...


enggak ah .... lihat aja ahmadiyah di cikeusik sama umat syiah di sampang !!!!
contoh "ajaran sesat" diberantas
di bilang sesat ga mau..
ngaku sesat ga mau...

yang kayak gini nih kudu di lempengin...

Quote:Original Posted By INCUBATOR
yang penting dan terutama adalah KIAMATNYA pasti BARENG!!!!


kalo masalah yang satu ini sih pasti bareng gan emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By wayame
kenapa naqsabandiyah atau an-nadzir tdk pernah diperlakukan seperti ahmadiyah, pdhal mereka juga seringkali berbeda dgn islam 'mainstream' di indonesia.. emoticon-Bingung (S)


Mrk g bs d samain ama Ahmadiah,kalau ahmadiah hal yg paling pnting dalam islam (AKIDAH)itulah yg mrk otak atik,masalh kenabian yg sdh pasti malah mrk ganti ama orang India,,(mirza gulam ahmad),,pondasi islam yg paling pnting yaitu sholat,,bahkan mrka lakukan dgn cara yg jauh dr islam..smntara jamaah tarekat atau sufi naqsabandiah ini hanya slalu brbeda soal menetapkan hari raya,trlepas dr smua itu aqidah mrka msh sm dgn orng muslim mayoritas,,
jangan mencaci...biarkan perbedaan pendapat ini...kecuali udah ngaku islam tapi beda nabi dan kitab suci...baru kita banta..........................
Quote:Original Posted By dipo98


Itu karena perbedaannya hanya pada masalah furu' (cabang) bukan perbedaan akidah seperti halnya ahmadiyah emoticon-Big Grin

CMIW


oh gitu ya gan... makasih penjelasannya emoticon-shakehand
perbedaan itu indah......
gpplah, biarin aja. toh gak pernah ada azab atau lainnya menimpa mereka. artinya ya gpp
Quote:Original Posted By wayame
kenapa naqsabandiyah atau an-nadzir tdk pernah diperlakukan seperti ahmadiyah, pdhal mereka juga seringkali berbeda dgn islam 'mainstream' di indonesia.. emoticon-Bingung (S)


ahmadiyah nga percaya rukun iman, tapi ngaku2 islam
naqsabandiyahh ini cuma beda dikit doang cara ibadahnyahh
itulah beragama kalo tidak mengikuti petunjuk rasulullah

jelas sesat kalo mengikuti guru turun temurun yg menyalahi syariat