alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/508589f71c76088b3500000b/dimanakah-keadilantki-tak-bersalah-dihukum-mati-di-negara-malaysia
DIMANAKAH KEADILAN....TKI TAK BERSALAH DIHUKUM MATI DI NEGARA MALAYSIA
PONTIANAK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Pontianak menyatakan, akan mempelajari kasus dua warga negara Indonesia (WNI) asal Pontianak, Frans Hiu (22) dan Dharry Frully Hiu (20) yang divonis hukuman gantung sampai mati oleh Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Kamis (18/10).

"Kami akan mempelajari dulu kasusnya, kenapa dua warga Pontianak sampai diberikan hukuman gantung hingga mati oleh Mahkamah Tinggi Malaysia," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji di Pontianak, Jumat (19/10/2012).

Sebelumnya, Kamis (18/10) Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor menjatuhkan vonis hukuman gantung sampai mati kepada dua WNI bersaudara, Frans Hiu dan Dharry Frully Hiu yang didakwa membunuh Kharti Raja, warga Negara Malaysia beretnis India, 3 Desember 2010.

Hakim tunggal Nur Cahaya Rashad mengabulkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Zainal Azwar yang menjerat keduanya dengan pasal 302 Undang-undang pidana Malaysia dengan hukuman maksimal gantung sampai mati.

Sutarmidji menjelaskan, saat ini pihaknya belum mendapat informasi terkait dua warga Kota Pontianak yang mendapat hukuman gantung sampai mati oleh Mahkamah Tinggi Malaysia itu.

Kalau sudah mendapat informasi secara resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, baru akan dikaji terkait langkah-langkah apa yang perlu dilakukan. "Kami akan cek, kedua warga Pontianak itu terlibat apa, baru bisa diambil langkah apa," ujarnya.

Wali Kota Pontianak menyesalkan, masih adanya warga Kota Pontianak yang menjadi TKI di Malaysia, padahal di Pontianak sendiri banyak lapangan pekerjaan dan gajinya lebih besar dari di Malaysia.

"Akibatnya, sampai-sampai untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya harus mendatangkan tenaga kerja dari Pulau Jawa, kenapa warga Pontianak sendiri malah jadi TKI," kata dia.

Menurut Sutarmidji, mereka yang menjadi TKI, karena pilih-pilih pekerjaan saja, untuk upah tukang (kernet) saja di Kota Pontianak berkisar Rp 60 ribu, sementara kepala tukang bisa Rp 100 ribu/hari, di Malaysia mungkin lebih kecil dari itu.

Sementara itu, dalam pembelaannya, Frans Hiu dan Dharry Frully Hiu menyatakan bahwa Kharti Raja adalah pencuri yang mereka tangkap. Kejadian berlangsung pada Desember 2010. Keduanya sedang tidur di rumahnya, nomor 34 Jalan 4, Taman Sri Sungai Pelek, Sepang, Selangor.

Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh seseorang yang masuk ke rumah mereka melalui atap. Frans berusaha menangkap lelaki berpostur tinggi besar yang masuk ke rumahnya hingga sempat terjadi perkelahian, sementara Dharry berusaha lari karena takut melihat pencuri tersebut.

Setelah beberapa lama bergelut, Frans berhasil menangkap si pencuri dan menguncinya dari belakang hingga yang bersangkutan kehabisan nafas dan meninggal.

Sayang, di pengadilan Frans dan Dharry malah divonis bersalah karena dituduh menyebabkan kematian Kharti Raja. Melalui pengacara Yusuf Rahman, keduanya yang bekerja sebagai penjaga Play Station di Malaysia tersebut langsung mengajukan banding ke Mahkamah Banding (Mahkamah Rayuan).

Sebelum meneken memori banding, keduanya meminta tolong agar disediakan tambahan pengacara. "Tolong sampaikan ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) agar membantu kami dengan menambah pengacara yang lebih baik," kata Frans singkat.

Saat ini Frans dan Dharry didampingi Yusuf Rahman, pengacara yang disewa oleh majikan tempatnya bekerja.


Sumber :
http://regional.kompas.com/read/2012...ihukum.Gantung

pemerintah paling cuma bisa diam saja









btw,ane pertamax yaemoticon-Ngakak
dah ada cntoh kyk bgini pemerintah kita sante sante aja itulah sebabnya kita dijajah sampe ratusan tahun....banyak udang dibalik bakwan

Jangan salahkan orang, mending introspeksi

Mereka yg dihukum itu karena sudah terbukti merampok dan membunuh.

Jangan salahkan negara lain kalau kelakuan pendatang bangsa sendiri bejat.

Mending introspeksi, kejadian kayak gini bikin orang indo jadi tambah jelek di mata orang lain.

dimana donk gan? bgmn donk gan? selanjutnya? itu semua pertanyaan dalam benak warga indonesia...moga2 ujungnya baik aja...cz kasian warga kita yg mencari nafkah disana..
negari jiran itu memang kejam gan.....
Quote:Original Posted By Shaddy
Mereka yg dihukum itu karena sudah terbukti merampok dan membunuh.

Jangan salahkan negara lain kalau kelakuan pendatang bangsa sendiri bejat.

Mending introspeksi, kejadian kayak gini bikin orang indo jadi tambah jelek di mata orang lain.


ente yang kudu introspeksi
kaga baca thread langsung nyeplak aja

ntu orang2 dihukum mati gara ngelawan maling

emoticon-Cape d...
Quote:Setelah beberapa lama bergelut, Frans berhasil menangkap si pencuri dan menguncinya dari belakang hingga yang bersangkutan kehabisan nafas dan meninggal.

Sayang, di pengadilan Frans dan Dharry malah divonis bersalah karena dituduh menyebabkan kematian Kharti Raja. Melalui pengacara Yusuf Rahman, keduanya yang bekerja sebagai penjaga Play Station di Malaysia tersebut langsung mengajukan banding ke Mahkamah Banding (Mahkamah Rayuan).


wow... sangat sangat super skali.....


dibarter aja... tuker ama si IBAS dan ANAS.. mungkin baru pemerintah mau bergerak..
presiden mana presiden ? emoticon-Bingung

kok diem aja rakyatnya dihukum mati emoticon-Cape d...
ini kan yang merampok itu kan???
trus apa kita harus ngebelain rekan senegara meski mereka melakukan perampokan?
mau tanya keadilan ............emoticon-Ngakak

mati aja lu ts ntar baru tu ngerasain keadilan yang seadil adilnya emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kabei
ini kan yang merampok itu kan???
trus apa kita harus ngebelain rekan senegara meski mereka melakukan perampokan?


yang nangkep perampok om bei emoticon-Ngakak (S)

suka ngasal aja neh sepuh emoticon-Ngakak (S)
bosan kaga pernah ada selesainya dari jaman jebutemoticon-Ngakak
Pemerintah cuma prihatin aja
jauh-jauh kerja disono eh cuma jadi tukang jaga plaistesen emoticon-Nohope
mending miara kebo dimari aja gan emoticon-Nohope

disini kalo matiin maling, mau pake bakar, timpuk pake konblok, bacok .. boro-boro ditangkep plisi, malah ente jadi pahlawan kampung

jadi klo cuma mau kerja yang jenis kuli2an juga, trus ada bakat ganyang maling, masih jauh mendingan tinggal di indo aja

emoticon-Ngakak
Haduuuh malaysia somplak

giliran WNI ngelawan maling ori Malaysia aja dihukum mati, nyawa balas nyawa
. Toh ini kan perlawanan secara dadakan tak direncanakan
pas jaman jebot TKI disiksa ampe mati ama cecunguk ori Malaysia pengadilan di situ cuma diem anteng ajah. Ini kan termasuk penganiayayan, malahan pembunuhan berencana. Lha digebukin pelan2 ampe mati kok

mana keadilannya??? emoticon-Marah

eh giliran di dalem negeri si jenderal gendut malah ngasih grasi + ngumpet di istana emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By kabei
ini kan yang merampok itu kan???
trus apa kita harus ngebelain rekan senegara meski mereka melakukan perampokan?


emoticon-Matabelo masih ngeja ya...?
tuh diatas kan udah jelas kalo TKP_nya dirumah mereka.mana ada rampok dirumah sendiri..
yang ada tuh si korban kali yang jadi rampoknya
salah tki lah,knp mau kerja di negara jinah malaysia.
mending ke dki,,ahok janji bakal bikin ump jd 3jt
kalo tewas lagi bergelut sih harusnya ga salah, tapi kalo uda nyerah trus dibunuh yah salah

agak janggal juga sih liat kasusnya
ngapain juga tuh orang malay nyolong di kontrakan tki
Quote:Original Posted By kabei
ini kan yang merampok itu kan???
trus apa kita harus ngebelain rekan senegara meski mereka melakukan perampokan?


yg nangkep maling. tapi sayangnya malingnya ditangkep sampe mati =___=