alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016967287/tni-merajai-kejuaraan-menembak-di-australia
TNI Merajai Kejuaraan Menembak Di Australia
Ini Baru berita yang membuat bangga agan-agan sekalian

Seng ada lawan….Mungkin kata kata itu pantas, dilekatkan kepada pasukan TNI yang mengikuti Lomba Tembak Internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 7 -17 Mei 2012, di Puckapunyal Military Area, Victoria – Australia.

Lomba menembak ini diikuti lebih 300 petembak Angkatan Darat atau Marinir dari negara: Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Jepang, Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam dan Timor-Leste. Tentara RRC dan Tonga datang sebagai peninjau, yang akan bergabung tahun 2013.

Pasukan TNI keluar sebagai juara umum, sekaligus mempertahankan gelar juara umum berturut-turut selama 5 tahun di ajang yang sama.

Yang mencengangkan, perolehan medali kontingen Indonesia (TNI AD), jauh mengungguli peserta lain. Padahal tentara negara lain mengirimkan tim terbaik, seperti: Amerika Serikat= USMCST (US Marine Shooting Team) dan US Army, Inggris=BACST, Malaysia=MAST, Australia AACST-Allan dan AACST-Steve.

Mari Kita lihat perolehan medalinya:

TNI AD menyabet 25 medali emas, sementara juara kedua Australia jauh tertinggal hanya 9 medali emas. Lebih mengerikan lagi USMC hanya mendapatkan 2 medali emas. Adapun pasukan Inggris, Jepang dan Perancis, tidak memperoleh emas satu pun.

Tentu kita heran, mengapa perolehan medali ini sangat timpang. Apa saja yang dilakukan militer negara negara lain, saat berlatih senjata ?

Semua peserta tentu serius dan mengirimkan tim terbaik, karena membawa nama negara dan mempertaruhkan nama pasukan. Apalagi Australia sebagai tuan rumah. Mereka bahkan mengirim dua tim, untuk memperoleh medali secara maksimal. Tapi kenyataannya jauh tertinggal dari pasukan TNI.

Seperti apa sebenarnya lombak menembak tersebut ?.
Lihat saja kategorinya: 300, 400, 450 meter Deliberate-Rifle, 300 meter Rapid- Rifle, 200, 400 meter Snap- Rifle, Service rifle long range individual aggregate, Long range team aggregate- riffle, Applied Marksmanship Practice- rifle, Closer quarter practice Individual an team, Barricade match, Advanced application of fie- pistol, Closer quarter practice-pistol, Combat pistol, Service pistol individual, Assault-LSW, Team snap, Team assault/defance, Rifle falling plates, pistol tiles, Sniper observation/cold shot, sniper snap, Night combat pistol, barricade teams, Machine Gun Match dan banyak lagi. Dasyat bukan ?

Lebih dasyat lagi, kontingen TNI AD mengusung senjata Pindad SS 2 dari berbagai varian. Nama senjata SS 2 Pindad semakin terkenal di dunia karena keakuratannya. Moto One Shot One Kill, sudah melekat di senjata SS 2 Pindad dan Kontingen Indonesia.

Kapten Fisher dari Australia berceletuk: “Pangkat sersan saja meraih 25 emas, bagaimana kalau perwira dikirim ?”, disambut tawa pecah dari anggota lainnya. Maklum negara lain mengirim cukup banyak perwira.

Kapten Chusse Jean dari Kanada menambahkan: “Bolehkah tukar dengan Austeyr F-88 atau Howa 89 ?. Saya ingin membawa pulang SS 2, biar jago menembak”.

Dengan prestasi gemilang ini, kontingen Indonesia terlihat sangat percaya diri berada di antara pasukan lain, sambil menenteng senjata SS 2 Pindad. Seng…ada lawan.
wih keren bner prestasi TNI kita

btw kl ga da sumber di tembak vbot ntar bro :ngeri:
bener bener bangga anne membaca berita ini gan. Bravo TNI. BTW itu tentara Malingsia bagaimana tuh ? Malu gak cuma jadi penggembira ?
klo soal kejuaraan tembak menembak kayaknya tni kita sering jd juara,
padahal kadang pakek senjata bikinan indonesia
udah sering TNI berprestasi di kejuaraan ini emoticon-2 Jempol
buset...kayaknya ini berita lama, eventnya aja bulan Mei 2012

Quote:Original Posted By
Ini Baru berita yang membuat bangga agan-agan sekalian

Seng ada lawan….Mungkin kata kata itu pantas, dilekatkan kepada pasukan TNI yang mengikuti Lomba Tembak Internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 7 -17 Mei 2012, di Puckapunyal Military Area, Victoria – Australia.

............................
wow... slogan baru kah untuk TNIQuote:Original Posted By ernest121
Seng…ada lawan.


ini baru mantap....itu baru sersan,gmana kalo perwiranya.....emoticon-Ngakak
bangga bener denger brita ini, pasukan TNI kita ternyata hebat ya
Spoiler for buka:
sumbernya gan? ini kok berita gak dikasi sumber...nanti dibilang hoax atas prestasi tni kita
ga usah heran, di perlombaan ini kan TNI memang sudah jadi juara umum tetap.
jadi perlombaan taun depan tinggal memperebutkan tempat kedua aja.

wah mantaf tu TNI....emoticon-2 Jempol
beda banget sama yang suka terbang..
blom di tembak aja udah jatuh sendiriemoticon-Sorry
5 tahun juara terus.....dasyat ! emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By ernest121
Ini Baru berita yang membuat bangga agan-agan sekalian

Seng ada lawan….Mungkin kata kata itu pantas, dilekatkan kepada pasukan TNI yang mengikuti Lomba Tembak Internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 7 -17 Mei 2012, di Puckapunyal Military Area, Victoria – Australia.

Lomba menembak ini diikuti lebih 300 petembak Angkatan Darat atau Marinir dari negara: Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Jepang, Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam dan Timor-Leste. Tentara RRC dan Tonga datang sebagai peninjau, yang akan bergabung tahun 2013.

Pasukan TNI keluar sebagai juara umum, sekaligus mempertahankan gelar juara umum berturut-turut selama 5 tahun di ajang yang sama.

Yang mencengangkan, perolehan medali kontingen Indonesia (TNI AD), jauh mengungguli peserta lain. Padahal tentara negara lain mengirimkan tim terbaik, seperti: Amerika Serikat= USMCST (US Marine Shooting Team) dan US Army, Inggris=BACST, Malaysia=MAST, Australia AACST-Allan dan AACST-Steve.

Mari Kita lihat perolehan medalinya:

TNI AD menyabet 25 medali emas, sementara juara kedua Australia jauh tertinggal hanya 9 medali emas. Lebih mengerikan lagi USMC hanya mendapatkan 2 medali emas. Adapun pasukan Inggris, Jepang dan Perancis, tidak memperoleh emas satu pun.

Tentu kita heran, mengapa perolehan medali ini sangat timpang. Apa saja yang dilakukan militer negara negara lain, saat berlatih senjata ?

Semua peserta tentu serius dan mengirimkan tim terbaik, karena membawa nama negara dan mempertaruhkan nama pasukan. Apalagi Australia sebagai tuan rumah. Mereka bahkan mengirim dua tim, untuk memperoleh medali secara maksimal. Tapi kenyataannya jauh tertinggal dari pasukan TNI.

Seperti apa sebenarnya lombak menembak tersebut ?.
Lihat saja kategorinya: 300, 400, 450 meter Deliberate-Rifle, 300 meter Rapid- Rifle, 200, 400 meter Snap- Rifle, Service rifle long range individual aggregate, Long range team aggregate- riffle, Applied Marksmanship Practice- rifle, Closer quarter practice Individual an team, Barricade match, Advanced application of fie- pistol, Closer quarter practice-pistol, Combat pistol, Service pistol individual, Assault-LSW, Team snap, Team assault/defance, Rifle falling plates, pistol tiles, Sniper observation/cold shot, sniper snap, Night combat pistol, barricade teams, Machine Gun Match dan banyak lagi. Dasyat bukan ?

Lebih dasyat lagi, kontingen TNI AD mengusung senjata Pindad SS 2 dari berbagai varian. Nama senjata SS 2 Pindad semakin terkenal di dunia karena keakuratannya. Moto One Shot One Kill, sudah melekat di senjata SS 2 Pindad dan Kontingen Indonesia.

Kapten Fisher dari Australia berceletuk: “Pangkat sersan saja meraih 25 emas, bagaimana kalau perwira dikirim ?”, disambut tawa pecah dari anggota lainnya. Maklum negara lain mengirim cukup banyak perwira.

Kapten Chusse Jean dari Kanada menambahkan: “Bolehkah tukar dengan Austeyr F-88 atau Howa 89 ?. Saya ingin membawa pulang SS 2, biar jago menembak”.

Dengan prestasi gemilang ini, kontingen Indonesia terlihat sangat percaya diri berada di antara pasukan lain, sambil menenteng senjata SS 2 Pindad. Seng…ada lawan.



Link beritanya di mana ini......? Ayo di bredel Mod....buruan

So What?????

Emang, kalau udah juara mau apaan? Ya, paling cuma untuk bangga-banggaan aja: baru sersan udah jadi jago tembak, pakai senjata bikinan Indonesia sendiri lagi.

Kerja TNI yang paling relevan hari-hari ini paling jadi pasukan penjaga perdamaian di Kongo atau Libanon. Di dalam negeri? Sudah ada polisi (yang korup memang). Atau mau perang lawan Malaysia atau Australia?

Rasanya cuma cari perkara.
jelas lach habisnya TNI dan PLA adalah tentara paling disiplin di dunia
bukan berita ini..emoticon-Mad (S)

udah biasa..emoticon-Ngakak (S)
mantaaaap dah.. emoticon-I Love Indonesia (S)

praktekin dong di negara sendiri.. tembak tu koruptor".. emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By mukidivanbekasi
Emang, kalau udah juara mau apaan? Ya, paling cuma untuk bangga-banggaan aja: baru sersan udah jadi jago tembak, pakai senjata bikinan Indonesia sendiri lagi.

Kerja TNI yang paling relevan hari-hari ini paling jadi pasukan penjaga perdamaian di Kongo atau Libanon. Di dalam negeri? Sudah ada polisi (yang korup memang). Atau mau perang lawan Malaysia atau Australia?

Rasanya cuma cari perkara.


daripada agan sewot... gimana kalo keahliannya buat nembakin koruptor dan para anggota hewan? emoticon-Shakehand2

ini jauh lebih berguna buat rakyat indo. emoticon-2 Jempol