alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000017023362/pks-bersabda-kami-punya-kader-yg-seperti-jokowi
Ngakak 
Pks bersabda: kami punya kader yg seperti Jokowi!!!
JANGAN MUDAH BERPALING, TAPI INILAH KENYATAANNYA SETELAH YG DIJAGOKAN KALAH, MALAH YG MENANG KIAN DIDEKATI...ADA APA GERANGAN???

Fenomena Jokowi di Pilgub DKI menjadi pantauan sejumlah partai. Tak terkecuali PKS, yang mencermati gerakan 'Jokowi effect'. PKS menangkap, dari sosok Jokowi, masyarakat membutuhkan figur yang rendah hati, sederhana, dan mau bekerja keras.

"Rakyat perlu pemimpin yang bekerja," kata juru bicara PKS Mardani Ali Sera saat berbincang, Jumat (19/10/2012).

Mardani pun menegaskan, PKS siap bekerjasama dengan Jokowi. Salah satu contohnya pada Kamis (18/10), Jokowi bertemu dengan Mensos Salim Segaf yang juga petinggi PKS.

"Kemarin sudah ketemu Mensos. PKS siap kerjasama," terangnya.

Lebih lanjut menurut Mardani, Jokowi yang simpatik dan kerap menyambangi rakyat kecil yang menjadi daya tarik. Mardani pun menegaskan, PKS juga memiliki kader-kader seperti Jokowi.

"Ada Irwan Prayitno Gubernur Sumbar dan Ahmad Heryawan Gubernur Jabar. Juga ada Sohibul Iman anggota DPR," tuturnya.

[url]http://news.detik..com/read/2012/10/19/151131/2067259/10/fenomena-jokowi-pks-rakyat-ingin-melihat-pemimpin-yang-bekerja?991101mainnews[/url]
TS nya kenapa gak comment ??

yang pasti .. jilat pantat loe ndiri PKS ... dulu gimana sekarang mulai hancur malah bermanis - manis .. emoticon-Najis emoticon-Najis
PKS ?? ngimpiii...
kemaren jilat pantat foke, skrg ngaku2 dukung jokowi..
Quote:Original Posted By nevertalk
JANGAN MUDAH BERPALING, TAPI INILAH KENYATAANNYA SETELAH YG DIJAGOKAN KALAH, MALAH YG MENANG KIAN DIDEKATI...ADA APA GERANGAN???

Fenomena Jokowi di Pilgub DKI menjadi pantauan sejumlah partai. Tak terkecuali PKS, yang mencermati gerakan 'Jokowi effect'. PKS menangkap, dari sosok Jokowi, masyarakat membutuhkan figur yang rendah hati, sederhana, dan mau bekerja keras.

"Rakyat perlu pemimpin yang bekerja," kata juru bicara PKS Mardani Ali Sera saat berbincang, Jumat (19/10/2012).

Mardani pun menegaskan, PKS siap bekerjasama dengan Jokowi. Salah satu contohnya pada Kamis (18/10), Jokowi bertemu dengan Mensos Salim Segaf yang juga petinggi PKS.

"Kemarin sudah ketemu Mensos. PKS siap kerjasama," terangnya.

Lebih lanjut menurut Mardani, Jokowi yang simpatik dan kerap menyambangi rakyat kecil yang menjadi daya tarik. Mardani pun menegaskan, PKS juga memiliki kader-kader seperti Jokowi.

"Ada Irwan Prayitno Gubernur Sumbar dan Ahmad Heryawan Gubernur Jabar. Juga ada Sohibul Iman anggota DPR," tuturnya.

[url]http://news.detik..com/read/2012/10/19/151131/2067259/10/fenomena-jokowi-pks-rakyat-ingin-melihat-pemimpin-yang-bekerja?991101mainnews[/url]


Mana, mana, mana???
maaf, Ahmad Heryawan jauh dari sederhana
Kartu Lebaran Gubernur Jawa Barat Rp 1,7 Miliar
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana hampir Rp 2 miliar untuk mencetak dan mengirim kartu selamat Lebaran. Alokasi dana itu terdiri atas biaya cetak Rp 700 juta dan prangko senilai Rp 1,012 miliar. Dengan demikian, total biayanya Rp 1,7 miliar.

"Pencetakan yang ditenderkan kira-kira Rp 900 jutaan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf di kantor Dewan Pertimbangan Presiden kemarin. Kartu ucapan tersebut, kata Dede, akan dibagikan kepada semua tokoh masyarakat di Jawa Barat. Ia membantah jika ini dikatakan pemborosan. "Biasa aja, selama bukan untuk memperkaya pribadi," katanya.

Apalagi, kata Dede, kartu yang per lembarnya senilai Rp 2.500 itu juga bisa berfungsi sebagai kalender. Menurut dia, pemberian ucapan selamat Idul Fitri dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bukan hanya tahun ini. "Setiap tahun selalu ada anggarannya," ujarnya. Dede mengatakan ini merupakan kebijakan Gubernur Ahmad Heryawan.

Dalam pengumuman pelelangan umum, pagu anggaran untuk biaya cetak kartu Lebaran disebutkan sebesar Rp 700 juta. Biaya itu belum termasuk ongkos kirim melalui PT Pos Indonesia dan lain-lain.

Menurut PT Pos Indonesia Kantor Besar Bandung, Gubernur Ahmad Heryawan akan mengirimkan sekitar 450 ribu kartu ucapan Lebaran kepada kolega hingga tingkat pejabat RT dan RW di Jawa Barat. PT Pos mematok harga pembuatan prangko prima khusus, yang bergambar jabatan tangan serta foto Ahmad Heryawan mengenakan setelan jas dan yang berbatik, sebesar Rp 2.250.

Dengan sekitar 450 ribu kartu yang akan disebar, paling tidak total untuk membuat prangko mencapai Rp 1,012 miliar. Ditambah pagu Rp 700 juta untuk pembuatan kartu, total biaya ucapan Lebaran kali ini mencapai Rp 1,7 miliar.

"Tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya," ujar Suyud Suhendar, juru bicara PT Pos Indonesia Bandung. "Tahun kemarin bentuk kartu ucapan hanya satu lembar, sekarang ini berbentuk kalender duduk. Wakil Gubernur rencananya juga akan mengirim," ujarnya.

Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat, Doni Ahmad Munir, mengakui, dalam pembahasan anggaran, soal kartu Lebaran itu tidak dibicarakan. "Ini pemborosan."

Menurut Doni, jika niatnya menyapa warga, Gubernur bisa memanfaatkan iklan di media massa, termasuk memanfaatkan TVRI, RRI, atau jika perlu lewat SMS. "Jangan sampai ada kesan untuk meningkatkan popularitas memakai uang rakyat," katanya. Apalagi, meski mengatasnamakan pemerintah, kartu itu dibuat terpisah antara yang bergambar Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf.

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan kartu itu merupakan media silaturahmi. "Kartu pos itu tiap tahun ada. Persoalannya, baru hari ini diributkan. Barangkali karena tahun sebelumnya tidak sebanyak sekarang," katanya kemarin.

Dia mengaku sengaja menggunakan anggaran belanja daerah agar resmi. "Kalau pakai dana pribadi, malah jadi masalah. Dari mana duit Gubernur sebesar itu," katanya. "Kalau dianggap terlalu besar, nanti dikurangi."

sumber http://www.tempo.co/read/news/2010/0...p-17-Miliar/13
Quote:Original Posted By Richard Carlson
maaf, Ahmad Heryawan jauh dari sederhana
Kartu Lebaran Gubernur Jawa Barat Rp 1,7 Miliar
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana hampir Rp 2 miliar untuk mencetak dan mengirim kartu selamat Lebaran. Alokasi dana itu terdiri atas biaya cetak Rp 700 juta dan prangko senilai Rp 1,012 miliar. Dengan demikian, total biayanya Rp 1,7 miliar.

"Pencetakan yang ditenderkan kira-kira Rp 900 jutaan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf di kantor Dewan Pertimbangan Presiden kemarin. Kartu ucapan tersebut, kata Dede, akan dibagikan kepada semua tokoh masyarakat di Jawa Barat. Ia membantah jika ini dikatakan pemborosan. "Biasa aja, selama bukan untuk memperkaya pribadi," katanya.

Apalagi, kata Dede, kartu yang per lembarnya senilai Rp 2.500 itu juga bisa berfungsi sebagai kalender. Menurut dia, pemberian ucapan selamat Idul Fitri dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bukan hanya tahun ini. "Setiap tahun selalu ada anggarannya," ujarnya. Dede mengatakan ini merupakan kebijakan Gubernur Ahmad Heryawan.

Dalam pengumuman pelelangan umum, pagu anggaran untuk biaya cetak kartu Lebaran disebutkan sebesar Rp 700 juta. Biaya itu belum termasuk ongkos kirim melalui PT Pos Indonesia dan lain-lain.

Menurut PT Pos Indonesia Kantor Besar Bandung, Gubernur Ahmad Heryawan akan mengirimkan sekitar 450 ribu kartu ucapan Lebaran kepada kolega hingga tingkat pejabat RT dan RW di Jawa Barat. PT Pos mematok harga pembuatan prangko prima khusus, yang bergambar jabatan tangan serta foto Ahmad Heryawan mengenakan setelan jas dan yang berbatik, sebesar Rp 2.250.

Dengan sekitar 450 ribu kartu yang akan disebar, paling tidak total untuk membuat prangko mencapai Rp 1,012 miliar. Ditambah pagu Rp 700 juta untuk pembuatan kartu, total biaya ucapan Lebaran kali ini mencapai Rp 1,7 miliar.

"Tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya," ujar Suyud Suhendar, juru bicara PT Pos Indonesia Bandung. "Tahun kemarin bentuk kartu ucapan hanya satu lembar, sekarang ini berbentuk kalender duduk. Wakil Gubernur rencananya juga akan mengirim," ujarnya.

Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat, Doni Ahmad Munir, mengakui, dalam pembahasan anggaran, soal kartu Lebaran itu tidak dibicarakan. "Ini pemborosan."

Menurut Doni, jika niatnya menyapa warga, Gubernur bisa memanfaatkan iklan di media massa, termasuk memanfaatkan TVRI, RRI, atau jika perlu lewat SMS. "Jangan sampai ada kesan untuk meningkatkan popularitas memakai uang rakyat," katanya. Apalagi, meski mengatasnamakan pemerintah, kartu itu dibuat terpisah antara yang bergambar Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf.

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan kartu itu merupakan media silaturahmi. "Kartu pos itu tiap tahun ada. Persoalannya, baru hari ini diributkan. Barangkali karena tahun sebelumnya tidak sebanyak sekarang," katanya kemarin.

Dia mengaku sengaja menggunakan anggaran belanja daerah agar resmi. "Kalau pakai dana pribadi, malah jadi masalah. Dari mana duit Gubernur sebesar itu," katanya. "Kalau dianggap terlalu besar, nanti dikurangi."

sumber http://www.tempo.co/read/news/2010/0...p-17-Miliar/13


Ane cuma bisa numpang ngakak Gan emoticon-Ngakak
Partai Kebanyakan Sampah emoticon-Cape d... (S)

sudah mau ngomong apa emoticon-Najis
yakin ada yg spt jokowi? Yakin ada yg mau milih kaga? emoticon-Ngakak
banyak ngomong Luh PKS...
mana buktinya..???
emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By pangkostrad
yakin ada yg spt jokowi? Yakin ada yg mau milih kaga? emoticon-Ngakak


Kalo ada yg seperti Jokowi, mungkin dah keluar dari ntu partai emoticon-Blue Guy Peace
kan sprti doang kan.? dan hasilnya pun ga kliatan di masyarakat emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By nevertalk

"Ada Irwan Prayitno Gubernur Sumbar dan Ahmad Heryawan Gubernur Jabar. Juga ada Sohibul Iman anggota DPR," tuturnya.



Gubernur Narsis yang Kampanye pakek Nilai IPK... emoticon-Ngakak

Pks bersabda: kami punya kader yg seperti Jokowi!!!
Halaaaaaah, Partai penjilat sana-sini, lama2 makin keliatan busuknya nih partai.
Partainya para munafikun..
Quote:Original Posted By KimaxKaw


Gubernur Narsis yang Kampanye pakek Nilai IPK... emoticon-Ngakak

Pks bersabda: kami punya kader yg seperti Jokowi!!!


eh Max salam buat om Thool ya...

emang dah calon yg begini malah riya, katanya tau agama emoticon-Cape d... (S)
makan taek semualah...


partai k0ntol sekali
TERNYATA DIA EXIST MULU DI DUNIA MAYA,,emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By KimaxKaw


Gubernur Narsis yang Kampanye pakek Nilai IPK... emoticon-Ngakak

Pks bersabda: kami punya kader yg seperti Jokowi!!!


masih kalah sama nenek gw rata 8,5 emoticon-Ngakak
emoticon-Najis bener liat cara kampanye nyaemoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By KimaxKaw


Gubernur Narsis yang Kampanye pakek Nilai IPK... emoticon-Ngakak

Pks bersabda: kami punya kader yg seperti Jokowi!!!


wkwkwk... gelar ny kurang lengkap tu bro.. tambahin alm emoticon-Wink
terus kenapa ?? membuat tertarik ? ga juga deh ...
dari dulu juga gw ga pernah coblos nih partai...
Kalau PKS punya kader yang seperti Jokowi kenapa gak dicalonin jadi cagub waktu pilgub kemarin? emoticon-Malu