alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016967305/pengamat-pesimis-memandang-jokowi
Pengamat Pesimis Memandang Jokowi
Pengamat Pesimis Memandang Jokowi

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja dilantik diminta fokus untuk membenahi sektor transportasi yang bisa diselesaikan selama lima tahun.

Wakil Ketua Transportasi Berbasis Rel, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana, kepada wartawan mengkatakan, program-program Jokowi di sektor transportasi rel berbasis rel cukup bagus.

Tetapi, menurut Aditya, yang diusung Jokowi-Ahok merupakan program bersifat jangka panjang. "Akan sangat sulit direalisasikan dalam periode jabatannya yang hanya lima tahun. Karena membangun transportasi berbasis rel tidak segampang yang dibayangkan," ujarnya, hari ini.

Program berbasis rel yang dimaksud adalah rencana Jokowi membangun railbus, monorail, dan kereta bawah tanah. Mengganti bus Transjakarta menjadi railbus, menurut Aditya merupakan usulan yang bagus. Sebab, railbus merupakan moda transportasi yang ramah lingkungan, dan hemat energi.

Tetapi, dalam jangka waktu lima tahun, menurutnya sangat mustahil. Sebab, pembangunan railbus harus memikirkan sistem, jalur, jaringan, dan fisik yang bisa diintegrasikan dengan moda transportasi lain.

"Lebih baik, Pak Jokowi fokus pada pengembangan dan perbaikan layanan bus Transjakarta. Waktu lima tahun cukup untuk menyelesaikan tiga koridor lagi, penambahan armada, sterilisasi jalur, penambahan stasiun Bahan Bakar Gas (BBG), dan membangun sistem terintegrasi dengan moda lain," jelas Aditya.

Begitu pula dengan pembangunan monorail yang digadangkan Jokowi. Monorail, lanjut Aditya, sebetulnya merupakan moda dengan daya angkut terbatas. Jika dibangun terisolasi, monorail tidak akan memberikan pengaruh signifikan. Namun, jika diintegrasikan dengan Transjakarta, KRL, dan MRT maka monorail bisa jadi salah satu moda yang cocok untuk kota seperti Jakarta.

Kemudian, pembangunan kereta bawah tanah yang merupakan bagian dari MRT, menurut Aditya bisa dilanjutkan oleh Jokowi. Sebab, ditargetkan pembangunan fisik akan selesai pada 2016.

"Tapi pekerjaan rumah utama Jokowi adalah meminimalkan dampak pembangunan MRT. Jangan sampai proses pembangunan menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan. Itu yang harus dipikirkan Jokowi," ungkapnya.....

KLIK
______________
jangan pesimis pak.. dukung dan nonton ajah ya.. emoticon-Malu (S)
iya nih makanya media jgn terlalu over expose, kasian mereka, pastinya ga gampang jadi gubernur DKI, skrg mah kita biarin aja mereka kerja...
namanya aja pengamat gan,bisanya ya cuma ngomong doang emoticon-Cape d... (S)
Selamat kerja keras Mas Jokowi dan Bang Ahok.. emoticon-Blue Guy Cendol (S)
rakyak jakarta ndak ada urusan sama pengamat pengamatan, urusannya sama gubernur yang benar benar bekerja buat rakyat. emoticon-Big Grin

persetan itu pengamat. emoticon-Bata (S)
"Lebih baik, Pak Jokowi fokus pada pengembangan dan perbaikan layanan bus Transjakarta. Waktu lima tahun cukup untuk menyelesaikan tiga koridor lagi, penambahan armada, sterilisasi jalur, penambahan stasiun Bahan Bakar Gas (BBG), dan membangun sistem terintegrasi dengan moda lain," jelas Aditya.


mangkanye didukung, berikan ide2 dan solusi, bekerja bersama.. jgn cuman sekedar pesamas pesimis pesumus... omdo duank...
Yah klo pesimis mah jangan jadi pemimpin jadi komentator aja gan emoticon-Ngakak

seorang pemimpin mah kudu optimis tapi tetep memperhatikan semua kemungkinan yang ada emoticon-Big Grin
Pak Jokowi yang sudah ada pengalaman dan jelas di cintai rakyat solo aja pesimis..

coba bayangin gimana kalo hidayat yang jadi gubernur?
pengamat ini sendiri sudah berbuat apa?apakah ia menggunakan bus?atau malah ikut membuat macet
berati pengamat nya tidak termakan isu pencitraan, hanya masyarakat yang termakan
dan sayangnya , suara pengamat tidak sebanding dengan warga jakarta yang udah menangin jokowi
Quote:Wakil Ketua Transportasi Berbasis Rel, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana, kepada wartawan mengkatakan, program-program Jokowi di sektor transportasi rel berbasis rel cukup bagus.

Yang ngomong berarti sudah faham & ahli tentang kondisi ini sehingga terpilih dengan jabayannya sekarang.

Tapi dia gak tau kalau disini banyak yg lebih ahli................emoticon-Ngacir
Lalu pengamat OPTIMIS dilanjutkan si TOKEK? emoticon-Najis
belom mulai kok udah pesimis duluan,
ibarat perang udah ngerasa kalah duluan.
kita liat aja perkembangannya tahap demi tahap, klo ada yg perlu dibenahi ya dibenahi biar tar bs diperoleh hasil yg maksimal.
makanya dibantu jgn cuma komen doang
harusnya emang pesimis sih..
kesuksesan di solo ga bisa jadi tolak ukur untuk berhasil di ibukota emoticon-Cape d...

masalah nya jauh lebih rumit, orang cuma kemakan pencitraan aja
jangan pesimis, kalau masa jabatan Jokowi selesai sebelum semua rampung.
artinya gubernur selanjutnya harus bisa meneruskan program tersebut.
apa artinya Jokowi salah kalau belum selesai ?? yang salah itu kalau dia hanya buat wacana tetapi tidak di lakukan tindakan.
siapapun gubernurnya juga bakal di protes n di kritik kok emoticon-Malu (S)
BIARKAN MEREKA BEKERJA DAN KITA MASARAKAT BISA MENILAI..........
Quote:Original Posted By
Pengamat Pesimis Memandang Jokowi

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja dilantik diminta fokus untuk membenahi sektor transportasi yang bisa diselesaikan selama lima tahun.

Wakil Ketua Transportasi Berbasis Rel, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana, kepada wartawan mengkatakan, program-program Jokowi di sektor transportasi rel berbasis rel cukup bagus.

Tetapi, menurut Aditya, yang diusung Jokowi-Ahok merupakan program bersifat jangka panjang. "Akan sangat sulit direalisasikan dalam periode jabatannya yang hanya lima tahun. Karena membangun transportasi berbasis rel tidak segampang yang dibayangkan," ujarnya, hari ini.

Program berbasis rel yang dimaksud adalah rencana Jokowi membangun railbus, monorail, dan kereta bawah tanah. Mengganti bus Transjakarta menjadi railbus, menurut Aditya merupakan usulan yang bagus. Sebab, railbus merupakan moda transportasi yang ramah lingkungan, dan hemat energi.

Tetapi, dalam jangka waktu lima tahun, menurutnya sangat mustahil. Sebab, pembangunan railbus harus memikirkan sistem, jalur, jaringan, dan fisik yang bisa diintegrasikan dengan moda transportasi lain.

"Lebih baik, Pak Jokowi fokus pada pengembangan dan perbaikan layanan bus Transjakarta. Waktu lima tahun cukup untuk menyelesaikan tiga koridor lagi, penambahan armada, sterilisasi jalur, penambahan stasiun Bahan Bakar Gas (BBG), dan membangun sistem terintegrasi dengan moda lain," jelas Aditya.

Begitu pula dengan pembangunan monorail yang digadangkan Jokowi. Monorail, lanjut Aditya, sebetulnya merupakan moda dengan daya angkut terbatas. Jika dibangun terisolasi, monorail tidak akan memberikan pengaruh signifikan. Namun, jika diintegrasikan dengan Transjakarta, KRL, dan MRT maka monorail bisa jadi salah satu moda yang cocok untuk kota seperti Jakarta.

Kemudian, pembangunan kereta bawah tanah yang merupakan bagian dari MRT, menurut Aditya bisa dilanjutkan oleh Jokowi. Sebab, ditargetkan pembangunan fisik akan selesai pada 2016.

"Tapi pekerjaan rumah utama Jokowi adalah meminimalkan dampak pembangunan MRT. Jangan sampai proses pembangunan menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan. Itu yang harus dipikirkan Jokowi," ungkapnya.....

KLIK
______________
jangan pesimis pak.. dukung dan nonton ajah ya.. emoticon-Malu (S)


sama, ane jg pesimis bang emoticon-Frown, apalagi kemarin belom2x udah buat pernyataan kalau nerusin busway aja, berarti kan belom ada terobosan seperti yang katanya jakarta baru itu bang, padahal waktu kampanye kan dia nyerang bang kumis katanya busway programnya sutiyoso eh sekarang dia sama aja cuma nerusin doang
Biarlah mereka bekerja dulu, kalau pesimis terus ga bisa maju dong kita,
Lagi kalau tidak dimulai sekarang mau kapan lagi,