alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000017009604/mrt-ditunda-dki-didenda-rp-292-miliar-pemprov-dki-jakarta-membayar-denda-rp-800-jut
MRT Ditunda, DKI Didenda Rp 292 Miliar, Pemprov DKI Jakarta membayar denda Rp 800 jut
Pemprov DKI Jakarta membayar denda Rp 800 juta per hari.

Rencana pengkajian ulang pembangunan transportasi massal berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) yang menjurus pembatalan pelaksanaan pembangunan kereta bawah tanah ini dinilai dapat mencemarkan nama baik Indonesia, khususnya Kota Jakarta dalam iklim investasi dunia. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat terancam membayar denda pinjaman Rp 800 juta per hari.

Ketua Komisi B DPRD DKI Selamat Nurdin mengatakan langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk mengevaluasi atau mengkaji ulang MRT bukan merupakan suatu masalah. Karena langkah itu merupakan bagian legitimasi seorang kepala daerah terhadap program pembangunan yang akan dilaksanakan diwilyahnya.

“Meminta pemaparan dari PT MRT Jakarta untuk menjelaskan transparansi anggaran, penjelasan sistem kerja dan pengawasan manajemen merupakan langkah yang sudah benar, karena mereka adalah orang baru dalam tubuh Pemprov DKI Jakarta. Jadi wajar aja mereka pengen tahu apa itu MRT dan bagaimana anggarannya,” kata Nurdin yang ditemui di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (18/10).

Hanya saja, lanjutnya, permintaan untuk evaluasi atau kajian ulang jangan sampai membuat jadwal pembangunan MRT yang telah ditetapkan antara pihak pemerintah Jepang, Pemerintah Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta molor, atau bahkan dibatalkan pembangunannya. Bila pembangunan MRT akhirnya molor dari jadwal yang telah ditetapkan atau batal, maka konsekuensi finansial dan moral akan ditanggung Pemprov DKI dan Pemerintah Indonesia.

Konsekuensi finansial cukup berat akan ditanggung DKI Jakarta dan Indonesia bila pembangunan MRT tertunda dan akhirnya molor dari jadwal. Karena, dalam perjanjian pinjaman (loan agreement), jika pembangunan MRT terlambat dan tidak sesuai dengan jadwal pembangunan maka akan dikenakan denda sebesar Rp800 juta per hari. Denda tersebut akan ditanggung oleh DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat.

“Bayangkan saja kalau benar-benar dilakukan kajian ulang. Kita akan kembali seperti tahun 2004, saat kajian disain MRT dilakukan. Taruhlah kajian itu memakan satu tahun, lalu Gubernur menyetujui pembangunan MRT, artinya pembangunan sudah telat satu tahun atau 365 hari. Dengan begitu, denda yang dibayarkan DKI dan pemerintah bisa mencapai Rp292 miliar. Ini akan memberatkan APBD dan APBN, lebih baik uang denda itu digunakan untuk membangun yang lain,” paparnya.

Begitu juga jika Jokowi memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan pembangunan MRT dengan alasan harga yang terlalu mahal. Maka konsekuensi moral dan nama baik DKI Jakarta serta Indonesia di iklim investasi internasional akan tercemar. Para Investor akan takut menanamkan modalnya di Jakarta maupun di Indonesia, karena melihat proyek MRT yang diberikan bunga sangat kecil 0,25 persen dengan jangka waktu pengembalian pinjaman yang panjang 30 tahun bisa dibatalkan seenaknya, apalagi proyek yang berbunga besar dengan jangka waktu pengembalian yang pendek.

“Jadi pembangunan MRT tidak mungkin ditunda dan dibatalkan. Karena ini menyangkut dua negara dan banyak instansi. Ini bukan proyek seperti membangun sekolah. Kalau sampai batal, taruhannya nama baik Indonesia di mata dunia. Tidak akan ada yang mau berinvestasi di Indonesia. Padahal bunganya sangat kecil sekali,” tuturnya.

Menurutnya, proyek ini sudah di disain dengan struktur yang profesional berdasarkan standar konstruksi internasional. Pihak yang bekerja melakukan studi kelayakan untuk MRT bukan orang yang bodoh, tetapi semuanya sudah diperhitungkan secara cermat dan detail. Hitungan harga yang diungkapkan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) berdasarkan harga tahun 2002. Sedangkan hitungan harga yang dilakukan PT MRT Jakarta merupakan hitungan tahun 2011, yang sudah jauh berbeda dengan tahun 2002 karena ada inflasi dan faktor ekonomi lainnya.

“Karena itu saya sarankan, Jokowi atau Ahok jangan mengutak-atik anggaran yang sudah ada, karena akan berdampak pada pembangunan dan disain yang ada. Kalau sampai itu terganggu, otomatis akan molor pembangunannya. Lebih baik Jokowi mengawasi transparansi anggarannya saja, supaya dana pinjaman tersebut digunakan secara benar dan tepat,” sarannya.

Terhadap keinginan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) lebih memilih melanjutkan pembangunan monorel daripada MRT disayangkan oleh Direktur Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas. Menurutnya, rencana pembangunan monorel harus dikaji lagi, sebab sepanjang jalur monorel tidak terdapat lahan untuk penyediaan depo monorel. Sehingga, kereta ini tidak bisa parkir setelah beroperasi seharian.

Keberadaan depo ini, tidak hanya sekadar untuk tempat persinggahan kereta, tapi sebagai untuk melakukan perawatan untuk armada monorel ini. "Saya baru sadar bahwa di jalur monorel itu tidak lahan untuk deponya. Maka dari itu, jalur monorel ini bila tetap dioptimalkan sebagai jaringan transportasi di Jakarta, hanya dapat untuk elevated busway," terangnya.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, monorel membutuhkan biaya Rp3,9 triliun dengan panjang jalur 14,6 km. Kemampuan pengangkutan penumpang per hari 39.600 orang per hari. Sementara pembangunan elevated busway membutuhkan biaya sebesar Rp1,6 triliun dengan daya angkut penumpang per hari 40.000 orang per hari.
http://www.beritasatu.com/megapolita...92-miliar.html

peninggalan foke emang keren yak, bikin susah orang ajaemoticon-Cape d... (S)
wwoowww pertamax kah.......si foke emang penghancur uang negara....
Itu jalan layang non tol di antasari dan casabancla kenapa ga dijadiin buat busway aja...atau kenapa ga dulu dibangun aja duluutk monorel atau rel. Khan biayanya sama aja. Malah yg di casablanca itu jalan layangnya 2...kiri kanan, costnya pasti lbih mahal...harusnya bangun infrastruktur MRT aja. Ntar tinggal cari investor utk kereta-nya aja
peninggalan suthi yok sok, sama poke, dah jelas mereka cuma mementingkan proyek DP , agar terima uang muka duluan , teken ijin langsung masuk kantong.

Usut Korupsi mantan Gubernur DKI
Mbok ya kl bikin MRT jalurnya yg masuk akal. Masa sudirman thamrin mulu. Kenapa ga dari daerah pinggiran. Siapa juga yg mau naek MRT ditengah kota.
wah penguasa lama ninggalin masalah awut awutan, emoticon-Cape d... (S)
“Karena itu saya sarankan, Jokowi atau Ahok jangan mengutak-atik anggaran yang sudah ada, karena akan berdampak pada pembangunan dan disain yang ada. Kalau sampai itu terganggu, otomatis akan molor pembangunannya. Lebih baik Jokowi mengawasi transparansi anggarannya saja, supaya dana pinjaman tersebut digunakan secara benar dan tepat,” sarannya.



point terpenting dari segitu banyak kalimat yg diposting ama TS emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By WAMIN
Pemprov DKI Jakarta membayar denda Rp 800 juta per hari.


http://www.beritasatu.com/megapolita...92-miliar.html

peninggalan foke emang keren yak, bikin susah orang ajaemoticon-Cape d... (S)


Quote:Original Posted By antarez12
wwoowww pertamax kah.......si foke emang penghancur uang negara....


Seingat gw, ada undang2 yang menyatakan bahwa Kepala Daerah dilarang membuat komitmen dengan pihak lain, yang memiliki konsekuensi anggaran melebihi masa jabatannya, jadi kalau memang bener begitu, harusnya perjanjian tersebut batal demi hukum
Quote:Original Posted By diablos
“Karena itu saya sarankan, Jokowi atau Ahok jangan mengutak-atik anggaran yang sudah ada, karena akan berdampak pada pembangunan dan disain yang ada. Kalau sampai itu terganggu, otomatis akan molor pembangunannya. Lebih baik Jokowi mengawasi transparansi anggarannya saja, supaya dana pinjaman tersebut digunakan secara benar dan tepat,” sarannya.



point terpenting dari segitu banyak kalimat yg diposting ama TS emoticon-shakehand


intinya adalah, mohon proyek MRT jangan di ganggu karena kalau di utak-atik tar ketauan dana kampanye dan suap sana sini darimana
emoticon-shakehand
kalo jujur dan pintar Gubernur/Wagub mesti bisa bernegosiasi..biar gak kena denda apalagi ini G2G... jangan menakut-nakuti lah...dengan 800jt sehari...

sama aja dengan pepatah betawi.. Elu yang kredit...Gua yang bayar..emoticon-Cape d... (S)
shrsny emg proyek gede gni dkawal n dkontrol ma dl yg teken deal gan..
mubazir jg kn tuh tiang2?
hehe
kok kena denda ya?
klausul kontraknya gmana?
wah, kebakaran jenggot nih proyekannya mo dikaji ulang..
alamat ga dapet silepan dan utang2 pun ga jadi terlunasi emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

sikat tuh pak, yg berani ngancem2 tanpa ada data emoticon-Blue Guy Bata (S)
Ini mah kita di kadalin sama jepang.........

Ini proyek 100% di biayai oleh Pemerintah Jepang melalui JICA dengan cara hutang. semua tenaga ahli, kontraktor pelaksana, peralatan sampai kereta MRTnya di datangkan dari jepang.......

ini namanya rentenir sopan, selalu membungkuk, tapi menusuk dari belakang. Siapa yang berani batalin perjanjian??? jangankan Pemda, Pemerintah Pusat aja gak berani emoticon-Hammer2
eeeyyyaaa
bang poji semasa menjabat nyusahain banyak orangm
skrg udah ga menjabat masih tetep nyusahin negara..
mo nya apasih bang pojiiieehhh
emang kudu dicek ulang,
jangan sampe tar malah ngerugiin diri sendiri klo dipaksain jalan padahal semuanya belom jelas pelaksanaan n anggarannya.
buka semua biar keliatan jelas dah bener nggak.
Quote:Original Posted By midas
Ini mah kita di kadalin sama jepang.........

Ini proyek 100% di biayai oleh Pemerintah Jepang melalui JICA dengan cara hutang. semua tenaga ahli, kontraktor pelaksana, peralatan sampai kereta MRTnya di datangkan dari jepang.......

ini namanya rentenir sopan, selalu membungkuk, tapi menusuk dari belakang. Siapa yang berani batalin perjanjian??? jangankan Pemda, Pemerintah Pusat aja gak berani emoticon-Hammer2


gampang !

gandeng China aja,
dijamin Jepang ketar ketir, mereka khan lagi bersitegang tuh,
jangan sampai gara2 MRT di Jakarta bikin mereka bener2 perang emoticon-Ngakak

proyek busuk foke semakin ketahuan tuh,
sampai ga mau diutak atik berarti ada apa2 nya tuh proyek,
brengsek juga foke kalau sampai benar seperti itu
Quote:Original Posted By macmania
gampang !

gandeng China aja,
dijamin Jepang ketar ketir, mereka khan lagi bersitegang tuh,
jangan sampai gara2 MRT di Jakarta bikin mereka bener2 perang emoticon-Ngakak

proyek busuk foke semakin ketahuan tuh,
sampai ga mau diutak atik berarti ada apa2 nya tuh proyek,
brengsek juga foke kalau sampai benar seperti itu


masalahnya gan, ada peraturan di pemerintah yg tidak tertulis untuk tidak menggandeng negeri panda dalam proyek besar seperti jasa konstruksi, migas dll karena sudah menjadi rahasia umum mengenai mutu dan kualitas nya emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By midas
Ini mah kita di kadalin sama jepang.........

Ini proyek 100% di biayai oleh Pemerintah Jepang melalui JICA dengan cara hutang. semua tenaga ahli, kontraktor pelaksana, peralatan sampai kereta MRTnya di datangkan dari jepang.......

ini namanya rentenir sopan, selalu membungkuk, tapi menusuk dari belakang. Siapa yang berani batalin perjanjian??? jangankan Pemda, Pemerintah Pusat aja gak berani emoticon-Hammer2


anjriiit, y bener begini cara rentenir sopa emoticon-Big Grin
kok dlu pemerintah pusat stuju aj siy emoticon-No Hope
“Bayangkan saja kalau benar-benar dilakukan kajian ulang. Kita akan kembali seperti tahun 2004, saat kajian disain MRT dilakukan. Taruhlah kajian itu memakan satu tahun, lalu Gubernur menyetujui pembangunan MRT, artinya pembangunan sudah telat satu tahun atau 365 hari. Dengan begitu, denda yang dibayarkan DKI dan pemerintah bisa mencapai Rp292 miliar. Ini akan memberatkan APBD dan APBN, lebih baik uang denda itu digunakan untuk membangun yang lain,” paparnya.

Begitu juga jika Jokowi memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan pembangunan MRT dengan alasan harga yang terlalu mahal. Maka konsekuensi moral dan nama baik DKI Jakarta serta Indonesia di iklim investasi internasional akan tercemar. Para Investor akan takut menanamkan modalnya di Jakarta maupun di Indonesia, karena melihat proyek MRT yang diberikan bunga sangat kecil 0,25 persen dengan jangka waktu pengembalian pinjaman yang panjang 30 tahun bisa dibatalkan seenaknya, apalagi proyek yang berbunga besar dengan jangka waktu pengembalian yang pendek.

“Jadi pembangunan MRT tidak mungkin ditunda dan dibatalkan. Karena ini menyangkut dua negara dan banyak instansi. Ini bukan proyek seperti membangun sekolah. Kalau sampai batal, taruhannya nama baik Indonesia di mata dunia. Tidak akan ada yang mau berinvestasi di Indonesia. Padahal bunganya sangat kecil sekali,” tuturnya.

Nah ini gw setuju, menyangkut nama baik indonesia. Daripada dikira proyek main2 padahal udah dikasi bunga lunak.

Quote:Original Posted By midas
Ini mah kita di kadalin sama jepang.........

Ini proyek 100% di biayai oleh Pemerintah Jepang melalui JICA dengan cara hutang. semua tenaga ahli, kontraktor pelaksana, peralatan sampai kereta MRTnya di datangkan dari jepang.......

ini namanya rentenir sopan, selalu membungkuk, tapi menusuk dari belakang. Siapa yang berani batalin perjanjian??? jangankan Pemda, Pemerintah Pusat aja gak berani emoticon-Hammer2


Lho BUMN ikut bangun kok, lumayan mereka dapet ilmunya terutama yang subway itu.