alexa-tracking

Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016975225/bawa-bom-molotov-puluhan-pelajar-smk-ngaku-akan-jenguk-temannya-di-rscm
Ngakak 
Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM
Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM

Jakarta Sebanyak 78 siswa SMK Bhakti yang membawa 12 bom molotov untuk tawuran masih diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. Kepada polisi, mereka mengaku akan menjenguk temannya yang dirawat di RSCM akibat tawuran di Pancoran pekan lalu.

"Pengakuan mereka sementara, mereka mau menjenguk temannya, sedangkan teman mereka sendiri kan sudah keluar dari rumah sakit," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Hermawan di Polres Jaksel, Jalan Wijaya II, Selasa (16/10/2012).

Hermawan mengatakan, memang masih ada satu pelaku tawuran di Pancoran pada 11 Oktober dari SMK Bhakti, Reski, yang saat ini masih dirawat di RSCM. Akan tetapi seharusnya menjenguk orang sakit membawa buah-buahan atau makanan jenis lainnya, bukan perlengkapan untuk tawuran.

"Ini yang dibawa malah 12 bom molotov dan sebagainya. Apakah ini yang dinamakan menjenguk?" ujar Hermawan.

Hal inilah, lanjut Hermawan, yang mengindikasikan bahwa tujuan utama mereka adalah melakukan penyerangan kepada lawan mereka.

Sebelumnya, pada Kamis (11/10) siang terjadi tawuran antara pelajar SMK Penerbangan dan SMK Bhakti di Pancoran. Aksi tersebut mengakibatkan dua orang siswa SMK Bhakti bernama Reski Alvian dan Muhammad Akbal terluka. Reski mengalami luka di bagian lengan kiri dan punggung belakang hingga menembus ke paru-paru. Sedangkan Akbal mengalami luka di bagian punggung dan kepala.

Polisi juga telah menahan tersangka pelaku tawuran tersebut. Kelima tersangka yang ditahan berinisial IG, FI alias B, N alias Jm, HS dan W. Hari ini, siswa SMA Bhakti bermaksud balas dendam. Namun sebelum niat itu kesampaian, guru mereka sudah mengadukan rencana itu kepada polisi.

[URL="http://news.detik..com/read/2012/10/16/182251/2064306/10/?992204topnews"]EMBER[/URL]
Quote:
Kasian amat yang dijenguk bukanya dikasih buah-buahan malah dikasih BOM


Polisi Sita Tas Berisi Bom Molotov dari Pelajar
Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM
Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan para siswa SMK Bakti Cawang saat mereka hendak melakukan serangan balasan ke SMK Negeri 29, Selasa (16/10/2012) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan 78 siswa SMK Bakti Cawang, yang hendak melakukan serangan balasan ke SMK Negeri 29 atau STM Penerbangan, Selasa (16/10/2012). Polisi juga menemukan salah satu tas siswa yang berisi botol-botol bom molotov siap bakar.

Dalam penangkapan yang dilakukan petugas kepolisian di perempatan Jalan Kapten Tendean-Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa siang, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang berbahaya yang terdapat dalam tas para pelajar. Barang-barang bukti tersebut kemudian dibawa ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Mapolres Metro Jaksel.

Saat barang bukti itu digelar di hadapan wartawan, terlihat sejumlah senjata tajam, seperti arit, golok, gir yang diikat pada sabuk/gesper, blok besi, dan satu tas berisi botol-botol bom molotov yang sudah berisi bensin dan siap dibakar. Pada tas lainnya juga terdapat botol bensin dan botol-botol kosong yang siap dijadikan bom molotov.

Belum diperoleh keterangan resmi dari polisi terkait penangkapan ini. Salah seorang pelajar SMK mengakui niat mereka untuk melakukan serangan balasan ke SMK 29 atas peristiwa tawuran di Pancoran yang mengakibatkan dua rekan mereka dirawat di rumah sakit beberapa waktu lalu. Salah seorang pelajar terlihat digiring sendirian oleh petugas intel ke arah parkiran Mapolrestro Jaksel. Belum diketahui identitas dan peran pelajar tersebut.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMK Bakti Olerman Sihotang mengaku pihaknya menghubungi petugas kepolisian setelah melihat para pelajar bergerombol menumpang bus Patas 57 Pulo Gadung-Blok M ke arah Kebayoran Baru. "Tadi kami sudah curiga, makanya kami koordinasikan ke polisi. Di sekolah sudah dirazia, tapi tidak ditemukan senjata tajam. Kemungkinan mereka menyimpan barang-barang itu di taman-taman kota di daerah Cawang," kata Olerman.
EMBER
Loh SMK 29 Penerbangan alias Kapal 75 ane kira udah insyaf
Ternyata masih belum emoticon-Cape d... (S)
mantab temennya mau di bom -_-
sekolahnya kan SMK, coba itu ilmunya dipake buat bikin senjata yang lebih canggih, pake aja bengkel lasnya buat rakit senjata emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
gila make molotov udah kaya perang beneran itu mah emoticon-Mad:
itu molotov pake bbm subsidi juga gak?
heddeh masih musim aja..emoticon-Cape d... (S)
..sekarang kan musim kemarau panjang...
Hihihihi .... ada ada saja. emoticon-Big Grin

Njenguk kok bawa bom molotov.
kecil kecil udah pandai bohong...gimana gedenya gan emoticon-Cape d... (S)
wew ganas udah bawa molotov emoticon-Nohope
ababil ngehe ga punya otak emoticon-Tai:
Biasa nya jenguk ke rumah sakit bawa buah, sekarang bawa bom. emoticon-army:
mungkin mereka sering dengar istilah 'granat nenas', jadi itu 'nenas' versi mereka emoticon-Ngakak
emang makin sini anak smk di daerah perkotaan kya gt kali ye
gimana kalo bom molotovnya di balikin ke mereka lagi dengan cara di lempar balik ?
emoticon-Ngakak baca ... "harusnya jenguk bawa buah-buahan, ini ko malah bawa bom molotov..." alay2 jaman sekarang ngga cuma bahasa yg diubah2, oleh2 buat org sakit pun diubah2 emoticon-Ngakak
Suruh tuh bocah megang molotovnya pak,trus di sundut dah nyalain emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By BERlSlK
Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM

Jakarta Sebanyak 78 siswa SMK Bhakti yang membawa 12 bom molotov untuk tawuran masih diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. Kepada polisi, mereka mengaku akan menjenguk temannya yang dirawat di RSCM akibat tawuran di Pancoran pekan lalu.

"Pengakuan mereka sementara, mereka mau menjenguk temannya, sedangkan teman mereka sendiri kan sudah keluar dari rumah sakit," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Hermawan di Polres Jaksel, Jalan Wijaya II, Selasa (16/10/2012).

Hermawan mengatakan, memang masih ada satu pelaku tawuran di Pancoran pada 11 Oktober dari SMK Bhakti, Reski, yang saat ini masih dirawat di RSCM. Akan tetapi seharusnya menjenguk orang sakit membawa buah-buahan atau makanan jenis lainnya, bukan perlengkapan untuk tawuran.

"Ini yang dibawa malah 12 bom molotov dan sebagainya. Apakah ini yang dinamakan menjenguk?
" ujar Hermawan.

Hal inilah, lanjut Hermawan, yang mengindikasikan bahwa tujuan utama mereka adalah melakukan penyerangan kepada lawan mereka.

Sebelumnya, pada Kamis (11/10) siang terjadi tawuran antara pelajar SMK Penerbangan dan SMK Bhakti di Pancoran. Aksi tersebut mengakibatkan dua orang siswa SMK Bhakti bernama Reski Alvian dan Muhammad Akbal terluka. Reski mengalami luka di bagian lengan kiri dan punggung belakang hingga menembus ke paru-paru. Sedangkan Akbal mengalami luka di bagian punggung dan kepala.

Polisi juga telah menahan tersangka pelaku tawuran tersebut. Kelima tersangka yang ditahan berinisial IG, FI alias B, N alias Jm, HS dan W. Hari ini, siswa SMA Bhakti bermaksud balas dendam. Namun sebelum niat itu kesampaian, guru mereka sudah mengadukan rencana itu kepada polisi.

[URL=http://news.detik..com/read/2012/10/16/182251/2064306/10/?992204topnews]EMBER[/URL]

Polisi Sita Tas Berisi Bom Molotov dari Pelajar
Bawa Bom Molotov, Puluhan Pelajar SMK Ngaku akan Jenguk Temannya di RSCM
Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan para siswa SMK Bakti Cawang saat mereka hendak melakukan serangan balasan ke SMK Negeri 29, Selasa (16/10/2012) siang.

EMBER


kasian amet ya mau dijenguk hidangannya celurit sama molotov emoticon-Ngakak