alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016983501/jika-hujan-anak-anak-tak-sekolah
Kesel 
Jika Hujan, Anak-anak tak Sekolah
Jika Hujan, Anak-anak tak Sekolah
Menanti Perbaikan Jembatan Gantung di Batubusuk
Selasa, 16/10/2012 13:30 WIB
Jika Hujan, Anak-anak tak Sekolah

Bertarung nyawa. Ungkapan itulah yang patut diucapkan jika melihat para pelajar serta orang dewasa di perkampungan Batubusuk melintasi jembatan rusak tinggal kerangka besi saban hari. Jika tidak hati-hati bisa tinggal nama.
KAWASAN Batubusuk, Kecamatan Pauh, kawasan yang terkena bencana bandang beberapa bulan lalu, itu masih saja menceritakan sekelumit duka masyarakatnya. Sudahlah jauh dari sentuhan pembangunan, pemerintah kota pun seakan tak peduli dengan masyarakatnya.

Salah satunya, belum ada titik terang perbaikan jembatan yang rusak menghubungkan perkampungan Pintugaban. Para pelajar dan orang dewasa di kampung itu harus bertarung nyawa ketika melintasi jembatan tersebut.

Satu per satu mereka menyeberangi jembatan yang membelah sungai sepanjang sekitar 25 meter. Jembatan ini berada di ketinggian 50 meter dari permukaan sungai berarus deras dan di penuhi batuan besar.

Tangan-tangan mungil pelajar sekolah dasar tampak tertatih menggapai kerangka besi jembatan. Mereka berjalan di atas besi yang ukurannya 2 kali jempol orang dewasa. Ketika meniti kawat si kawat besi, goyangannya membuat jantung dag dig dug.


Tangan mereka menggenggam erat seutas kawat sebagai pegangan. Jilbab seragam sekolah yang dikenakan, mulai dibasahi keringat. Tak seorang pun dari mereka yang berani menengok ke bawah. Wajah mereka yang awalnya merona merah berubah menjadi pucat pasi.

”Alhamdulillah, sampai di subarang,” ujar salah seorang anak berpakaian putih merah yang telah sampai di seberang.

Pancaran senyum juga keluar dari mulut mungil pelajar lainnya seakan terlepas dari bahaya besar yang mengancam.

“Hore,…hore sampai-sampai,” ujar pelajar lainnya yang juga telah berhasil menyeberang.

“Gamang wak malintehi jembatan iko, Pak,” kata Lusia, 12, murid SD Bustanul Ulum Semen Padang Batubusuk yang ditemui Padang Ekspres usai melintas.

Lusia, setiap hari melintasi jembatan rusak ini ke sekolahnya di Batubusuk. Tiada pilihan lain bagi Lusia kecuali meniti jembatan gantung ini. Ya, hanya ini satu-satunya akses menuju sekolah anak-anak SD di daerah terisolir di ibu kota Sumbar ini.

“Jika harus melewati sungai, saya terpaksa melepas seluruh seragam sekolah. Jika tidak seragam bisa basah. Jika nekat melintasi sungai berarti harus melawan arus sungai yang deras yang bisa membahayakan keselamatan,” ujarnya diamini teman-temannya yang lain.

Lusia telah dua tahun melinasi jembatan rusak tersebut. “Sudah dua tahun lewat sini, tapi belum diperbaiki hingga kini,” ujarnya polos. Jika cuaca buruk, Lusia dan teman-temannya terpaksa tidak sekolah. “Jika hujan, besi jembatan licin sehingga pegangan tidak kokoh. Apalagi melintasi sungai, jika hujan, sungai cepat membesar sehingga tidak bisa dilewati,” tuturnya.

Pengalaman traumatik pernah dialami murid lainnya, Rahmi, 13. “Saya pernah terpeleset melintasi jembatan ini, Pak. Untung jatuhnya ke sungai yang tak ada batu. Ini bekas lukanya,” ujar Rahmi sembari menunjukkan bekas luka di tangannya.

Yuki, 14, pelajar SMP, sudah lama mendambakan akses kampungnya menuju daerah tetangga cepat diperbaiki. “Jika kerangka besi ini putus, kami juga terancam tidak ke sekolah,” ujarnya.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut menghubungkan 25 kepala keluarga dan lebih dari 60 jiwa kampung Pintugaban ke kampung Batubusuk. “Jika kami panen, bagaimana kami akan membawanya ke luar Batubuasuk. Tidak ada jalan lain selain jembatan ini,” ujar Armadi, 38, warga lainnya.

Pria beranak empat ini berharap pemerintah mau memperhatikan masyarakat yang jauh dari pusat kota yang serba minim infrastruktur. ”Jika terus dibiarkan kami takut salah seorang dari kami akan menjadi korban,” kata Armadi.
sumber :
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=35984

utk mencapai sekolah SD harus bertarang nyawa dulu menyeberangi jembatan yang membelah sungai sepanjang sekitar 25 meter. Jembatan ini berada di ketinggian 50 meter dari permukaan sungai berarus deras dan di penuhi batuan besar.Jika tidak hati-hati bisa tinggal nama emoticon-Berduka (S)

akhirnya jadi HT (jam 10.36malam.18.okt.12)emoticon-Big Grin .makasih agan.maaf ane ngga bisa cut bukti emoticon-Malu (S)
Quote:-Jika Hujan, Anak-Anak Tak Berangkat Sekolah
-Semua Hal Tentang HIV-AIDS yang Perlu Agan Ketahui
-Fast Food Asia Lebih Sehat?
-[Ngakak] Foto-Foto Plesetan Penerjun Luar Angkasa
-Hindari 5 Makanan Ini Sebelum Tidur
-Juara 4, Indonesia Toreh Sejarah Baru di HWC
-Lukisan Seharga 2,5T di Museum Belanda Raib
-Dimana Nyi Karen Elizabeth Belajar Nyinden?
-Yuk Dateng Ke Acara Launchingnya Instax

buktinya mungkin aga ane ane ambil bukti dari kaskus lain.maaf agan.HT makasih.
Jika Hujan, Anak-anak tak Sekolah
Jika Hujan, Anak-anak tak Sekolah
Quote:Original Posted By Chadles
dua kali HT dalam sehari, salut buat TS emoticon-Add Friend (S)

btw, udah keliatan bro..cz fastfood western lebih banyak memakai minyak goreng emoticon-Big Grin

mampr di thread ane
[berita ringan]Makanan Cepat Saji Asia Lebih Sehat
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16946596
duh miris banget bacanya, semoga pemerintah bergerak cepat dan dapat membangun jembatan buat warga di sana....
pertamax ga nih gan emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

miris juga yah gan liatnya
yang dikota pada bolos buat main game
yang di desa dampe segitunya buat nuntut ilmu
waduh, kemana aja alokasi pajak ama anggaran infrastruktur. serem banget nyebrang tali kawat gitu. nyebrang jembatan gantung aja serem ane emoticon-Cape d... (S)
Andai ajah dr 6jt member kaskus,cukup 1jt member sajah menyumbang cukup 1000 rupiah....kayaknya kita bisa bantu buatkan jembatan disana,gak usah nunggu pemerintahlah karena bakal bikin capehati & pegel ajah emoticon-Big Grin
ngeri banget menyebrangi sungai jgn jembatan gantung
ayolah wahai pelayan masyarakat
jangan lupakan tugas dan kewajibanmu melayani masyarakat
berikan yang terbaik buat nusa bangsa mu
ingat pada sumpah jabatanmu

HIDUP INDONESIA RAYA !!!
ini lebih parah dari yang di banten itu ya
ane sedih baca beritanya sampe2 mau sekolah mempertarukannya
ayo jangan malas yang kuliah dan sekolah emoticon-Smilie jadikan motivasi untuk kita
parah banget nih gan..

numpang page one

check web ane kalo berkenan :KISS
http://www.princesstatia.com
kasian bgt ntu anak gan emoticon-Berduka (S)

yg penting mejeng pekwan dlu di HT emoticon-Big Grin
waaahhh
yang sabar ya nak emoticon-Embarrassment

saya turut berdo'a emoticon-Smilie
kasihan emoticon-Berduka (S)
seandainya anggaran pendidikan yang 20% itu bisa dimanfaatkan dengan baik, tentu ga akan kayak gini emoticon-Berduka (S)
Miris ya gan

di beberapa daerah, sekolah masih jadi suatu "kemewahan"

Quote:Mengapa VAGINA NYERI Saat BERCINTA?

3 SKENARIO NAKAL Orang Ini Dalam MENJEBAK WANITA Berhubungan SEKS

Ayo BERSENANG-SENANG dengan 'BUKIT KEMBAR' Wanita Ini

Beberapa RITUAL SEKS Yang Dilakukan LADY GAGA
demi menuntut ilmu,mereka rela menentang maut emoticon-Matabelo sungguh ane salut
buset uda jadi HT aja emoticon-Big Grin

itu mau sekolah apa mau outbond ?
yang penting ga macet, ya gaa boottt vbotttttt
beh berita miris neh ...
semoga cepat d tangani tuh
emoticon-Frown miris melihat nya
Ternyata ane masih termasuk orang beruntung ya emoticon-Malu (S)
Masih banyak yang sekolahnya susah bahkan perjalanannya juga sangat berbahaya
Semoga diperhatikan oleh pemerintah emoticon-Smilie