alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Mancanegara /
Berbagi Pengalaman - Pengajuan VISA Amerika (US VISA)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/508607042d75b42a39000012/berbagi-pengalaman---pengajuan-visa-amerika-us-visa

Berbagi Pengalaman - Pengajuan VISA Amerika (US VISA)

Berbagi Pengalaman - Pengajuan VISA Amerika (US VISA)

Image copyright is by myself


Persiapan Pembuatan Visa
Membuat visa Amerika, bagi sebagian orang menjengkelkan, bagi yang lain menakutkan, dan sebagian yang lain menyenangkan. Bagi saya? itu menyenangkan. Bukan karena apa-apa, meskipun harus menunggu lama karena ada kesalahan di pihak kedutaan dan harus bolak-balik ke kedutaan yang jauhnya bukan main dari kediaman saya, menembus kemacetan dan panasnya jakarta, tapi yaa ini pengalaman baru bagi saya, dan setiap yang baru saya anggap menyenangkan.

Ya, beberapa waktu yang lalu, saya "dipaksa" untuk membuat visa bisnis ke negeri paman sam, dan seketika itu pula yang terlintas di benak saya untuk pengajuan visa adalah:
- rumit
- ribet
- lama

di tambah lagi saya ber jenggot (NO SARA!emoticon-No Sara Please sekedar memberi info) yang konon kabarnya akan sedikit dipertanyakan nanti saat interview. Well, the show must go on dan saya pun segera mencari info mengenai US visa dan segala tetek bengek nya di

http://jakarta.usembassy.gov/visa/howtoapply.html

berhubung saya hanya bakal 2 bulan disana tahun ini maka saya mengajukan aplikasi visa non immigrant, dan karena ini adalah "perjalanan bisnis" maka saya mengajukan aplikasi visa tipe B1/B2. Pada tautan di atas sudah dijelaskan dengan sangat rinci apa-apa yang harus disiapkan dan dilakukan hingga masa interview (dan saya menganjurkan anda untuk mengikuti semua petunjuk di tautan tersebut). O ya, situs kedutaan Amerika di Jakarta tersebut menyediakan 2 bahasa (Bahasa Inggris dan Indonesia tentunya, masak ya Bahasa Prancis), jadi yang bahasa inggrisnya seperti saya tidak perlu khawatir.

Yang pertama yang harus dilakukan adalah, mengisi dokumen DS0-160 dengan sebenar-benarnya dan selengkap-lengkapnya. Pengisian dokumen bisa dihentikan ditengah jalan kemudian di save dan dapat diakses lagi dengan menggunakan nomor dokumen, jadi nomor dokumen di screen shot saja kemudian di save agar tidak lupa. Pengisian yang tidak lengkap akan menyebabkan kita ditolak dan diminta datang di hari lain ketika sudah sampai di kedutaan. Menyebalkan? tidak juga jika kita mengisi dengan lengkap dan benar. Teman seperjuangan saya (seperjuangan dalam hal mengantri untuk mendapat US Visa) adalah salah satu korban. Beliau diminta untuk kembali keesokan harinya karena data sekolah SLTP nya tidak lengkap! Jadi, silahkan di isi data-datanya dengan benar dan lengkap. It helps a lot

Setelah mengisi DS-160, anda akan diminta menyusun jadwal interview dan membayar biaya visa yang tidak dapat dikembalikan. Semua tertulis rinci disana jadi saya rasa tidak usah di ulang kembali. Akan ada email-email yang hadir di inbox anda seperti halaman konfirmasi DS-160 dan konfirmasi jadwal interview. Saya saran kan untuk di print karena nantinya akan diperlukan ketika masa interview.

Setelah semua dokumen siap (sekali lagi bisa dibaca di
http://jakarta.usembassy.gov/visa/howtoapply.html) kita bisa langsung berangkat interview sesuai dengan jadwal yang telah dipilih. Sebagai gambaran yang saya bawa:
- Invitation letter original (bukan scan) langsung dikirim dari US (biasanya perusahaan otomotatis sudah provide)
- DS-160
- Jadwal interview
- Bukti pembayaran
- Foto

Jika bukan perjalanan bisnis dari perusahaan tempat anda berkerja (bisnis sendiri, wisata, dll), mungkin perlu dibawa juga semacam laporan keuangan, tabungan, slip gaji, apapun yang sekiranya bisa meyakinkan interviewer bahwa anda bisa hidup di US dan kembali ke tanah air tanpa masalah finansial (kehabisan uang misalnya).


Antrian Interview
Tiba lah hari penentuan, saya dijadwalkan untuk interview jam 9 pagi, dan saya sudah sampai di stasiun Gambir pukul 7. Parkir dan sarapan dulu di Gambir (FYI, kedutaan Amerika di Jakarta tidak menyediakan parkir, jadi setahu saya parkir yang terdekat adalah di stasiun Gambir). Dari Gambir jalan ke gerbang utama, dicatat dulu sama petugas sebelum antri masuk gerbang utama (kalau bingung tanya saja security nya, beliau ramah-ramah kok), nanti di arahkan harus masuk kemana melalui gerbang yang mana. Saya menghindari celingak celinguk agar tidak di "dor" emoticon-Stick Out Tongue. Jika bingung hendak kemana, sebaiknya segera bertanya emoticon-army .

-Antrian 1
Antri untuk masuk gerbang, setelah masuk gerbang secara berkelompok, anda akan diminta menitipkan barang-barang elektronik disini (HP, flashdisk, iPad, etc). Kondisi nya seperti di bandara, jadi jangan kaget. Kemudian petugas memberi name tag, dan lanjut ke antrian 2. Jangan lupa, berkas-berkas jangan ikut dititipkan lo... emoticon-Big Grin

-Antrian 2
Kebetulan saya tidak antri disini (sudah agak siang), langsung menuju loket, diarahkan oleh petugas. Petugas-petugas disini sangat membantu, mereka lah yang memilihkan berkas2 mana yang harus disetor di loket nanti. Lapor ke loket, nanti akan sedikit di tanya-tanya dan kemudian diberi nomor antrian. Antrian ini adalah antrian kelompok. Saya dapat nomor 30, dan ketika nanti nomor 30 dipanggil, akan ada beberapa orang dengan nomor yang sama, so jangan kaget, jangan gontok-gontokan.. emoticon-Malu (kalau naik pesawat pakai tiket dengan nomor tempat duduk yang sama dengan penumpang lain, baru boleh tu ngotot2 an siapa yang duduk di kabin siapa yang duduk di toilet emoticon-Hammer2)


-Antrian 3

Setelah lepas dari loket, saya menuju ruang antri wawancara, atau lebih tepatnya yang saya pikir ruang antri wawancara. Setelah 40menit menunggu, dipanggil lah nomor antrian kelompok saya. Saya masuk ruangan (ruang antrian 3 ini sebenernya semi terbuka, semacam di teras begitu) dan ternyata masih harus antri lagi.. wew...

-Antrian 4(ruang tunggu wawancara yang sebenarnya)
Masuk ke ruang tunggu wawancara, saya masih diminta menunggu untuk ambil sidik jari baru kemudian wawancara. Sembari menunggu, kita bisa sambil lihat orang-orang ayang diwawancara. Wawancaranya di loket (ada 4 loket aktif) sambil berdiri dan kita yang masih menunggu, bisa mendengar pertanyaan dan jawaban yang diajukan. Lumayan lah buat kisi-kisi. 15 menit lamanya kira-kira saya menunggu akhirnya dipanggil lah nomor antrian 29. Wow 1 lagi kelompok antrian dan saya akan ambil sidik jari kemudian wawancara kemudian pulang! Kira-kira 10 menit kemudian, kelompok saya dipanggil untuk ambil sidik jari. Jadilah kami kelompok 30 mengantri di loket sidik jari. Baru sampai orang pertama dari kelompok kami yang di ambil sidik jarinya terjadi suatu tragedi yang dimulai dari ucapan salah seorang petugas "oh no, our system is down". Dan tebak apa yang terjadi? kami yang sudah di ujung jurang penantian menunggu giliran, akhirnya diminta menunggu lebih lama lagi.

10 menit kemudian di umumkan bahwa sistem down dan dengan berat hati semua proses pengambilan sidik jari di tunda sampai besok... WTF! Salah seorang ibu di kelompok kami berinisiatif untuk menyampaikan unek-uneknya, bahwa di hari sebelumnya dia sudah datang dan masalah yang sama terjadi, dan beliau tidak bisa terima untuk kembali menunggu dan mengantri di keesokan harinya. Well, saya kemudian menjadi merasa beruntung karena baru sekali terjadi. Jadi petugas di dalam kemudian memberi kepada kelompok kami cap pada berkas kami (berkas dikembalikan) yang menandakan bahwa besok tidak usah mengantri lagi, langsung masuk ke salah satu loket yang di dalam.. Sounds good, jadi kami pulang dalam damai.

Fyi petugas di dalam itu orang US dan kelihatan bahwa mereka malu hal ini terjadi dan mengerti protes kami, kemudian dengan sedikit fleksibilitas, memberi kami jalan keluar tanpa pungutan apapun hahahahah


HARI 2.
Saya datang di hari kedua berharap semua lancar. Sampai di ruang tunggu, di beri tahu bahwa sistem masih down dan diharap agar kami semua mau bersabar. Mereka tidak bisa memberi garansi bahwa sistem akan normal hari itu, tapi mereka memberi garansi mereka melakukan yang terbaik.. elah... Dari pada gondok lama mengantri, saya ngobrol saja dengan orang-orang di sebelah, dan rejeki nomplok pun datang,hehehhe saya di belikan "sarapan" oleh seorang bapak yang baik hati emoticon-Blue Guy Cendol (L). Mungkin karena beliau kasihan melihat badan saya kurus kering. Beliau "sedikit mengancam akan marah" jika pemberianya tidak saya terima.

Mulai jam 8 hingga jam 10 menunggu masih belum ada kepastian, pihak kedutaan memberi opsi untuk kembali pada keesokan harinya atau terus menunggu tanpa kepastian. Beberapa karyawan kedutaan turun menghadapi kami dan minta maaf secara langsung. Saya memilih menunggu. Akhirnya pukul 11.00 dinyatakan bahwa sistem sudah online, agak terkejut juga menghadapi kenyataan bahwa di kedutaan Amerika pun, masalah seperti ini bisa terjadi dan membutuhkan waktu hampir 24 jam untuk menyelesaikanya. Akhirnya saya ambil sidik jari juga, kemudian wawancara.

Wawancara
Datang ke loket kemudian wawancara dimulai. Pertanyaan yang di ajukan adalah,
- Ada kepentingan apa ke US
- Bekerja di perusahaan apa (bekerja perushaan multinasional atau pemerintahan akan mempermudah pertanyaan berikutnya)
- Sedikit basa basi mengenai pekerjaan saya
- Pengajuan Visa di terima (dengan menerima kertas putih untuk dibawa pulang)

Semua pertanyaan dan jawaban selesai dalam waktu kurang dari 5 menit. Tiap orang akan berbeda, tergantung pe wawancara dan background kita saya pikir. Salah satu yang saya simpulkan disini adalah, memelihara jenggot tidak masalah!! (well saya rapikan sedikit sih emoticon-Big Grin) memutus mitos yang muncul dari kebanyakan orang.

Setelah wawancara selesai saya pulang (ke kantor) dan selanjutnya, travel agen perusahaan yang mengurus masalah pengambilan visa dan passport.

Semoga memberikan sedikit gambaran dan membantu rekan-rekan yang berencana mengajukan aplikasi US visa

Salam
Diubah oleh yuthdaw
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Post ini telah dihapus oleh idos
pengalaman menarik,

oleh oleh dari US ye bro emoticon-Stick Out Tongue

emoticon-Ngakak
Yang penting pas wawancara jangan gugup, jangan pasang muka jutek. Kalo misalnya agan bingung ngejawabnya bantu kasi senyum saja.
Ane dulu gitu. Ane ngurusnya cuma 2 hari udah selesai kok.emoticon-Big Grin
keren gan tipsnya dan tritnya emoticon-Blue Guy Cendol (L)
cek kulkas ya gan...emoticon-Kiss
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
emoticon-Berduka (S) di tolak gan.. karena ga punya sodara di USA emoticon-Cape d... (S), alasannya sih buat Tahun baruan doang.. emoticon-Ngakak
Quote:


mestinya bukan karena nggak punya sodara. coba deh cek lagi, nggak ada syarat di website resminya untuk punya sodara di usa baru bs apply kok.
Quote:


gak ada pengaruhnya punya sodara apa kagak.
malah kalo ada sodara jadi mencurigakan krn dikira mau numpang kabur.
yg penting punya keterikatan dengan indonesia.
jadi pasti balik ke negara tercinta.
bukan malah ngrepotin di amrik.
Diubah oleh pangeranrj
Quote:


setuju sama agan, gw jg sekitar taun lalu tanpa keinginan apa2 tiba2 dibuatin formulirnya buat ajuin visa liburan sama mertua (semua keluarganya disuruh buat dr anak sampe mantu2nya). jd tinggal dateng pas wawancara.

kesan pertama kaget (krn ga ada rencana sama sekali mau liburan kesono meskipun cita2 sih ada dr dulu tp kendala duit haha) trus deg2an krn pas browsing pengalaman org2 byk yg ditolak tanpa alasan jelas (ditolak sih ggpp, masalahnya ud dibayarin fee nya yg ga sedikit).

berbagai mitos bahwa saldo tabungan hrs minimal puluhan juta (jauh sekali dr kenyataan ane) trus berbagai mitos laen.

proses antrinya sama ky TS, trus pas wawancara berdua istri sekaligus kita deg2an banget. sempet diliat buku tabungan dan selip gaji trus dibilang "i dont see enough in your account for you to have a vacation in US" *bagai petir di siang bolong*

trus ane jujur aja dpt sedikit warisan dr almarhumah ibu, trus dia msh ragu2 nanya lagi rumah dimana mobilnya apa warnanya apa? makin muter2 nanyanya ane makin gugup tp selalu jawab seadanya.

eh akhirnya pas ane blg tinggal sama nenek dirmh hasil warisan almarhumah ibu itu lsg deh dia tiba2 menyetujui begitu aja. dia cmn blg "ooh so you live with your grandmother?" gw jawab "yes, since my mother died we took care of her".

jd bener intinya adalah mereka hrs merasa dan yakin bahwa kita kesana emg bener2 cmn liburan ato bisnis tanpa ada niatan permanen disana dan bahwa kita ada keterikatan yg kuat disini utk bakal balik ke Indonesia.

plus masalah duit jg pertimbangan sih hahaha...cmn saran gw sih seadanya aja, jgn nambah2in saldo tabungan tiba2 (kan suka ada yg minta titip transfer doank) justru itu bakal bikin mereka curiga.

Sedikit tambahan dari ane

Buat agan2 yang baru dapat visa US, item-item di visa yang perlu diperhatikan adalah sbb:
- Entries
Bila tertulis 1 (satu) berarti single entry, artinya agan hanya boleh masuk ke US 1x selama masa berlaku visa valid. Biasanya kalau single entry, masa berlaku visa juga pendek (3 bulan, 6 bulan). Berarti dalam waktu 3 atau 6 bulan tsb, agan harus segera berangkat sebelum masa berlaku visa habis.
Bila tertulis M berarti Multiple, artinya agan boleh masuk ke US berkali-kali selama masa berlaku visa valid. Biasanya masa berlaku visa 5 tahun.
- Issue Date
- Expiration Date

Issue Date dan Expiration Date menentukan masa berlaku visa US kita.

Sedangkan yang menentukan berapa lama kita boleh stay di US dalam 1x trip, adalah US Department of Homeland Security (Imigrasi US). Jadi pada saat agan pertama kali masuk di US Port of Entry (misalkan di LAX), pihak Imigrasi US akan kembali "sedikit" meng-interview kita sebelum mengijinkan kita masuk US. Jika kita lolos maka di pasport kita akan di-cap tanggal kita harus segera meninggalkan US. Biasanya periode waktu yang diberikan adalah 6 bulan. Jadi agan2 harus perhatikan hal penting ini, jangan sampai OVERSTAY!!!
Quote:


ini info yang saya cari gan. thank you buat share nya.

cuma ada sedikit pertanyaan dari saya.

misal saya masuk usa trus tour di sana trus ke mexico dan amerika latin. kemudian pulangnya masuk amerika lagi bolehkah ?

karena kan pesawat pp yang rencana saya beli dari indonesia menujunya ke amerika.
Quote:


Tidak masalah, gan. Selama masa berlaku visa masih valid, kita boleh masuk ke US lagi.
Jadi prosedur administrasi-nya sbb:
Pada saat masih di pesawat, sebelum mendarat di US Port of Entry, kita harus mengisi kartu I-94 (pramugari akan membagikan form ini). Kemudian, di Port of Entry kita menyerahkan passport/visa dan kartu I-94 ini untuk diperiksa oeh US Department Homeland Security. Kartu I-94 ini oleh mereka akan disobek (dibagi dua). Bagian yang berisi data2 kita akan mereka ambil, sedang bagian yang kecil akan ditempelkan (di-staples) di pasport kita. Nah, pada saat kita akan meninggalkan US, kartu kecil I-94 ini akan mereka ambil kembali sebagai record bagi mereka bahwa pemegang US visa ybs telah meninggalkan USA. Jadi jaga baik-baik jangan sampe kartu I-94 ini hilang. jika agan nanti masuk lagi ke US dari Mexico atau Amerika Latin, agan harus mengisi kartu I-94 lagi.

Quote:


tambahan utk potongan I94 waktu keluar US diambil oleh petugas check in airline international.
jadi paspor kita tdk di stamp lagi waktu keluar US.
Diubah oleh pangeranrj
wah pengalaman bagus gan ,ane juga pengen dah ke amerika cuma katanya kok susah dapetin visa
Quote:


siapa yg bilang susah dpt visa?
kalo tujuannya memang bener utk travelling, isi form & jawab pertanyaan dgn jujur.
ane rasa pasti dapet lah. kecuali kalo ada tujuan lain ane ga tau dah.
Quote:


makasih banyak gan, semoga bisa membantu rekan2 yang ingin mengurus VISA US..

Quote:


iya gan, saya pikir juga ga ngefek banyak.. yang penting jujur dan meyakinkan..

Quote:


Quote:


iya, potongan I94 akan di ambil oleh petugas check in. jadi yang penting jangan hilang dan serahkan kepada petugas check in bandara ketika kita akan meninggalkan US

@all thanks buat tambahan2 nya, semoga bisa membantu agan2 yang akan mengurus visa US..

Diubah oleh yuthdaw
ane dlu pernah coba2 alasan buat sekolah d sna
(padahal mao sekolah smbil kerja, dan sepupuh ane dan temenya)
dengan bahasa inggris yg pas2an
ane d tolak ampe 3x dengan selisih 1-2 minggu
maju terus pantang mundur
tetep aja ms d tolak

secara rek koran ortu mencukupi
paspor sudah ada cap keluar negri utk asia...

mungkin krna faktor pertama ane slalu gugup.
wkt jawab pertanyaan yg d kasih

apa wkt interview ane ada slh jawab,
jd d save kalo ane ini mencurigakan
di sistem komputer mereka
(soalny dia tau ane minggu kmrn pernah dtg)
(tampang ane bukan tampang mafia/preman, atau cewe nakal ><")

pas dtg berikutny gak d tanya macem2 langsung balikin paspor. sm dokumen kita

*cm tanya tiket bokingan(itu ada)
*tinggal d mana( itu juga ada homestay di rmh org india)
*pokoke data2 ane original semua
*sekolah dimana

ampe skrg ane ms shock kalo d suruh masuk k dutaan amrik lagi...
pulang2 ane uda nyerah total ...
mungkin belom jodoh

sampe skrg juga gak mao coba lagi

jadi klo dapet visa usa itu kata org hoki2an
ada yg paspornya kosong tabungan pas2an tapi bisa dapet

malah wkt interview ada cewe pakai rekening palsu.
sampai org bule yg interview nolak dan langsung nembak ini rekening palsu...
langsung d tolak, semua dokumen d balikin dan si cewek gak bisa berkata apa2 langsung keluar dr ruang wawancara
(hokinya dia gak d laporkan k polisi krn pemalsuan dokumen)
ane making tegang aja pas denger si bule ngomogn gt

mikir kalo ada doraemon mao berentiin waktu biar mereka semua diam
trus aku ubah visa jadi approve
hahahahah
ngayal siang bolong...ZzZzZz

emoticon-Cendol (S)

y intinya hoki2an de...
kalo bisaa inggris lancar
ortu uangnya banyak d bank
paspor bagus
dokumen pendukung sponsor dr orang tua
data2 asli
dan percaya diri
gak gugup

mungkin ada harapan. gagal 1x coba lagi

semoga berhasil ya yg applyemoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Kiss (S)

bonusnya dr keluar masuk kedubes amrik
bisa liat cow2 bule cakep aja
(yg ms muda dan berkulit putih)
soalny d sana juga ada yg berkulit hitam/negro gt

hahhahah
(padahal d mall jakarta sm bali juga banyak y)

emoticon-Ngakak

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


Terima kasih gan... membantu sekali.


Quote:


Terima kasih gan...
Gan, saya kan dimintain atasan ngurusin visa buat ke US. Ya maklum lah namanya boss suruh urus2 bahkan isi formulir sendirii kan ogah, jadi utk persiapin persyaratannya pun ya musti saya urusin. Jadi tolong bantu ya gan..

1. Ini kan rencananya liburan ibu dan anak. Bagaimana caranya spy mereka bisa interview bareng? Anaknya memang sdh remaja, hampir 17th. Nah utk dokumen yg harus dibawa si anak ini apa juga harus persis sama spt yg dibawa ibunya? Krn dibiayai prshn, nanti ada surat sponsor, copy SIUP, buku tabungan.
2. Bagaimana kita bisa tahu ketersediaan waktu wawancara? Waktu saya coba schedule, ternyata form harus diisi dulu. Asumsi saya, utk bisa scheduling juga harus bayar biayanya dulu utk dpt semacam nomor gitu?
kenapa ingin tahu ketersediaan dulu, krn ya harus sesuaikan jadwal - apalagi ini masih masa sekolah, ngga di Jkt pula. Gambarannya, utk njadwalin interview visa Belanda, itu di site embassy-nya ada semacam gitu, jadi tgl sekian-sekian masih ada apa udah penuh.. Adakah fasilitas semacam itu dalm aplikasi visa US?
3. Mengenai tempat tinggal di US, diisi gimana ya? Karena ini rencana liburan juga belum dirancang, pesawat juga belon, hotel juga belon. Rencananya malah baru pergi mungkin pas liburan sekolah Juni nanti. Kenapa skrg cari2 tahu - karena takut kalau prosesnya lama.

Sementara itu dulu gan - tolong ya. Makasih sebelumnya.
Ane ditolak gan, tahun lalu buatnya, hangus deh 1,7jt + malu karena kepedean emoticon-Big Grin

Status ane waktu itu sebenernya fresh graduate tapi belum kerja, alias masih bisnis kecil2an, dan alasan ane ke US karena memang ane punya duit buat ngerasain yang namanya US, ane datang sendirian kesana, dan ternyata di kaish form pink alias di tolak, pengen nangis rasanya gan emoticon-Frown

Mungkin dikira ane bakalan jadi imigran gelap disana ye? emoticon-Mad:
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di