alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50867629532acfe15b000000/bpk-ini-penyelewengan-menkeu-di-proyek-hambalang
BPK: Ini penyelewengan Menkeu di proyek Hambalang
Jakarta, Aktual.co — Terpidana kasus korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games Wafid Muharam kembali disebut terlibat di proyek Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Wafid yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), diduga melakukan penyimpangan dalam proses persetujuan kontrak tahun jamak bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Dari dokumen LHP yang diterima Aktual.co, Selasa (22/10) disebutkan, peran kedunya sebagai berikut:

1. Ses Kemenpora Wafid Muharam mengajukan surat permohonan persetujuan kontrak tahun jamak dengan mengatasnamakan Menpora tanpa memperoleh pelimpahan wewenang dari Menpora.

2. Ses Kemenpora Wafid Muharam bersama Kepala Biro Perencanaan Kemenpora/ PPK Deddy Kusdinar menyajikan data dan dokumen yang tidak benar sebagai syarat kelengkapan persetujuan kontrak tahun jamak dan revisi RKA-KL Tahun 2010 sebagai berikut:

A. Menafsirkan secara sepihak direktur PBL Kementrian Pekerjaan Umum bahwa "pembangunan tersebut dapat dilaksanakan lebih dari satu tahun anggaran untuk beberapa bangunan yang dilaksanakan konstruksi fisiknya diperkirakan lebih dari 12 bulan". Tanpa konfirmasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Ses Menpora menafsirkan bahwa yang dimaksud penyataan tersebut adalah seluruh pembangunanan fisik gedung dan lapangan serta infrastruktur dilaksanakan melalui kontrak tahun jamak.

B. Dalam rangka revisi RKA-KL, menyajikan data volume keluaran yang tidak sesungguhnya yaitu seharusnya volume yang akan dibangun turun dari semula 108.553 m2 menjadi 100.398 m2 menyajikan seolah-olah naik dari semulai 108.553 m2 menjadi 121.097 m2.

3. Direktur Jenderal Anggaran Anny Ratnawati setelah melalui proses berjenjang dari Kasie II E-4. Rudi Hermawan, Kasubdit II E Sudarto dan Direktur II Dewi Puji Astuti Handayani memberikan masukan, data dan informasi dispensasi keterlambatan pengajuan usulan revisi RKA-KL Kemenpora tahun 2010 dan dalam proses persetujuan kontrak tahun jamak. Pemberian masukan dilakukan dengan cara menyampaikan Nota Dinas. Nota Dinas tersebut berisi antara lain: "mengingat permohonan persetujuan kontrak tahun jamak (multi years contract) tersebut telah dilengkapi data pendukung dan dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan pembangunan P3SON dalam rangka pembinaan atlet (olahragawan) junior maupun senior, maka persetujuan kontrak tahun jamak dapat dipertimbangkan untuk disetujui. Mengingat revisi perubahan volume kegiatan diakibatkan adanya perubahan perencanaan sehingga (karena pertimbangan KDB dan GSB) berhubungan dengan persetujuan kontrak tahun jamak, maka dispensasi waktu revisi dapat dipertimbangkan untuk disetujui."

Nota Dinas dengan isi yang sama juga disampaikan secara berjenjang dari Kasubdit II E Sudarto kepada Direktur Anggaran II Dewi Puji Astuti Handayani; Daru Direktur Anggaran II kepada Dirjen Anggaran dan dari Dirjen Anggaran kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Dokumen peran Menkeu: http://www.aktual.co/hukum/094732bpk...-wafid-muharam

Peran Kepala Badan Pertanahan Nasional: http://www.aktual.co/hukum/093744ini...oyek-hambalang

Peran Bupati Bogor: http://www.aktual.co/hukum/101134ini...oyek-hambalang
kasian pa agus marwoto ,....semoga , musang yang sesugnggunya masi was was
waduh pak agus di kambing hitamkan nih..
Kampret, ketua bpknya antek si cakil jadi begini deh.... emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S)

Agus Mekeu Koruptor !
Andi Menpora Koruptor !
Anas ketua Demokrat Koruptor !
3 "A" yg dipilih SBY tiga tiganya Koruptor Kakap Musuh Rakyat !


emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia