alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5085dfe45a2acfdc5000002c/sama2-alumni-stan-yg-korup-gayus-cuma-kena-6-thn-dhana-malah-dituntut-12-thn-why
Sama2 Alumni STAN yg Korup: Gayus Cuma Kena 6 thn, Dhana Malah Dituntut 12 thn. Why?
Sama2 Alumni STAN yg Korup: Gayus Cuma Kena 6 thn, Dhana Malah Dituntut 12 thn. Why?

Dhana Widyatmika Dituntut 12 Tahun Penjara
Senin, 22 Oktober 2012 23:38 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa penuntut umum menyatakan terdakwa perkara suap dan pencucian uang Dhana Widyatmika bersalah. Merujuk dakwaan pertama primer Pasal 12 b ayat 1 dan 2 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP, dakwaan kedua pertama subsider Pasal 3 jo Pasal 55 UU Tipikor dan dakwaan ketiga Pasal 3 UU No 8 tentang pencucian uang jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. "Menjatuhkan pidana berupa pidana penjara selama 12 tahun dikurangi masa tahanan di dalam tahanan, menjatuhkan pidana denda Rp 1 miliar dan subsider enam bulan kurungan," ujar jaksa penuntut umum Kuntadi di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Senin (22/10/2012).

Menurut Kuntadi, Dhana diberatkan karena sebagai PNS pajak tidak mendukung pemerintah meningkatkan pendapatan negara, tidak mendukung usaha gencar pemerintah untuk meningkatkan penghasilan negara, tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi, dan diringankan karena masih muda. Dalam analisa yuridis, Dhana menerima gratifikasi senilai Rp 3.4 miliar dari anggota tim pemeriksa pajak PT Mutiara Virgo, Herly Isdiharsono yang juga patner bisnisnya dalam usaha patungan showroom mobil bekas PT Mitra Modern Mobilindo di kawasan Klender, Jakarta Timur.

Uang yang ditransfer ke rekening Dhana, ini terkait pengurusan pajak kurang bayar PT MV senilai Rp 128.6 miliar yang ditangani Herly. Setelah uang diterima, Herly minta Dhana mentransfer Rp 1 miliar ke Noviandini sebagai uang beli rumah. Sisa uang Rp 2.4 miliar dipakai Dhana pribadi. Dhana juga menerima gratifikasi berupa Mandiri Traveller Cheque senilai Rp 750 juta dari Ardiansyah atas perintah Kepala Sub Bagian Verifikasi pada Bagian Keuangan Pemkot Batam Erwinta Marius dan Kepala Bagian Keuangan Pemkot Batam Raja Muchsin. Dalam kesaksiannya, mereka mengakui MTC untuk Dhana.

Dhana juga, kata jaksa, terbukti merugikan keuangan negara atas kompensasi yang dibayarkan negara kepada PT Kornet Trans Urtama sebesar Rp 1.2 miliar. Selaku Ketua Tim Pemeriksa PT KTU, Dhana dan rekannya salah menghitung pajak PPN, PPh Badan dan PPh Pasal 21 yang mengacu data eksternal yang tidak valid.

Sementara bukti salah dalam pencucian uang, jaksa mendasarkan pada fakta tak mampunya Dhana menunjukkan harta yang dimilikinya di rekening dengan total nilai Rp 11.4 miliar dan 302 dollar AS, logam mulia seberat 1.100 gram dalam safe deposit box di Bank Mandiri, dengan memakai data palsu. "Terdakwa tak dapat memisahkan mana hak terdakwa dan hak adik terdakwa berupa tanah dan warisa. Terdakwa hanya menyampaikan menurut keterangan terdakwa saja bahwa harta itu adalah harta warisan orangtua. Karena tanah dan warisan yang disita dalam kasus ini atas nama terdakwa," terang jaksa.

Atas tuntutan jaksa penuntut umum terhadap Dhana, isterinya Dian Anggraini yang duduk di bangku pengunjung sidang menangis. Saudaranya yang duduk di samping lantas menenangkan Dian yang tak pernah absen mengikuti persidangan Dhana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dhana mengaku tidak menerima atas tuntutan jaksa penuntut umum dan akan mengajukan pledoi atau nota pembelaan secara pribadi. "Saya sendiri akan mengajukan pembelaan, dan penasihat hukum juga akan mengajukan pembelaan terpisah," ungkap Dhana di akhir sidang.
http://www.tribunnews.com/2012/10/22...-tahun-penjara

Sama2 Alumni STAN yg Korup: Gayus Cuma Kena 6 thn, Dhana Malah Dituntut 12 thn. Why?

Dhana Widyatmika: Tuntutan Jaksa Sewenang-wenang
Selasa, 23 Oktober 2012 02:47 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa suap dan pencucian uang Dhana Widyatmika mengaku syok setelah penuntut umum mejatuhkan tuntutan padanya 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, subsider enam bulan kurungan. "Tuntutan jaksa ini sewenang-wenang. Kalau begini, dari awal tidak usah ada persidangan," kata Dhana usai mengikuti persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Senin (22/10/2012).

Menurut Dhana, tuntutan jaksa yang disusun berdasarkan dakwaan, jauh dari fakta yang sebenarnya. "Kita tunggu nanti, mudah-mudahan vonisnya akan membuat terang perkara," ujarnya tanpa mau memberi komentar lagi. Penasihat hukum Dhana, Daniel Alfredo mengungkapkan hal yang sama, bahwa kliennya tidak terbukti bersalah sebagaimana tuntutan jaksa penuntut umum, sepertidakwaan pertama terkait PT Mutiara Virgo.

"Pada faktanya sendiri seluruh saksi dari PT Mutiara Virgo menyatakan bahwa Dhana tidak pernah terlibat menjadi pemeriksa," terang Daniel yang berada mendampingi Dhana usai persidangan.

Dia heran dengan analisis fakta yang diajukan penuntut, dengan menyebut kliennya memiliki motif memperkaya diri dalam pengurusan pajak kurang bayar PT Mutiara Virgo tahun 2003-2004. Padahal Dhana tak terlibat sama sekali. Jaksa menilai Dhana bersalah merujuk dakwaan pertama primer Pasal 12 b ayat 1 dan 2 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP, dakwaan kedua pertama subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dakwaan ketiga Pasal 3 UU No 8 tentang pencucian uang jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Dalam analisa yuridisnya, jaksa menyebut Dhana telah menerima gratifikasi senilai Rp 3.4 miliar dari anggota tim pemeriksa pajak PT Mutiara Virgo, Herly Isdiharsono, patner bisnisnya dalam usaha showroom mobil PT Mitra Modern Mobilindo. Uang yang ditransfer ke rekening Dhana, didapat Herly dari pengurusan pajak kurang bayar PT MV senilai Rp 128.6 miliar. Lalu Herly meminta Dhana mentransfer Rp 1.4 miliar ke Neni Noviandini untuk beli rumah. Sisanya uang dipakai Dhana.

Dhana juga menerima gratifikasi berupa Mandiri Traveller Cheque senilai Rp 750 juta dari Ardiansyah atas perintah Kepala Sub Bagian Verifikasi pada Bagian Keuangan Pemkot Batam Erwinta Marius dan Kepala Bagian Keuangan Pemkot Batam Raja Muchsin. Ia juga terbukti merugikan negara yang harus membayar kompensasi kepada PT Kornet Trans Urtama senilai Rp 1.2 miliar. Selaku Ketua Tim Pemeriksa PT KTU, Dhana dan rekannya salah menghitung PPN, PPh Badan dan PPh Pasal 21 karena mengacu data eksternal tak valid. Sementara untuk pencucian uang, jaksa mendasarkan fakta bahwa Dhana tak mampu menunjukkan harta di rekening dengan total Rp 11.4 miliar dan 302 ribu dollar AS, logam mulia seberat 1.100 gram dalam safe deposit box di Bank Mandiri.
http://www.tribunnews.com/2012/10/23...ewenang-wenang

Quote:Vonis enam tahun penjara bagi Gayus Tambunan
Kamis, 1 Maret 2012 16:39 WIB

Sama2 Alumni STAN yg Korup: Gayus Cuma Kena 6 thn, Dhana Malah Dituntut 12 thn. Why?

Jakarta (ANTARA News) - Untuk sementara, "drama" pengadilan bagi terdakwa mafia pajak, Gayus Tambunan, telah selesai. Ketua Majelis Hakim, Suhartoyo, menjatuhkan vonis enam tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider empat bulan penjara kepada bekas pegawai Direktorat Pajak, Kementerian Keuangan itu. Suhartoyo, sesudah memperhatikan semua dakwaan dan pembelaan bagi Tambunan, di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, di Jakarta, Kamis, membacakan hasil putusan majelis hakim. Tambunan saat duduk di kursi terdakwa mengenakan semacam baju koko putih di atas celana berwarna gelap.

Seusai menyimak vonis enam tahun penjara bagi dia, Tambunan dipersilakan berkonsultasi dengan tim penasehat hukumnya, yang dipimpin Hotma Sitompoel. Tidak ada tanggapan atas vonis saat itu, sementara majelis hakim memberi tujuh hari mempertimbangkan terhadap putusan hukum itu. Seharusnya, putusan atau vonis terhadap Tambunan dilakukan pengadilan itu pekan lalu, namun batal karena Suhartoyo sakit. Tambunan didakwa atas banyak kasus, mulai dari menerima gratifikasi atas pengurusan pajak PT Bumi Resources, PT Kaltim Prima Coal, dan PT Arutmin, hingga penyimpanan kekayaannya yang tidak wajar pada kotak penyimpanan.

Yang lain adalah tindak pidana pencucian uang atas gratifikasi itu. Tidak kalah penting adalah aksi penyuapan terhadap petugas Rumah Tahanan Brigade Mobil, sehingga dia bisa menonton pertandingan putaran final kejuaran tenis dunia di Nusa Dua, Bali, November, dua tahun lalu.
http://www.antaranews.com/berita/299...gayus-tambunan


-----------------------------

Makanya, untuk semua alumni STAN yang sedang diadili di Tipikor, tanya tuh pada senior anda, Gayus Tambunan, bijimana caranya dia bisa di vonis ringan dan bahkan selalu dapat remisi 2-3 kali setahunnya, plus boleh 'keluar-masuk' penjara untuk menemui sang isteri di rumahnya, sampai bisa menghamili bininya segala meski dia dalam sel penjara. Salah satu penyebab mengapa Gayus Tambunan agak diringankan tuntutannya dan vonisnya, karena dia bersedia menjadi 'whistleblower' atau pengungkap praktek kebusukan di instansi pajak selama ini. Makanya untuk Dhana cs, bekerja-samalah kalian semua dengan aparat penegak hukum, bongkarlah semua trik-trikkorupsi pajak yang dilakukan oleh teman-teman anda dan atasan anda yang nakal itu, dan ungkap pula dimana letak celah kelemahan sistem peraturan perpajakan selama ini sehingga gampang ditembus dan di manipulasi. Buat apa anda diam membisu melindungi sistem yang busuk itu, dan melindungi boss kalian yang sudah menjadikan kalian tumbalnya? ... emoticon-Big Grin
Yang penting tuh segera di miskinkan koruptor itu, mau penjara puluhan tahun juga gak bakal kapok,
yang pasti nego si danar kurang deh makanya kena 12tahunemoticon-Big Grin



alasannya :
1.gayus berkoordinasi dengan atasan & temen2x sekantornya,dhana?
2.beking gayus adalah pak dagu,beking dhana cuman sekumpulan wahabi tukang jedotin jidat, mana levelnya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By julianirani


Makanya, untuk semua alumni STAN yang sedang diadili di Tipikor, tanya tuh pada senior anda, Gayus Tambunan, bijimana caranya dia bisa di vonis ringan dan bahkan selalu dapat remisi 2-3 kali setahunnya, plus boleh 'keluar-masuk' penjara untuk menemui sang isteri di rumahnya, sampai bisa menghamili bininya segala meski dia dalam sel penjara. Salah satu penyebab mengapa Gayus Tambunan agak diringankan tuntutannya dan vonisnya, karena dia bersedia menjadi 'whistleblower' atau pengungkap praktek kebusukan di instansi pajak selama ini. Makanya untuk Dhana cs, bekerja-samalah kalian semua dengan aparat penegak hukum, bongkarlah semua trik-trikkorupsi pajak yang dilakukan oleh teman-teman anda dan atasan anda yang nakal itu, dan ungkap pula dimana letak celah kelemahan sistem peraturan perpajakan selama ini sehingga gampang ditembus dan di manipulasi. Buat apa anda diam membisu melindungi sistem yang busuk itu, dan melindungi boss kalian yang sudah menjadikan kalian tumbalnya? ... emoticon-Big Grin

pesan buat jaksanya apa gan
mungkin gayus lebih sedikit korupsinya
Quote:Original Posted By gendulJR
alasannya :
1.gayus berkoordinasi dengan atasan & temen2x sekantornya,dhana?
2.beking gayus adalah pak dagu,beking dhana cuman sekumpulan wahabi tukang jedotin jidat, mana levelnya emoticon-Big Grin


bener juga ya gan
secara yang mau diseret gayus tu boss, beda ma dhana emoticon-Ngakak
judul thread yg dibuat TS sangat provokatif

emoticon-Ngakak
Korupsinya Gayus menggurita kemana2. Belom uang suapnya ith

Dhana kan solo karir.
selain di stan gayus juga kursus salon dansekolah pr jadi bisa nyamar & gaul..
dhana sih lempeng 2 aja korupsinya jadi tuntutannya lempeng juga
emoticon-Malu (S)
Bedanya gayus rajin setor sana sini nggak pelit bagi bagi rejeki emoticon-Big Grin
permainan konspirasi politik tingkat tinggi nih min
sama sama korupsi NGEHEKKK, PEGAWAI PAJAK KORUPSI,APA KATA DUNIA, DIHUKUM SEKADARNYA APA KATA DUNIAemoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
Semoga dhana & gayus DI-HUKUM MATI emoticon-Mad (S)

biar jadi pelajaran buat yg lain
duid gayus masih banyak,, jadi bisa kasih sana sini
emoticon-Blue Guy Peace
ga mau dipenjara ya ga usahh lah korupsi emoticon-Big Grin
Heran udah jelas korup, mega miliar malah bisa Triliunan, kenapa nggak dihukum mati saja, biar jera dan pada takut tuh para koruptor berjamaah !!

memang keadilan cuma tajam untuk rakyat kecil emoticon-I Love Indonesia (S)
Heran udah jelas korup, mega miliar malah bisa Triliunan, kenapa nggak dihukum mati saja, biar jera dan pada takut tuh para koruptor berjamaah !!

memang keadilan cuma tajam untuk rakyat kecil emoticon-I Love Indonesia (S)

sorry dopost, inet lemot yang katanya bukan tanggung jawab tipatul tukang urus situs porno emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By black_
ga mau dipenjara ya ga usahh lah korupsi emoticon-Big Grin


ngak perlu hukum mati, dimiskin semiskin miskinnya juga udah puyeng pala koruptor. gayus dan dhana mah gpp dipenjara toh sipir busa disuap emoticon-Big Grin
alumni STAN ya?? hmmm.. sepertinya jadi sangat general ya gan.. pars prototo.. emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)
inilah enaknya jd koruptor dipenjara tp minimal sdh nikmati hasil korupsinya. kalo Gayus kemungkinan dibeking sm politik kali gan emoticon-Ngakak